0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
4 tayangan24 halaman

Modul Ajar Deep Learning Bahasa Inggris

Modul ajar ini dirancang untuk pembelajaran bahasa Inggris di kelas 1 SD dengan fokus pada interaksi sosial sederhana. Melalui pendekatan Project-Based Learning, siswa diajarkan untuk memperkenalkan diri, merespon instruksi, dan mengenali benda-benda di sekitar kelas. Kegiatan pembelajaran meliputi eksplorasi kosakata, permainan, dan proyek mini yang mendukung kolaborasi dan kreativitas siswa.
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
4 tayangan24 halaman

Modul Ajar Deep Learning Bahasa Inggris

Modul ajar ini dirancang untuk pembelajaran bahasa Inggris di kelas 1 SD dengan fokus pada interaksi sosial sederhana. Melalui pendekatan Project-Based Learning, siswa diajarkan untuk memperkenalkan diri, merespon instruksi, dan mengenali benda-benda di sekitar kelas. Kegiatan pembelajaran meliputi eksplorasi kosakata, permainan, dan proyek mini yang mendukung kolaborasi dan kreativitas siswa.
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

MODUL AJAR DEEP LEARNING

BAHASA INGGRIS

A. Identitas Penulis
• Nama Penyusun: Tamto, [Link].
• Satuan Pendidikan: SDN 3 SUMBERAGUNG
• Tahun Ajaran: 2025/2026
• Mata Pelajaran: B. INGGRIS
• Fase: A
• Kelas/Semester: 1/1
• Alokasi Waktu: 18 JP

B. 8 Dimensi Profil Kelulusan


Centang dimensi profil kelulusan yang sesuai untuk pembelajaran ini:
• [✓] Keimanan dan Ketakwaan
• [✓] Kewargaan
• [✓] Penalaran Kritis
• [✓] Kreativitas
• [✓] Kolaborasi
• [✓] Kemandirian
• [✓] Kesehatan
• [✓] Komunikasi

C. 7 Kegiatan Anak Indonesia Hebat


Cara guru menanyakan tentang pelaksanaan 7 kegiatan Anak Indonesia Hebat:

Guru dapat bertanya kepada peserta didik di awal atau akhir pembelajaran dengan
cara yang interaktif dan menyenangkan, seperti:
• "Selamat pagi, anak-anak hebat! Siapa yang tadi pagi Bangun tidur
langsung semangat? Angkat tangan!"
• "Sudahkah kalian Beribadah pagi ini? Apa yang kalian lakukan?"
• "Sebelum ke sekolah, apakah ada yang sudah Berolahraga ringan? Yuk,
coba tunjukkan gerakanmu!"
• "Apa yang sudah kalian Gemar Belajar hari ini? Ceritakan satu hal menarik
yang kalian pelajari!"
• "Siapa yang sarapan dengan Makan sehat dan Bergizi pagi ini? Apa menu
favoritmu?"
• "Kemarin, siapa yang sudah membantu teman atau orang di sekitar? Itu
namanya Bermasyarakat. Ceritakan pengalamanmu!"
• "Tadi malam, ada yang Tidur Cepat dan nyenyak? Mengapa tidur cepat itu
penting?"

D. Capaian dan Tujuan Pembelajaran


Capaian Pembelajaran:
Peserta didik menggunakan bahasa Inggris sederhana untuk berinteraksi dalam
situasi sosial dan kelas seperti berkenalan, memberikan informasi diri, mengucapkan
salam dan selamat tinggal. Peserta didik merespon instruksi sederhana (dengan
bantuan visual) melalui gerakan tubuh atau menjawab pertanyaan pendek
sederhana dengan kata, frasa atau kalimat sederhana.

Tujuan Pembelajaran:
Setelah mengikuti proses pembelajaran, peserta didik diharapkan dapat:
1. Mengucapkan salam dan perpisahan sederhana dalam bahasa Inggris
(misalnya, Hello, Good morning, Goodbye, See you).
2. Memperkenalkan diri dengan menyebutkan nama dalam bahasa Inggris
(misalnya, My name is...).
3. Memberikan informasi diri sederhana lainnya seperti usia (misalnya, I am 7
years old) dan asal (misalnya, I am from Lumajang) dalam bahasa Inggris.
4. Merespon instruksi sederhana yang diberikan guru dalam bahasa Inggris
dengan gerakan tubuh (misalnya, Stand up, Sit down, Touch your nose).
5. Menjawab pertanyaan pendek sederhana dalam bahasa Inggris dengan
kata, frasa, atau kalimat sederhana (misalnya, What is your name? My name
is..., How old are you? I am...).
6. Mengidentifikasi dan menyebutkan beberapa nama benda di sekitar kelas
dalam bahasa Inggris.

E. Sarana dan Prasarana


1. Papan tulis/Whiteboard dan spidol
2. Kartu bergambar (flashcards) benda-benda di kelas, ekspresi salam, dan
angka
3. Boneka tangan atau puppet
4. Speaker/Audio (untuk lagu atau chant bahasa Inggris)
5. Proyektor (jika tersedia, untuk menampilkan gambar atau video pendek)

F. Target Peserta Didik


• Peserta didik reguler/tipikal: Umumnya tidak mengalami kesulitan dalam
belajar.
• Peserta didik dengan kesulitan belajar: Membutuhkan bimbingan lebih dalam
memahami materi.
• Peserta didik dengan pencapaian tinggi: Mampu mencapai tujuan
pembelajaran lebih cepat dan siap dengan tantangan tambahan.
G. Model Pembelajaran
Model Pembelajaran: Project-Based Learning (PBL) dengan pendekatan Deep
Learning
Metode Pembelajaran:
• Eksplorasi: Menggali pengetahuan awal dan rasa ingin tahu siswa.
• Permainan (Games): Meningkatkan interaksi dan kesenangan dalam belajar.
• Bernyanyi/Chants: Membantu memorisasi kosakata dan frasa.
• Role Play: Melatih kemampuan berbicara dan berinteraksi.
• Diskusi Kelompok: Mengembangkan kolaborasi dan komunikasi.
• Presentasi: Melatih kepercayaan diri dan kemampuan menyampaikan ide.

H. Pertanyaan Pemantik
• Mindful Learning: "Ketika kita belajar bahasa Inggris, pernahkah kalian
merasa bingung? Bagaimana perasaan kalian saat itu? Hari ini, kita akan
belajar bersama agar lebih mudah mengerti."
• Meaningful Learning: "Menurut kalian, mengapa penting sekali untuk bisa
berkenalan dan berbicara dengan orang lain, termasuk dalam bahasa
Inggris? Apa manfaatnya bagi kita?"
• Joyful Learning: "Pernahkah kalian belajar sambil bermain? Hari ini kita
akan belajar bahasa Inggris dengan cara yang sangat seru dan
menyenangkan! Siap?"

I. Kegiatan Pembelajaran
Kegiatan pembelajaran ini dirancang untuk melatih siswa aktif, kreatif, dan
kolaboratif, serta menciptakan pengalaman belajar yang bermakna dan
menyenangkan melalui pendekatan deep learning.
Alokasi Waktu Total: 18 JP (asumsi 1 JP = 35 menit)
Pertemuan 1-2 (4 JP): Getting to Know Each Other (Salam dan
Perkenalan Diri)
Pendahuluan (±30 menit)
• Guru menyapa siswa dengan bahasa Inggris sederhana ("Good morning,
class! How are you today?") dan mengajak siswa menjawab bersama.
• Guru menampilkan gambar atau video pendek tentang anak-anak yang saling
menyapa atau berkenalan.
• Pertanyaan Pemantik: Guru mengajukan pertanyaan pemantik (Joyful
Learning): "Pernahkah kalian belajar sambil bermain? Hari ini kita akan
belajar bahasa Inggris dengan cara yang sangat seru dan menyenangkan!
Siap?" Guru juga mengajukan pertanyaan pemantik (Mindful Learning):
"Ketika kita belajar bahasa Inggris, pernahkah kalian merasa bingung?
Bagaimana perasaan kalian saat itu? Hari ini, kita akan belajar bersama agar
lebih mudah mengerti."
• Guru menjelaskan tujuan pembelajaran hari ini: siswa akan belajar
mengucapkan salam dan memperkenalkan diri dalam bahasa Inggris.
Inti (±90 menit)
• Eksplorasi Kosakata (Aktif & Bermakna): Guru memperkenalkan ekspresi
salam (Hello, Good morning, Good afternoon, Good evening, Good night,
Goodbye, See you) menggunakan flashcards atau boneka tangan. Siswa
menirukan dengan intonasi yang benar. Guru juga menggunakan lagu atau
chant sederhana tentang salam.
• Game "Whisper Chain" (Kolaboratif & Bermakna): Siswa duduk melingkar.
Guru membisikkan salam ke telinga siswa pertama, siswa pertama
membisikkan ke siswa kedua, dan seterusnya. Siswa terakhir mengucapkan
salam dengan keras.
• Praktik Perkenalan (Aktif & Kreatif): Guru mengajarkan frasa My name is...
dan I am... years old. Guru memberi contoh perkenalan diri dengan boneka
tangan.
• Role Play "Meet and Greet" (Bermakna & Menyenangkan): Siswa
berpasangan, saling memperkenalkan diri dan mengucapkan salam. Guru
berkeliling memberikan bimbingan dan koreksi. Guru mendorong siswa untuk
menggunakan gestur dan ekspresi wajah.
Penutup (±20 menit)
• Guru mengajak siswa merefleksikan apa yang sudah dipelajari. Guru
bertanya: "Apa yang sudah kalian pelajari hari ini? Apakah menyenangkan?"
• Guru memberikan challenge kepada siswa untuk mencoba mengucapkan
salam kepada orang tua atau teman di rumah.
• Guru mengucapkan perpisahan dalam bahasa Inggris ("Goodbye, everyone!
See you next time!").
Pertemuan 3-4 (4 JP): My Friends and Me (Memberikan Informasi Diri)
Pendahuluan (±30 menit)
• Guru mengulang kembali salam dan perkenalan dari pertemuan sebelumnya
melalui quick review game (misalnya, Simon Says dengan instruksi salam).
• Pertanyaan Pemantik: Guru mengajukan pertanyaan pemantik (Meaningful
Learning): "Menurut kalian, mengapa penting sekali untuk bisa berkenalan
dan berbicara dengan orang lain, termasuk dalam bahasa Inggris? Apa
manfaatnya bagi kita?"
• Guru memperkenalkan tujuan pembelajaran: siswa akan belajar memberikan
informasi diri lebih lanjut seperti asal kota.
Inti (±90 menit)
• Eksplorasi Kosakata (Aktif & Kreatif): Guru mengajarkan frasa I am from...
dengan menampilkan gambar peta Indonesia dan menunjuk kota-kota yang
familiar bagi siswa, termasuk Lumajang. Guru mendorong siswa untuk
menyebutkan kota asal mereka.
• Game "Find Your Partner" (Kolaboratif & Menyenangkan): Guru
menyiapkan kartu nama kota atau asal. Siswa mencari teman dengan kartu
yang sama dan memperkenalkan diri menggunakan frasa yang dipelajari.
• Storytelling Interaktif (Bermakna): Guru menceritakan kisah pendek
tentang seorang anak yang berkenalan dengan teman baru dari kota lain,
menggunakan frasa yang telah diajarkan. Siswa diminta untuk menebak atau
melengkapi kalimat.
• Proyek Mini "My ID Card" (Aktif & Kreatif): Siswa membuat kartu identitas
sederhana berisi nama, usia, dan asal kota mereka dalam bahasa Inggris.
Mereka dapat menggambar atau menempelkan foto.
Penutup (±20 menit)
• Siswa secara berpasangan atau berkelompok memamerkan "My ID Card"
mereka dan saling memperkenalkan diri.
• Guru memberikan apresiasi atas usaha siswa.
• Guru mengingatkan siswa untuk terus berlatih berbicara bahasa Inggris.
Pertemuan 5-6 (4 JP): Listen and Act (Merespon Instruksi Sederhana)
Pendahuluan (±30 menit)
• Guru memulai dengan warm-up activity berupa lagu atau chant yang
melibatkan gerakan tubuh.
• Guru menampilkan gambar-gambar yang menunjukkan berbagai gerakan
(misalnya, stand up, sit down, touch your nose, clap your hands, open your
book, close your book).
• Guru menjelaskan bahwa hari ini mereka akan belajar memahami dan
mengikuti instruksi dalam bahasa Inggris.
Inti (±90 menit)
• Pengenalan Instruksi (Aktif & Bermakna): Guru mengucapkan instruksi
sederhana dalam bahasa Inggris dan mendemonstrasikannya. Siswa
menirukan. Guru menggunakan flashcards visual untuk membantu
pemahaman.
• Game "Simon Says" (Aktif & Menyenangkan): Guru memimpin permainan
"Simon Says" untuk melatih siswa merespon instruksi.
• "Teacher Says, Student Does" (Bermakna & Kolaboratif): Guru
memberikan instruksi kepada seluruh kelas. Siswa yang mendengarkan
dengan baik akan melakukannya. Guru bisa meminta siswa secara
bergantian menjadi "Teacher" yang memberikan instruksi.
• Aktivitas "Follow the Leader" (Kreatif & Bermakna): Guru memimpin
serangkaian gerakan dan instruksi, siswa mengikutinya. Guru bisa meminta
beberapa siswa menjadi pemimpin di depan kelas.
Penutup (±20 menit)
• Guru mereview instruksi yang telah dipelajari.
• Guru memberikan pujian atas kemampuan siswa dalam mengikuti instruksi.
• Guru mendorong siswa untuk menggunakan instruksi sederhana ini di
kehidupan sehari-hari (misalnya, meminta teman untuk stand up atau sit
down).
Pertemuan 7-8 (4 JP): What's This? (Mengidentifikasi Benda di Kelas)
Pendahuluan (±30 menit)
• Guru memulai dengan bertanya tentang benda-benda yang ada di kelas
dalam bahasa Indonesia.
• Guru menampilkan beberapa gambar benda di kelas (misalnya, table, chair,
book, pencil, bag, board).
• Guru menjelaskan bahwa hari ini mereka akan belajar nama-nama benda ini
dalam bahasa Inggris.
Inti (±90 menit)
• Pengenalan Kosakata (Aktif & Bermakna): Guru memperkenalkan nama
benda-benda di kelas menggunakan realia (benda asli) atau flashcards.
Siswa menirukan pengucapan.
• Game "Point and Say" (Aktif & Menyenangkan): Guru menyebutkan nama
benda, siswa menunjuk benda tersebut dan mengucapkannya. Atau
sebaliknya, siswa menunjuk benda, guru meminta mereka menyebutkannya.
• "Mystery Box" Game (Kreatif & Bermakna): Guru menempatkan beberapa
benda di dalam kotak. Siswa meraba benda di dalam kotak dan mencoba
menebak namanya dalam bahasa Inggris.
• Scavenger Hunt "Find the..." (Kolaboratif & Menyenangkan): Guru
memberikan daftar benda (dalam bentuk gambar atau tulisan sederhana)
dalam bahasa Inggris. Siswa berkelompok mencari benda-benda tersebut di
dalam kelas.
Penutup (±20 menit)
• Guru dan siswa bersama-sama menyebutkan nama-nama benda yang telah
dipelajari.
• Guru memberikan tugas kepada siswa untuk menggambar benda-benda
favorit mereka di kelas dan menuliskan namanya dalam bahasa Inggris.
• Guru menutup pembelajaran dengan chant atau lagu pendek.

J. Asesmen Formatif dan Sumatif


Asesmen Formatif
• Observasi Partisipasi Kelas: Guru mengamati keaktifan siswa dalam
merespon instruksi, menirukan kosakata, dan berpartisipasi dalam
permainan/aktivitas. (Selama kegiatan pembelajaran)
• Performa Role Play Perkenalan: Guru menilai kemampuan siswa
mengucapkan salam dan memperkenalkan diri secara berpasangan. (Pada
pertemuan 1-2)
• Produk "My ID Card": Guru mengecek kelengkapan dan kebenaran
informasi pada kartu identitas yang dibuat siswa. (Pada pertemuan 3-4)
• Respon Instruksi: Guru memberikan beberapa instruksi dan mengamati
ketepatan respon siswa (gerakan tubuh atau jawaban lisan). (Pada
pertemuan 5-6)
• Identifikasi Benda: Guru meminta siswa menunjuk atau menyebutkan nama
benda di kelas secara lisan. (Pada pertemuan 7-8)
Asesmen Sumatif
• Proyek Akhir: Siswa secara berpasangan atau berkelompok membuat video
pendek/rekaman suara perkenalan diri dan berinteraksi sederhana
menggunakan frasa yang telah dipelajari, serta mengidentifikasi beberapa
benda di sekitar mereka.
o Rubrik Penilaian Proyek Akhir (untuk video/rekaman suara):
§ Kelancaran Pengucapan (1-4): Seberapa lancar siswa
mengucapkan kata dan frasa.
§ Ketepatan Tata Bahasa (1-4): Penggunaan struktur kalimat
sederhana yang benar.
§ Kesesuaian Isi (1-4): Mencakup informasi perkenalan diri dan
identifikasi benda.
§ Kepercayaan Diri dan Ekspresi (1-4): Menunjukkan
keberanian dan ekspresi yang sesuai.
K. Pemahaman Bermakna
• Belajar bahasa Inggris sejak dini membantu kita berkomunikasi dengan lebih
banyak orang dari berbagai negara dan budaya.
• Mampu memperkenalkan diri dan berinteraksi sederhana dalam bahasa
Inggris membuat kita lebih percaya diri dan berani mencoba hal baru.
• Merespon instruksi dengan baik melatih kita untuk menjadi pendengar yang
baik dan mengikuti arahan, tidak hanya di pelajaran bahasa Inggris tetapi juga
dalam kehidupan sehari-hari.
• Mengenal benda-benda di sekitar kita dalam bahasa Inggris memperkaya
kosakata dan cara pandang kita terhadap dunia.

L. Materi Bahan Ajar


Bahasa Inggris untuk anak-anak adalah langkah pertama yang menyenangkan
dalam menjelajahi dunia komunikasi global. Di kelas 1, kita akan memulai dengan
dasar-dasar yang paling penting: bagaimana menyapa teman baru,
memperkenalkan diri kita sendiri, dan memahami apa yang guru katakan dalam
bahasa Inggris. Ini seperti belajar menyanyi lagu baru, di mana setiap kata dan
melodi membuat kita semakin pandai berbicara.

Kita akan menggunakan kata-kata sederhana seperti "Hello" untuk menyapa dan
"My name is..." untuk memberitahu nama kita. Belajar bahasa Inggris juga berarti
belajar banyak kata-kata baru untuk benda-benda yang ada di sekitar kita, seperti
meja (table) dan kursi (chair). Dengan gambar-gambar yang menarik, permainan
yang seru, dan lagu-lagu yang ceria, kita akan dengan mudah mengingat semua
kosakata baru ini dan menggunakannya dalam percakapan sehari-hari.

Pendekatan deep learning dalam modul ini berarti kita tidak hanya menghafal, tetapi
sungguh-sungguh mengerti dan bisa menggunakan bahasa Inggris secara alami.
Kita akan banyak berlatih berbicara dan mendengarkan, sehingga setiap anak akan
merasa percaya diri untuk mencoba dan tidak takut membuat kesalahan. Dengan
begitu, belajar bahasa Inggris menjadi petualangan yang menyenangkan dan
bermanfaat bagi masa depan kita.

M. Refleksi
Refleksi Peserta Didik
1. Bagian mana dari pelajaran hari ini yang paling aku suka? Mengapa?
2. Apakah aku merasa lebih percaya diri berbicara bahasa Inggris hari ini?
Mengapa (ya/tidak)?
3. Ada bagian yang masih sulit bagiku? Apa itu?
Refleksi Pendidik
1. Apakah semua tujuan pembelajaran tercapai dengan baik? Jika tidak, bagian
mana yang perlu diperbaiki?
2. Bagaimana partisipasi peserta didik dalam kegiatan pembelajaran? Apakah
semua aktif dan termotivasi?
3. Metode atau aktivitas mana yang paling efektif dalam memfasilitasi deep
learning pada peserta didik? Apa yang bisa saya lakukan lebih baik di
pertemuan selanjutnya?

N. LKPD (Lembar Kerja Peserta Didik)


Nama: ___________________

Kelas: ___________________

Tanggal: ___________________

Aktivitas 1: Mari Berkenalan! (Individu)


• Gambarlah dirimu di kotak ini.
• Lengkapi kalimat perkenalan di bawah ini:
o Hello! My name is ___________________.
o I am ___________________ years old.
o I am from ___________________.
Aktivitas 2: Dengarkan dan Lakukan! (Berpasangan/Kelompok Kecil)
• Bersama temanmu, ikuti instruksi yang diberikan guru.

• Berikan tanda (✓) jika kamu bisa melakukan instruksi ini:


o [ ] Stand up!
o [ ] Sit down!
o [ ] Touch your nose!
o [ ] Clap your hands!
o [ ] Open your book!
Aktivitas 3: Tebak Benda! (Kelompok)
• Lihat gambar-gambar di bawah ini. Tuliskan nama benda dalam bahasa
Inggris.
o (Gambar meja) -> ___________________
o (Gambar kursi) -> ___________________
o (Gambar buku) -> ___________________
o (Gambar pensil) -> ___________________

Rubrik Penilaian Analitik untuk Tugas Diskusi Kelompok dan


Presentasi Siswa (Skala Likert)
Tema: Perkenalan Diri dan Interaksi Sederhana dalam Bahasa Inggris
Kategori Penilaian:
1 = Sangat Kurang
2 = Kurang

3 = Cukup

4 = Baik

5 = Sangat Baik

2 5
Aspek 1 (Sangat 3
(Kurang 4 (Baik) (Sangat
Penilaian Kurang) (Cukup)
) Baik)

A.
Partisipasi
dalam
Diskusi
Kelompok

Terkada Selalu
Keterlibata Aktif
ng aktif,
n dalam Cukup dan
berparti inisiatif,
memberika Jarang/tidak aktif berkont
sipasi, dan
n berpartisipasi. berparti ribusi
perlu memim
ide/pendap sipasi. secara
doronga pin
at teratur.
n. diskusi.

Mende Sangat
Cukup ngarka baik
Mendengar
mende n dalam
kan dan Tidak Kurang
ngarka dengan mende
mengharga mendengarkan/ menden
n dan baik ngarka
i pendapat menginterupsi. garkan.
mengh dan n dan
teman
argai. mengh mengh
argai. argai.

B.
Kemampu
an Bahasa
Inggris
(Saat
Diskusi &
Presentasi
)

Pengucapa Ada Cukup Jelas, Sangat


n banyak jelas, sedikit jelas
Sulit dipahami.
(Pronunciat kesalah bebera kesalah dan
ion) an. pa an. akurat.
[Link]

2 5
Aspek 1 (Sangat 3
(Kurang 4 (Baik) (Sangat
Penilaian Kurang) (Cukup)
) Baik)

kesalah
an.

Pemilihan Terbata Cukup, Cukup Sangat


Sangat
Kata/Frasa s, kadang bervari bervari
terbatas, tidak
(Vocabular sering kurang asi dan asi dan
sesuai.
y/Phrases) salah. tepat. tepat. tepat.

Agak Sangat
Kepercaya Cukup
Sangat tidak ragu, Cukup percaya
an Diri tidak
percaya tapi percaya diri dan
dalam percaya
diri/diam. mencob diri. antusia
Berbicara diri.
a. s.

C.
Kolaboras
i dalam
Kelompok

Sangat
baik
Kerjasama Bekerja dalam
Kurang Cukup
dengan Tidak bekerja sama bekerja
bekerja bekerja
anggota sama. dengan sama
sama. sama.
kelompok baik. dan
memba
ntu.

Sangat
Pemba
jelas
Kurang Cukup gian
Pembagian Tidak ada dan
jelas jelas, tugas
tugas dan pembagian/tida semua
dalam menjala jelas,
tanggung k bertanggung bertang
pembag nkan bertang
jawab jawab. gung
ian. tugas. gung
jawab
jawab.
penuh.

D.
Presentasi
Kelompok

Isi Tidak Kurang Cukup Sesuai Sangat


Presentasi sesuai/tidak sesuai/ti sesuai dan sesuai,
(Keselaras lengkap. dak dan cukup lengkap
2 5
Aspek 1 (Sangat 3
(Kurang 4 (Baik) (Sangat
Penilaian Kurang) (Cukup)
) Baik)

an dengan lengkap lengkap lengkap , dan


tema) . . . informa
tif.

Sangat
Cukup Jelas
jelas,
Kejelasan Kurang jelas dan
Tidak terstruk
dan Alur jelas/ter dan alur
jelas/bingung. tur, dan
Presentasi putus. berurut mudah
menarik
an. diikuti.
.

Sangat
ekspres
Penggunaa if,
Ekspre
n Bahasa Kurang Cukup kontak
Tidak ada/tidak sif dan
Tubuh dan ekspresi ekspres mata
relevan. percaya
Kontak f. if. baik,
diri.
Mata dan
menarik
.

O. Pengayaan dan Remedial


Pengayaan
• Bagi peserta didik yang telah mencapai tujuan pembelajaran, berikan tugas
tambahan untuk membuat kalimat sederhana dengan kosakata baru atau
membuat percakapan yang lebih kompleks (misalnya, menanyakan hobi,
makanan favorit).
• Ajak peserta didik untuk membaca buku cerita bergambar sederhana dalam
bahasa Inggris atau menonton video animasi edukatif berbahasa Inggris.
• Berikan challenge untuk memperkenalkan teman baru kepada guru
menggunakan frasa yang dipelajari.
Remedial
• Bagi peserta didik yang kesulitan, lakukan bimbingan individual atau
kelompok kecil.
• Gunakan media visual yang lebih besar dan jelas, atau flashcards dengan
gambar yang lebih menarik.
• Ulangi kosakata dan frasa dasar dengan metode yang berbeda (misalnya,
permainan yang lebih sederhana, lagu berulang).
• Berikan latihan pengucapan berulang dengan menirukan guru secara
langsung.
• Fokus pada satu atau dua tujuan pembelajaran terlebih dahulu sampai
dikuasai sebelum melanjutkan.

P. Bahan Bacaan
Bahan Bacaan Pendidik
1. Brown, H. Douglas. (2007). Principles of Language Learning and Teaching.
Pearson Education. (Membahas teori pembelajaran bahasa)
2. Harmer, Jeremy. (2007). The Practice of English Language Teaching.
Pearson Education. (Panduan praktis mengajar bahasa Inggris)
3. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2022). Panduan Pembelajaran
dan Asesmen Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan
Menengah. (Acuan kurikulum Merdeka)
Bahan Bacaan Peserta Didik
1. Buku cerita bergambar anak-anak berbahasa Inggris sederhana (misalnya,
seri Peppa Pig, Paw Patrol).
2. Flashcards bergambar dengan tulisan nama benda dalam bahasa Inggris.
3. Lirik lagu anak-anak berbahasa Inggris (misalnya, Hello Song, The Alphabet
Song).

Q. Glosarium
1. Deep Learning: Pendekatan pembelajaran yang berfokus pada pemahaman
konsep secara mendalam dan kemampuan untuk menerapkan pengetahuan
dalam berbagai konteks, bukan hanya menghafal fakta.
2. Flashcards: Kartu bergambar dengan tulisan kata atau frasa, digunakan
untuk membantu pembelajaran kosakata dan konsep.
3. Realia: Benda asli atau objek nyata yang digunakan sebagai bahan ajar
untuk membuat pembelajaran lebih konkret dan relevan.

R. Daftar Pustaka
1. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. (2021).
Capaian Pembelajaran Kurikulum Merdeka Fase A. Jakarta:
Kemendikbudristek.
2. Larsen-Freeman, D. (2000). Techniques and Principles in Language
Teaching. Oxford University Press.
3. Richards, J. C., & Rodgers, T. S. (2014). Approaches and Methods in
Language Teaching (3rd ed.). Cambridge University Press.
MODUL AJAR DEEP LEARNING
BAHASA INGGRIS

A. Identitas Penulis
• Nama Penyusun: Tamto, [Link].
• Satuan Pendidikan: SDN 3 SUMBERAGUNG
• Tahun Ajaran: 2025/2026
• Mata Pelajaran: B. INGGRIS
• Fase: A
• Kelas/Semester: 1/1
• Alokasi Waktu: 18 JP

B. 8 Dimensi Profil Kelulusan


Centang dimensi profil kelulusan yang sesuai untuk pembelajaran ini:
• [✓] Keimanan dan Ketakwaan
• [✓] Kewargaan
• [✓] Penalaran Kritis
• [✓] Kreativitas
• [✓] Kolaborasi
• [✓] Kemandirian
• [✓] Kesehatan
• [✓] Komunikasi

C. 7 Kegiatan Anak Indonesia Hebat


Cara guru menanyakan tentang pelaksanaan 7 kegiatan Anak Indonesia Hebat:

Guru dapat bertanya kepada peserta didik di awal atau akhir pembelajaran dengan
cara yang interaktif dan menyenangkan, seperti:
• "Selamat pagi, anak-anak hebat! Siapa yang tadi pagi Bangun tidur
langsung semangat? Angkat tangan!"
• "Sudahkah kalian Beribadah pagi ini? Apa yang kalian lakukan?"
• "Sebelum ke sekolah, apakah ada yang sudah Berolahraga ringan? Yuk,
coba tunjukkan gerakanmu!"
• "Apa yang sudah kalian Gemar Belajar hari ini? Ceritakan satu hal menarik
yang kalian pelajari!"
• "Siapa yang sarapan dengan Makan sehat dan Bergizi pagi ini? Apa menu
favoritmu?"
• "Kemarin, siapa yang sudah membantu teman atau orang di sekitar? Itu
namanya Bermasyarakat. Ceritakan pengalamanmu!"
• "Tadi malam, ada yang Tidur Cepat dan nyenyak? Mengapa tidur cepat itu
penting?"

D. Capaian dan Tujuan Pembelajaran


Capaian Pembelajaran:
Peserta didik memahami ide pokok dari informasi yang disampaikan secara lisan
dengan bantuan visual dan menggunakan kosakata sederhana. Peserta didik
menggunakan alat bantu visual untuk membantu mereka berkomunikasi.

Tujuan Pembelajaran:
Setelah mengikuti proses pembelajaran, peserta didik diharapkan dapat:
1. Mengidentifikasi ide pokok dari cerita pendek atau instruksi lisan sederhana
yang dilengkapi dengan bantuan visual (gambar, mimik, gerak tubuh).
2. Merespon informasi lisan dengan gerakan tubuh atau ekspresi wajah
yang sesuai.
3. Menyebutkan kosakata sederhana terkait tema yang diberikan setelah
mendengar informasi lisan dan melihat visualnya.
4. Menggunakan alat bantu visual (seperti gambar, flashcards, atau mime)
untuk mengkomunikasikan ide atau jawaban sederhana.
5. Berpartisipasi aktif dalam kegiatan mendengarkan dan merespon informasi
lisan dalam bahasa Inggris.

E. Sarana dan Prasarana


1. Papan tulis/Whiteboard dan spidol
2. Kartu bergambar (flashcards) dengan berbagai objek, orang, atau aktivitas
3. Gambar atau poster berukuran besar yang menceritakan urutan
kejadian/aktivitas
4. Speaker/Audio (untuk cerita pendek, lagu, atau instruksi lisan)
5. Proyektor (jika tersedia, untuk menampilkan video pendek atau animasi tanpa
teks)

F. Target Peserta Didik


• Peserta didik reguler/tipikal: Umumnya tidak mengalami kesulitan dalam
belajar.
• Peserta didik dengan kesulitan belajar: Membutuhkan bimbingan lebih dalam
memahami materi dan lebih banyak bantuan visual.
• Peserta didik dengan pencapaian tinggi: Mampu mencapai tujuan
pembelajaran lebih cepat dan siap dengan tantangan tambahan (misalnya,
membuat kalimat sederhana dari visual).
G. Model Pembelajaran
Model Pembelajaran: Inquiry-Based Learning (Pembelajaran Berbasis Inkuiri)
dengan pendekatan Deep Learning.
Metode Pembelajaran:
• Observasi dan Identifikasi: Mengamati visual dan mengidentifikasi
informasi.
• Mendengarkan Aktif: Fokus pada informasi lisan.
• Permainan (Games): Meningkatkan interaksi dan kesenangan dalam belajar.
• Storytelling (dengan Visual): Membantu pemahaman narasi.
• Demonstrasi/Peragaan: Memperjelas instruksi dan kosakata.
• Diskusi Visual: Mengembangkan komunikasi non-verbal dan verbal
sederhana.

H. Pertanyaan Pemantik
• Mindful Learning: "Ketika kalian melihat sebuah gambar atau menonton
video tanpa suara, apa yang kalian pikirkan? Apakah kalian bisa menebak
apa yang sedang terjadi? Hari ini kita akan melatih telinga dan mata kita
untuk memahami cerita bahkan tanpa banyak kata."
• Meaningful Learning: "Pernahkah kalian melihat orang yang berbicara
dengan gerakan tangan atau mimik wajahnya? Mengapa mereka melakukan
itu? Hari ini kita akan belajar bagaimana visual bisa membantu kita
memahami dan menyampaikan sesuatu, bahkan dalam bahasa Inggris!"
• Joyful Learning: "Siapa yang suka mendengarkan cerita atau menonton
kartun? Hari ini kita akan mendengarkan cerita dan melihat banyak gambar
menarik. Siap untuk petualangan seru?"

I. Kegiatan Pembelajaran
Kegiatan pembelajaran ini dirancang untuk melatih siswa aktif, kreatif, dan
kolaboratif, serta menciptakan pengalaman belajar yang bermakna dan
menyenangkan melalui pendekatan deep learning.
Alokasi Waktu Total: 18 JP (asumsi 1 JP = 35 menit)

Pertemuan 1-2 (4 JP): Listen and See: My Daily Routine


Pendahuluan (±30 menit)
• Guru menyapa siswa dengan bahasa Inggris sederhana ("Good morning,
class! How are you today?") sambil menunjukkan mimik wajah ceria.
• Guru menampilkan gambar-gambar besar tentang aktivitas sehari-hari anak-
anak (misalnya, bangun tidur, sarapan, pergi ke sekolah).
• Pertanyaan Pemantik: Guru mengajukan pertanyaan pemantik (Joyful
Learning): "Siapa yang suka mendengarkan cerita atau menonton kartun?
Hari ini kita akan mendengarkan cerita dan melihat banyak gambar menarik.
Siap untuk petualangan seru?" serta Mindful Learning: "Ketika kalian melihat
sebuah gambar atau menonton video tanpa suara, apa yang kalian pikirkan?
Apakah kalian bisa menebak apa yang sedang terjadi? Hari ini kita akan
melatih telinga dan mata kita untuk memahami cerita bahkan tanpa banyak
kata."
• Guru menjelaskan tujuan pembelajaran: siswa akan belajar memahami cerita
atau informasi sederhana melalui gambar dan mendengarkan.
Inti (±90 menit)
• Eksplorasi Visual dan Kosakata (Aktif & Bermakna): Guru menunjukkan
flashcards atau gambar berurutan tentang kegiatan sehari-hari (misalnya,
wake up, eat breakfast, go to school, play, sleep). Guru mengucapkan kata
atau frasa yang sesuai untuk setiap gambar secara berulang dan jelas. Siswa
menirukan.
• Storytelling dengan Visual (Bermakna & Menyenangkan): Guru
menceritakan kisah pendek sederhana (maksimal 3-4 kalimat per adegan)
tentang rutinitas seorang anak (misalnya, "This is Lili. Lili wakes up in the
morning. Lili eats breakfast. Lili goes to school.") sambil menunjukkan urutan
gambar. Guru menggunakan intonasi dan mimik wajah yang ekspresif.
• "What's Happening?" Game (Kreatif & Kolaboratif): Guru menampilkan
satu gambar. Kemudian guru mengucapkan 2-3 kalimat deskriptif dalam
bahasa Inggris. Siswa mengangkat tangan untuk menebak ide pokok dari
kalimat tersebut (misalnya, "She is happy." "She is playing." - ide pokoknya
"Playtime!"). Siswa dapat menjawab dengan kata kunci atau menunjukkan
flashcard yang sesuai.
• Gerak dan Dengar (Aktif & Bermakna): Guru mengucapkan instruksi
sederhana terkait rutinitas (misalnya, "Show me wake up!" atau "Act out
eating breakfast!"). Siswa merespon dengan gerakan tubuh.
Penutup (±20 menit)
• Guru mengajak siswa merefleksikan apa yang sudah dipelajari dengan
bertanya: "Hari ini kita belajar tentang apa saja? Gambar apa yang paling
kalian ingat?"
• Guru memutar lagu anak-anak berbahasa Inggris tentang rutinitas sehari-hari,
siswa diminta untuk melakukan gerakan sederhana sesuai lirik.
• Guru memberikan pujian atas usaha siswa dan mengucapkan perpisahan.

Pertemuan 3-4 (4 JP): Meet My Family and Friends


Pendahuluan (±30 menit)
• Guru mengulang kembali kosakata rutinitas dengan permainan tebak gambar
cepat.
• Guru menampilkan foto atau gambar anggota keluarga (ibu, ayah, kakak,
adik) dan teman.
Gambar Work Family Friends Balance
• Pertanyaan Pemantik: Guru mengajukan pertanyaan pemantik (Meaningful
Learning): "Pernahkah kalian melihat orang yang berbicara dengan gerakan
tangan atau mimik wajahnya? Mengapa mereka melakukan itu? Hari ini kita
akan belajar bagaimana visual bisa membantu kita memahami dan
menyampaikan sesuatu, bahkan dalam bahasa Inggris!"
• Guru menjelaskan tujuan pembelajaran: siswa akan belajar mengidentifikasi
anggota keluarga/teman dari informasi lisan dan visual.
Inti (±90 menit)
• Pengenalan Kosakata (Aktif & Kreatif): Guru memperkenalkan kosakata
keluarga (mother, father, brother, sister, friend) menggunakan flashcards
anggota keluarga dan teman. Guru mengucapkan nama-nama tersebut,
siswa menirukan.
• "Who Am I?" Game (Bermakna & Menyenangkan): Guru menunjukkan
gambar satu anggota keluarga/teman dan memberikan deskripsi lisan
sederhana dalam bahasa Inggris (misalnya, "She is tall. She has long hair.
She is my mother."). Siswa menebak siapa orang itu.
• "Family Photo Album" (Kolaboratif & Bermakna): Guru menampilkan
beberapa "foto keluarga" (gambar). Guru bercerita tentang keluarga dalam
gambar tersebut. Siswa secara berkelompok diminta untuk menunjuk atau
menyebutkan anggota keluarga yang diceritakan guru.
• "Show Me Your..." (Aktif & Kreatif): Guru meminta siswa untuk
menunjukkan gambar atau foto orang yang mereka dengar namanya
(misalnya, "Show me father!"). Jika tidak ada gambar, siswa dapat merespon
dengan mimik atau gerakan yang sesuai.
Penutup (±20 menit)
• Guru melakukan review singkat kosakata keluarga melalui chant atau lagu.
• Siswa secara berpasangan saling menunjuk dan menyebutkan anggota
keluarga di flashcards masing-masing.
• Guru menutup pembelajaran dengan apresiasi.

Pertemuan 5-6 (4 JP): Animals and Their Sounds


Pendahuluan (±30 menit)
• Guru memulai dengan suara-suara binatang yang familiar.
• Guru menampilkan gambar berbagai binatang.
• Guru menjelaskan bahwa hari ini mereka akan belajar mengidentifikasi
binatang dan suaranya dalam bahasa Inggris melalui visual dan
pendengaran.
Inti (±90 menit)
• Pengenalan Kosakata (Aktif & Bermakna): Guru menunjukkan flashcards
binatang (misalnya, cat, dog, bird, cow) dan mengucapkan namanya, siswa
menirukan. Guru juga menirukan suara binatang tersebut.
• "What Animal Am I?" Game (Kreatif & Menyenangkan): Guru membuat
suara binatang, siswa menebak binatang apa itu dan menunjukkan flashcard
yang benar. Atau sebaliknya, guru menunjukkan flashcard, siswa membuat
suaranya.
• Video Cerita Pendek (Bermakna): Guru memutar video animasi pendek
tanpa teks tentang binatang. Guru membimbing siswa untuk memahami ide
pokok cerita melalui visual dan suara binatang yang mereka dengar
(misalnya, "The dog is happy," "The cat is sleeping"). Guru sesekali
menghentikan video untuk bertanya.
• "Draw and Guess" (Kolaboratif & Bermakna): Siswa berkelompok. Satu
siswa menggambar binatang, siswa lain menebak namanya dalam bahasa
Inggris dan menirukan suaranya.
Penutup (±20 menit)
• Guru dan siswa bersama-sama mengulang nama-nama binatang dan
suaranya.
• Guru memberikan tugas kepada siswa untuk menggambar binatang favorit
mereka dan menuliskan namanya dalam bahasa Inggris (jika mampu) atau
menempelkan gambar binatang favorit.
• Guru menutup pembelajaran dengan lagu binatang.

Pertemuan 7-8 (4 JP): Colors and Shapes Around Us


Pendahuluan (±30 menit)
• Guru memulai dengan menunjukkan benda-benda berwarna di kelas.
• Guru menampilkan flashcards warna dasar dan bentuk.
Gambar
• Guru menjelaskan bahwa hari ini mereka akan memahami informasi lisan
tentang warna dan bentuk dengan bantuan visual.
Inti (±90 menit)
• Pengenalan Kosakata (Aktif & Bermakna): Guru menunjukkan flashcards
warna (red, blue, yellow, green) dan bentuk (circle, square, triangle) dan
mengucapkan namanya, siswa menirukan.
• "Point to the Color/Shape" Game (Aktif & Menyenangkan): Guru
menyebutkan warna atau bentuk, siswa menunjuk objek di kelas atau
flashcard yang sesuai.
• "Color/Shape Hunt" (Kolaboratif & Bermakna): Guru meminta siswa untuk
mencari benda-benda di kelas yang memiliki warna atau bentuk tertentu
(misalnya, "Find something red!" atau "Find a circle!"). Siswa bekerja dalam
kelompok dan menunjukkan benda yang ditemukan.
• "Describe the Picture" (Kreatif & Bermakna): Guru menunjukkan gambar
kompleks yang memiliki banyak warna dan bentuk. Guru mendeskripsikan
sebagian gambar dalam bahasa Inggris sederhana (misalnya, "I see a red
square. I see a blue circle."). Siswa diminta menunjuk bagian yang
dideskripsikan guru. Guru bisa meminta siswa secara bergantian mencoba
mendeskripsikan.
Penutup (±20 menit)
• Guru dan siswa bersama-sama menyanyikan lagu warna atau bentuk.
• Guru memberikan tugas kepada siswa untuk menggambar objek dengan
warna dan bentuk yang dipelajari.
• Guru menutup pembelajaran dengan apresiasi atas partisipasi siswa.

J. Asesmen Formatif dan Sumatif


Asesmen Formatif
• Observasi Respon Visual: Guru mengamati kemampuan siswa dalam
merespon instruksi lisan atau cerita dengan menunjuk gambar, melakukan
gerakan, atau menunjukkan flashcards yang tepat. (Selama kegiatan
pembelajaran)
• Partisipasi Aktif: Guru mencatat keaktifan siswa dalam permainan,
menirukan kosakata, dan bertanya/menjawab pertanyaan sederhana.
(Selama kegiatan pembelajaran)
• Kesesuaian Mimik/Gerak: Guru menilai kesesuaian mimik wajah atau
gerakan tubuh siswa saat merespon emosi atau aksi dalam cerita lisan.
(Pertemuan 1-2, 3-4)
• Identifikasi Lisan: Guru meminta siswa secara lisan menyebutkan nama
objek/warna/bentuk setelah melihat visualnya. (Pertemuan 5-6, 7-8)
Asesmen Sumatif
• Proyek "My Picture Story": Siswa secara individu atau berpasangan
membuat 3-4 gambar berurutan yang menceritakan aktivitas sederhana
(misalnya, bangun tidur, sarapan, pergi ke sekolah). Kemudian, mereka akan
mendengarkan deskripsi lisan dari guru atau teman dan menunjuk gambar
yang sesuai. Atau, mereka sendiri mencoba "bercerita" menggunakan
gambar mereka dengan kosakata sederhana yang sudah dipelajari.
o Rubrik Penilaian Proyek Akhir (untuk Proyek "My Picture Story"):
§ Pemahaman Ide Pokok (1-4): Kemampuan menunjuk gambar
yang sesuai dengan informasi lisan.
§ Penggunaan Visual untuk Komunikasi (1-4): Kejelasan
gambar dalam menyampaikan ide (jika siswa yang membuat).
§ Kosakata Lisan Sederhana (1-4): Kemampuan mengucapkan
kosakata yang relevan (jika siswa yang bercerita).
§ Kemandirian dalam Tugas (1-4): Sejauh mana siswa
menyelesaikan tugas secara mandiri atau dengan bantuan
minimal.

K. Pemahaman Bermakna
• Memahami informasi yang disampaikan melalui suara dan gambar membantu
kita memahami dunia di sekitar kita, bahkan jika kita belum menguasai semua
kata.
• Menggunakan gambar atau gerakan saat berbicara membuat pesan kita lebih
mudah dimengerti orang lain, terutama jika ada hambatan bahasa.
• Belajar mengasosiasikan suara dan visual adalah dasar penting untuk
membaca, menulis, dan berkomunikasi dengan efektif di masa depan.
• Bahasa Inggris itu menyenangkan dan bisa dipelajari melalui berbagai cara,
tidak hanya dengan buku, tetapi juga dengan melihat, mendengar, dan
melakukan.

L. Materi Bahan Ajar


Belajar bahasa Inggris di kelas 1 adalah petualangan seru untuk memahami dunia di
sekitar kita. Fokus utamanya adalah melatih telinga dan mata kita untuk menangkap
pesan. Bayangkan kita sedang menonton kartun tanpa teks, kita bisa mengerti apa
yang terjadi hanya dengan melihat gambar dan mendengar suara karakter atau
narasi sederhana. Sama seperti itu, kita akan belajar mengidentifikasi apa yang
sedang dibicarakan oleh guru melalui bantuan visual seperti gambar, gerakan, atau
ekspresi wajah.

Kosakata yang akan kita pelajari sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari, seperti
rutinitas bangun tidur hingga makan, mengenal anggota keluarga, berbagai jenis
binatang, serta warna dan bentuk di sekeliling kita. Setiap kata baru akan dilengkapi
dengan gambar yang jelas atau demonstrasi langsung agar mudah dipahami. Ini
bukan sekadar menghafal, tetapi sungguh-sungguh mengerti makna dari setiap kata
dan bagaimana kata itu berhubungan dengan apa yang kita lihat.

Dengan pendekatan deep learning, kita tidak hanya tahu artinya, tetapi juga bisa
menggunakan visual untuk menyampaikan apa yang kita pahami. Misalnya, jika guru
bertanya tentang "cat," kita bisa menunjuk gambar kucing atau menirukan suaranya.
Proses ini akan membuat belajar bahasa Inggris menjadi pengalaman yang alami
dan menyenangkan, membangun fondasi kuat untuk kemampuan berbahasa di
masa depan.

M. Refleksi
Refleksi Peserta Didik
1. Bagian mana dari pelajaran hari ini yang membuatku paling mengerti?
Mengapa?
2. Apakah aku merasa lebih mudah memahami apa yang guru katakan hari ini
dengan bantuan gambar?
3. Ada bagian yang masih membuatku bingung? Apa itu?
Refleksi Pendidik
1. Apakah semua peserta didik menunjukkan pemahaman ide pokok dari
informasi lisan dengan bantuan visual? Jika tidak, apa penyebabnya?
2. Apakah penggunaan alat bantu visual sudah efektif dalam membantu peserta
didik berkomunikasi? Bagaimana cara meningkatkannya?
3. Metode atau aktivitas mana yang paling berhasil menciptakan suasana deep
learning dan membuat siswa aktif, kreatif, dan kolaboratif?

N. LKPD (Lembar Kerja Peserta Didik)


Nama: ___________________

Kelas: ___________________

Tanggal: ___________________

Aktivitas 1: Lihat dan Lingkari! (Individu)

Dengarkan guru membacakan kalimat. Lingkari gambar yang sesuai dengan apa
yang kamu dengar.

1. (Gambar: Anak bangun tidur, Anak makan, Anak bermain)

Guru membaca: "She wakes up in the morning."

2. (Gambar: Kucing, Anjing, Burung)


Guru membaca: "This is a dog. It says 'woof! woof!'"

3. (Gambar: Lingkaran merah, Kotak biru, Segitiga hijau)

Guru membaca: "It's a red circle."

Aktivitas 2: Ceritakan dengan Gambar! (Kelompok Kecil)

Bersama temanmu, pilih satu tema (misalnya, rutinitas pagi atau binatang favorit).
Gambarlah 3 adegan atau objek yang berkaitan dengan tema tersebut di kotak di
bawah. Kemudian, tunjukkan gambarmu kepada kelompok lain saat guru
menceritakan sesuatu tentang gambarmu.

[Kotak 1 untuk gambar] [Kotak 2 untuk gambar] [Kotak 3 untuk gambar]

Aktivitas 3: Tebak Mimik! (Berpasangan)

Guru akan memutar audio suara atau mengucapkan kalimat yang menunjukkan
emosi (misalnya, "I am happy!", "Oh no!"). Bersama temanmu, buatlah mimik wajah
atau gerakan tubuh yang sesuai. Guru akan memberikan tanda (✓) jika mimikmu
sesuai.

Rubrik Penilaian Analitik untuk Tugas Diskusi Kelompok dan


Presentasi Siswa (Skala Likert)
Tema: Memahami dan Mengkomunikasikan Ide dengan Bantuan Visual
Kategori Penilaian:
1 = Sangat Kurang

2 = Kurang

3 = Cukup

4 = Baik

5 = Sangat Baik

1 5
Aspek 2 3
(Sangat 4 (Baik) (Sangat
Penilaian (Kurang) (Cukup)
Kurang) Baik)

A.
Pemahama
n Informasi
Lisan
dengan
Bantuan
Visual
1 5
Aspek 2 3
(Sangat 4 (Baik) (Sangat
Penilaian (Kurang) (Cukup)
Kurang) Baik)

Kemampuan Sangat
mengidentifi Tidak Cukup Baik baik dan
Sulit
kasi ide dapat bisa dalam cepat
mengide
pokok dari mengide mengide mengide dalam
ntifikasi.
visual yang ntifikasi. ntifikasi. ntifikasi. mengide
disertakan ntifikasi.

Ketepatan
respon Merespo
Sering Cukup
(gerakan/me Respon Merespo n dengan
salah tepat
nunjuk) kurang n dengan sangat
merespo merespo
terhadap tepat. tepat. tepat dan
n. n.
instruksi/info cepat.
rmasi lisan

B.
Penggunaa
n Alat
Bantu
Visual
untuk
Komunikasi

Kejelasan
Sangat
penggunaan Cukup Jelas
Tidak jelas dan
gambar/mim Kurang jelas, dan
jelas/tida ekspresif
ik/gerakan jelas/seri kadang mudah
k dalam
untuk ng salah. butuh dimenger
relevan. berkomu
menyampaik bantuan. ti.
nikasi.
an ide

Menggun Menggun
Penggunaan Cukup
Tidak akan akan
kosakata menggun
menggun Kosakata kosakata kosakata
sederhana akan
akan sangat yang yang
yang sesuai kosakata
kosakata terbatas. cukup bervarias
dengan yang
. bervarias i dan
visual relevan.
i. tepat.

C.
Kolaborasi
dan
Partisipasi
1 5
Aspek 2 3
(Sangat 4 (Baik) (Sangat
Penilaian (Kurang) (Cukup)
Kurang) Baik)

dalam
Kelompok

Keterlibatan Selalu
dalam aktif,
Aktif dan
kegiatan Pasif/tida Cukup inisiatif,
Kurang berkontri
kelompok k aktif dan
berpartisi busi
(misalnya, berpartisi berpartisi memimpi
pasi. secara
"Ceritakan pasi. pasi. n
teratur.
dengan kelompo
Gambar") k.

Sangat
baik
Kerjasama Bekerja dalam
Tidak Kurang Cukup
dengan sama bekerja
bekerja bekerja bekerja
anggota dengan sama
sama. sama. sama.
kelompok baik. dan
membant
u.

O. Pengayaan dan Remedial


Pengayaan
• Bagi peserta didik yang telah mencapai tujuan pembelajaran, berikan cerita
berbahasa Inggris dengan visual yang sedikit lebih kompleks. Mintalah
mereka untuk menceritakan kembali ide pokoknya dengan bahasa mereka
sendiri atau menggambar urutan kejadiannya.
• Ajak peserta didik untuk membuat flashcards sendiri dengan gambar dan
kata-kata baru yang mereka pelajari.
• Berikan challenge untuk membuat "tebak-tebakan" tentang benda atau
aktivitas menggunakan deskripsi lisan dan visual.
Remedial
• Bagi peserta didik yang kesulitan, lakukan bimbingan individual atau
kelompok kecil.
• Gunakan media visual yang lebih besar dan jelas, atau flashcards dengan
gambar yang lebih menarik dan kontras.
• Ulangi kosakata dan frasa dasar dengan metode yang lebih multisensori
(misalnya, sentuhan, bau) jika memungkinkan.
• Fokus pada satu jenis informasi lisan dan satu jenis respon visual hingga
dikuasai sebelum melanjutkan.
• Berikan lebih banyak contoh dan demonstrasi langsung.
P. Bahan Bacaan
Bahan Bacaan Pendidik
1. Cameron, L. (2001). Teaching Languages to Young Learners. Cambridge
University Press. (Fokus pada pengajaran bahasa untuk anak-anak).
2. Lightbown, P. M., & Spada, N. (2013). How Languages are Learned (4th ed.).
Oxford University Press. (Menjelaskan teori dan prinsip akuisisi bahasa
kedua).
3. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. (2022).
Panduan Pengembangan Modul Ajar. Jakarta: Kemendikbudristek.
Bahan Bacaan Peserta Didik
1. Buku cerita bergambar anak-anak yang kaya visual dan memiliki narasi
sederhana dalam bahasa Inggris (misalnya, seri Brown Bear, Brown Bear,
What Do You See? oleh Bill Martin Jr.).
2. Video animasi edukatif berbahasa Inggris tanpa atau dengan dialog minimal
(misalnya, Peppa Pig episode pendek, Word Party).
3. Aplikasi interaktif belajar bahasa Inggris untuk anak-anak dengan fokus pada
visual dan audio.

Q. Glosarium
1. Deep Learning: Pendekatan pembelajaran yang berfokus pada pemahaman
konsep secara mendalam dan kemampuan untuk menerapkan pengetahuan
dalam berbagai konteks, bukan hanya menghafal fakta.
2. Inquiry-Based Learning (Pembelajaran Berbasis Inkuiri): Model
pembelajaran di mana siswa aktif mencari dan menemukan jawaban atas
pertanyaan atau masalah melalui eksplorasi, observasi, dan penyelidikan.
3. Visual Aids (Alat Bantu Visual): Materi atau perangkat yang mengandalkan
indra penglihatan, seperti gambar, flashcards, diagram, atau video, untuk
membantu pemahaman dan komunikasi.

R. Daftar Pustaka
1. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. (2021).
Capaian Pembelajaran Kurikulum Merdeka Fase A. Jakarta:
Kemendikbudristek.
2. Ellis, R. (2008). The Study of Second Language Acquisition (2nd ed.). Oxford
University Press.
3. Richards, J. C., & Lockhart, C. (1994). Reflective Teaching in Second
Language Classrooms. Cambridge University Press.

Anda mungkin juga menyukai