0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
5 tayangan11 halaman

Permohonan Bantuan UPPO Petani Sumba

Kelompok Tani Suka Damai mengajukan permohonan bantuan untuk pengembangan Unit Pengolah Pupuk Organik (UPPO) guna mengatasi degradasi tanah akibat penggunaan pupuk kimia yang berlebihan. Tujuan dari permohonan ini adalah untuk meningkatkan hasil panen, mengurangi penggunaan pupuk kimia, dan meningkatkan taraf hidup petani. Dengan dukungan pemerintah, diharapkan petani dapat beralih ke penggunaan pupuk organik secara berkelanjutan.
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
5 tayangan11 halaman

Permohonan Bantuan UPPO Petani Sumba

Kelompok Tani Suka Damai mengajukan permohonan bantuan untuk pengembangan Unit Pengolah Pupuk Organik (UPPO) guna mengatasi degradasi tanah akibat penggunaan pupuk kimia yang berlebihan. Tujuan dari permohonan ini adalah untuk meningkatkan hasil panen, mengurangi penggunaan pupuk kimia, dan meningkatkan taraf hidup petani. Dengan dukungan pemerintah, diharapkan petani dapat beralih ke penggunaan pupuk organik secara berkelanjutan.
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

PROPOSAL

PERMOHONAN BANTUAN
UNIT PENGOLAH PUPUK ORGANIK
(UPPO)
KELOMPOK TANI SUKA DAMAI

DESA LETEKONDA
KECAMATAN LOURA
KABUPATEN SUMBA BARAT DAYA
TAHUN 2023
PEMERINTAHAN KABUPATEN SUMBA BARAT DAYA
DINAS PERTANIAN DAN KETAHAAN PANGAN
Jl. Ir. Soekarno No. – Telp/Fax. (0387)
KOTA TAMBOLAKA

Kepada
Nomor : DPKP/SBD/II/2023 Yth Kementerian Pertanian Republik
. Indonesia
Lampir : 1 (Satu) Berkas
an
Perihal : Permohonan Bantuan Cq. Dirjen Prasarana dan Sarana
UPPO Pertanian
Di
Jakarta

Dengan Hormat,
Penggunaan pupuk anorganik yang terus menerus dan
berlebihan telah menyebabkan terjadinya kerusakan struktur
tanah sehingga mengalami degradasi mutu lahan. Menyikapi
terjadinya degdarasi mutu lahan pertanian tersebut salah
satu upaya yang dilakukan yaitu dengan mengembangkan
penggunaan pupuk organik. Hal ini karena fungsi dan
manfaat pupuk organik disamping menyediakan hara
tanaman juga memperbaiki struktur tanah, memperkuat daya
ikat agregat tanah, meningkatkan daya tahan dan daya serap
air, memperbaiki drainase dan pori-pori dalam tanah.
Upaya pemerintah untuk mendukung dalam
menyediakan pupuk organik secara mandiri adalah dengan
memfasilitasi kegiatan pupuk menuju pertanian organik
melalui Pengembangan Unit Pengolah Pupuk Organik (UPPO).
Melalui fasilitasi bantuan UPPO tersebut, diharapkan petani
dapat memproduksi dan menggunakan pupuk organik serta
memperbaiki kondisi lahan pertanian secara kontinyu.

Kepala Dinas Pertanian dan


Ketahanan Pangan,

Ir. Yohanes F. Tuka


NIP. 19660705 199402 1 002
Kepada
Yth Kementerian Pertanian Republik
. Indonesia

Cq. Dirjen Prasarana dan Sarana


Pertanian
Di
Jakarta

SURAT PENGANTAR
Nomor : /DPKP/SBD/II/2023

Nama Alamat
N Jenis dan
o Kelompok Kecamat Aspel Alat
Ketua Desa
Tani an

Unit
Pengolah
Petrus Bili Taru Letekon
1 Suka Damai Loura Pupuk
Kedu da
Organik
(UPPO)

Kepala Dinas Pertanian dan


Ketahanan Pangan
Ir. Yohanes F. Tuka
NIP. 19660705 199402 1 002

KELOMPOK TANI SUKA DAMAI


DESA LETEKONDA
KECAMATAN LOURA
KABUPATEN SUMBA BARAT DAYA

Kepada
Nomor : 01/SD/L/L/SBD/II/2023 Yth Kementerian Pertanian
. Republik Indonesia
Lampir : 1 (Satu) Berkas
an
Perihal : Permohonan Bantuan Unit Cq. Dirjen Prasarana dan
Pengolah Pupuk Organik Sarana Pertanian
(UPPO) Di
Jakarta

Dengan Hormat,
Dengan adanya dukungan Pemerintah melalui
pengembangan Unit Pengolah Pupuk Organik (UPPO) maka
kami Kelompok Tani Suka Damai Desa Letekonda Kecamatan
Loura Kabupaten Sumba Barat Daya akan mendukung dan
mengupayakan tercapainya kegiatan tersebut sesuai dengan
potensi yang kami miliki. Untuk itu sudi kiranya Pemerintah
melalui Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian memberikan
bantuan sesuai perihal diatas.
Demikian permohonan ini kami buat dengan harapan dapat
dikabulkan, atas perhatian diucapkan limpah terima kasih.

Ketua Kelompok
Suka Damai

Petrus Bili Taru Kedu

Tembusan disampaikan dengan hormat kepada ;


1. Bapak Bupati Sumba Barat Daya di Tambolaka
2. Bapak Ketua DPRD Sumba Barat Daya di Tambolaka
3. Bapak Camat Loura di Loura
4. Bapak Mantri Tani Kecamatan Loura di Loura
5. Bapak Kepala Desa Letekonda di Letekonda
6. Arsip

KELOMPOK TANI SUKA DAMAI


DESA LETEKONDA
KECAMATAN LOURA
KABUPATEN SUMBA BARAT DAYA

I. Latar Belakang
Penggunaan pupuk kimia serta pestisida secara terus menerus
dan berlebihan oleh petani pada lahan usaha menyebabkan
kerusakan tanah sehingga hal tersebut mempengaruhi tingkat
kesuburan tanah yang juga akan menyebabkan menurunya tingkat
produksi hasil tanaman. Oleh karena itu untuk memperbaiki
kerusakan tanah tersebut dan juga memperbaiki kesuburana tanah
secara perlahan perlu diubah pola penggunaan pupuk kimia ke pupuk
organik. Selain kandungan yang dimiliki oleh pupuk organik. Bahan
organik juga mudah dan dapat diperoleh dari hasil pengolahan jerami
atau sisa tanaman pasca panen. Sisa hasil tanaman tersebut dapat
diolah dengan menggunakan alat pengolah pupuk organik untuk
mempercepat waktu proses dekomposisi guna menghasilkan pupuk
organik berupa kompos. Penelitian Departemen Pertanian
menunjukan penggunaan alat pengolah pupuk organik dapat
menghemat waktu dekomposisi 10-15 hari dibandingkan mengolah
pupuk tanpa menggunakan alat pengolah.
Adanya dukungan pemerintah dan keinginan petani untuk
mengubah pola penggunaan pupuk kimia ke pupuk organik pada
lahan pertanian serta pemanfaatan penggunaan Jerami atau sisa
tanaman setalah panen maka salah satu upaya yang akan Kelompok
Tani Suka Damai lakukan adalah mengajukan permohonan Bantuan
Pengembangan Unit Pengolah Pupuk Organik (UPPO) kepada
Pemerintah.
Kami berharap permohonan kami dipertimbangkan dan
dikabulkan untuk mengatasi permasalahan tersebut diatas,
khususnya anggota kelompok tani Suka Damai Desa Letekonda
Kecamatan Loura Kabupaten Sumba Barat Daya.
II. Maksud dan Tujuan
Maksud dan tujuan yang ingin dicapai:
1. Meningkatkan hasil panen petani
2. Mengurangi penggunaan pupuk kimia
3. Meningkatkan taraf hidup petani/kelompok tani beserta
anggotanya
4. Sebagai wahana belajar bagi anggota kelompok tani
5. Meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) para
petani/kelompok tani beserta anggotanya
6. Menjalin hubungan antara pemerintah dan petani
III. Gambaran Umum Kelompok Tani Suka Damai
1. Letak Wilayah
Kelompok Tani Suka Damai terletak di Katura Desa Letekonda
Kecamatan Loura Kabupaten Sumba Barat Daya.
2. Kepemilikan Lahan
Lahan yang dimiliki dan iolah oleh Kelompok Tani Suka Damai
seluas 14 Ha yang membutuhkan pemupukan.
3. Keanggotaan
Kelompok Tani Suka Damai beranggotakan 14 orang, Pembina
1 orang (Anggota DPRD) dan Penyuluh Pendamping dari Dinas
Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Sumba Barat Daya.
Dengan rincian dapat dilihat sebagai berikut:
N
Nama Jabatan
o
1 Tobias Dowa Lelu Pembina
2 Petrus Bili taru Kedu Ketua
3 Yohanes Sairo Umbu Lele Sekretaris
4 Maria Magi Sori Bendahara
5 Getrudis Ngongo Anggota
6 John Natara Anggota
7 Agustina Leli Momo Anggota
8 Maria Marak Anggota
9 Paula Ra Bota Anggota
10 Mateus Kela Anggota
11 Paulina Benge Anggota
12 Paulus Pagala Anggota
13 Dominikus Delu Deke Anggota
14 Marten Loba Anggota
15 Bulu Langga Anggota

IV. Kesimpulan
Dengan diterapkan penggunaan pupuk organik diharapkan
memperbaiki kerusakan struktur tanah, mengembalikan tingkat
kesuburan tanah dan menekan penggunaan pupuk kimia serta
diharapkan mampu meningkatkan produksi hasil tanaman secara
bertahap.
Lahan pertanian Kelompok Tani Suka Damai cukup luas. Lahan
tersebut digunakan dalam budidaya tanaman padi sawah, jagung dan
tanaman hortikultura lainnya. Tetapi dalam pengolahaan selama ini
menggunakan pupuk kimia. Untuk itu kami Kelompok Tani suka
Damai mengharapkan melalui bantuan Unit Pengolah Pupuk Organik
(UPPO) pola penggunaan pupuk kimia secara perlahan dan bertahap
kami ubah ke penggunaan pupuk organik.
Demikian permohonan Proposal ini kami buat kiranya
mendapatkan perhatian dari Pemerintah melalui Kementerian
Pertanian Republik Indonesia, Cq. Dirjen Prasarana dan Sarana
Pertanian. Mohon maaf atas ketidaksempurnaan proposal ini, dan
atas perhatian Bapak kami ucapkan terima kasih.

Katura, Februari 2023

Penyuluh Pendamping Ketua Kelompok Tani

Wilhelmina W. Petrus Bili Taru Kedu


Waga,[Link]

Mengetah
ui,
Koordinator PPL Kepala Desa Letekonda
Kecamatan Loura

Petrus Talu Danial Toda Lani


NIP. 19660107 199403
1 010

Anda mungkin juga menyukai