0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
5 tayangan14 halaman

Perencanaan Pembelajaran Rasio SDIT

Dokumen ini adalah rencana pembelajaran untuk mata pelajaran matematika di SDIT Permata Hati, fokus pada konsep rasio. Pembelajaran dirancang untuk siswa kelas VI dengan pendekatan Problem Based Learning dan melibatkan nilai-nilai Islam. Asesmen dilakukan melalui berbagai metode untuk mengevaluasi pemahaman siswa tentang rasio dalam konteks kehidupan sehari-hari.
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
5 tayangan14 halaman

Perencanaan Pembelajaran Rasio SDIT

Dokumen ini adalah rencana pembelajaran untuk mata pelajaran matematika di SDIT Permata Hati, fokus pada konsep rasio. Pembelajaran dirancang untuk siswa kelas VI dengan pendekatan Problem Based Learning dan melibatkan nilai-nilai Islam. Asesmen dilakukan melalui berbagai metode untuk mengevaluasi pemahaman siswa tentang rasio dalam konteks kehidupan sehari-hari.
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

YAYASAN AS SALAAM JAYAPURA

SEKOLAH DASAR ISLAM TERPADU


SDIT PERMATA HATI
NPSN : 603 016 31 ǀ NSS : 102. 256 003 026
STATUS TERAKREDITASI A No. 1294/BAN-SM/SK/2021
TERLISENSI BAND 5 No. 331/SL-BLSIT/I/2025
Jl. Raya AbepuraNo.3A Entrop, Jayapura – Papua 99224

PERENCANAAN PEMBELAJARAN MENDALAM

Satuan pendidikan : SDIT Permata Hati Pokok bahasan : Rasio


Nama pengajar : Farits [Link], [Link]/Rosdiana, [Link] Sub pokok bahasan : Menyelesaikan yang berkaitan
Mata pelajaran : Matematika dengan rasio
Kelas/semester : VI/I Alokasi waktu : 8 x 35 menit
Pertemuan : 4 x TM

Indentifikasi 1. Identifikasi Peserta Didik (Individualisasi)


Siswa kelas VI telah memiliki kemampuan dasar dalam operasi hitung bilangan bulat, pecahan, dan
perbandingan sederhana. Sebagian siswa sudah mampu memahami perbandingan dua besaran, namun
belum semua mampu menerapkan konsep rasio pada konteks nyata seperti pembagian, perbandingan
jumlah, atau pencampuran.

Keterampilan berpikir mereka mulai berkembang ke arah analitis dan reflektif, namun masih perlu stimulus
kontekstual agar mampu bernalar dan mengaitkan konsep matematika dengan nilai-nilai Islam dan
kehidupan sehari-hari.

2. Identifikasi Materi (Optional)


Sebelum mempelajari rasio, siswa harus menguasai:
● Operasi dasar bilangan cacah (penjumlahan, pengurangan, perkalian, pembagian).
● Konsep perbandingan dua bilangan (lebih besar, lebih kecil, setara).
● Pecahan sederhana dan penyederhanaannya.
● Pemahaman dasar hubungan proporsional (misalnya, “jika 2 gelas = 1 liter, maka 4 gelas = 2 liter”).
● Kemampuan ini menjadi fondasi agar siswa mampu memahami rasio sebagai perbandingan
proporsional antara dua besaran sejenis dan dapat diterapkan pada berbagai konteks kehidupan nyata
(dagangan, waktu, jarak, dan ibadah).

3. Dimensi Profil Lulusan


☐ Keimanan dan Ketakwaan Terhadap Tuhan YME ☐ Kewargaan
☒ Kreativitas ☒ Kolaborasi
☒ Penalaran Kritis ☐ Kemandirian
☐ Kesehatan ☒ Komunikasi
Desain 1. Capaian Pembelajaran
Pembelajaran Mereka dapat menggunakan operasi perkalian dan pembagian dalam menyelesaikan masalah sehari- hari
yang terkait dengan proporsi.
2. Tujuan Pembelajaran (dari ATP)
Menyelesaikan masalah sehari-hari dengan rasio
3. Indikator (Six Facets of Understanding)
Facet of Understanding Indikator Capaian Pembelajaran
1. Explanation Menjelaskan pengertian rasio dan cara menyederhanakan dua bilangan
(Menjelaskan) sejenis.
2. Application Menggunakan rasio untuk memecahkan masalah dunia nyata
(Menerapkan) (pembagian, pencampuran, perbandingan).
3. Self-Knowledge Merefleksi kesalahan dalam menyelesaikan masalah rasio dan
(Refleksi Diri) memperbaikinya dengan sadar.
4. Praktik Pedagogis (Model/strategi/metode Pembelajaran)
Model Pembelajaran : Problem Based Learning (PBL)
Strategi : Inquiry Learning dan Collaborative Writing.
Metode : Diskusi, observasi data, refleksi, dan praktik menulis kontekstual.
5. Lingkungan Pembelajaran
● Ruang Fisik: Ruang Kelas 6. Ruang Virtual: - 3. Budaya Belajar: kolaboratif, berpartisipasi aktif, dan
rasa ingin tahu)
6. Pemanfaatan Digital
● - Canva / PowerPoint untuk desain tulisan.

● - Google Docs untuk kerja kolaboratif.

● - Video pendek tentang “Keadilan dalam Pembagian” sebagai stimulus awal.


Pengalaman OPENER Individualisasi:
● Guru memulai pelajaran dengan salam dan menanyakan
Belajar
kabar siswa. ● Kesiapan
belajar
● Meminta piket siswa untuk memimpin doa
● Emotional
● Mengecek kehadiran
Check
● Menanyakan kabar Interaksi:
Guru-murid
● Menanyakan kondisi secara personal “sudah sarapan?” atau Murid-materi
“sudah makan?” dsb
● Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari in..

● Guru menampilkan video pendek “Tantangan Jualan Jus


Sehat” — memperlihatkan dua anak mencampur jus mangga
dan jeruk dengan perbandingan berbeda.
● Guru bertanya:
“Mana jus yang rasanya seimbang?”
“Mengapa hasilnya bisa berbeda padahal buahnya sama?”
● Siswa berdiskusi dan menebak makna “perbandingan”.
ENERGIZER Individualisasi:
● Menampilkan video pendek tentang “Keadilan dalam
Seluruh siswa
Pembagian Maknanan” saat di pesantren. dipastikan
[Link] mengikuti
u4v4O_ Energizer
● Menonton dan menanggapi video.
Interaksi:
● Mengajukan pertanyaan pemantik: Guru-murid
“Bagaimana agar pembagian maknana tetap adil jika Murid-murid
jumlahnya berbeda?”
Menyampaikan pendapat singkat.
● Mengaitkan dengan topik:
AKTIVITAS Interaksi:
Tahap 2: Telaah & Eksplorasi (20 menit) Guru-murid
Murid-murid
Guru: Murid-materi

Observasi:
● Menyajikan teks contoh berjudul “Membagi Air Minum Saat
Berpartisipasi,
Kegiatan Pramuka”. bertanya,
● Mengajak siswa menganalisis: struktur teks, kalimat berpendapat
deskriptif, serta unsur numerasi (rasio air per orang).
● Menyediakan tabel data sederhana untuk dianalisis.

Siswa:

● Membaca teks dan menandai kalimat yang menjelaskan


solusi.
● Menghitung rasio air yang dibagikan.

● Menyimpulkan bagaimana teks itu menjelaskan solusi


dengan adil dan logis.

Guru menekankan:

“Rasio membantu kita berlaku adil, dan keadilan


adalah nilai utama dalam Islam.”

Tahap 3: Rumuskan & Kreasikan (25


menit)
Guru:

● Memberi tugas menulis teks deskriptif tentang “Solusi Adil


dalam Kehidupan Sehari-hari” (misal: membagi waktu
belajar dan ibadah, berbagi makanan, atau mengatur uang
saku).

● Membimbing siswa menggunakan kerangka:

1. Masalah yang dihadapi


2. Solusi dalam bentuk perbandingan
3. Penjelasan manfaatnya

Siswa:

● Bekerja kelompok (3–4 orang).

● Menulis teks solusi menggunakan konsep rasio dan kalimat


deskriptif.
● Memasukkan nilai Islam (adil, jujur, bersyukur).

Tahap 4: Presentasi & Aplikasi (10 menit)


Guru:

● Meminta tiap kelompok membaca karyanya di depan kelas.

● Memberikan umpan balik dengan rubrik.


Siswa:
● Menyimak dan menilai karya teman berdasarkan isi, bahasa,
dan nilai moral.
KAITKAN DAN Observasi:
SIMPULKAN Tahap 5: Closure & Refleksi (5 menit) Berpartisipasi,
bertanya,
Guru: berpendapat

● Mengajak siswa merefleksikan:


“Bagaimana perasaan kalian setelah menulis solusi adil?”
“Apa manfaat rasio dalam kehidupan?”

● Menyimpulkan bahwa:
“Menulis bukan sekadar kata, tetapi cara berpikir adil dan
jujur sesuai ajaran Islam.”
Siswa:

● Menuliskan refleksi singkat di LKPD.


CLOSURE Duniawi Interaksi:
Guru-murid
● Guru mengaitkan pembelajran dalam kehidupan sehari-hari,
Murid-murid
seperti menghitung kembalian, memperkirakan biaya Murid-materi
belanja, atau mengelola keuangan pribadi
Ukhrowi Observasi:
● Matematika sering disebut sebagai bahasa alam semesta. Berpartisipasi,
Dengan memahami dan memanipulasi bilangan, kita dapat bertanya,
melihat dan menghargai keteraturan, presisi, dan keindahan berpendapat
dalam ciptaan Allah SWT. Ini bisa menumbuhkan rasa
takjub dan syukur atas kebijaksanaan-Nya. Refleksi:
Kegiatan Penutup What, So what,
Then What
● Siswa dan guru menyimpulkan pembelajaran.
● Guru memberikan penguatan materi dan menegaskan
kembali konsep-konsep kunci.
● Guru memberikan tugas mandiri berupa beberapa soal
latihan di buku cetak atau platform digital.
● Guru menutup dengan motivasi dan doa.
1.

Jayapura, 20 Juni 2025

Mengetahui,

Kepala, Wali Kelas 6

Bekti Nur Ayomi, [Link].,Gr Farits A. P. Irja, [Link] Rosdiana, [Link]


NIP. 198706242011042001
🧾 5. Asesmen Pembelajaran
A. Asesmen Awal
Tujuan: Mengetahui pemahaman awal siswa tentang konsep perbandingan.
Soal:

1. Di sekolah terdapat 20 siswa laki-laki dan 30 siswa perempuan.

○ Apa perbandingan siswa laki-laki terhadap perempuan?

○ Sederhanakan rasionya.
Indikator: Siswa mengenali rasio dan mampu menyederhanakan.

B. Asesmen Proses (Formative)


Tugas:
Siswa menyelesaikan soal berikut dalam kelompok:

Soal (bernilai Islam):

Dalam kegiatan gotong royong di masjid, 6 siswa laki-laki dan 9 siswa perempuan membersihkan halaman.

1. Tentukan rasio siswa laki-laki terhadap perempuan.

2. Jika masing-masing kelompok ingin membagi pekerjaan secara proporsional, bagaimana cara yang adil?

Rubrik Penilaian:

Aspek Skor 4 Skor 3 Skor 2 Skor 1

Ketepatan Rasio Tepat dan disederhanakan Tepat tapi belum Sebagian benar Salah
sederhana

Penalaran Langkah logis dan runtut Sebagian runtut Kurang runtut Tidak logis

Nilai Keislaman Menyebut makna adil & gotong Sebagian muncul Kurang muncul Tidak ada
royong

C. Asesmen Akhir (Sumatif – Model ANBK)

🧮 Tabel Soal, Kunci Jawaban, dan Rubrik Penilaian


No Soal (Stimulus dan Indikator Soal Kunci Jawaban & Skor Rubrik
Pertanyaan) Langkah Pengerjaan Maks Penilaian
(10)
1 Stimulus: Ustaz Arif Menentukan rasio dua Rasio = 60 : 30 = 2 : 1 10 10: Rasio benar
membagikan makanan buka besaran dan mengaitkan Makna: setiap 2 kotak dan penjelasan
puasa kepada 20 anak dengan nilai syukur. nasi ada 1 botol bermakna islami.
yatim. Ia menyiapkan 60 minuman. Ini 8: Rasio benar,
kotak nasi dan 30 botol mengajarkan pentingnya penjelasan
minuman. keseimbangan dan rasa kurang dalam.
Pertanyaan: Tentukan syukur dalam berbagi. 5: Rasio salah
rasio antara kotak nasi dan tapi ada
botol minuman, lalu penjelasan nilai
jelaskan makna rasio itu Islam.
dalam konteks berbagi 2: Jawaban tidak
rezeki dengan ikhlas. sesuai.

2 Stimulus: Dalam kegiatan Menganalisis Total anak = 20 10 10: Jawaban


gotong royong di masjid, 12 perbandingan bagian dan Rasio = 12 : 20 = 3 : 5 matematis dan
anak laki-laki dan 8 anak keseluruhan. Nilai: Kerja sama nilai kerja sama
perempuan membersihkan menunjukkan amanah lengkap.
halaman. dan kebersamaan. 8: Hitungan
Pertanyaan: Tentukan benar tanpa nilai.
rasio anak laki-laki 5: Hitungan
terhadap jumlah seluruh salah, makna
anak, dan jelaskan nilai ada.
kerja sama dalam kegiatan 2: Tidak relevan.
tersebut.

3 Stimulus: Ibu membeli 5 Mencipta situasi rasio Rasio beras : minyak = 10 10: Rasio benar
kg beras dan 2 liter minyak serupa. 5:2 dan contoh
untuk sedekah. Contoh lain: 10 kg beras relevan.
Pertanyaan: Tentukan dan 4 liter minyak. 8: Rasio benar
rasio beras terhadap tanpa contoh.
minyak, lalu ciptakan 5: Contoh tidak
contoh lain pembagian yang sesuai.
adil dengan rasio sama. 2: Tidak
menjawab.

4 Stimulus: Dalam program Membandingkan dua Rasio 6A : 6B = 120 : 10 10: Rasio dan
infaq sekolah, setiap siswa nilai dan menilai makna 180 = 2 : 3 makna
diminta membawa uang moral. Makna: Besar kecilnya keikhlasan
sesuai kemampuan. sedekah tidak penting, lengkap.
Hasilnya: Kelas 6A yang utama adalah 8: Rasio benar
Rp120.000, Kelas 6B keikhlasan. tanpa makna.
Rp180.000. 5: Makna ada,
Pertanyaan: Berapa rasio rasio salah.
jumlah infaq kelas 6A dan
6B, dan apa pelajaran yang
bisa diambil tentang
keikhlasan dari data
tersebut?
5 Stimulus: Dalam lomba Menggunakan rasio 10 10: Perhitungan
kaligrafi, rasio peserta laki- untuk menentukan Total 9 bagian 45 ÷ 9 = 5 benar dan
laki dan perempuan adalah jumlah bagian. langkah jelas.
Laki-laki = 4×5 = 20
4 : 5. Jika jumlah seluruh 8: Jawaban benar
Perempuan = 5×5 = 25
peserta 45 orang, berapa tanpa langkah.
jumlah peserta laki-laki dan 5: Langkah ada,
perempuan? hasil salah.

6 Stimulus: Seorang guru Menyederhanakan rasio Rasio = 24 : 36 = 2 : 3 10 Sama seperti di


membagikan 24 buku tulis dan menilai makna adil. Nilai: Amanah dan adil atas.
dan 36 pensil kepada siswa dalam berbagi.
secara adil.
Pertanyaan: Sederhanakan
rasio buku dan pensil, lalu
jelaskan nilai amanah
dalam pembagian ini.

7 Stimulus: Dalam Mengaitkan rasio bagian 10 Sama seperti di


pembuatan poster dan total. Total 15 siswa Rasio = 9 : 15 = atas.
3:5
Ramadan, 9 siswa membuat
desain dan 6 siswa menulis
kalimat dakwah.
Pertanyaan: Rasio siswa
desain terhadap seluruh
siswa?

8 Stimulus: Air sumur di Menggunakan pecahan Wudhu = 2/3 × 300 = 10 Sama seperti di
pesantren digunakan 2/3 dalam rasio. 200 L atas.
untuk wudhu dan 1/3 untuk Masak = 100 L
memasak.
Pertanyaan: Jika total 300
liter air digunakan, berapa
liter untuk masing-masing
kegiatan?

9 Stimulus: Dalam kegiatan Menghitung rasio 350 ÷ 7 = 50 kg/orang 10 Sama seperti di


qurban, seekor sapi dibagi pembagian adil. atas.
untuk 7 orang.
Pertanyaan: Jika seekor
sapi beratnya 350 kg,
berapa bagian daging
masing-masing orang?

10 Stimulus: Dalam lomba Menyelesaikan rasio 1 bagian = 10 ÷ (54) = 10 10 Sama seperti di


adzan, rasio nilai Ahmad dengan selisih. atas.
dan Bilal adalah 5 : 4. Jika Ahmad = 5×10 = 50
selisih nilai mereka 10, Bilal = 40
berapa nilai masing-
masing?

🧾 Rubrik Penilaian Umum


Skor Kriteria
10 Jawaban benar, langkah logis, dan mengandung makna nilai Islam (adab, syukur, kejujuran).

8 Jawaban benar, namun penjelasan nilai atau langkah belum lengkap.

5 Jawaban sebagian benar atau hanya menjawab bagian nilai moral.

2 Jawaban tidak sesuai atau tidak menunjukkan pemahaman konsep rasio maupun nilai Islam.

KKM & Interpretasi Nilai


Rentang Nilai Kategori Keterangan

90–100 Sangat Baik Memahami konsep rasio dan mampu mengaitkan dengan nilai Islam.

75–89 Baik Cukup memahami konsep rasio dan nilai moral Islam.

60–74 Cukup Masih perlu bimbingan dalam penerapan rasio.

<60 Perlu Pembinaan Belum memahami konsep rasio dan nilai Islam secara utuh.
YAYASAN AS SALAAM JAYAPURA
SEKOLAH DASAR ISLAM TERPADU
SDIT PERMATA HATI
NPSN : 603 016 31 ǀ NSS : 102. 256 003 026
STATUS TERAKREDITASI A No. 1294/BAN-SM/SK/2021
TERLISENSI BAND 5 No. 331/SL-BLSIT/I/2025
Jl. Raya AbepuraNo.3A Entrop, Jayapura – Papua 99224

SUMATIF MATEMATIKA TP 7 RASIO

Nama :
Kelas :

Jawablah pertanyaan berikut dengan tepat dengan langkah pengerjaan yang runtut!

1. Ustaz Arif membagikan makanan buka puasa kepada 20 anak yatim. Ia menyiapkan 60 kotak nasi dan 30
botol minuman. Tentukan rasio antara kotak nasi dan botol minuman, lalu jelaskan makna rasio itu dalam
konteks berbagi rezeki dengan ikhlas!

2. Dalam kegiatan gotong royong di masjid, 12 anak laki-laki dan 8 anak perempuan membersihkan halaman.
Tentukan rasio anak laki-laki terhadap jumlah seluruh anak, dan jelaskan nilai kerja sama dalam kegiatan
tersebut!

3. Ibu membeli 5 kg beras dan 2 liter minyak untuk sedekah. Tentukan rasio beras terhadap minyak, lalu
ciptakan contoh lain pembagian yang adil dengan rasio sama!

4. Dalam program infaq sekolah, setiap siswa diminta membawa uang sesuai kemampuan. Hasilnya: Kelas 6A
Rp120.000, Kelas 6B Rp180.000. Berapa rasio jumlah infaq kelas 6A dan 6B, dan apa pelajaran yang bisa
diambil tentang keikhlasan dari data tersebut?

5. Dalam lomba kaligrafi, rasio peserta laki-laki dan perempuan adalah 4 : 5. Jika jumlah seluruh peserta 45
orang, berapa jumlah peserta laki-laki dan perempuan?

6. Seorang guru membagikan 24 buku tulis dan 36 pensil kepada siswa secara adil. Sederhanakan rasio buku dan
pensil, lalu jelaskan nilai amanah dalam pembagian ini!

7. Dalam pembuatan poster Ramadan, 9 siswa membuat desain dan 6 siswa menulis kalimat dakwah. Rasio
siswa desain terhadap seluruh siswa?

8. Air sumur di pesantren digunakan 2/3 untuk wudhu dan 1/3 untuk memasak. Jika total 300 liter air digunakan,
berapa liter untuk masing-masing kegiatan?

9. Dalam kegiatan qurban, seekor sapi dibagi untuk 7 orang. Jika seekor sapi beratnya 350 kg, berapa bagian
daging masing-masing orang?

10. Dalam lomba adzan, rasio nilai Ahmad dan Bilal adalah 5 : 4. Jika selisih nilai mereka 10, berapa nilai
masing-masing?
🧩 6. LKPD HOTS – “Adil dalam Perbandingan”
Petunjuk:
Kerjakan secara berkelompok dan diskusikan makna adil dalam setiap perbandingan berikut!

No Situasi Pertanyaan HOTS Ruang


Jawaban

1 Panitia lomba membagi 20 hadiah untuk 3 Tentukan jumlah hadiah masing-masing kelas
kelas dengan rasio 2 : 3 : 5 dan jelaskan mengapa pembagian itu adil.

2 Dalam pembagian takjil, 4 siswa laki-laki Berapa bagian masing-masing agar adil?
dan 6 perempuan menyiapkan 200 kotak. Bagaimana nilai Islamnya?

3 Air dan sirup dicampur dengan rasio 3 : 2 Berapa liter masing-masing bahan? Apa yang
untuk 10 liter minuman. terjadi jika rasionya diubah?

Rubrik Penilaian LKPD:

Aspek Skor 4 Skor 3 Skor 2 Skor 1

Analisis & Penalaran Tajam dan logis Cukup logis Kurang logis Tidak ada analisis

Kolaborasi Aktif & saling mendukung Cukup aktif Kurang aktif Tidak berpartisipasi

Nilai Islam Refleksi adil & syukur tampak Sebagian muncul Kurang tampak Tidak ada
jelas

📚 7. Materi Pembelajaran Lengkap (Berpikir Kritis HOTS)

🔹 A. Tujuan Pembelajaran
Setelah mengikuti pembelajaran ini, peserta didik diharapkan mampu:

1. Menjelaskan pengertian rasio (perbandingan) dalam berbagai konteks kehidupan sehari-hari.

2. Menuliskan rasio dua besaran dengan satuan yang sama.

3. Menyelesaikan masalah kehidupan nyata yang berkaitan dengan rasio secara benar dan logis.

4. Menunjukkan sikap jujur, teliti, dan bertanggung jawab dalam menyelesaikan perbandingan.

🔹 B. Nilai-nilai Keislaman yang Ditanamkan


Nilai Islam Penjelasan dan Keterkaitan

Kejujuran (Ṣidq) Dalam perhitungan rasio, siswa harus jujur dan tidak mengubah hasil agar sesuai
keinginan.
Tanggung jawab Menggunakan kemampuan berhitung dengan sungguh-sungguh dan tidak
(Amanah) mencontek.

Keadilan (‘Adl) Rasio mengajarkan keadilan dalam pembagian, misalnya pembagian makanan
secara seimbang.

Syukur (Syukr) Bersyukur atas karunia Allah berupa akal untuk berpikir logis dan adil.

🔹 C. Pengantar Kontekstual
Pernahkah kamu melihat bunda membuat sirup dengan campuran air dan gula?
Misalnya, untuk membuat satu gelas sirup yang enak, bunda mencampur 2 sendok gula dan 1 gelas air.
Nah, perbandingan antara gula dan air itulah yang disebut rasio.
🌿 Nilai Islam:
Rasio juga melatih kita untuk teliti dan jujur seperti perintah Nabi:

“Sesungguhnya Allah mencintai orang yang jika bekerja, ia menyempurnakan pekerjaannya.”


(HR. Thabrani)

🔹 H. Langkah Umum Menyelesaikan Soal Rasio


1. Pahami masalah dan tentukan besaran yang dibandingkan.

2. Tuliskan dalam bentuk rasio (gunakan titik dua).

3. Jika perlu, sederhanakan rasio.

4. Gunakan perbandingan untuk menemukan nilai yang ditanyakan.

5. Periksa kembali hasil dan pastikan satuannya sesuai.


🔹 I. Latihan Soal
1. Perbandingan kelereng Amir dan Budi adalah 3 : 4. Jika Budi memiliki 24 kelereng, berapa kelereng Amir?

2. Dalam kebun sekolah terdapat 8 pohon mangga dan 12 pohon jambu. Tentukan rasio pohon mangga terhadap jambu!

3. Sebuah peta memiliki skala 1 : 50.000. Jika jarak kota A dan B pada peta adalah 6 cm, berapa jarak sebenarnya?

4. Kakak dan adik berbagi uang dengan rasio 2 : 3. Jika total uang Rp50.000, berapa bagian masing-masing?

5. Campuran air dan jus jeruk adalah 3 : 2. Jika air sebanyak 900 ml, berapa ml jus jeruknya?

🔹 J. Refleksi Iman dan Akhlak


Setelah belajar tentang rasio, aku menyadari bahwa:

● Allah menciptakan segala sesuatu dengan perbandingan yang seimbang.

● Dalam hidup, aku harus adil, jujur, dan teliti seperti aku berhitung dengan rasio.

● Matematika mengajarkan aku untuk berpikir logis dan bersyukur atas nikmat akal dari Allah.

🔹 K. Rangkuman
● Rasio adalah perbandingan antara dua besaran sejenis.

● Rasio ditulis dalam bentuk a : b atau a/b.

● Rasio dapat digunakan untuk pembagian, campuran, atau skala.

● Nilai keislaman dalam rasio: adil, jujur, dan teliti dalam segala perhitungan dan keputusan.

Anda mungkin juga menyukai