Al-Furqan : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya
Volume 2, No. 2, Maret 2023
[Link]
P-ISSN: 2830-7844 E-ISSN: 2830-7755
METODE PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI MI/SD
Nofia Handayani¹, Ridho Rizky², Apriyanti³, Ahmad Tarmizi Hasibuan
¹²³Mahasiswa, Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
⁴Dosen, Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
n3523394@[Link], ridhorizky1221@[Link], apriantymedan232@[Link].
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan dan menganalisis metode pembelajaran Bahasa
Indonesia di mi / sd terkait dengan penggunaan Bahasa Indonesia di Fakultas Ilmu Tarbiyah
dan Keguruan (FITK) Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU). Tujuan dari
penelitian ini adalah untuk memahami bagaimana mahasiswa menggunakan Bahasa Indonesia
di lingkungan akademik dan sejauh mana hal ini mempengaruhi pembelajaran dan pemahaman
mereka tentang mata kuliah tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah metode
pendekatan studi pustaka (library research) dari berbagai buku dan jurnal. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa mahasiswa UIN Sumatera Utara dapat memahami metode pembelajaran
Bahasa Indonesia di lingkungan FITK UINSU. Beberapa mahasiswa menganggap bahwa
penggunaan bahasa Indonesia di lingkungan FTIK UINSU masih kurang memadai, terutama
dalam konteks pembelajaran dan komunikasi antar sesama mahasiswa.
Kata kunci: Pembelajaran, metode.
Abstract
This study aims to explain and analyze Indonesian language learning methods at mi / sd related
to the use of Indonesian at the Faculty of Tarbiyah and Teacher Training (FITK) State Islamic
University of North Sumatra (UINSU). The purpose of this research is to understand how
students use Indonesian in an academic environment and to what extent this influences their
learning and understanding of the subject. The research method used is a library research
approach from various books and journals. The results showed that UIN North Sumatra
students could understand Indonesian language learning methods in the UINSU FITK
environment. Some students think that the use of Indonesian in the FTIK UINSU environment
is still inadequate, especially in the context of learning and communication between fellow
students.
Key word: Learning, method.
PENDAHULUAN
Pembelajaran bahasa Indonesia di tingkat MI (Madrasah Ibtidaiyah) dan SD (Sekolah
Dasar) adalah menjelaskan pentingnya bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional dan
komunikasi yang efektif dalam kehidupan sehari-hari. Anda bisa memulai dengan mengatakan
bahwa Bahasa Indonesia adalah bahasa resmi di Indonesia dan menjadi alat komunikasi utama
di berbagai sektor, termasuk pendidikan, bisnis, dan pemerintahan. Kemampuan berbahasa
Al-Furqan : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya
Volume 2 Nomor 2 ( 2023)
25
Indonesia yang baik sangat penting bagi para siswa di tingkat MI dan SD agar dapat
mengembangkan komunikasi verbal, mengekspresikan ide-ide mereka, dan memahami
instruksi serta materi pelajaran dengan baik.
Selanjutnya,metode pembelajaran Bahasa Indonesia yang dapat digunakan di tingkat
MI dan SD. Beberapa metode yang umum digunakan dalam pembelajaran Bahasa Indonesia
meliputi:
1. Metode Bermain Peran
Metode ini melibatkan siswa dalam peran aktif dan situasi komunikatif. Misalnya, mereka
dapat berperan sebagai penjual dan pembeli di sebuah toko, atau sebagai tokoh dalam cerita.
Melalui permainan peran ini, siswa dapat berlatih menggunakan bahasa Indonesia dalam
konteks nyata dan meningkatkan kemampuan komunikasi mereka.
2. Metode Cerita
Cerita atau dongeng adalah alat yang efektif untuk mengajarkan bahasa Indonesia kepada siswa
MI dan SD. Dalam metode ini, guru bisa menggunakan cerita tradisional atau cerita asli yang
disesuaikan dengan tingkat pemahaman siswa. Melalui cerita, siswa dapat memperluas
kosakata mereka, memahami struktur kalimat, dan belajar memahami pesan moral dalam cerita
tersebut.
3. Metode Bermain dan Bernyanyi
Anak-anak di tingkat MI dan SD cenderung lebih responsif terhadap pembelajaran yang
melibatkan elemen permainan dan musik. Guru dapat menggunakan permainan sederhana
seperti tebak kata, menyusun kata-kata, atau menyanyikan lagu-lagu dengan lirik berbahasa
Indonesia. Metode ini dapat membantu siswa merasa lebih terlibat dan antusias dalam
pembelajaran bahasa Indonesia.
4. Metode Menulis dan Membaca
Pembelajaran Bahasa Indonesia di tingkat MI dan SD juga harus mencakup aspek menulis dan
membaca. Guru dapat memberikan latihan menulis dengan memberikan topik-topik sederhana
atau meminta siswa untuk menulis cerita pendek. Selain itu, kegiatan membaca dapat dilakukan
dengan memperkenalkan bacaan yang sesuai dengan tingkat pemahaman siswa dan
mengajarkan strategi membaca yang efektif.
Selain metode-metode di atas, penting juga untuk mencakup penggunaan teknologi
yang tepat dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di MI dan SD. Penggunaan multimedia,
Al-Furqan : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya
Volume 2 Nomor 2 ( 2023)
26
aplikasi interaktif, dan sumber daya digital lainnya dapat meningkatkan minat siswa dan
membantu mereka memahami bahasa Indonesia dengan lebih baik
HASIL DAN PEMBAHASAN
A. Pengertian metode pembelajaran
Metode pembelajaran digunakan untuk menyusun dalam bentuk kegiatan nyata dan
praktis agar mencapai tujuan pembelajaran. Metode pembelajaran dapat memberikan
kesempatan kepada peserta didik untuk berkembang seperti kerjasama,berkomunikasi, dan
toleransi. metode instruksional digunakan dalam bentuk pelajaran kepada peserta didik seperti
metode ceramah,diskusi, tanya jawab, pratikum, dan lainlain yang telah dipaparkan secara
khusus1.
Dalam dunia pendidikan terdapat berbagai macam metode mengajar, yang dalam
penggunaannya harus disesuaikan dengan berbagai hal, seperti situasi dan kondisi kegiatan
belajar mengajar sedang berlangsung, fasilitas yang tersedia, dan sebagainya harus disesuaikan
dengan tujuan pendidikan yang hendak [Link] merupakan suatu alat dalam
pelaksanaan pendidikan, yakni yang digunakan dalam penyampaian materi tersebut. Materi
pelajaran yang mudah pun kadang-kadang sulit berkembang dan sulit diterima oleh peserta
didik, karena cara atau metode yang digunakannya kurang tepat. Namun, sebaliknya suatu
pelajaran yang sulit akan mudah diterima oleh peserta didik, karena penyampaian dan metode
yang digunakan mudah dipahami, tepat dan menarik 2 . Metode adalah Cara untuk
menyampaikan materi pembelajaran dalam upaya mencapai tujuan kurikulum.” Definisi
tersebut menegaskan bahwa metode pembelajaran ialah 1) cara, 2) untuk menyampaikan, 3)
materi pembelajaran, 4) sebagai upaya mencapai tujuan kurikulum.3
B. Pengertian pembelajaran Bahasa Indonesia
Pembelajaran bahasa Indonesia pada hakikatnya adalah membelajarkan peserta didik
tentang keterampilan berbahasa Indonesia yang baik dan benar sesuai tujuan dan fungsinya.
Menurut Atmazaki, mata pelajaran Bahasa Indonesia bertujuan agar peserta didik memiliki
kemampuan berkomunikasi secara efektif dan efisien sesuai dengan etika yang berlaku, baik
secara lisan maupun tulis, menghargai dan bangga menggunakan bahasaIndonesia sebagai
1
Novita,Fitria Sari, Metode Dalam Model Pembentukan Bahasa Indonesia, (Jakarta, 2020), h.91.
2
Maesaroh,Peranan Metode Pembelajaran Terhadap Minat Dan Prestasi Belajar Pendidikan Agama Islam,
(Surakarta, 2013), hal.154.
3
Fanani, Mengurai Kerancuan Istilah Strategi dan Metode Pembelajaran, (Semarang 2014), hal. 3.
Al-Furqan : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya
Volume 2 Nomor 2 ( 2023)
27
bahasa persatuan dan bahasa negara, memahami bahasa Indonesia dan menggunakannya
dengan tepat dan kreatif untuk berbagai tujuan, menggunakan bahasa Indonesia untuk
meningkatkan kemampuan intelektual, serta kematangan emosional dan sosial, menikmati dan
memanfaatkan karya sastra untuk memperluas wawasan, budi pekerti, serta meningkatkan
pengetahuan dan kemampuan berbahasa, dan menghargai dan membanggakan sastra Indonesia
sebagai khazanah budaya dan intelektual manusia Indonesia. 4
Dalam pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia di Sekolah Dasar, siswa diharapkan
belajar bahasa Indonesia dan guru diharapkan mengajarkan bahasa Indonesia karena
bagaimanapun juga guru merupakan kunci utama keberhasilan pembelajaran bahasa Indonesia
di sekolah dasar. Tidak semua anak dapat berbicara bahasa Indonesia dengan baik dan benar,
karena hampir setiap anak berkomunikasi menggunakan bahasa ibu sehingga tugas guru
mengajarkan bahasa Indonesia agar anak dapat berkomunikasi dengan baik menggunakan
bahasa nasional yaitu bahasa Indonesia.5
Pembelajaran bahasa Indonesia merupakan salah satu mata pelajaran penting dalam
dunia pendidikan. Secara umum tujuan pembelajaran bahasa Indonesia adalah sebagai berikut:
(1) peserta didik menghargai dan membanggakan bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan
dan bahasa negara, (2) peserta didik memahami bahasa Indonesia dari segi bentuk, makna, dan
fungsi serta menggunakannya dengan tepat dan kreatif untuk bermacam-macam
tujuan,keperluan dan keadaan (3) peserta didik memiliki kemampuan menggunakan bahasa
Indonesia untuk meningkatkan kemampuan, kematangan emoasional, dan kematangan sosial,
(4) peserta didik memiliki disiplin dalam berpikir dan berbahasa (berbicara dan menulis), (5)
peserta dan didik mampu menikmati dan memanfaatkan karya sastra untuk mengembangkan
kepribadian, memperluas wawasan kehidupan, serta meningkatkan pengetahuan dan
kemampuan berbahasa,(6) peserta didik menghargai dan membanggakan karya sastra
Indonesia sebagai khazanah budaya dan intektual manusia Indonesia.6
C. Macam - macam Metode Pembelajaran Bahasa Indonesia
1. Metode Terjemahan
Metode Terjemahan sering digunakan dalam pembelajaran bahasa asing atau bahasa kedua.
Penggunaan metode ini dilakukan dengan menerjemahkan wacana dalam bahasa asing ke
4
Khair, Pembelajaran Bahasa Indonesia dan Sastra (BASASTRA)di SD dan MI,(Bengkulu 2018), hal. 23.
5
Ali, Pembelajaran Bahasa Indonesia dan Sastra (ba Sastra) di sekolah dasar, (Palembang 2029), hal. 38.
6
Hidayah, Penanaman Nilai-Nilai Karakter Dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia, (Lampung 2015),
hal.193.
Al-Furqan : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya
Volume 2 Nomor 2 ( 2023)
28
dalam bahasa ibu peserta didik. Urutan penyajiannya dari pengenalan kata dan aturan tata
bahasa dalam kalimat. Karena itu penyajian materi lebih menekankan pada pemakaian bahasa
tulitu
2. Metode Tata Bahasa
Penggunaan metode Tata Bahasa didasarkan pada pendekatan informatif, yang berupa
penjelasan penggunaan kata-kata dan tata bahasa. Isi pelajaran berupa daftar kata-kata dan
butir-butir tata bahasa. Penggunaann metode ini lebih menekankan pada pembelajaran bahasa
tulis yang bersifat pasif.
3. Metode Langsung
Penggunaan metode langsung didasarkan pada asumsi bahwa penguasaan bahasa dan
pengembangan rasa bahasa secara instingtif berakar dalam hubungan langsung antara
pengalaman dan ekspresi. Karena itu tidak diperkenankan penggunaan bahasa perantara,
penguasaan bahasa lisaan diutamakan, pembelajaran dilaksanakan seperti anak belajar bahasa
ibunya, waktu terbanyak digunakan untuk latihan bahasa lisan, pola-pola dan struktur kalimat
diajarkan secara induktif, gairah belajar harus tumbuh dalam pelajaran itu.
4. Metode Berlizt
Penggunaan metode Berlizt merupakan pengembangan metode Langsung. Prinsip dasar
penggunaannya sama dengan metode langsung.
5. Metode Pembatasan Bahasa
Penggunaan metode pembatasan bahasa berdasar asumsi mencari jalan paling efisien agar
dalam waktu singkat dan mudah siswa0-siswa dapat menguasai sejumlah kata-kata dan pola-
pola kalimat yang terbatas, tetapi mempunyai kegunaan tinggi dalam kehidupan.
6. Metode Oral
Metode Oral disebut juga dengan the Reform Method atau Fonetic Method. Metode ini
merupakan perbaikan metode langsung. Prinsip dasar yang digunakan dalam metode ini bahwa
pengajaran bahasa dilaksanakan melalui bicara, apa pun tujuan yang ingin [Link] berat
pembelajaran pada penggunaan bahasa yang benarbenar digunakan oleh masyarakat penutur
bahasa itu. Menghafal kata-kata dihindari, tetapi penggunaan pola-pola penggunaan bahasa
yang digunakan penutur bahasa itu diintensifkan.
7. Metode Realis
Penggunaan metode ini didasarkan pada prinsip bahwa mempelajari bahasa harus sebaaimana
tingkah laku berbahasa yang sesungguhnya.
Al-Furqan : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya
Volume 2 Nomor 2 ( 2023)
29
8. Metode Membaca
Pembelajaran bertujuan pada pengetashuann dan keterampilan membaca pada bahasa target.
Teks dibagi atas dua bagian pendek masing-masing dengan daftar kata-kata yang akan
diajarkan dalam teksitu, terjemahannya, dan gambar-gambar. Setelah kemampuan membaca
memadai teks disajikan dalam bentuk ceria atau novel.7
Setiap metode pembelajaran mempunyai keunggulan dan kelemahan dibandingkan
dengan yang lain. Tidak ada satu metodepun yang dianggap selalu efektif untuk segalasituasi
pembelajaran. Berikut ini merupakan berbagai metode pembelajaran yang memungkinkan
dapat diterapkan di dalam kelas, yaitu sebagai berikut:
1. Metode ceramah
Metode ceramah ini mempunyai langkah-langkah antara lain:
a. Langkah persiapan
b. Langkah penyajian
2. Metode demonstrasi
Dalam metode ini mempunyai langkah-langkah antara lain:
a. Merumuskan dengan jelas kecakapan dan atau keterampil
3. Metode lagu
Langkah-langkah dalam metode ini sebagai berikut:
a. Mengubah lirik pembelajaran.8
SIMPULAN
Dalam dunia pendidikan terdapat berbagai macam metode mengajar, yang dalam
penggunaannya harus disesuaikan dengan berbagai hal, seperti situasi dan kondisi kegiatan
belajar mengajar sedang berlangsung, fasilitas yang tersedia, dan sebagainya harus disesuaikan
dengan tujuan pendidikan yang hendak [Link] merupakan suatu alat dalam
pelaksanaan pendidikan, yakni yang digunakan dalam penyampaian materi tersebut. Tidak
semua anak dapat berbicara bahasa Indonesia dengan baik dan benar, karena hampir setiap anak
berkomunikasi menggunakan bahasa ibu sehingga tugas guru mengajarkan bahasa Indonesia
7
Krissandi,Pembelajaran Bahasa Indonesia untuk SD, (Bekasi 2018), hal.14-18.
8
Fuaziah, Supendi,Humairoh, Penggunaan Metode Pembelajaran Bahasa Indonesia Bagi Penutur Asing,
(Sukabumi 2018), hal. 235.
Al-Furqan : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya
Volume 2 Nomor 2 ( 2023)
30
agar anak dapat berkomunikasi dengan baik menggunakan bahasa nasional yaitu bahasa
Indonesia.
Secara umum tujuan pembelajaran bahasa Indonesia adalah sebagai berikut: (1) peserta
didik menghargai dan membanggakan bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan dan bahasa
negara, (2) peserta didik memahami bahasa Indonesia dari segi bentuk, makna, dan fungsi serta
menggunakannya dengan tepat dan kreatif untuk bermacam-macam tujuan,keperluan dan
keadaan (3) peserta didik memiliki kemampuan menggunakan bahasa Indonesia untuk
meningkatkan kemampuan, kematangan emoasional, dan kematangan sosial, (4) peserta didik
memiliki disiplin dalam berpikir dan berbahasa (berbicara dan menulis), (5) peserta dan didik
mampu menikmati dan memanfaatkan karya sastra untuk mengembangkan kepribadian,
memperluas wawasan kehidupan, serta meningkatkan pengetahuan dan kemampuan
berbahasa,(6) peserta didik menghargai dan membanggakan karya sastra Indonesia sebagai
khazanah budaya dan intektual manusia Indonesia. Prinsip dasar yang digunakan dalam metode
ini bahwa pengajaran bahasa dilaksanakan melalui bicara, apa pun tujuan yang ingin
[Link] berat pembelajaran pada penggunaan bahasa yang benarbenar digunakan oleh
masyarakat penutur bahasa itu.
DAFTAR PUSTAKA
Novita Findy, Fitria Sari Arindha, "Metode Dalam Model Pembelajaran Bahasa Indonesia",
Prosiding Samasta Seminar Nasional Bahasa Dan Sastra Indonesia, Vol 1,(Nomor 2),
Hal 91.
Maesaroh Siti, Peranan Metode Pembelajaran Terhadap Minat Dan Prestasi Belajar Pendidikan
Agama Islam, Jurnal Kependidikan, Vol 1,(Nomor 1), Hal 154.
Khair Ummul, Pembelajaran Bahasa Indonesia Dan Sastra (Ba Sastra), Jurnal Pendidikan
Dasar, Vol 2,(Nomor 1), Hal 23.
Fanani Akhwan, Mengurai Kerancuan Istilah Strategi Dan Metode Pembelajaran, Jurnal
Pendidikan Islam, Vol 8,(Nomor 2), Hal 3.
Ali Muhammad,Pembelajaran Bahasa Indonesia Dan Sastra (Ba Sastra) Di Sekolah Dasar,
Jurnal PAUD,Vol 3,(Nomor 1),Hal 38.
Hidayah Nurul, Penanaman Nilai-Nilai Karakter Dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Di
Sekolah Dasar, Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Dasar, Vol 2,(Nomor 2), Hal 193.
Fauziah Nurul Wulida, Supendi Ahmad Deden, Humairah Wahda Hera, Penggunaan Metode
Pembelajaran Bahasa Indonesia Bagi Penutur Asing, Jurnal Belajar Bahasa, Vol
3,(Nomor 2), Hal 235.
Al-Furqan : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya
Volume 2 Nomor 2 ( 2023)
31
Krissandi, Widharyanto, Dan Dewi,(2018),Pembelajaran Bahasa Indonesia Untuk SD,Penerbit
Media Maxima Graha Persada Sentosa.
Al-Furqan : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya
Volume 2 Nomor 2 ( 2023)
32