0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
3 tayangan1 halaman

Teknik dan Bahan Pembuatan Tekstur

Dokumen ini menjelaskan berbagai teknik dan bahan untuk pembuatan tekstur dalam seni, termasuk frottage, grattage, impasto, dan teknik tempel. Bahan yang digunakan bervariasi dari bahan alami hingga bahan lukis dan tekstil. Teknik-teknik ini memungkinkan seniman untuk menciptakan tekstur nyata dan semu dalam karya seni mereka.

Diunggah oleh

alisyakidsbaby3
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
3 tayangan1 halaman

Teknik dan Bahan Pembuatan Tekstur

Dokumen ini menjelaskan berbagai teknik dan bahan untuk pembuatan tekstur dalam seni, termasuk frottage, grattage, impasto, dan teknik tempel. Bahan yang digunakan bervariasi dari bahan alami hingga bahan lukis dan tekstil. Teknik-teknik ini memungkinkan seniman untuk menciptakan tekstur nyata dan semu dalam karya seni mereka.

Diunggah oleh

alisyakidsbaby3
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd

TEKNIK DAN BAHAN PEMBUATAN TEKSTUR

frottage (menggosok kertas di attas permukaan bertekstur) dan grattage (menggores lapisan cat yang
kering). Bahan yang digunakan bervariasi, seperti cat tebal (impasto), benda-benda alam (pasir, biji-bijian, daun),
atau bahan kolase seperti kain dan kertas untuk menciptakan tekstur nyata dan semu.

Teknik pembuatan tekstur


Frottage:
Letakkan selembar kertas di atas permukaan benda bertekstur (misalnya uang logam atau kulit kayu), lalu gosokkan
pensil atau pastel di atasnya untuk memindahkan pola tekstur ke kertas.

Grattage:
Sapukan cat minyak gelap pada papan, biarkan kering, lalu tumpuk dengan cat terang. Setelah itu, gores lapisan cat
tersebut menggunakan benda runcing seperti paku atau ujung pensil untuk membuat pola.
Impasto:
Gunakan cat tebal dan oleskan dengan kuas atau pisau palet untuk menciptakan tekstur nyata pada lukisan. Anda
bisa mencampurnya dengan impasto medium atau pasta tekstur.

Teknik tempel:
Tempelkan berbagai bahan seperti kertas, kain, atau serat alami pada permukaan dasar untuk menciptakan tekstur
taktil.
Teknik tabur:
Taburkan bahan seperti bubuk batu bata, pasir, atau garam di atas permukaan yang sudah diberi lem.

Teknik butsir:
Tekan benda tiga dimensi ke dalam media basah seperti tanah liat atau semen untuk menciptakan tekstur pada
karya seni tiga dimensi.

Swirling:

Campurkan dua atau lebih warna cat secara perlahan, lalu celupkan kertas ke dalamnya untuk mendapatkan tekstur
semu dari pola pusaran warna.

Bahan untuk membuat tekstur


 Bahan alami: Pasir, biji-bijian, garam, daun, serpihan kayu, atau bambu.

 Bahan kertas: Kertas, karton, atau tisu yang bisa disobek, digunting, atau diremas.
 Bahan tekstil: Kain dengan berbagai jenis serat.

 Bahan lukis: Cat akrilik atau cat minyak, impasto medium, atau pasta tekstur.

 Bahan anorganik: Bubuk batu bata, bubuk marmer, atau plester Paris.

 Bahan lainnya: Kancing, manik-manik, atau benang untuk menciptakan tekstur tersusun.

Anda mungkin juga menyukai