PROGRAM
KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA
Nomor : 002/KAP/MUTU/2025
Revisi Ke : 00
Berlaku Tanggal : 05 Januari 2025
Plt. KEPALA PUSKESMAS SELUR
Gunawan,[Link] rs
NIP. 197006061991031016
PEMERINTAH KABUPATEN PONOROGO
DINAS KESEHATAN
PUSKESMAS SELUR
Jl. Drs. Soerjadi RT 002 RW 001 Dusun Krajan Desa Selur Kode Pos 63464
Kecamatan Ngrayun, Kabupaten Ponorogo
Email: puskesmasselur@[Link]
BAB I
PENDAHULUAN
Dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 1992 tentang Kesehatan,
Pasal 22 dinyatakan bahwa upaya Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3)
harusdiselenggarakan di semua tempat kerja, khususnya tempat kerja yang
mempunyai risiko bahaya kesehatan, mudah terjangkit penyakit atau
mempunyai karyawan paling sedikit 10 orang. Jika memperhatikan isi dari pasal
di atas maka
jelaslah bahwa Puskesmas termasuk ke dalam kriteria tempat kerja dengan
berbagai ancaman bahaya yang dapat menimbulkan dampak kesehatan, tidak
hanya terhadap para pelaku langsung yang bekerja di puskesmas, tapi juga
terhadap pasien maupun pengunjung [Link] sudah seharusnya
menerapkan upaya-upaya K3 di [Link] bahaya di puskesamas,
selain penyakit-penyakit infeksi juga ada potensi bahaya-bahayalain yang
mempengaruhi
situasi dan kondisi di puskesmas, yaitu kecelakaan (peledakan,kebakaran,
kecelakaan yang berhubungan dengan instalasi listrik, dan sumber-sumber
cidera lainnya), bahan-bahan kimia yang berbahaya, gas-gas
anastesi,gangguan
psikososial dan [Link] potensi bahaya Puskesmas tersebut di atas,
jelas mengancam jiwa dan kehidupan bagi para karyawan di puskesmas, para
pasien maupun parapengunjung yang ada di lingkungan puskesmas.
Ditambahkan juga bahwa terdapat beberapa kasus penyakit akut yang diderita
petugas puskesmas lebih besar 1,5 kali dari petugas atau pekerja lain, yaitu
penyakit infeksi dan parasit, saluran pernafasan, saluran cerna dan keluhan lain,
seperti sakit telinga, sakit kepala, gangguan saluran kemih, masalah kelahiran
anak,
gangguan pada saat kehamilan, penyakit kulit dan sistem otot dan tulang
rangka. Dari berbagai potensi bahaya Puskesmas tersebut, maka perlu upaya
untuk
mengendalikan,meminimalisasi dan bila mungkin meniadakannya, oleh karena
itu K3 Puskesmas perlu dikelola denganbaik dan diperlukan program kerja
dengan analisis situasi serta rencana strategis Puskesmas disertai kerangka
acuan untuk melaksanakannya.
BAB II
LATAR BELAKANG
Puskesmas sebagai institusi pelayanan kesehatan bagi
masyarakat dengan karakteristik Puskesmas sendiriyang dipengaruhi
oleh perkembangan ilmu pengetahuan kesehatan, kemajuan
teknologi,dan kehidupan sosial ekonomi masyarakat yang harus tetap
mampu meningkatkan pelayanan yang lebih bermutu dan terjangkau oleh
masyarakat agar terwujud derajat kesehatan yang setinggi- tingginya. Selain
dituntut mampu memberikan pelayanan dan pengobatan yang bermutu,
Puskesmas juga dituntut harus melaksanakan dan mengembangkan program K3
di Puskesmas. Pelaksanaan program kerja kesehatan dan keselamatan kerja di
puskesmas merupakan suatu upaya kegiatan untuk menjamin terlaksananya
pekerjaan dan segala proses pelayanan puskesmas berjalan baik dan lancar.
Selain itu mengurangi angka terjadinya kecelakaan kerja dan penyakit akibat
kerja di puskesmas yang merupakan goal dari setiap tim kesehatan dan
keselamatan kerja puskesmas.
BAB III
TUJUAN
A. Tujuan Umum
Terciptanya lingkungan kerja yang aman, sehat dan produktif untuk
pekerja, aman dan sehat bagi pasien, pengunjung, masyarakat dan
lingkungan sekitar puskesmas sehingga proses pelayanan puskesmas
berjalan baik dan lancar.
B. Tujuan Khusus
a. Puskesmas terselenggaranya kegiatan Kesehatan dan
Keselamatan Kerja puskesmas
b. Tercapainya target yang ditetapkan
c. Sebagai acuan dalam pelaksanaan K3 PUSKESMAS di
puskesmas
d. Meningkatkan keselamatan dan kesehatan kerja karyawan
e. Agar penanganan, penyimpanan, pengelolaan limbah, Bahan
Berbahaya dan beracun dilakukan secara benar
BAB IV
KEGIATAN POKOK DAN RINCIAN KEGIATAN
A. Kegiatan pokok program kerja K3 Puskesmas Selur tahun 2025 antara
lain
1. Kesehatan dan Keselamatan Karyawan
a. Pemeriksaan Kesehatan Karyawan
b. Vaksinasi dan imunisasi pada karyawan
c. Program penanganan karyawan puskesmas yang terpapar
penyakit infeksius (PAK)
2. Peningkatan mutu pelayanan K3 Puskesmas
a. Pencatatan dan pelaporan kasus kecelakaan kerja, penyakit
akibat kerja dan Penyakit akibat hubungan kerja karyawan
3. Pengembangan dan Diklat Karyawan
a. Pelatihan K3 Puskesmas bagi seluruh karyawan.
4. Program pengendalian dan pemeliharaan sarana prasarana
a. Pengadaan peralatan K3 PUSKESMAS
BAB V
SASARAN
Sasaran / target yang ingin dicapai dalam program kerja ini adalah
terlaksananya seluruh program K3 sebesar 100 %
BAB VI
CARA MELAKSANAKAN KEGIATAN
A. CARA MELAKSANAAN KEGIATAN
1. Membentuk Tim K3 menunjuk penanggungjawab untuk masing-
masing kegiatan dalam program kerja
2. Mengadakan rapat Tim K3 untuk menyusun panduan pelaksanaan
program
3. Menganalisis hasil kegiatan periodik, membuat rekomendasi dan
alternative tindak lanjut kepala puskesmas untuk pengambilan
keputusan pelaksanaan tindak lanjut
4. Melakukan rapat Tim K3 untuk evaluasi program paling lambat 1
minggu setelah laporan diterima, dan dilakukan rapat insidentil
apabila diperlukan.
BAB VII
JADWAL PELAKSANAAN KEGIATAN
Jadwal Rencana Pelaksanaan Kegiatan Program Kesehatan dan Keselamatan Kerja Tahun 2025
No Uraian Kegiatan Tribulan I Tribulan II Tribulan III Tribulan IV Pelaksana
Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Ags Sep Okt Nov Des Kegiatan
1 Kesehatan dan Keselamatan √ Koordinator K3
Karyawan
Pemeriksaan kesehatan Koordinator K3
karyawan
Vaksinasi dan imunisasi Koordinator K3
karyawan
Penanganan karyawan Koordinator K3
Puskesmas yg terpapar
penyakit infeksius (PAK)
2 Peningkatan Mutu Pelayanan √ √ √ √ Koordinator K3
K3 Puskesmas
Pencatatan dan pelaporan Koordinator K3
kasus kecelakaan kerja dan
penyakit akibat hubungan
kerja
3 Pengembangan dan diklat √ Koordinator K3
SDM
Pelatihan K3 puskesmas Koordinator K3
untuk seluruh karyawan
puskesmas
BAB VIII
EVALUASI PELAKSANAAN KEGIATAN DAN PELAPORAN
Dalam melaksanakan kegiatan dilakukan evaluasi dan pelaporan sebagai berikut :
1. Evaluasi dan pelaporan disusun berdasarkan hasil evaluasi kegiatan tahun lalu
sebagai evaluasi kegiatan K3;
2. Evaluasi program kerja dilaksanakan setiap bulan dalam rapat rutin, guna melihat
efektivitas program;
3. Melaksanakan monitoring, mengevaluasi program kerja yang telah menjadi target
pada bulan sebelumnya;
4. Mengiventarisasi permasalahan yang berhubungan dengan pelaksanaan program
kerja serta menyiapkan bahan tindak lanjut untuk penyelesaian masalahnya;
5. Menyampaikan rekomendasi dan pertimbangan kepada Kepala Puskesmas secara
tertulis sebagai bahan masukan guna perbaikan berkelanjutan setiap 6 bulan sekali
BAB IX
PENCATATAN PELAPORAN DAN EVALUASI KEGIATAN
Pencatatan, pelaporan dan evaluasi dilaksanakan setiap 6 bulan sekali dalam setahun,
sebagai komulatif kegiatan koordinasi bulanan yang telah dilaksanakan sesuai
tugasnya masing-masing.
Pencatatan dilakukan saat pelaksanaan [Link] dilakukan paling lambat 1
minggu setelah pelaksanaan kegiatan. Evaluasi dilakukan paling lambat 1 minggu
setelah laporan diterima