Perencanaan Pembelajaran Rasio SDIT
Perencanaan Pembelajaran Rasio SDIT
Keterampilan berpikir mereka mulai berkembang ke arah analitis dan reflektif, namun masih perlu stimulus
kontekstual agar mampu bernalar dan mengaitkan konsep matematika dengan nilai-nilai Islam dan
kehidupan sehari-hari.
Observasi:
● Menyajikan teks contoh berjudul “Membagi Air Minum Saat
Berpartisipasi,
Kegiatan Pramuka”. bertanya,
● Mengajak siswa menganalisis: struktur teks, kalimat berpendapat
deskriptif, serta unsur numerasi (rasio air per orang).
● Menyediakan tabel data sederhana untuk dianalisis.
Siswa:
Guru menekankan:
Siswa:
● Menyimpulkan bahwa:
“Menulis bukan sekadar kata, tetapi cara berpikir adil dan
jujur sesuai ajaran Islam.”
Siswa:
Mengetahui,
○ Sederhanakan rasionya.
Indikator: Siswa mengenali rasio dan mampu menyederhanakan.
Dalam kegiatan gotong royong di masjid, 6 siswa laki-laki dan 9 siswa perempuan membersihkan halaman.
2. Jika masing-masing kelompok ingin membagi pekerjaan secara proporsional, bagaimana cara yang adil?
Rubrik Penilaian:
Ketepatan Rasio Tepat dan disederhanakan Tepat tapi belum Sebagian benar Salah
sederhana
Penalaran Langkah logis dan runtut Sebagian runtut Kurang runtut Tidak logis
Nilai Keislaman Menyebut makna adil & gotong Sebagian muncul Kurang muncul Tidak ada
royong
3 Stimulus: Ibu membeli 5 Mencipta situasi rasio Rasio beras : minyak = 10 10: Rasio benar
kg beras dan 2 liter minyak serupa. 5:2 dan contoh
untuk sedekah. Contoh lain: 10 kg beras relevan.
Pertanyaan: Tentukan dan 4 liter minyak. 8: Rasio benar
rasio beras terhadap tanpa contoh.
minyak, lalu ciptakan 5: Contoh tidak
contoh lain pembagian yang sesuai.
adil dengan rasio sama. 2: Tidak
menjawab.
4 Stimulus: Dalam program Membandingkan dua Rasio 6A : 6B = 120 : 10 10: Rasio dan
infaq sekolah, setiap siswa nilai dan menilai makna 180 = 2 : 3 makna
diminta membawa uang moral. Makna: Besar kecilnya keikhlasan
sesuai kemampuan. sedekah tidak penting, lengkap.
Hasilnya: Kelas 6A yang utama adalah 8: Rasio benar
Rp120.000, Kelas 6B keikhlasan. tanpa makna.
Rp180.000. 5: Makna ada,
Pertanyaan: Berapa rasio rasio salah.
jumlah infaq kelas 6A dan
6B, dan apa pelajaran yang
bisa diambil tentang
keikhlasan dari data
tersebut?
5 Stimulus: Dalam lomba Menggunakan rasio 10 10: Perhitungan
kaligrafi, rasio peserta laki- untuk menentukan Total 9 bagian 45 ÷ 9 = 5 benar dan
laki dan perempuan adalah jumlah bagian. langkah jelas.
Laki-laki = 4×5 = 20
4 : 5. Jika jumlah seluruh 8: Jawaban benar
Perempuan = 5×5 = 25
peserta 45 orang, berapa tanpa langkah.
jumlah peserta laki-laki dan 5: Langkah ada,
perempuan? hasil salah.
8 Stimulus: Air sumur di Menggunakan pecahan Wudhu = 2/3 × 300 = 10 Sama seperti di
pesantren digunakan 2/3 dalam rasio. 200 L atas.
untuk wudhu dan 1/3 untuk Masak = 100 L
memasak.
Pertanyaan: Jika total 300
liter air digunakan, berapa
liter untuk masing-masing
kegiatan?
2 Jawaban tidak sesuai atau tidak menunjukkan pemahaman konsep rasio maupun nilai Islam.
90–100 Sangat Baik Memahami konsep rasio dan mampu mengaitkan dengan nilai Islam.
75–89 Baik Cukup memahami konsep rasio dan nilai moral Islam.
<60 Perlu Pembinaan Belum memahami konsep rasio dan nilai Islam secara utuh.
YAYASAN AS SALAAM JAYAPURA
SEKOLAH DASAR ISLAM TERPADU
SDIT PERMATA HATI
NPSN : 603 016 31 ǀ NSS : 102. 256 003 026
STATUS TERAKREDITASI A No. 1294/BAN-SM/SK/2021
TERLISENSI BAND 5 No. 331/SL-BLSIT/I/2025
Jl. Raya AbepuraNo.3A Entrop, Jayapura – Papua 99224
Nama :
Kelas :
Jawablah pertanyaan berikut dengan tepat dengan langkah pengerjaan yang runtut!
1. Ustaz Arif membagikan makanan buka puasa kepada 20 anak yatim. Ia menyiapkan 60 kotak nasi dan 30
botol minuman. Tentukan rasio antara kotak nasi dan botol minuman, lalu jelaskan makna rasio itu dalam
konteks berbagi rezeki dengan ikhlas!
2. Dalam kegiatan gotong royong di masjid, 12 anak laki-laki dan 8 anak perempuan membersihkan halaman.
Tentukan rasio anak laki-laki terhadap jumlah seluruh anak, dan jelaskan nilai kerja sama dalam kegiatan
tersebut!
3. Ibu membeli 5 kg beras dan 2 liter minyak untuk sedekah. Tentukan rasio beras terhadap minyak, lalu
ciptakan contoh lain pembagian yang adil dengan rasio sama!
4. Dalam program infaq sekolah, setiap siswa diminta membawa uang sesuai kemampuan. Hasilnya: Kelas 6A
Rp120.000, Kelas 6B Rp180.000. Berapa rasio jumlah infaq kelas 6A dan 6B, dan apa pelajaran yang bisa
diambil tentang keikhlasan dari data tersebut?
5. Dalam lomba kaligrafi, rasio peserta laki-laki dan perempuan adalah 4 : 5. Jika jumlah seluruh peserta 45
orang, berapa jumlah peserta laki-laki dan perempuan?
6. Seorang guru membagikan 24 buku tulis dan 36 pensil kepada siswa secara adil. Sederhanakan rasio buku dan
pensil, lalu jelaskan nilai amanah dalam pembagian ini!
7. Dalam pembuatan poster Ramadan, 9 siswa membuat desain dan 6 siswa menulis kalimat dakwah. Rasio
siswa desain terhadap seluruh siswa?
8. Air sumur di pesantren digunakan 2/3 untuk wudhu dan 1/3 untuk memasak. Jika total 300 liter air digunakan,
berapa liter untuk masing-masing kegiatan?
9. Dalam kegiatan qurban, seekor sapi dibagi untuk 7 orang. Jika seekor sapi beratnya 350 kg, berapa bagian
daging masing-masing orang?
10. Dalam lomba adzan, rasio nilai Ahmad dan Bilal adalah 5 : 4. Jika selisih nilai mereka 10, berapa nilai
masing-masing?
🧩 6. LKPD HOTS – “Adil dalam Perbandingan”
Petunjuk:
Kerjakan secara berkelompok dan diskusikan makna adil dalam setiap perbandingan berikut!
1 Panitia lomba membagi 20 hadiah untuk 3 Tentukan jumlah hadiah masing-masing kelas
kelas dengan rasio 2 : 3 : 5 dan jelaskan mengapa pembagian itu adil.
2 Dalam pembagian takjil, 4 siswa laki-laki Berapa bagian masing-masing agar adil?
dan 6 perempuan menyiapkan 200 kotak. Bagaimana nilai Islamnya?
3 Air dan sirup dicampur dengan rasio 3 : 2 Berapa liter masing-masing bahan? Apa yang
untuk 10 liter minuman. terjadi jika rasionya diubah?
Analisis & Penalaran Tajam dan logis Cukup logis Kurang logis Tidak ada analisis
Kolaborasi Aktif & saling mendukung Cukup aktif Kurang aktif Tidak berpartisipasi
Nilai Islam Refleksi adil & syukur tampak Sebagian muncul Kurang tampak Tidak ada
jelas
🔹 A. Tujuan Pembelajaran
Setelah mengikuti pembelajaran ini, peserta didik diharapkan mampu:
3. Menyelesaikan masalah kehidupan nyata yang berkaitan dengan rasio secara benar dan logis.
4. Menunjukkan sikap jujur, teliti, dan bertanggung jawab dalam menyelesaikan perbandingan.
Kejujuran (Ṣidq) Dalam perhitungan rasio, siswa harus jujur dan tidak mengubah hasil agar sesuai
keinginan.
Tanggung jawab Menggunakan kemampuan berhitung dengan sungguh-sungguh dan tidak
(Amanah) mencontek.
Keadilan (‘Adl) Rasio mengajarkan keadilan dalam pembagian, misalnya pembagian makanan
secara seimbang.
Syukur (Syukr) Bersyukur atas karunia Allah berupa akal untuk berpikir logis dan adil.
🔹 C. Pengantar Kontekstual
Pernahkah kamu melihat bunda membuat sirup dengan campuran air dan gula?
Misalnya, untuk membuat satu gelas sirup yang enak, bunda mencampur 2 sendok gula dan 1 gelas air.
Nah, perbandingan antara gula dan air itulah yang disebut rasio.
🌿 Nilai Islam:
Rasio juga melatih kita untuk teliti dan jujur seperti perintah Nabi:
2. Dalam kebun sekolah terdapat 8 pohon mangga dan 12 pohon jambu. Tentukan rasio pohon mangga terhadap jambu!
3. Sebuah peta memiliki skala 1 : 50.000. Jika jarak kota A dan B pada peta adalah 6 cm, berapa jarak sebenarnya?
4. Kakak dan adik berbagi uang dengan rasio 2 : 3. Jika total uang Rp50.000, berapa bagian masing-masing?
5. Campuran air dan jus jeruk adalah 3 : 2. Jika air sebanyak 900 ml, berapa ml jus jeruknya?
● Dalam hidup, aku harus adil, jujur, dan teliti seperti aku berhitung dengan rasio.
● Matematika mengajarkan aku untuk berpikir logis dan bersyukur atas nikmat akal dari Allah.
🔹 K. Rangkuman
● Rasio adalah perbandingan antara dua besaran sejenis.
● Nilai keislaman dalam rasio: adil, jujur, dan teliti dalam segala perhitungan dan keputusan.