Latihan Soal Energi
1. Energi Potensial; dan
2. Energi Kinetik
1. Sebuah buah kelapa memiliki massa 1,5 kg jatuh dari pohon setinggi 8 meter. Jika
percepatan gravitasi bumi adalah 10 m/s2, hitunglah besar energi potensial buah kelapa
tersebut!
Diketahui: Massa (m)=1.000 kg;
Kecepatan (v)=20 m/s.
Ditanya: Energi Kinetik (Ek).
Rumus: Ek=21mv2
Penyelesaian: Ek=21⋅(1.000 kg)⋅(20 m/s)2
Ek=500⋅400 Ek=200.000 J
2. Benda A memiliki massa 4 kg berada di atas meja dengan energi potensial sebesar 100
Joule. Jika percepatan gravitasi g=10 m/s2, berapa ketinggian meja tersebut?
Diketahui: Massa (m)=4 kg;
Ep=100 J; g=10 m/s2.
Ditanya: Ketinggian (h).
Rumus: h=m⋅gEp
Penyelesaian: h=(4 kg)⋅(10 m/s2)100 J
h=40100 h=2,5 m
3. Seorang pendaki gunung bermassa 60 kg menaiki tebing setinggi 30 meter (dari dasar). Jika
ia kemudian menaiki lagi 15 meter, berapakah pertambahan energi potensialnya? Gunakan
g=10 m/s2.
Diketahui: Massa (m)=60 kg;
Perubahan ketinggian (Δh)=15 m;
g=10 m/s2.
Ditanya: Pertambahan Ep(ΔEp).
Rumus: ΔEp=m⋅g⋅Δh
Penyelesaian: ΔEp=(60 kg)⋅(10 m/s2)⋅(15 m)
ΔEp=600⋅15 ΔEp=9.000 J
4. Sebuah benda memiliki energi potensial 480 J saat berada pada ketinggian 6 meter dari
tanah. Jika percepatan gravitasi bumi adalah 10 m/s2, berapakah massa benda tersebut?
Diketahui: Ep=480 J;
Ketinggian (h)=6 m; g=10 m/s2.
Ditanya: Massa (m).
Rumus: m=g⋅hEp
Penyelesaian: m=(10 m/s2)⋅(6 m)480 J
m=60480 m=8 kg
5. Dua benda, Benda P dan Benda Q, memiliki massa yang sama. Benda P berada di ketinggian
2h dan Benda Q di ketinggian 3h. Jika EpP adalah energi potensial Benda P dan EpQ adalah
energi potensial Benda Q, tentukan perbandingan EpP:EpQ!
Diketahui: mP=mQ;
hP=2h;
hQ=3h.
Ditanya: EpP:EpQ.
Rumus: Ep=mgh
Penyelesaian: EpQEpP=mQ⋅g⋅hQmP⋅g⋅hP
Karena mP=mQ dan g sama, maka: EpQEpP=hQhP=3h2h=32
Jadi, perbandingannya adalah 2:3.
6. Sebuah mobil bermassa 1.000 kg bergerak dengan kecepatan 20 m/s. Hitunglah besar
energi kinetik mobil tersebut!
Diketahui: Massa (m)=1.000 kg;
Kecepatan (v)=20 m/s.
Ditanya: Energi Kinetik (Ek).
1
Rumus: Ek= mv2
2
Penyelesaian: Ek= ⋅(1.000 kg)⋅(20 m/s)2
1
2
Ek=500⋅400
Ek=200.000 J
7. Seorang atlet berlari dengan energi kinetik 900 Joule. Jika massa atlet tersebut adalah 50 kg,
berapakah kecepatan lari atlet tersebut?
Diketahui: Ek=900 J;
Massa (m)=50 kg.
Ditanya: Kecepatan (v).
1
Rumus: Ek= mv2→v2=m2Ek→v=m2Ek
2
Penyelesaian: v=50 kg2⋅900 J
v=501.800 v=36 v=6 m/s
8. Sebuah sepeda motor memiliki energi kinetik sebesar 160.000 Joule saat bergerak dengan
kecepatan 40 m/s. Berapakah massa sepeda motor tersebut?
Diketahui: Ek=160.000 J;
Kecepatan (v)=40 m/s.
Ditanya: Massa (m).
1
Rumus: Ek= mv2→m=v22Ek
2
Penyelesaian: m=(40 m/s)22⋅160.000 J
m=1.600320.000 m=200 kg
9. Sebuah bola bermassa 0,5 kg mula-mula diam, kemudian didorong sehingga bergerak
dengan percepatan 2 m/s2. Berapakah energi kinetik bola setelah bergerak selama 3 detik?
Diketahui: Massa (m)=0,5 kg;
Kecepatan awal (v0)=0 m/s;
Percepatan (a)=2 m/s2;
Waktu (t)=3 s.
Langkah 1: Cari kecepatan akhir (v): v=v0+a⋅t v=0+(2 m/s2)⋅(3 s)
v=6 m/s Langkah
1
2: Hitung energi kinetik (Ek): Ek= mv2
2
Ek=21⋅(0,5 kg)⋅(6 m/s)2
Ek=0,25⋅36 Ek=9 J
10. Sebuah benda bergerak dengan kecepatan v memiliki energi kinetik E. Jika kecepatan benda
tersebut dipercepat hingga menjadi 3v (dengan massa tetap), berapa energi kinetik benda
sekarang?
Diketahui: vawal=v;
1
Ek,awal=E= mv2;
2
vakhir=3v.
Ditanya: Ek,akhir.
Rumus: Ek∝v2
1
Penyelesaian: Ek,akhir= m(vakhir)2
2
1 1
Ek,akhir= m(3v)2 Ek,akhir= m(9v2)
2 2
1
Ek,akhir=9⋅( mv2) Ek,akhir=9E
2
Ek∝v2 adalah perumusan yang menunjukkan hubungan proporsional antara Energi Kinetik (Ek)
suatu benda dan kuadrat dari kecepatannya (v2).
Ini adalah inti dari rumus Energi Kinetik yang lengkap:
Ek = ½ mv2
Penjelasan Makna Ek∝v2
Ek (Energi Kinetik): Energi yang dimiliki oleh suatu benda karena gerakannya. Satuan
internasionalnya adalah Joule (J).
α (Berbanding Lurus): Simbol matematis untuk proporsionalitas. Ini berarti jika satu nilai
meningkat, nilai lainnya juga akan meningkat dengan rasio yang konstan.
v2 (Kuadrat Kecepatan): Kecepatan benda dikalikan dengan dirinya sendiri.
Implikasi Penting
Hubungan Ek∝v2 memiliki implikasi fisik yang sangat penting:
1. Pengaruh Kecepatan Lebih Besar: Energi kinetik sangat bergantung pada kecepatan. Jika
Anda menggandakan (2 kali) kecepatan suatu benda (dengan massa tetap), energi
kinetiknya akan meningkat empat kali lipat (22 = 4).
2. Contoh: Sebuah mobil yang melaju dua kali lebih cepat akan memiliki empat kali energi
kinetik, yang berarti membutuhkan gaya pengereman yang empat kali lebih besar untuk
menghentikannya.
Dalam rumus lengkap Ek = ½ mv2, faktor ½ m adalah konstanta proporsionalitas (mengingat
massa m dianggap tetap).