SAP2000
1. Model
2. Reaksi Tumpuan
3. Displacement
TABLE: Joint Displacements
Join OutputCa
t se CaseType U1 U2 U3 R1 R2 R3
1 Live LinStatic 0 0 0 -0,000937 0,000013 0
-
2 Live LinStatic 0 0 0 -0,000931 0,000018 0
-
3 Live LinStatic 0 0 0,00318 -1,27E-19 0,000058 0
- -7,226E- -
4 Live LinStatic 0 0 0,00299 20 0,000124 0
5 Live LinStatic 0 0 0 0,000937 0,000013 0
-
6 Live LinStatic 0 0 0 0,000931 0,000018 0
⚠️Catatan / Hal yang Perlu Diperhatikan
Pastikan spesifikasi pekerjaan PHT sudah jelas dalam gambar kerja
dan spesifikasi teknis (apa yang termasuk dalam “treatment kepala
tiang”).
Pastikan satuan konsisten (unit, m, kg) agar volumetriknya tepat.
Pastikan harga satuan mengacu ke data terkini (HSPK atau AHSP
wilayah/provinsi) – dokumenmu menggunakan HSPK untuk tahun
tertentu. Scribd+1
Tambahkan faktor risiko atau efisiensi jika perlakuan kepala tiang ini
kompleks (misalnya lokasi sulit, kelebatan air, pekerjaan malam
hari).
Jika PHT merupakan bagian dari pekerjaan pondasi dalam (pile head
& pile cap), jangan lupa hubungkan dengan pekerjaan tiang
pancang, pile cap, dan struktur atas agar tidak terjadi duplikasi atau
kekurangan.
SAP2000 dikembangkan oleh Computers and Structures, Inc. (CSI)
dan termasuk salah satu software paling populer di bidang teknik sipil
karena kemampuannya yang lengkap — mulai dari pemodelan, analisis
gaya dan beban, hingga desain elemen struktur sesuai standar
internasional.
🔹 Fungsi utama SAP2000:
Membuat model 2D dan 3D struktur secara grafis.
Melakukan analisis statik, dinamik, pushover, dan respons
spektrum.
Menghitung reaksi, gaya dalam, lendutan, serta deformasi.
Melakukan desain otomatis untuk elemen baja, beton, dan kabel
sesuai kode desain.
🔹 Kelebihan SAP2000:
Antarmuka yang intuitif dan mudah digunakan.
Dapat menangani struktur sederhana hingga kompleks.
Terintegrasi dengan program lain seperti ETABS dan SAFE.
💻 3. Lingkungan Kerja SAP2000
SAP2000 memiliki antarmuka yang user-friendly dan berbasis grafik,
di mana pengguna dapat:
Menggambar model secara langsung (menggunakan garis, frame,
area, solid),
Mengatur material dan penampang (section properties),
Mendefinisikan tumpuan, sambungan, dan beban,
Melihat hasil dalam bentuk diagram gaya, kontur tegangan, atau
animasinya.
Tampilan 3D-nya juga mempermudah memahami perilaku struktur saat
diberi beban.
🧩 4. Jenis Elemen yang Dapat Dimodelkan
Jenis Elemen Keterangan
Untuk batang 1D seperti balok, kolom, tiang pancang,
Frame Element
menara, jembatan.
Shell/Area
Untuk pelat, dinding geser, atau pelat atap.
Element
Untuk elemen 3D seperti fondasi masif atau blok
Solid Element
beton besar.
Link/Support Untuk perletakan nonlinier, sambungan, damper, atau
Element pegas.
Cable/Tendon
Untuk kabel, jembatan gantung, atau prategang.
Element
🧮 5. Jenis Analisis di SAP2000
SAP2000 dapat melakukan berbagai jenis analisis:
Jenis Analisis Fungsi
Linear Static Analysis Analisis beban statis sederhana.
Nonlinear Static Analisis kapasitas struktur terhadap beban
(Pushover) gempa bertahap.
Modal Analysis Menentukan bentuk getar alami struktur.
Jenis Analisis Fungsi
Response Spectrum
Respon struktur terhadap spektrum gempa.
Analysis
Simulasi respon waktu nyata terhadap rekaman
Time History Analysis
gempa.
Buckling Analysis Mengevaluasi kestabilan dan risiko tekuk.
Untuk beban bergerak, seperti kendaraan di
Moving Load Analysis
jembatan.
🧱 6. Proses Umum Pemodelan di SAP2000
Urutan umum pengerjaan di SAP2000:
1. Define
o Material (beton, baja, tanah, dll)
o Section properties (profil, pelat, kabel, dll)
2. Draw / Model
o Membuat elemen struktur sesuai geometri aktual.
3. Assign
o Memberikan beban, tumpuan, boundary condition, dan
kombinasi beban.
4. Analyze
o Menjalankan proses analisis numerik.
5. Design / Check
o Memeriksa kekuatan elemen sesuai standar (SNI, ACI, AISC,
Eurocode, dll).
6. Display / Report
o Menampilkan hasil gaya, momen, lendutan, dan deformasi.