0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
5 tayangan5 halaman

Cinta Sejati Melawan Perjodohan

Cerita ini mengikuti Lacey dan Jevan yang berjuang untuk cinta mereka di tengah tekanan pernikahan yang diatur oleh keluarga. Setelah berbagai konflik dan pengorbanan, mereka akhirnya mendapatkan restu untuk menikah dan membangun keluarga bahagia. Pesan utama adalah tentang kekuatan cinta dan keberanian menghadapi rintangan.

Diunggah oleh

nsela5314
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
5 tayangan5 halaman

Cinta Sejati Melawan Perjodohan

Cerita ini mengikuti Lacey dan Jevan yang berjuang untuk cinta mereka di tengah tekanan pernikahan yang diatur oleh keluarga. Setelah berbagai konflik dan pengorbanan, mereka akhirnya mendapatkan restu untuk menikah dan membangun keluarga bahagia. Pesan utama adalah tentang kekuatan cinta dan keberanian menghadapi rintangan.

Diunggah oleh

nsela5314
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

[ADEGAN 1 - 5 MENIT]

[Setting: Taman sore hari Lacey dan javen duduk berdekatan di bangku, berpegangan
tangan.]

Lacey
(Memandang Jevan penuh kasih)
"Fatir, aku takut sekali. Besok keluarga Alvarez datang untuk membahas pernikahanku
dengan Alvarez . Ayah sudah menyiapkan segalanya."

Jevan
(Memegang erat tangan Lacey )
"Kita harus berani, ceyl. Aku tidak akan membiarkan mereka memisahkan kita. Cinta kita
bukan main-main. Aku siap menghadapi apapun, bahkan harus berhadapan dengan
ayahmu."

Lacey
(Khawatir, mata berkaca-kaca)
"Tapi Ayah sudah menyetujui perjodohan ini sejak kita masih bayi. Dia sangat teguh pada
janji dan tradisi. Aku takut... takut kita tidak akan bisa bersama."

Jevan
(Menatap mata Lacey dalam-dalam)
"Dengarkan aku, acey . Cinta kita lebih kuat dari segalanya. Aku berjanji akan melamarmu
dengan cara yang baik, dengan restu kedua keluarga. Kita harus percaya."

[Tiba-tiba Liyra dan Leon muncul dengan wajah marah]

Leon
(Suara menggelegar, wajah merah)
"LACEY ! Lepaskan tangannya sekarang! Apa maksudmu berduaan dengan laki-laki lain?
Kau sudah punya calon suami!"

Liyra
(Suara sedih dan kecewa)
"Nak, kenapa kau melakukan ini? Besok keluarga Alvarez datang untuk lamaranmu! Kau
mau mempermalukan keluarga?"

Lacey
(Tetap berpegangan tangan Jevan dengan erat)
"Ayah, Ibu... aku mencintai Jevan. Aku tidak bisa menikah dengan Alvarez ! Ini hidupku!"

Jevan
(Bersujud menghadap orang tua Lacey )
"Pak, Bu... mohon izinkan kami menikah. Cinta kami tulus. Aku siap bertanggung jawab,
siap bekerja keras untuk membahagiakan Lacey ."
Leon
(Marah sambil menarik tangan Lacey )
"TIDAK AKAN PERNAH! Pulang sekarang! Dan kau, Jevan, jangan pernah mendekati
anakku lagi!"

[Lacey dipaksa pulang, Jevan berdiri terpaku, wajah penuh kepedihan]

---

[ADEGAN 2 - 5 MENIT]
[Keesokan hari. Ruang tamu rumah Lacey megah. Keluarga Alvarez (nachelle, sunghoon,
Alvarez ) sudah duduk rapi.]

nachelle
(Senyum manis pada Leon dan Liyra)
"Kami sudah siapkan semuanya. Mahar, tempat tinggal, bahkan mobil untuk pengantin baru.
Alvarez akan menjadi suami yang baik untuk Lacey ."

sunghoon
(Bsunghoon)
"Alvarez lulusan terbaik, bisnis keluarga berkembang. Mereka akan hidup bahagia."

Alvarez
(Terpaksa tersenyum, tampak gugup)
"Saya... siap menerima Lacey dengan baik."

Leon
(Senyum lebar)
"Bagus sekali! Lacey anak baik, patuh pada orang tua. Dia pasti akan menjadi istri yang
soleha."

[Lacey masuk dengan wajah pucat, didampingi Lily ]

Lily
(Berbisik pada Lacey )
"Sabar, Dik. Jangan lakukan hal nekat."

[Tiba-tiba Jevan dan orang tua nya (nara & Jeffry ) masuk dengan percaya diri]

Jevan
(Suara tegas)
"Mohon maaf mengganggu. Saya datang untuk melamar Lacey ."

Leon
(Berdiri, marah)
"Berani sekali kau masuk tanpa izin! Keluar dari sini!"

nara
(Sopan tapi tegas)
"Pak Leon , anak kami memang tidak berasal dari keluarga kaya, tapi kami menjunjung
tinggi adat dan agama. Jevan mencintai Lacey dengan tulus."

Jeffry
"Kami siap memenuhi segala persyaratan sesuai tradisi."

Alvarez
(Tiba-tiba berdiri)
"Sebenarnya... saya juga ingin mengaku sesuatu."

nachelle
(Kaget)
"Alvarez ? Apa maksudmu?"

Alvarez
"Saya sudah punya pacar, namanya Anna. Kami sudah pacaran diam-diam selama
setahun."

[Anna muncul dari pintu, wajah malu-malu]

Anna
"Benar, Bu. Kami saling mencintai."

[Kekacauan terjadi. nachelle pingsan, sunghoon marah pada Alvarez , Leon kebingungan]

---

[ADEGAN 3 - 5 MENIT]
[Dua minggu kemudian. PAK USTAD ZAQI datang ke rumah Lacey .]

PAK USTAD ZAQI


(Bijaksana)
"Leon , dalam Islam, pernikahan harus dengan kerelaan kedua mempelai. Paksaan tidak
dibenarkan."

Leon
(Sudah lebih tenang)
"Tapi Ustad, janji pada keluarga Alvarez..."

Liyra
"Suamiku, lihatlah Lacey . Dia semakin kurus karena stres. Apa kita mau menghancurkan
hidup anak sendiri?"

Lily
"Ayah, Jevan anak baik. Dia rajin bekerja, menghormati orang tua. Aku sudah selidiki latar
belakangnya."
Lacey
(Menangis)
"Ayah, izinkan aku menikah dengan Jevan. Aku janji akan menjadi anak yang lebih baik."

[Leon termenung lama, akhirnya mengangguk pelan]

Leon
"Baik... tapi dengan syarat Jevan harus mampu membuktikan keseriusannya."

---

[ADEGAN 4 - 5 MENIT]
[Enam bulan kemudian. Prosesi akad nikah Lacey dan Jevan.]

PAK USTAD ZAQI


(Memimpin akad)
"Apakah Lacey menerima Jevan sebagai suami?"

Lacey
(Dengan suara jelas)
"Saya terima."

[Semua keluarga hadir, termasuk keluarga Alvarez yang sudah memaafkan. Alvarez hadir
dengan Anna.]

Leon
(Memeluk Jevan)
"Jagalah anakku baik-baik."

Jevan
"Insya Allah, Pak."

[TIME SKIP: Tiga tahun kemudian]

[Lacey dan Jevan duduk di taman yang sama dengan adegan pertama, menggendong bayi
mereka.]

Lacey
(Tersenyum bahagia)
"Lihat, Fatir. Kita berhasil. Cinta kita melawan segala rintangan."

Jevan
(Memeluk Lacey dan bayi mereka)
"Karena kita percaya pada cinta dan takdir. Dan sekarang, kita punya buah hati yang
sempurna."

Lacey
"Suamiku, janji kita dulu terbukti. Cinta memang butuh perjuangan."
Jevan
"Dan sekarang, kita akan mengajarkan pada anak kita tentang arti cinta sejati dan
keberanian."

[Mereka berpelukan, cahaya senja menyinari keluarga kecil mereka. FIN]

Anda mungkin juga menyukai