RENCANA KERJA JANGKA MENENGAH (RKJM)
MTs TONJONGSRI
[Link] KAB. TASIKMALAYA
TAHUN PELAJARAN 2024/2025 – 2027/2028
YAYASAN PENDIDIKAN ISLAM TONJONGSARI
(YPIT)
MTS TONJONGSARI
TAHUN PELAJARAN 2024/2025 – 2027/2028
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
RKJM merupakan rencana strategis madrasah untuk kurun waktu 4 (empat)
tahun yang menjadi pedoman dalam mengelola program pendidikan di MTs
Tonjongsari. Penyusunan RKJM ini mengacu pada visi, misi, dan tujuan sekolah,
serta hasil Evaluasi Diri Madrasah (EDM) dengan mempertimbangkan Standar
Nasional Pendidikan (SNP).
B. Dasar Hukum
1. UU Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional
2. PP Nomor 19 Tahun 2005 jo. PP Nomor 32 Tahun 2013 tentang Standar
Nasional Pendidikan
3. Permendikbud Nomor 28 Tahun 2016 tentang Sistem Penjaminan Mutu
Pendidikan
4. PMA Nomor 90 Tahun 2013 tentang Penyelenggaraan Pendidikan Madrasah
5. Kurikulum 2013 (sesuai penerapan di MTs Tonjongsari)
6. Hasil Evaluasi Diri Madrasah (EDM) MTs Tonjongsari
C. Tujuan
1. Memberikan arah pengembangan MTs Tonjongsari dalam jangka menengah.
2. Menjadi pedoman penyusunan Rencana Kerja Tahunan (RKT) dan RKAS.
3. Menjamin keterpaduan program sekolah dengan visi, misi, dan tujuan.
4. Meningkatkan mutu pendidikan, tata kelola, dan akuntabilitas sekolah.
BAB II
PROFIL MADRASAH
A. Identitsas Madrasah
1. Nama Sekolah : MTs Tonjongsari
2. Alamat / desa : Jl. Pareang. Rt.08
3. Kelurahan : Tonjongsari
4. Kecamatan : Cikalong
5. Kabupaten : Tasikmalaya
6. Propinsi : Jawa Barat
7. [Link] : 085223571972
8. Nama Yayasan : Tonjongsari
9. Status Sekolah : Terakreditasi A
10. NSM/ NPSN : 121232060012 / 20278455
11. Tahun didirikan : 1993
12. Status Tanah : Hak Guna Pakai
13. Luas Tanah : 4.290 M2
14. Nama Kepala Sekolah : [Link], [Link].I
15. Masa Kerja Kepala Sekolah : 20 tahun
B. Visi Madrasah
Visi Madrasah adalah imajinasi moral yang dijadikan dasar atau rujukan dalam
menentukan tujuan atau keadaan masa depan madrasah yang secara khusus diharapkan
oleh Madrasah. Visi Madrasah merupakan turunan dari Visi Pendidikan Nasional, yang
dijadikan dasar atau rujukan untuk merumuskan Misi, Tujuan sasaran untuk
pengembangan madrasah dimasa depan yang diimpikan dan terus terjaga kelangsungan
hidup dan perkembangannya.
1. Visi Madrasah Tsanawiyah Tonjongsari
Adapun visi Madrasah Tsanawiyah Tonjongsari secara umum diilhami dari
dasar filosofi Kementerian Agama yaitu Islami, Populis dan Berkualitas. dari
Filosofi tersebut Visi Madrasah Tsanawiyah Tonjongsari adalah:
“TERWUJUDNYA PRIBADI MUSLIM YANG BERILMU AMALIYAH,
BERAMAL ILMIAH, DAN BERAKHLAKUL KARIMAH”
2. Indikator Pencapaian Visi
Pecapaian visi tersebut tergambar pada indikator-indikatorsebagai berikut:
a. Berilmu amaliyah, ditunjukkan dengan kemampuan mengamalkan ilmu-
ilmu yang sudah dimiliki dan dapat diaplikaskan dalam kehiduan sehari-
hari.
b. Beramal Ilmiah, ditunjukkan dengan kemampuan berperilaku ilmiah
berdasakan ilmu yang telah dimiliki oleh siswa sesuai dengan
perkembangan zaman.
c. Berakhlakul karimah ditunjukkan dengan kemampuan melakukan akhlak
terpuji dalam kehidupan sehari-hari berdasar pada sumber ajaran agama
islam.
3. Kualitas Pendidikan:
a. Meningkatnya prestasi akademik peserta didik di tingkat lokal, regional, dan
nasional.
b. Peningkatan kompetensi guru melalui pelatihan, workshop, dan kegiatan
pengembangan profesional.
c. Peningkatan fasilitas pembelajaran yang mendukung proses pendidikan
berkualitas, termasuk sarana teknologi informasi dan komunikasi (TIK).
d. Meningkatnya tingkat kelulusan dan angka partisipasi peserta didik dalam
pendidikan lanjutan.
C. Misi Madrasah Tsanawiyah Tonjongsari
Adapun misi Madrasah Tsanawiyah Tonjongsari adalah sebagai berikut:
1. Menciptakan suasana belajar yang kondusip, efektif, dan demokratis
2. Membangun siswa yang kreatif dan inovatif
3. Membudayakan nilai-nilai islam yang moderat
D. Tujuan Madrasah Tsanawiyah Tonjongsari
Adapun tujuan madrasah adalah sebagai berikut:
1. Meningkatkan kemampuan pedagogik guru melalui pendidikan dan
pelatihan yang berkelanjutan agar proses pembelajaran lebih efektif dan
inovatif.
2. Meningkatkan nilai rata-rata hasil ujian secara berkelanjutan, baik ujian
madrasah maupun asesmen nasional.
3. Mewujudkan tim olahraga dan kesenian yang mampu berprestasi hingga
tingkat provinsi.
4. Mewujudkan tim olimpiade bidang studi dan ekstrakurikuler yang
berkompeten dan dapat bersaing di tingkat kabupaten.
5. Membimbing dan mengembangkan minat serta bakat peserta didik dalam
kegiatan organisasi, akademik, dan non-akademik.
6. Meningkatkan kepedulian seluruh warga madrasah terhadap kebersihan,
kesehatan, dan keindahan lingkungan.
7. Meningkatkan kepedulian terhadap pemeliharaan dan pengadaan sarana-
prasarana yang menunjang prestasi akademik maupun non-akademik.
8. Meningkatkan pengamalan salat dhuha dan salat berjamaah zuhur di
madrasah sebagai pembiasaan religius.
9. Mewujudkan peserta didik yang mampu membaca Al-Qur’an dengan
baik dan benar.
10. Menanamkan budaya 5S (Senyum, Salam, Sapa, Sopan, dan Santun)
kepada seluruh warga madrasah.
11. Menciptakan lingkungan madrasah yang aman, nyaman, dan bebas dari
kekerasan.
E. Sasaran MTs Tonjongsari
Sasaran madrasah merupakan hasil konkret yang ingin dicapai dalam kurun
waktu empat tahun ke depan, sesuai arah visi, misi, dan tujuan di atas.
Sasaran-sasaran tersebut dijabarkan berdasarkan 8 Standar Nasional Pendidikan
(SNP), sebagai berikut:
1. Standar Kompetensi Lulusan (SKL)
100% lulusan memiliki kompetensi spiritual dan sosial yang kuat.
90% lulusan memiliki kemampuan akademik yang memadai untuk melanjutkan
ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi.
100% siswa mengikuti kegiatan keagamaan dan pembinaan karakter di madrasah.
2. Standar Isi
Kurikulum madrasah mengintegrasikan nilai-nilai keislaman dan kearifan lokal.
Tersedia modul pembelajaran berbasis teknologi dengan konten islami.
Minimal satu muatan lokal (kitab Ta’lim Muta’allim) diterapkan di semua
jenjang.
3. Standar Proses
100% guru menerapkan metode pembelajaran aktif, kreatif, kolaboratif, dan
berbasis proyek.
Supervisi pembelajaran dilaksanakan secara rutin dua kali setiap semester.
Partisipasi siswa dalam kegiatan belajar meningkat hingga 95%.
4. Standar Penilaian
100% guru menggunakan sistem penilaian autentik (menilai kognitif, afektif, dan
psikomotorik).
90% siswa menunjukkan peningkatan dalam nilai spiritual dan karakter.
Evaluasi hasil belajar dilakukan secara berkala dan ditindaklanjuti dengan
remedial/pengayaan.
5. Standar Pendidik dan Tenaga Kependidikan
90% guru mengikuti pelatihan pengembangan profesional setiap tahun.
100% guru memenuhi kualifikasi akademik minimal S1.
Tenaga kependidikan terampil dalam manajemen dan administrasi digital.
6. Standar Sarana dan Prasarana
Tersedianya laboratorium sains dan ruang multimedia.
Perpustakaan madrasah dilengkapi koleksi literasi keislaman dan digital.
Penambahan fasilitas ibadah dan ruang ekstrakurikuler.
7. Standar Pengelolaan
Sistem manajemen berbasis IT (e-RKAM dan EDM) berjalan optimal.
Keterlibatan orang tua, komite, dan masyarakat dalam pengambilan keputusan
meningkat hingga 80%.
Laporan program dan keuangan disampaikan secara transparan setiap semester.
8. Standar Pembiayaan
Peningkatan sumber dana madrasah sebesar 30% melalui kerja sama dengan
alumni, masyarakat, dan lembaga mitra.
Dana BOS dan bantuan pemerintah dimanfaatkan sepenuhnya untuk peningkatan
mutu pembelajaran.
Pengelolaan keuangan dilakukan secara akuntabel dan efisien
F. Strategi Pengembangan Madrasah ke Depan
1. Standar Kompetensi Lulusan (SKL)
Kondisi Saat Ini:
Lulusan memiliki kompetensi spiritual dan moral yang kuat, namun perlu
penguatan dalam aspek akademik, kreativitas, kolaborasi, dan pemecahan
masalah.
Strategi Ke Depan:
Mengembangkan pembelajaran berbasis proyek (Project-Based
Learning) dan Discovery Learning untuk membangun keterampilan abad
ke-21.
Menyelenggarakan program penguatan karakter religius dan Profil Pelajar
Pancasila.
Melakukan pembimbingan intensif akademik untuk menghadapi asesmen
nasional dan olimpiade.
Menjalin kemitraan dengan lembaga pendidikan lanjutan agar lulusan
mudah diterima di jenjang berikutnya.
2. Standar Isi (Kurikulum)
Kondisi Saat Ini
Kurikulum sudah mengacu pada kurikulum nasional, namun belum
sepenuhnya kontekstual dengan kebutuhan lokal dan perkembangan teknologi.
Strategi Ke Depan:
Menyusun kurikulum integratif antara pendidikan umum dan keagamaan.
Menambahkan muatan lokal kitab Ta’lim Muta’allim sebagai
pembentukan karakter religius.
Mengintegrasikan literasi digital, sains, dan teknologi dalam setiap mata
pelajaran.
Menyesuaikan kurikulum dengan isu global dan kebutuhan masyarakat
sekitar (life skill).
3. Standar Proses (Pembelajaran)
Kondisi Saat Ini:
Pembelajaran masih dominan ceramah, meski sudah mulai bervariasi dan
partisipatif.
Strategi Ke Depan:
Mendorong semua guru menggunakan metode aktif, inovatif, kreatif, dan
kolaboratif.
Mengoptimalkan pembelajaran berbasis digital dan multimedia.
Melakukan supervisi akademik rutin untuk memastikan kualitas proses
pembelajaran.
Mengembangkan komunitas belajar guru (Learning Community) untuk
refleksi dan berbagi praktik baik.
4. Standar Penilaian
Kondisi Saat Ini:
Penilaian masih lebih menekankan pada aspek kognitif.
Strategi Ke Depan:
Mengembangkan penilaian autentik dan portofolio siswa yang mencakup
aspek sikap, keterampilan, dan pengetahuan.
Melatih guru dalam penggunaan instrumen asesmen berbasis digital.
Menyusun bank soal berbasis HOTS (Higher Order Thinking Skills).
Menerapkan remedial dan pengayaan rutin berbasis hasil evaluasi belajar.
5. Standar Pendidik dan Tenaga Kependidikan
Kondisi Saat Ini:
Sebagian besar guru sudah berkualifikasi S1, namun masih perlu
peningkatan kompetensi digital dan profesional berkelanjutan.
Strategi Ke Depan:
Meningkatkan kompetensi pedagogik dan digital guru melalui pelatihan
TIK dan workshop e-learning.
Mendorong guru mengikuti sertifikasi profesi dan pengembangan karier.
Mengadakan pelatihan leadership dan manajemen kelas bagi guru muda.
Memberikan apresiasi dan penghargaan (reward) bagi guru berprestasi.
6. Standar Sarana dan Prasarana
Kondisi Saat Ini:
Fasilitas belajar masih terbatas, terutama laboratorium dan ruang baca digital.
Strategi Ke Depan:
Membangun laboratorium IPA dan ruang multimedia.
Mengembangkan perpustakaan digital dan pojok baca di setiap kelas.
Melengkapi sarana TIK dan jaringan internet untuk pembelajaran hybrid.
Menyediakan ruang OSIS, ruang UKS, dan area kegiatan
ekstrakurikuler.
Melakukan kerjasama dengan pihak ketiga (CSR, alumni, masyarakat)
untuk pengadaan sarana.
7. Standar Pengelolaan (Manajemen Madrasah)
Kondisi Saat Ini:
Manajemen sudah berjalan baik dan transparan, namun perlu peningkatan
pada aspek digitalisasi dan partisipasi masyarakat.
Strategi Ke Depan:
Mengoptimalkan penggunaan aplikasi e-RKAM dan EDM untuk
perencanaan dan pelaporan.
Meningkatkan partisipasi masyarakat, komite, dan orang tua dalam
pengambilan keputusan strategis.
Menyusun rencana strategis jangka menengah (RKJM) yang berorientasi
pada mutu dan akuntabilitas.
Membangun branding madrasah unggul dan berkarakter religius.
8. Standar Pembiayaan
Kondisi Saat Ini:
Pendanaan cukup stabil, tetapi masih bergantung pada dana BOS dan BOP.
Strategi Ke Depan:
Mencari sumber pendanaan alternatif melalui kerja sama dengan alumni,
dunia usaha, dan lembaga mitra.
Mengembangkan unit usaha madrasah (koperasi siswa, bazar, dan
produk kreatif).
Meningkatkan efisiensi dan akuntabilitas penggunaan anggaran.
Memastikan seluruh dana digunakan langsung untuk peningkatan mutu
pembelajaran.
Strategi Terpadu Penguatan Madrasah (Lintas Bidang)
Bidang Fokus Strategi Utama Indikator Keberhasilan
Peningkatan Mutu Pembelajaran berbasis proyek, Nilai asesmen meningkat tiap
Akademik literasi, dan numerasi tahun
Karakter dan Penguatan ibadah, 5S, PHBI, dan 100% siswa aktif kegiatan religius
Religiusitas Ta’lim Muta’allim
Digitalisasi Implementasi e-RKAM, EDM, Madrasah paperless & transparan
Madrasah dan pembelajaran digital
Kemandirian dan Unit usaha siswa, lomba akademik Peningkatan prestasi kabupaten–
Prestasi & non-akademik provinsi
Kemitraan dan Kolaborasi dengan alumni, komite, Madrasah dikenal sebagai
Branding masyarakat lembaga unggul dan religius
G. PROGRAM UNGGULAN MTs TONJONGSARI
1. Program Penguatan Karakter dan Religiusitas
Tujuan: Membentuk peserta didik yang beriman, bertakwa, dan berakhlakul
karimah.
Kegiatan Unggulan:
Pembiasaan Salat Dhuha dan Zuhur berjamaah setiap hari.
Tadarus Al-Qur’an dan Tahsin sebelum pelajaran.
Infaq Jumat dan Kajian Kitab Ta’lim Muta’allim.
Peringatan Hari Besar Islam (PHBI) seperti Maulid, Isra Mi’raj, Tahun
Baru Islam.
Penerapan budaya 5S (Senyum, Salam, Sapa, Sopan, Santun).
Hasil: Terbentuk budaya religius yang kuat dan meningkatnya kedisiplinan warga
madrasah.
2. Program Literasi dan Numerasi Madrasah
Tujuan: Meningkatkan kemampuan literasi baca-tulis dan numerasi siswa
sesuai standar nasional.
Kegiatan Unggulan:
Gerakan “Madrasah Gemar Membaca” dengan pojok baca di setiap kelas.
Kegiatan literasi pagi 10 menit sebelum pelajaran.
Pelatihan menulis kreatif dan lomba karya tulis ilmiah.
Kelas numerasi interaktif melalui permainan edukatif dan konteks
kehidupan sehari-hari.
Hasil: Peningkatan kemampuan dasar siswa dalam membaca, memahami, dan
menghitung.
3. Program Pembelajaran Aktif, Kreatif, dan Berbasis Proyek (PjBL)
Tujuan: Mengembangkan keterampilan berpikir kritis, kolaboratif, dan kreatif
siswa.
Kegiatan Unggulan:
Penerapan Project Based Learning di mata pelajaran IPA, IPS, dan P5.
Projek Profil Pelajar Pancasila dan Rahmatan Lil ‘Alamin (P3RA).
Pameran hasil karya siswa di akhir semester.
Hasil: Siswa lebih aktif dan mandiri dalam pembelajaran, dengan hasil karya
nyata.
4. Program Digitalisasi Pembelajaran dan Manajemen Madrasah
Tujuan: Mewujudkan madrasah berbasis teknologi dan informasi.
Kegiatan Unggulan:
Implementasi EDM dan e-RKAM dalam perencanaan dan pelaporan.
Pemanfaatan media digital dalam pembelajaran oleh seluruh guru.
Pelatihan TIK bagi guru dan tenaga kependidikan.
Pembuatan website dan media informasi madrasah.
Hasil: Pengelolaan madrasah lebih transparan, efisien, dan pembelajaran lebih
interaktif.
5. Program Pengembangan Prestasi Akademik dan Non-Akademik
Tujuan: Meningkatkan prestasi siswa di bidang akademik, olahraga, seni, dan
keagamaan.
Kegiatan Unggulan:
Pembinaan intensif Olimpiade Sains dan KSM (Kompetisi Sains
Madrasah).
Bimbingan lomba karya ilmiah remaja dan pramuka.
Ekskul olahraga dan seni budaya daerah.
Program “Satu Siswa Satu Prestasi”.
Hasil: Peningkatan jumlah siswa berprestasi di tingkat kabupaten dan provinsi.
6. Program Madrasah Sehat, Hijau, dan Ramah Lingkungan
Tujuan: Menciptakan lingkungan madrasah yang bersih, sehat, dan nyaman.
Kegiatan Unggulan:
Gerakan Jumat Bersih dan Hijau (Go Green Madrasah).
Bank Sampah Madrasah dan kegiatan daur ulang.
Kantin sehat dan bebas plastik.
Lomba kebersihan antar kelas.
Hasil: Lingkungan madrasah bersih, nyaman, dan siswa lebih peduli terhadap
kelestarian alam.
7. Program Kemitraan dan Keterlibatan Masyarakat
Tujuan: Membangun kerja sama sinergis antara madrasah, komite, dan
masyarakat.
Kegiatan Unggulan:
Rapat koordinasi komite dan wali siswa setiap semester.
Kegiatan “Orang Tua Mengajar” untuk berbagi pengalaman dan motivasi.
Kerja sama dengan alumni dan lembaga keagamaan untuk bantuan sarana.
Hasil: Partisipasi masyarakat meningkat dan dukungan terhadap madrasah
semakin kuat.
8. Program Kewirausahaan dan Kemandirian Madrasah
Tujuan: Membentuk siswa yang mandiri dan berjiwa wirausaha.
Kegiatan Unggulan:
Pelatihan kewirausahaan siswa (kerajinan, kuliner, desain digital).
Bazar produk siswa pada kegiatan madrasah.
Koperasi Siswa dan Dana Sosial Madrasah.
Hasil: Siswa memiliki kemampuan wirausaha dasar dan madrasah mulai
mandiri secara finansial.
Kesimpulan Program Unggulan MTs Tonjongsari
No Bidang Program Fokus Utama Hasil yang Diharapkan
1 Penguatan Religiusitas Pembiasaan ibadah dan Peserta didik berkarakter
akhlak islami
2 Literasi dan Numerasi Gerakan membaca & Siswa literat dan cakap
berhitung numerik
3 Pembelajaran Berbasis Proyek Kreativitas dan kolaborasi Siswa aktif & berpikir kritis
4 Digitalisasi Madrasah e-RKAM, EDM, media Madrasah modern &
digital transparan
5 Prestasi Akademik & Lomba, KSM, seni, Madrasah berprestasi tinggi
Nonakademik olahraga
6 Madrasah Sehat & Hijau Kebersihan & lingkungan Lingkungan sehat & asri
7 Kemitraan & Masyarakat Kolaborasi & partisipasi Dukungan eksternal
meningkat
8 Kewirausahaan Kemandirian ekonomi Siswa produktif & kreatif
BAB III
ANALISIS KONDISI MADRASAH
A. Evaluasi Diri Madrasah
Kode Aspek SKPM Hasil Rekomendasi
A Budaya 92.7 Sangat Budaya Kedisiplinan madrasah
kedisiplinan bagi Baik Sangat Baik. Madrasah perlu
warga madrasah mempertahankan kinerja tersebut dan
memilih program dan kegiatan yang
berkaitan dengan standar kompetensi
lulusan (SKL), standar isi (SI),
standar proses (SPR), standar
penilaian (SPN), standar sarana dan
prasarana (SSP), standar pendidik dan
tenaga kependidikan (SPTK), dan
standar pengelolaan (SPL) untuk
mempertahankan. Pilihlah daftar
program/ kegiatan untuk dianggarkan
dalam RKAM
B Budaya melakukan 87.5 Sangat Budaya untuk pengembangan diri
pengembangan diri Baik bagi pendidik dan tenaga
bagi guru dan kependidikan madrasah terkategori
tenaga SANGAT BAIK. Madrasah perlu
kependidikan memprioritaskan program dan
kegiatan yang berkaitan dengan
pendidik dan tenaga kependidikan,
standar proses (SPR), standar
pendidik dan tenaga kependidikan
(SPTK), standar pengelolaan (SPL),
standar pembiayaan (SB) untuk
meningkatkan mutu madrasah.
Pilihlah daftar program/ kegiatan
untuk dianggarkan dalam RKAM
C Budaya guru 91 Sangat Budaya melaksanakan proses
melakukan Baik pembelajaran yang benar kategori
penyiapan, SANGAT BAIK. Madrasah perlu
pelaksanaan dan mempertahankan kinerja tersebut dan
penilaian atas memilih program dan kegiatan yang
proses berkaitan dengan standar kompetensi
pembelajaran lulusan (SKL), standar isi (SI),
standar proses (SPR), standar
penilaian (SPN), standar sarana dan
prasarana (SSP), standar pengelolaan
(SPL) untuk mempertahankan mutu
madrasah . Pilihlah daftar program/
kegiatan untuk dianggarkan dalam
RKAM
D Budaya madrasah 85 Sangat Budaya menyediakan dan merawat
menyediakan Baik sarana dan prasarana pembelajaran di
sarana belajar madrasah BAIK. Madrasah perlu
untuk guru dan mempertahankan kinerja tersebut dan
siswa memilih program dan kegiatan yang
berkaitan dengan standar isi
(SI),standar proses (SPR), standar
penilaian (SPN), standar sarana dan
prasarana (SSP), standar pengelolaan
(SPL) untuk mempertahankan atau
meningkatkan mutu madrasah.
Pilihlah daftar program/ kegiatan
untuk dianggarkan dalam RKAM
E Budaya madrasah 85 Sangat Budaya merencanakan dan mengelola
melakukan Baik sumber dana/biaya yang transparan
pengelolaan dan akuntabel di madrasah SANGAT
anggaran yang BAIK. Madrasah perlu
transparan dan memprioritaskan program dan
berorientasi pada kegiatan yang berkaitan dengan
peningkatan mutu standar pendidik dan tenaga
kependidikan (SPTK), standar sarana
dan prasarana (SSP), standar
pengelolaan (SPL), standar
pembiayaan (SB) untuk
mempertahankann mutu madrasah.
Pilihlah daftar program/ kegiatan
untuk dianggarkan dalam RKAM
Laporan dari Setiap Indikator
Kode Deskripsi Soal Jawaban Deskripsi Jawaban Bobot Skor Penilaian
Soal Tertimbang
A.1 Siswa 4 - Selama 2 4 16
menunjukkan semester
perilaku religius terakhir,
dalam aktifitas 90%-100%
sehari-hari di siswa
madrasah mengikuti
kegiatan
sholat
berjamaah,
tadarus
bersama,
infaq
mingguan,
dan ibadah
rutin lainnya.
- Ada
keterang
an
alasan
ketidakik
utsertaan
A.2 Guru hadir di 3 - Selama 2 4 12
madrasah semester terakhir,
melakukan 95-100% guru hadir
fungsi di madrasah sesuai
pembelajaran, kalender akademik
pembimbingan, untuk melakukan
dan pelatihan fungsi
sesuai jadwal dan pembelajaran,
waktu yang pembimbingan,
ditetapkan oleh dan pelatihan
madrasah baik sesuai jadwal dan
secara daring waktu yang
maupun luring ditetapkan oleh
madrasah
- Guru yang
tidak hadir
tidak
digantikan
oleh guru lain
sehingga
mengganggu
proses
pembelajaran
A.3 Kepala madrasah 4 - Selama 2 3 12
atau guru senior semester
yang ditugasi terakhir, kepala
dengan Surat madrasah atau
Keputusan (SK) guru senior yang
melakukan ditugasi
supervisi melaksanakan
proses supervisi dan
pembelajaran menindaklanjuti
terhadap seluruh hasil supervisi
guru kepada semua
guru
A.4 Siswa 4 - Selama 2 semester 4 16
menunjukkan terakhir, 90%-100%
budaya Siswa menunjukkan
berkomunikasi budaya
efektif baik berkomunikasi
luring ataupun efektif
daring, berpikir baik luring ataupun
kritis dan daring, berpikir
pemecahan kritis dan
masalah, kreatif pemecahan
dan inovatif, masalah, kreatif dan
serta dapat inovatif, serta dapat
berkolaborasi berkolaborasi dalam
dalam aktifitas aktifitas sehari-hari
sehari-hari - Terdapat
sedikitnya 1 prestasi
siswa dalam
berbagai lomba
akademik dan/ non
akademik di tingkat
internasional
dan/atau 3 prestasi
siswa di tingkat
nasional.
A.5 Siswa aktif 3 - Dalam 2 3 9
membaca/ semester
meminjam buku terakhir, 80%-
yang tersedia di <90% siswa
perpustakaan membaca/
(termasuk meminjam buku
perpustakaan yang tersedia di
digital/ruang perpustakaan
baca/pojok baca) (termasuk
perpustakaan
digital/ruang
baca/ pojok
baca)
A.6 Madrasah terbiasa 4 - Madrasah 3 12
melaksanakan terbiasa
evaluasi terhadap melaksanakan
kinerja pendidik evaluasi
dan tenaga terhadap kinerja
kependidikan pendidik dan
tenaga
kependidikan,
meliputi 5 aspek
sebagai berikut:
1) kesesuaian
penugasan dengan
keahlian,
2) keseimbangan
beban kerja,
3) keaktifan
4) pencapaian
prestasi,
5) keikutsertaan
dalam berbagai
kompetisi tingkat
nasional dan
internasional
A.7 Madrasah secara 4 - Dalam 2 3 12
rutin semester
terakhir,
Kode Deskripsi Soal Jawaban Deskripsi Bobot Skor Penilaian
Soal Jawaban Tertimbang
melakukan madrasah
pertemuan dengan melakukan
guru dan tenaga pertemuan rutin
kependidikan, dengan guru,
komite tenaga
madrasah/perwaki kependidikan,
lan orang tua, dan dan komite
yayasan (khusus madrasah/perwa
madrasah swasta) kilan ortu, dan
untuk melakukan yayasan (khusus
evaluasi diri madrasah
terhadap kinerja swasta) 3x atau
madrasah dalam lebih per tahun
rangka
pemenuhan 8
standar Nasional
Pendidikan baik
secara daring
maupun luring
B.1 Kepala Madrasah 3 - Dalam 2 3 9
aktif mengikuti semester
kegiatan terakhir, kepala
pengembangan madrasah
diri mengikuti
kegiatan sejenis
pelatihan/
workshop/perte
muan (termasuk
pada kelompok
kerja madrasah)
dalam rangka
peningkatan
kompetensi
kepala madrasah
2x per tahun
B.2 Guru aktif 3 - Dalam 2 4 12
mengikuti KKG/ semester
MGMP atau terakhir, 80%-
kegiatan sejenis <90% guru
pelatihan/worksho secara aktif
p dalam rangka mengikuti
peningkatan kegiatan
kompetensi baik KKG/MGMP
secara daring atau kegiatan
maupun luring sejenis
pelatihan/
workshop dalam
rangka
peningkatan
kompetensi
B.3 Kepala Madrasah 4 - Dalam satu 4 16
membuat tahun anggaran,
perencanaan 80-100% guru
program direncanakan
peningkatan mutu mengikuti
pembelajaran bagi program
guru peningkatan
mutu
Kode Deskripsi Soal Jawaban Deskripsi Bobot Skor Penilaian
Soal Jawaban Tertimbang
B.4 Tenaga 4 - Dalam 2 3 12
kependidikan di semester
madrasah aktif terakhir, 80%
mengikuti s.d. 100%
kegiatan sejenis tenaga
pelatihan/ kependidikan
workshop/ bimtek mengikuti
dalam rangka kegiatan
peningkatan pelatihan/
kompetensi dan workshop/bimte
keterampilan baik k dalam rangka
secara daring peningkatan
maupun luring kompetensi dan
keterampilan
teknis
C.1 Guru 4 - 90%-100% 4 16
mengembangkan guru telah
Perangkat mengembangka
Pembelajaran n perangkat
sesuai ketentuan pembelajaran
yang berlaku sesuai ketentuan
(Prota, Prosem, yang berlaku
RPP, Media, dsb.) (Prota, Prosem,
RPP, Media,
dsb.)
C.2 Guru 4 - Lebih dari 4 16
menggunakan 90% guru telah
metode menggunakan
pembelajaran metode
yang sesuai pembelajaran
karakteristik yang bervariasi
siswa dan materi sesuai dengan
pembelajaran karakteristik
siswa dan materi
pembelajaran
melalui
ceramah,
demonstrasi,
diskusi, belajar
mandiri,
simulasi, curah
pendapat, studi
kasus, seminar,
tutorial,
deduktif, dan
induktif
C.3 Guru 3 - 80%-<90% 3 9
menggunakan guru
media menggunakan
pembelajaran media
(termasuk media pembelajaran
berbasis TIK) yang sesuai
yang sesuai karakteristik
karakteristik siswa dan materi
siswa dan materi pembelajaran
pembelajaran
C.4 Guru melakukan 3 - 80%-<90% 3 9
penilaian otentik guru melakukan
dalam proses penilaian
pembelajaran otentik, yaitu
menilai
kesiapan siswa,
proses, dan hasil
Kode Deskripsi Soal Jawaban Deskripsi Bobot Skor Penilaian
Soal Jawaban Tertimbang
belajar secara
utuh sehingga
akan
menggambarkan
kapasitas, gaya,
dan perolehan
belajar siswa
yang mampu
menghasilkan
dampak
instruksional
pada aspek
pengetahuan,
ketrampilan dan
dampak
pengiring pada
aspek sikap
C.5 Guru melakukan 4 - 90%-100% 4 16
penilaian terhadap guru
siswa melaksanakan
penilaian hasil
belajar dalam
bentuk: (1) PH,
PTS dan PAS,
(2) pengamatan,
dan (3)
penugasan
kepada seluruh
siswa
C.6 Guru 4 - 90%-100% 4 16
memanfaatkan guru
hasil penilaian memanfaatkan
untuk hasil penilaian
perencanaan untuk
program remedial, merencanakan
pengayaan dan program
perbaikan proses remedial,
pembelajaran pengayaan, dan
pelayanan
konseling.
Selain itu, hasil
penilaian
dimanfaatkan
sebagai bahan
untuk
memperbaiki
proses
pembelajaran
sesuai Standar
Penilaian
Pendidikan
C.7 Madrasah 3 - Selama 2 3 9
menyelenggaraka semester
n kegiatan terakhir,
remedial dan/atau madrasah
pengayaan secara menyelenggara
rutin kan kegiatan
remedial
dan/atau
pengayaan
secara rutin
sesuai jadwal
yang
ditetapkan
- 80%-<90%
siswa
mengikuti
remedial
dan/atau
pengayaan
sesuai jadwal
Kode Deskripsi Soal Jawaban Deskripsi Bobot Skor Penilaian
Soal Jawaban Tertimbang
D.1 Madrasah 3 - 90%-<100% 3 9
menyediakan buku teks dan
Buku teks dan bacaan mata
bacaan, baik cetak pelajaran
maupun digital dalam bentuk
cetakan
dan/atau digital
tersedia di
madrasah
D.2 Madrasah 3 - 80%-<90% 3 9
menyediakan media/alat
Media/alat peraga/ alat
peraga/alat bantu bantu proses
proses pembelajaran
pembelajaran non-digital
dalam bentuk tersedia di
non-digital madrasah
D.3 Madrasah 3 - 80%-<90% 3 9
menyediakan media/alat
Media/alat peraga/ alat
peraga/alat bantu bantu proses
proses pembelajaran
pembelajaran digital tersedia
dalam bentuk di madrasah
digital
D.4 Guru 4 - 100% guru 3 12
menggunakan menggunakan
buku teks dalam buku teks
bentuk cetakan dan/atau buku
dan/atau digital digital dalam
dalam proses proses
pembelajaran pembelajaran
D.5 Siswa 4 - 100% siswa 3 12
menggunakan menggunakan
buku teks dalam buku teks
bentuk cetakan dan/atau buku
dan/atau digital digital dalam
dalam proses proses
pembelajaran pembelajaran
E.1 Madrasah 4 - Perencanaan 4 16
menggunakan dan
aplikasi EDM dan pengelolaan
e-RKAM dalam keuangan telah
menyusun disusun
perencanaan menggunakan
kegiatan dan aplikasi EDM
melakukan dan e-RKAM
pengelolaan dan disahkan
keuangan oleh kepala
madrasah madrasah, dan
dalam
penyusunan
EDM dan
RKAM
melibatkan
guru, tenaga
kependidikan,
komite
madrasah dan
yayasan (bagi
madrasah
swasta)
Kode Deskripsi Soal Jawaban Deskripsi Bobot Skor Penilaian
Soal Jawaban Tertimbang
E.2 Madrasah 3 - Madrasah 3 9
menyediakan menyediakan
bantuan biaya bantuan biaya
bagi guru dan kepada 80%-
tenaga <90% guru dan
kependidikan tenaga
untuk mengikuti kependidikan
kegiatan yang
penguatan mengikuti
kapasitas yang kegiatan
dilaksanakan di penguatan
luar madrasah kapasitas yang
dilaksanakan
di luar
madrasah
E.3 Madrasah telah 3 - Selama 1 3 9
membuat laporan tahun
keuangan dan terakhir
dilaporkan kepada madrasah
orang tua telah
siswa/masyarakat membuat
laporan
keuangan
- Madrasah
menyampaikan
laporan
keuangan
kepada orang tua
siswa melalui
komite madrasah
Analisis SWOT berdasarkan EDM:
1. Kekuatan: Guru berkualifikasi baik, dukungan masyarakat tinggi, lingkungan
kondusif.
2. Kelemahan: Sarana prasarana terbatas, literasi belum optimal, TIK belum
merata.
3. Peluang: Dukungan program pemerintah, kerjasama dengan pihak luar,
perkembangan teknologi.
4. Ancaman: Persaingan antar lembaga, pengaruh negatif media sosial, perubahan
regulasi.
B. Analisis Lingkungan Strategis
1. Analisis Lingkungan Internal
Kondisi obyektif menunjukkasn bahwa keberadaan madrasah bila ditinjau pada aspek
Standar Nasional Pendidikan sebagai berikut:
1. Standar Kompetensi Lulusan (SKL)
Kondisi Obyektif: Lulusan MTs Tonjogsari memiliki kompetensi spiritual yang baik
dan nilai-nilai moral yang kuat. Namun, masih terdapat tantangan dalam mencapai
kompetensi akademik dan keterampilan abad 21 (kreativitas, kolaborasi,
komunikasi, dan pemecahan masalah).
Strategi:
a. Meningkatkan kualitas pembelajaran yang berfokus pada pengembangan
keterampilan abad 21.
b. Mengadakan pelatihan guru untuk menerapkan metode pembelajaran yang
inovatif.
2. Standar Isi
Kondisi Obyektif: Kurikulum yang digunakan sudah mengacu pada kurikulum
nasional, tetapi perlu penyesuaian untuk lebih sesuai dengan kebutuhan lokal dan
tren global.
Strategi:
a. Melakukan revisi kurikulum untuk mengintegrasikan kearifan lokal dan isu-
isu global.
b. Menambahkan materi yang relevan dengan perkembangan teknologi dan ilmu
pengetahuan terbaru.
3. Standar Proses
Kondisi Obyektif: Proses pembelajaran di MTs Tonjongsari masih cenderung
tradisional dengan pendekatan ceramah dominan. Keterlibatan siswa dalam
pembelajaran masih kurang.
Strategi:
a. Mengimplementasikan model pembelajaran aktif, kreatif, dan kolaboratif
seperti metode Discovery Learning dan Project-Based Learning.
b. Melakukan pendampingan dan pelatihan bagi guru untuk meningkatkan
keterampilan dalam menggunakan metode pembelajaran yang lebih interaktif.
4. Standar Penilaian
Kondisi Obyektif: Penilaian yang dilakukan cenderung berfokus pada aspek kognitif,
sementara penilaian aspek afektif dan psikomotorik kurang mendapatkan perhatian.
Strategi:
a. Mengembangkan instrumen penilaian yang lebih holistik, meliputi aspek
kognitif, afektif, dan psikomotorik.
b. Melakukan pelatihan bagi guru dalam penerapan penilaian autentik.
5. Standar Pendidik dan Tenaga Kependidikan
Kondisi Obyektif: Sebagian besar pendidik sudah memiliki kualifikasi akademik
yang memadai, namun masih ada kebutuhan untuk pengembangan profesional yang
berkelanjutan.
Strategi:
a. Mengadakan program pelatihan dan pengembangan profesional secara rutin
untuk meningkatkan kompetensi guru.
b. Mendorong partisipasi guru dalam seminar dan workshop untuk
meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mereka.
6. Standar Sarana dan Prasarana
Kondisi Obyektif: Sarana dan prasarana di MTs Tonjongsari kurang memadai,
karena masih ada kekurangan dalam hal fasilitas ruangan kelas, Laboratorium,
ruangan OSIS, teknologi dan lT penunjang yang sangat mendukung pembelajaran
berbasis sains dan teknologi.
Strategi:
a. Menambah rombel kelas
b. Meningkatkan fasilitas teknologi informasi dan komunikasi di sekolah.
c. Mengusulkan pembangunan laboratorium sains.
7. Standar Pengelolaan
Kondisi Obyektif: Manajemen madrasah sudah berjalan dengan baik, namun masih
perlu ditingkatkan dalam hal keterbukaan informasi dan pelibatan semua pemangku
kepentingan.
Strategi:
a. Mengimplementasikan sistem manajemen yang lebih transparan dan
partisipatif.
b. Meningkatkan keterlibatan orang tua dan masyarakat dalam pengambilan
keputusan strategis.
8. Standar Pembiayaan
Kondisi Obyektif: Pembiayaan pendidikan di MTs Tonjogsari cukup stabil, namun
ada tantangan dalam memperoleh sumber dana tambahan untuk program
pengembangan sekolah.
Strategi:
a. Menggali sumber dana alternatif melalui kerjasama dengan pihak swasta atau
alumni.
b. Meningkatkan efisiensi pengelolaan anggaran untuk mendukung
program prioritas madrasah.
2. Analisis Swot dari Setiap Indikator
a. Standar Kompetensi Lulusan (SKL)
Strengths (Kekuatan):
Lulusan memiliki kompetensi spiritual dan moral yang kuat.
Program penguatan karakter religius melalui kegiatan keagamaan rutin
berjalan baik.
Weaknesses (Kelemahan):
Kemampuan akademik dan keterampilan abad 21 (kolaborasi, komunikasi,
kreativitas) belum optimal.
Kurangnya pembelajaran berbasis proyek dan praktik kontekstual.
Opportunities (Peluang):
Dukungan masyarakat religius di sekitar madrasah.
Program pemerintah seperti Profil Pelajar Pancasila dan Madrasah Reform
yang mendukung penguatan karakter.
Threats (Ancaman):
Persaingan dengan sekolah lain yang menawarkan program berbasis
teknologi dan bilingual.
Perubahan kurikulum yang cepat menuntut adaptasi guru secara terus-
menerus.
b. Standar Isi
Strengths:
Kurikulum nasional sudah diterapkan.
Ada integrasi nilai-nilai keislaman dalam materi pembelajaran.
Weaknesses:
Belum sepenuhnya terintegrasi dengan kebutuhan lokal dan tren global.
Kurangnya modul digital yang relevan dengan konteks madrasah.
Opportunities:
Kemungkinan pengembangan kurikulum lokal berbasis budaya pesantren.
Dukungan platform Merdeka Mengajar dan Madrasah Digital Learning.
Threats:
Keterbatasan tenaga ahli dalam pengembangan kurikulum berbasis lokal.
Ketergantungan pada kurikulum nasional yang kurang fleksibel.
c. Standar Proses
Strengths:
Guru memiliki komitmen tinggi terhadap proses pembelajaran.
Ada pengawasan rutin oleh kepala madrasah dan guru senior.
Weaknesses:
Dominasi metode ceramah dan kurangnya pembelajaran aktif.
Penggunaan TIK masih terbatas di ruang kelas.
Opportunities:
Akses pelatihan guru dan MGMP (Musyawarah Guru Mata Pelajaran).
Dukungan BOS untuk inovasi metode pembelajaran interaktif.
Threats:
Adaptasi guru terhadap teknologi masih lambat.
Beban administrasi tinggi mengurangi fokus guru pada inovasi pembelajaran.
d. Standar Penilaian
Strengths:
Penilaian kognitif sudah rutin dan terstruktur.
Guru mulai menerapkan sistem penilaian autentik.
Weaknesses:
Aspek afektif dan psikomotorik belum maksimal diukur.
Kurangnya pelatihan tentang penilaian berbasis proyek.
Opportunities:
Adanya pelatihan penilaian autentik dari Kemenag dan platform digital.
Penggunaan aplikasi penilaian berbasis TIK.
Threats:
Perbedaan pemahaman guru dalam implementasi penilaian otentik.
Keterbatasan sarana evaluasi digital.
e. Standar Pendidik dan Tenaga Kependidikan
Strengths:
Sebagian besar guru telah berkualifikasi S1 dan berpengalaman.
Terdapat budaya pengembangan diri melalui pelatihan dan workshop.
Weaknesses:
Masih ada guru yang belum mengikuti sertifikasi atau pelatihan lanjutan.
Minimnya kaderisasi tenaga kependidikan muda.
Opportunities:
Banyak program pelatihan daring gratis dari Kemenag dan Kemendikbud.
Dukungan yayasan untuk peningkatan profesionalisme guru.
Threats:
Pergantian guru senior menjelang pensiun dapat menimbulkan kekosongan
keahlian.
Tuntutan teknologi yang cepat berubah memerlukan pembelajaran
berkelanjutan
f. Standar Sarana dan Prasarana
Strengths:
Memiliki ruang kelas dalam kondisi baik dan luas lahan cukup besar.
Fasilitas ibadah memadai untuk kegiatan religius.
Weaknesses:
Tidak memiliki laboratorium sains dan ruang UKS.
Fasilitas TIK dan perpustakaan digital belum tersedia.
Opportunities:
Peluang bantuan dari pemerintah atau CSR untuk pembangunan lab dan
sarana IT.
Dukungan masyarakat untuk pengembangan fisik madrasah.
Threats:
Keterbatasan dana BOS untuk pembangunan fisik besar.
Persaingan dengan madrasah yang memiliki fasilitas lebih modern
g. Standar Pengelolaan
Strengths:
Sistem manajemen madrasah berjalan baik dan transparan.
Ada pelibatan komite sekolah dan yayasan dalam pengambilan keputusan.
Weaknesses:
Pelibatan masyarakat dalam kebijakan strategis masih terbatas.
Belum maksimal dalam penerapan manajemen berbasis digital (e-RKAM).
Opportunities:
Platform EDM dan e-RKAM mendukung akuntabilitas.
Kemitraan dengan lembaga pendidikan dan pemerintah daerah.
Threats:
Risiko keterlambatan dalam pelaporan keuangan jika SDM kurang terampil.
Perubahan regulasi BOS/BOP dapat memengaruhi stabilitas anggaran
h. Standar Pembiayaan
Strengths:
Dana BOS dan bantuan pemerintah berjalan lancar.
Pengelolaan keuangan cukup transparan dan akuntabel.
Weaknesses:
Ketergantungan tinggi pada dana BOS.
Minimnya sumber pendanaan mandiri seperti donasi alumni atau usaha
madrasah.
Opportunities:
Potensi kerja sama dengan alumni dan dunia usaha.
Adanya program bantuan sarana dari Kemenag untuk madrasah berprestasi.
Threats:
Fluktuasi kebijakan pendanaan dari pemerintah.
Risiko keterlambatan pencairan dana BOS.
BAB IV
RENCANA KERJA MADRASAH
A. Struktur Organisasi Madrasah
Pedoman madrasah digunakan sebagai petunjuk pelaksanaan operasional yang berada di
Madrasah Tsanawiyah Tonjongsari. Pada periode tahun pelajaran 2024/2025 sampai 2027/2028,
mempunyai struktur madrasah sebagai berikut :
Tujuan Umum Rencana Kerja Madrasah Periode 2024/2025–2028/2029
1. Meningkatkan kualitas keimanan, akhlak, dan karakter seluruh warga madrasah.
2. Meningkatkan mutu pembelajaran berbasis teknologi dan karakter Islami.
3. Meningkatkan profesionalisme guru dan tenaga kependidikan.
4. Mengoptimalkan tata kelola madrasah berbasis digital dan partisipatif.
5. Mengembangkan sumber pendanaan dan kemandirian madrasah.
6. Mengoptimalkan sarana prasarana pembelajaran dan lingkungan madrasah yang
hijau.
7. Mengembangkan sistem manajemen berbasis digital (EDM & e-RKAM).
8. Meningkatkan prestasi akademik dan nonakademik siswa.
9. Menguatkan kemitraan dengan masyarakat, alumni, dan lembaga pendidikan.
10. Mewujudkan madrasah yang mandiri dan berdaya saing.
B. Rencana Kegiatan Berdasarkan Tahun Pelajaran
Tahun Fokus Pengembangan Rencana Kegiatan Indikator
Pelajaran Utama Keberhasilan
2024/2025 Penguatan Karakter & - Pembiasaan salat dhuha, 100% guru mampu
Pondasi Digitalisasi tadarus, PHBI menggunakan media
- Revisi Kurikulum digital
Operasional Madrasah 90% siswa aktif
(KOM) kegiatan keagamaan
- Pelatihan TIK guru
- Supervisi akademik &
pelatihan PjBL
2025/2026 Peningkatan Mutu - Implementasi Nilai ANBK meningkat
Akademik dan pembelajaran berbasis ≥5%
Pembelajaran Aktif proyek (P5RA) Siswa aktif dalam
- Penguatan literasi & projek dan lomba
numerasi akademik
- Pengembangan bank
soal berbasis HOTS
- Expo hasil karya siswa
2026/2027 Digitalisasi Manajemen - Optimalisasi e-RKAM Seluruh laporan
dan Pelaporan & EDM keuangan digital &
- Penggunaan e-Raport transparan
- Pengembangan website Sistem manajemen
madrasah digital berjalan 100%
- Pelatihan bendahara &
tendik digital
2027/2028 Pengembangan Sarpras - Pembangunan Fasilitas belajar lengkap
& Lingkungan Hijau laboratorium IPA & ruang & ramah lingkungan
multimedia Lingkungan madrasah
- Perpustakaan digital & bersih & sehat
taman literasi
- Program Madrasah
Hijau dan Bank Sampah
- Renovasi ruang belajar
& sanitasi
2028/2029 Kemandirian & Branding - Pengembangan koperasi Madrasah dikenal
Madrasah Unggul siswa & unit usaha sebagai lembaga unggul
madrasah Sumber dana mandiri
- Bazar produk siswa dan terbentuk minimal 1 unit
expo tahunan usaha
- Lomba akademik, seni,
dan keagamaan tingkat
provinsi
- Kemitraan dengan
alumni & masyarakat
C. Rencana Program Berdasarkan 8 Standar Nasional Pendidikan (SNP)
Standar Program Utama Kegiatan Strategis 2024–2029
1. SKL Penguatan Karakter dan Salat berjamaah, tadarus, kajian kitab,
Religiusitas 5S, PHBI
2. Standar Isi Pengembangan Kurikulum & Penyusunan KOM, integrasi nilai Islam,
Muatan Lokal modul ajar digital
3. Standar Proses Inovasi Pembelajaran Aktif Pelatihan guru PAKEM, PjBL, Expo
karya siswa
4. Standar Digitalisasi Evaluasi Pelatihan asesmen autentik, e-Raport,
Penilaian Pembelajaran bank soal HOTS
5. Pendidik & Peningkatan Kompetensi MGMP internal, IHT, PKG, sertifikasi
Tendik Profesional guru
6. Sarana & Modernisasi Fasilitas Madrasah Laboratorium IPA, ruang multimedia,
Prasarana taman hijau
7. Pengelolaan Digitalisasi Manajemen & e-RKAM, EDM, rapat evaluasi triwulan,
Transparansi publikasi keuangan
8. Pembiayaan Kemandirian dan Akuntabilitas Koperasi siswa, bazar produk, dana
alumni & CSR
D. Indikator Keberhasilan Umum
1. 100% siswa berpartisipasi dalam kegiatan keagamaan dan penguatan karakter.
2. Nilai asesmen nasional dan ujian madrasah meningkat ≥5% setiap tahun.
3. 90% guru menggunakan teknologi dalam pembelajaran.
4. Madrasah memiliki laboratorium IPA dan perpustakaan digital aktif.
5. Sistem e-RKAM dan EDM berjalan penuh setiap tahun pelajaran.
6. Minimal 5 prestasi akademik atau nonakademik di tingkat kabupaten/provinsi per
tahun.
7. Terwujudnya 1–2 unit usaha mandiri madrasah sebelum tahun 2029.
E. Penanggung Jawab Program
Jabatan Peran / Tanggung Jawab
Kepala Madrasah Koordinator utama pelaksanaan seluruh program
Waka Kurikulum Pengelolaan kurikulum dan inovasi pembelajaran
Waka Kesiswaan Penguatan karakter, kedisiplinan, dan ekstrakurikuler
Waka Sarpras Pembangunan & pemeliharaan fasilitas belajar
Bendahara BOS Pengelolaan keuangan dan pelaporan e-RKAM
Komite Madrasah Mitra dalam pendanaan dan pengawasan program
Guru & Tendik Pelaksana kegiatan pembelajaran dan pengembangan
diri
Selama periode 2024/2025–2027/2028, MTs Tonjongsari berkomitmen
mengembangkan madrasah yang:
1. Religius dan berkarakter,
2. Unggul dalam prestasi dan literasi,
3. Berbasis digital dan transparan, serta
4. Mandiri dan berdaya saing tinggi.
BAB V
PENUTUP
RKJM MTs Tonjongsari Tahun Pelajaran 2024/2025–2027/2028 ini disusun
sebagai pedoman pelaksanaan program madrasah dalam jangka menengah. Dokumen ini
menjadi acuan bagi penyusunan Rencana Kerja Tahunan (RKT) dan Rencana Kegiatan
dan Anggaran Madrasah (RKAM) setiap tahun pelajaran, serta sebagai instrumen
penjaminan mutu pendidikan.