0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
3 tayangan2 halaman

Penatalaksanaan Rabies di Puskesmas

Dokumen ini menjelaskan penatalaksanaan rabies, penyakit infeksi akut yang disebabkan oleh virus rabies dan ditularkan melalui gigitan hewan. Tujuannya adalah untuk mencegah penularan dan kejadian rabies di Puskesmas Bukit Sileh, dengan prosedur yang mencakup pencucian luka, pelaporan hewan penggigit, dan imunisasi sesuai dengan daerah endemik atau non-endemik. Kebijakan dan referensi yang digunakan termasuk SK Kepala Puskesmas dan Permenkes RI.

Diunggah oleh

hendriwarman195
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
3 tayangan2 halaman

Penatalaksanaan Rabies di Puskesmas

Dokumen ini menjelaskan penatalaksanaan rabies, penyakit infeksi akut yang disebabkan oleh virus rabies dan ditularkan melalui gigitan hewan. Tujuannya adalah untuk mencegah penularan dan kejadian rabies di Puskesmas Bukit Sileh, dengan prosedur yang mencakup pencucian luka, pelaporan hewan penggigit, dan imunisasi sesuai dengan daerah endemik atau non-endemik. Kebijakan dan referensi yang digunakan termasuk SK Kepala Puskesmas dan Permenkes RI.

Diunggah oleh

hendriwarman195
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

PENATALAKSAAN RABIES

No. Dokumen : 445/2023


No. Revisi :
SPO Tgl Terbit :
Halaman :1 /2

UPT PUSKESMAS Ns. Hefriyani, [Link]


BUKIT SILEH NIP : 196702271988122001

Pengertian Penyakit infeksi akut sistem saraf pusat yang disebabkan oleh virus rabies, dan
ditularkan melalui gigitan hewan menular rabies terutama anjing,kucing,kera, dan
kelalawar. Penyakit rabies atau penyakit anjing gila merupakan penyakit yang
bersifat fatal atau selalu diakhiri dengan kematian bila tidak ditanggani dan diobati
dengan baik .

Tujuan Meningkatkan pencapaian terhadap kemungkinan pencegahan, penularan dan


terjadinya Rabies di Puskesmas Bukit Sileh
Kebijakan SK Kepala Puskesmas Nomor : 80 tahun 2023
Tentang Layanan Klinis
Referensi Permenkes RI no 5 tahun 2014
Pedoman Pelaksanaan Program Penanggulangan Rabies Tahun 2021
Bahan dan Alat- 1. Cairan desinfektan
alat 2. Serum anti rabies ( SAR )
3. Vaksin anti rabies ( VAR )
4. Kapas
Prosedur / 1. Cuci luka dengan menggunakan air sabun dan cairan desinfektan
Langkah-Langkah 2. Bila binatang penggigit ditemukan
a. Laporkan ke Dinas Kesehatan untuk dilakukan karantina
b. Binatang tetap hidup
 Daerah endemik dilakukan Imunisasi aktif
 Daerah non endemik tak perlu tindakan
c. Binatang mati : kirim preparat otaknya untuk diperiksa
 Daerah endemik lakukan imunisasi pasif sambil menunggu hasil
pemeriksaan
 Bila hasil preparat Rabies positif dilanjutkan dengan
imunisasi aktif
 Bila preparat negatif tidak perlu imunisasi lanjutan
 Daerah non endemik lakukan imunisasi aktif
 Bila hasil preparat positif diberikan imunisasi pasif
 Bila negatif tak perlu imunisasi tambahan
3. Bila binatang tak ditemukan
 Daerah endemis berikan imunisasi pasif
 Daerah non endemis berikan imunisasi aktif
4. Bila binatang terbunuh : kirimkan otaknya untuk diperiksa
 Daerah endemis berikan imunisasi pasif
 Daerah non endemis berikan imunisasi aktif

Unit terkait - Dinas Peternakan


- Puskesmas Rabies Center
- Dinas Kabupaten Solok
- Poli Umum
- Ugd
Rekam historis Tgl mulai
No Yang dirubah Isi perubahan
perubahan diberlakukan

Anda mungkin juga menyukai