BRIGADE INFANTERI 13/GALUH RAHAYU
KOMANDO LATIHAN
RENCANA GARIS BESAR
MENEMBAK REAKSI LANJUTAN
BATALYON INFANTERI 999/JAYA BHAKTI TA 2025
BAB I
PENDAHULUAN
1. Umum.
a. Setiap prajurit TNI AD harus mampu melaksanakan menembak senjata ringan
sebagai kemampuan dasar perorangan yang harus dimilikinya. Untuk mencapai
tingkat kemampuan menembak yang diharapkan, diperlukan suatu teknik menembak
yang baik dan benar serta sesuai dengan ketentuan yang telah diatur dalam
Pedoman Penyelenggaraan Latihan Menembak Reaksi Lanjutan Jajaran Brigif
13/Galuh Rahayu dan dilaksanakan secara terus menerus sesuai dengan Program
Latihan yang telah ditentukan oleh Komando Atas.
b. Mengetahui kondisi tersebut diatas maka pada Triwulan I TA 2025 Jajaran
Brigif 13/Galuh Rahayu perlu meningkatkan kualitas kemampuan tempur perorangan
dengan menyelenggarakan latihan Menembak Reaksi Lanjutan sehingga mencapai
standart yang sudah ditetapkan oleh Komando Atas.
c. Agar pelaksanaan latihan Menembak Reaksi Lanjutan dapat terselenggara
dengan baik dan benar serta dapat mencapai tujuan dan sasaran latihan yang
ditentukan, maka perlu di buat Rencana Garis Besar menekbajk yang digunakan
sebagai pedoman dan arahan dalam melaksanakan Menembak Reaksi Lanjutan
disatuan jajaran Jajaran Brigif 13/Galuh Rahayu.
2. Maksud dan Tujuan.
a. Maksud. Memberikan gambaran kepada pimumlat tentang penyelenggaraan
menembak reaksi lanjutan di Batalyon Inf 999/Jaya Bhakti TW I TA 2925.
b. Tujuan. Untuk mendapatkan petunjuk, arahan, dan keputusan dari pimumlat
tentang penyelenggaraan menembak reaksi lanjutan di batalyon Inf 999/Jaya
Bhakti TW I TA 2925.
3. Ruang Lingkup dan Tata Urut.
a. Ruang Lingkup. Pembatasan rencana garis besar ini meliputi pokok dan
Rencana penyelenggaraan latihan menembak reaksi lanjutan garis besar ini di
susun dengan tata urut sebagai berikut :
b. Tata urut.
4. Dasar. Surat Perintah Komandan Divisi infanteri I/Kostrad Nomor ST / 10 / I / 2025
tanggal 23 Januari 2025 tentang Perintah merencanakan, menyiapkan dan
menyelenggarakan Menembak Reaksi Lanjutan di satuan Yonif 999/ Rahayu.
BAB II
POKOK-POKOK PENYELENGGARAAN LATIHAN
5. Tujuan Latihan.
6. Sasaran Latihan.
a. Kuantitatif.
b. Kualitatif.
7. Materi Latihan.
8. Macam dan Metode.
a. Macam. Latihan Teknis
b. Metode. Praktek Lapangan dan Aplikasi
BAB III
RENCANA PENYELENGGARAAN LATIHAN
9. Organisasi Latihan.
a. Penyelenggara.
b. Pelaku.
10. Pelaksanaan Latihan.
a. Tahap Perencanaan.
b. Tahap Persiapan.
c. Tahap Pelaksanaan.
d. Tahap Pengakhiran.
11. Waktu dan Tempat.
a. Waktu.
b. Tempat.
12. Referensi.
13. Dukungan Administrasi.
a. Personel.
b. Materiil.
c. Anggaran.
BAB IV
KOMANDO DAN PERHUBUNGAN
14. Perhubungan.
15. Komando.
BAB V
PENUTUP
16. Penutup.
Dikeluarkan di
pada tanggal - - 20…
Komandan Latihan,
Nama
Pangkat/Korps/NRP
Lampiran:
1. Struktur organisasi
2. Diagram waktu Latihan
3. Mekanisme Latihan
4. Bagan Derah Latihan
5. Rencana Administrasi
6. RPL/AL (Untuk latihan yang bukan proglatsi)
7. Kebutuhan administrasi
8. Lain-lain sesuai kebutuhan
Catatan:
1. Bentuk RGB ini berlaku juga untuk penyelenggaraan UTP U/J dan UST.
2. RPL/AL dibuat untuk latihan selain proglatsi.