0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
9 tayangan1 halaman

Syarat Air Bersih untuk Kesehatan

Air bersih harus memenuhi tiga syarat utama: syarat fisik (jernih, tidak berbau, tidak berasa), syarat kimia (tanpa logam berat dan zat beracun, pH 6,5 - 8,5), dan syarat mikrobiologis (tanpa bakteri Coliform dan patogen lainnya). Memenuhi syarat-syarat ini penting agar air dapat digunakan sebagai air minum dan untuk kehidupan sehari-hari. Sumber referensi adalah Pasmawati et al. (2023).
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
9 tayangan1 halaman

Syarat Air Bersih untuk Kesehatan

Air bersih harus memenuhi tiga syarat utama: syarat fisik (jernih, tidak berbau, tidak berasa), syarat kimia (tanpa logam berat dan zat beracun, pH 6,5 - 8,5), dan syarat mikrobiologis (tanpa bakteri Coliform dan patogen lainnya). Memenuhi syarat-syarat ini penting agar air dapat digunakan sebagai air minum dan untuk kehidupan sehari-hari. Sumber referensi adalah Pasmawati et al. (2023).
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Syarat – syarat Air Bersih

Syarat-syarat harus dipenuhi sebuah air agar saat digunakan tidak


menimbulkan, seseorang tidak . Terdapat 3 syarat-syarat air bersih, yaitu Syarat fisik,
syarat kimia, dan syarat mikrobiologis. Syarat-syarat tersebut harus dipenuhi agar air
dapat memenuhi persyaratan untuk air minum dan digunakan untuk kehidupan
sehari-hari. Menurut Pasmawati et al. (2023), air dapat dikatakan bersih apabila telah
memenuhi persyaratan di bawah ini, yaitu:
1. Syarat fisik, yaitu air haruslah jernih, tidak berbau, tidak berasa, tidak
menimbulkan endapan dan tidak terlalu panas.
2. Syarat kimia, yaitu air tidak mengandung partikel terlarut dalam jumlah
tinggi, juga tidak terdapat logam berat misalnya Hg, Ag, Pb, Zn, Ni, tidak
terdapat zat beracun seperti senyawa hidrokarbon dan detergen, juga memiliki
derajat keasaman dengan pH 6,5 - 8,5.
3. Syarat mikrobiologis, yaitu suatu air dapat dikatakan sebagai air minum yang
layak dikonsumsi, jika dalam 100 ml tidak ditemukan bakteri Coliform (E
Coli) serta bakteri-bakteri pathogen lainnya seperti Clostridium, perfringens,
Salmonella dan lain-lain

Anda mungkin juga menyukai