FORMAT
Rencana Pembelajaran Mendalam
(RPM)
Perencanaan Pembelajaran Mendalam
1 Identifikasi 2 Desain Pembelajaran
a. Mengidentifikasi kesiapan a. Menentukan capaian pembelajaran
peserta didik b. Menentukan topik pembelajaran yang kontekstual dan relevan
b. Memahami karakteristik
c. . tujuan
Mengintegrasikan lintas pembelajaran
disiplin ilmu g relevan dengan topik pembelajaran
materi pelajaran yan
c. Menentukan Dimensi Profil Lulusan d. . Menentukan . kerangka pembelajaran (praktik pedagogis, kemitraan
pembelajaran, lingkungan pembelajaran, pemanfaatan digital)
4 Asesmen 3 Pengalaman Belajar
a. Asesmen pada awal pembelajaran a. Merancang pembelajaran dengan prinsip berkesadaran,
b. Asesmen pada proses bermakna, dan menggembirakan
Pembelajaran b. Merancang tahapan dengan langkah-langkah kegiatan awal, inti
c. Asesmen pada akhir pembelajaran ngkah-langkah
dan penutup
c. Mendeskripsikan pengalaman belajar memahami, mengaplikasi,
dan merefleksi
Pembelajaran Mendalam Menuju Pendidikan Bermutu untuk Semua • Hal.
Peserta Didik (opsional): Identifikasi kesiapan peserta didik sebelum belajar, seperti pengetahuan awal, minat, latar belakang, dan kebutuhan belajar, serta aspek lainnya
Materi Pelajaran (opsional): Tuliskan analisis materi pelajaran seperti jenis pengetahuan yang akan dicapai, relevansi dengan kehidupan nyata peserta didik, tingkat
kesulitan, struktur materi, serta integrasi nilai dan karakter, dan lainnya
Identifikasi
Dimensi Profil Lulusan: Pilihlah dimensi profil lulusan yang akan dicapai dalam pembelajaran
Keimanan dan Ketakwaan Penalaran Kritis Kolaborasi Kesehatan
t e r h a d a p Tuhan YME
Kewargaan Kreativitas Kemandirian Komunikasi
Capaian Pembelajaran (opsional) : Tuliskan capaian pembelajaran sesuai fase
Lintas Disiplin Ilmu (opsional) : Tuliskan disiplin ilmu dan/atau mata pelajaran yang relevan
Tujuan Pembelajaran : Tuliskan tujuan pembelajaran yang mencakup kompetensi dan konten pada ruang lingkup materi dengan menggunakan kata kerja operasional yang
relevan.
Topik Pembelajaran (opsional): Tuliskan topik pembelajaran yang relevan dengan capaian dan tujuan pembelajaran
Desain Pembelajaran
Praktik Pedagogis Tuliskan Model/Strategi/Metode pembelajaran yang dipilih untuk mencapai tujuan belajar, seperti pembelajaran berbasis masalah, pembelajaran
berbasis proyek, P embelajaran inkuiri, pembelajaran kontekstual, dan sebagainya.
Kemitraan Pembelajaran (opsional): Tuliskan kegiatan kemitraan atau kolaborasi dalam dan/atau luar lingkup sekolah, seperti kemitraan antar guru lintas mata
pelajaran, antar murid lintas kelas, antar guru lintas sekolah, orang tua, komunitas, tokoh masyarakat, dunia usaha dan dunia industri kerja, institusi, atau mitra
profesional.
Lingkungan Pembelajaran: Tuliskan lingkungan pembelajaran yang ingin dikembangkan dalam budaya belajar, ruang fisik dan/atau ruang virtual. Budaya belajar
dikembangkan agar
tercipta iklim belajar yang aman, nyaman, dan saling memuliakan. Contoh: memberikan kesempatan kepada siswa untuk menyampaikan pendapatnya dalam ruang kelas
dan forum diskusi pada platform daring (ruang virtual bersifat opsional).
Pemanfaatan Digital (opsional): Tuliskan pemanfaatan teknologi digital untuk menciptakan pembelajaran yang interaktif, kolaboratif, dan kontekstual. Contoh: video
pembelajaran, platform pembelajaran, perpustakaan digital, forum diskusi daring, aplikasi penilaian, dan sebagainya.
Pembelajaran Mendalam Menuju Pendidikan Bermutu untuk Semua • Hal. 38
Langkah-Langkah Pembelajaran
AWAL (opsional) (tuliskan prinsip pembelajaran yang digunakan, misal berkesadaran, bermakna, menggembirakan)
Pembuka dari proses pembelajaran yang bertujuan untuk mempersiapkan peserta didik sebelum memasuki inti pembelajaran. Kegiatan dalam tahap ini meliputi orientasi
yang bermakna, apersepsi yang kontekstual, dan motivasi yang menggembirakan
INTI (opsional)
Pada tahap ini, siswa aktif terlibat dalam pengalaman belajar memahami, mengaplikasi, dan merefleksi. Guru menerapkan prinsip pembelajaran berkesadaran, bermakna,
menyenangkan untuk mencapai tujuan pembelajaran. Pengalaman belajar tidak harus dilaksanakan dalam satu kali pertemuan
Pengalaman Belajar
Memahami (tuliskan prinsip pembelajaran yang digunakan: berkesadaran, bermakna, dan/atau menggembirakan)
Tuliskan kegiatan pembelajaran yang memfasilitasi peserta didik untuk terlibat aktif mengonstruksi pengetahuan agar dapat memahami secara mendalam konsep atau
materi dari berbagai sumber dan konteks. Pengetahuan pada fase ini terdiri dari pengetahuan esensial, pengetahuan aplikatif, dan pengetahuan nilai dan karakter.
Mengaplikasi (tuliskan prinsip pembelajaran yang digunakan: berkesadaran, bermakna, dan/atau menggembirakan)
Tuliskan kegiatan yang mengondisikan pengalaman belajar yang menunjukan aktivitas peserta didik mengaplikasi pemahaman secara kontekstual atau kehidupan
nyata (hidup, kehidupan, dan/atau penghidupan). Proses mengaplikasi ini merupakan bagian dari pendalaman pengetahuan untuk menghasilkan pengembangan
kompetensi.
Merefleksi (tuliskan prinsip pembelajaran yang digunakan: berkesadaran, bermakna, dan/atau menggembirakan)
Tuliskan kegiatan yang mampu memfasilitasi peserta didik:
a. mengevaluasi dan memaknai proses serta hasil dari tindakan atau praktik nyata yang telah mereka lakukan dan menentukan tindaklanjut ke depan.
b. mengelola
tetap
proses belajarnya secara mandiri, dengan meneruskan dan mengembangkan strategi belajar yang berhasil dan memperbaiki yang belum berhasil dengan
c. meningkatkan motivasi belajar dan kepercayaan diri.
PENUTUP (opsional) (Tuliskan prinsip pembelajaran yang digunakan, misal berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan)
Tahap akhir dalam proses pembelajaran yang bertujuan memberikan umpan balik yang konstruktif kepada siswa atas pengalaman belajar yang telah dilakukan,
menyimpulkan pembelajaran, dan siswa terlibat dalam perencanaan pembelajaran selanjutnya.
Pembelajaran Mendalam Menuju Pendidikan Bermutu untuk Semua • Hal. 39
Tuliskan teknik dan instrumen penilaian yang digunakan pada awal, proses, dan akhir pembelajaran. Asesmen dalam pembelajaran mendalam dilaksanakan melalui
Asesmen asesmen sebagai pembelajaran (assessment as learning) yang menekankan pada penilaian diri dan penilaian sejawat , asesmen untuk pembelajaran (assessment for
Pembelajaran learning) yang menekankan pada umpan balik, dan asesmen hasil pembelajaran (assessment of learning) yang menekankan pada pencapaian dan tindak lanjut dengan
mempertimbangkan karakteristik peserta didik. Contoh: Penilaian Sejawat, Penilaian Diri, Penilaian Proyek, Penilaian Produk, Observasi, Portofolio, Penilaian Berbasis
Kelas, Penilaian Kinerja, Tes tertulis, Tes lisan, dan sebagainya.
Pembelajaran Mendalam Menuju Pendidikan Bermutu untuk Semua • Hal. 40