0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
9 tayangan6 halaman

Supervisi Pendidikan di MI Lil-Muqorrobien

Dokumen ini membahas program supervisi di MI Lil-Muqorrobien Al-Islami yang bertujuan untuk meningkatkan profesionalisme guru dan tenaga kependidikan melalui pengawasan dan pembinaan. Supervisi mencakup aspek akademik, administrasi, dan lembaga, dengan kepala sekolah sebagai supervisor yang melakukan kunjungan kelas dan diskusi. Tujuan utama dari supervisi adalah memastikan proses pembelajaran berjalan efektif dan mendukung pengembangan kompetensi guru.

Diunggah oleh

frisydah
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
9 tayangan6 halaman

Supervisi Pendidikan di MI Lil-Muqorrobien

Dokumen ini membahas program supervisi di MI Lil-Muqorrobien Al-Islami yang bertujuan untuk meningkatkan profesionalisme guru dan tenaga kependidikan melalui pengawasan dan pembinaan. Supervisi mencakup aspek akademik, administrasi, dan lembaga, dengan kepala sekolah sebagai supervisor yang melakukan kunjungan kelas dan diskusi. Tujuan utama dari supervisi adalah memastikan proses pembelajaran berjalan efektif dan mendukung pengembangan kompetensi guru.

Diunggah oleh

frisydah
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

PROGRAM SUPERVISI

MI LIL-MUQORROBIEN AL-ISLAMI

PENDAHULUAN

1. LATAR BELAKANG

Menjadi Kepala Sekolah/Madrasah memanglah sangat berat karena Kepala Sekolah/Madrasah


merupakan mesin penggerak bagi anggota lainnya dalam melaksanakan tugas untuk mencapai
visi dan misi Sekolah/Madrasah. Diantara tugas pokok Kepala Sekolah/Madrasah yaitu:
Kepribadian, melaksanakan tugas Manajerial, mengembangkan Kewirausahaan, melakukan
Supervisi kepada Guru dan Tenaga Kependidikan.

Diantara empat tugas pokok Kepala Sekolah/Madrasah itu adalah harus melakukan supervisi
terhadap guru dan tenaga kependidikan yang ada di sekolah/madrasah tersebut. Karena kepala
sekolah/madrasah harus bisa memastikan bahwa guru dan tenaga kependidikan telah
melaksanakan tugasnya dengan benar, aman, dan lain-lain.

2. MANFAAT & TUJUAN

Supervisi kepada guru bertujuan agar guru menjadi lebih profesional dalam menjalankan tugas
mengajar dan melayani peserta didik.

 Membantu guru tingkatkan kemampuan profesionalnya, yang melingkupi pengetahuan


akademik, pengelolaan kelas, keterampilan proses belajar, serta bisa memakai seluruh
kemampuannya ini untuk membagikan pengalaman belajar yang bermutu untuk peserta
didik.
 Memeriksa ataupun memastikan proses pembelajaran di sekolah berjalan sesuai
determinasi serta tujuan yang di tetapkan. Kegiatan supervisi ini bisa di lakukan melalui
kunjungan ke kelas- kelas ketika guru sedang mengajar, obrolan individu dengan guru,
sahabat sejawatnya, ataupun dengan peserta didik.
 Mendorong guru tingkatkan kompetensinya, melakukan kewajiban mengajarnya dengan
lebih baik dengan menerapkan pengetahuan serta keterampilannya, serta mempunyai
atensi yang benar- benar (commitment) kepada kewajiban serta tanggung jawabnya
selaku guru.

Supervisi Menurut Cambridge Dictionary, supervisi merupakan kegiatan untuk memastikan


bahwa seluruhnya dilakukan dengan benar, nyaman, serta lain- lain. Dalam bumi pendidikan,
supervisi ialah cara untuk menerapkan pekerjaan apa saja yang telah dilaksanakan, menilainya,
sampai mengoreksinya.

Begitu juga yang didefinisikan Purwanto dalam repository. radenintan. ac. id oleh R Mida
Hayati, maksud dari supervisi yaitu merupakan pengawasan berupa sesuatu kegiatan pembinaan,
yang direncanakan untuk membantu para guru serta pegawai sekolah yang lain dalam
melaksanakan pekerjaan dengan cara efisien.

Kesimpulannya, supervisi merupakan upaya yang bertujuan untuk memberikan layanan pada
guru- guru supaya sanggup memperbaiki pengajaran serta kurikulum. Fungsi supervisi
pembelajaran adalah untuk penelitian, evaluasi, koreksi serta pembinaan.

Tidak cuma hanya pengawasan raga tetapi pula kepada material. Misalnya, semacam
pengawasan kepada aktivitas akademik( cara berlatih membimbing), pengawasan kepada guru
dalam membimbing, pengawasan kepada suasana berlatih serta lain- lain.

Aktivitas supervisi dapat dikatakan untuk menolong guru. Tetapi, dalam kondisi yang lain pula
menyangkut mengenai bagian sekolah yang lain, seperti bagian tata usaha, sarana, dan
lingkungan sekolah.
Pihak yang melaksanakan supervisi ialah kepala sekolah/madrasah selaku supervisor. Aktivitas
supervisi dapat dilakukan dengan cara efisien, semacam kunjungan kelas, diskusi kelompok,
pembinaan perseorangan, dan simulasi pembelajaran.

3. JENIS - JENIS SUPERVISI

A. Supervisi Akademik

1. Pengertian

Menurut Fiscer, dkk, supervisi akademik ialah sesuatu cara pengawasan yang di lakukan oleh
seorang pada tenaga pendidik, untuk menguatkan serta tingkatkan kualitas pembelajaran di
sekolah, alhasil bisa berkontribusi untuk tingkatkan mutu proses belajar peserta didik.

Dengan demikian, hingga di harapkan lewat aktivitas supervisi akademik, kepala sekolah bisa
memastikan seluruh guru di bawah kepemimpinannya bisa melakukan kewajiban serta tanggung
jawabnya dengan baik, alhasil peserta didik bisa menerima layanan pendidikan yang terbaik.

Pelaksanaan supervisi akademik tidak hanya fokus pada peningkkatan pengetahuan serta
keterampilan mengajar guru, namun pula pada inovasi komitmen (commitment), keinginan
(willingness), serta dorongan (motivation) guru ( Kemdiknas, 2007).

3. Prinsip-prinsip Supervisi Akademik

 Efisien, maksudnya sesuai situasi sekolah sehingga mudah dilakukan,


 Sistematis. maksudnya di kembangkan sesuai perencanaan program supervisi yang
matang serta tujuan pembelajaran,
 Objektif, maksudnya masukan sesuai aspek-aspek instrumen,
 Realistis, maksudnya berdasarkan pada realitas sesungguhnya,
 Antisipatif, maksudnya sanggup menghadapi permasalahan yang mungkin terjadi,
 Konstruktif, maksudnya meningkatkan kreatifitas serta inovasi guru dalam meningkatkan
pembelajaran,
 Kooperatif, maksudnya terdapat kerja sama yang baik antara kepala sekolah serta guru
dalam meningkatkan pembelajaran,
 Kekeluargaan, maksudnya mempertimbangkan silih asah, asih, serta membimbing dalam
meningkatkan pembelajaran,
 Demokratis, maksudnya kepala sekolah tidak boleh mendominasi pelaksanaan supervisi
akademik,
 Aktif, maksudnya guru serta kepala sekolah wajib aktif ikut serta,
 Humanis, maksudnya sanggup menciptakan ikatan manusiawi yang serasi, terbuka, jujur,
ajeg, sabar, bersemangat, serta penuh humor
 Berkelanjutan, maksudnya supervisi akademik di lakukan dengan cara teratur serta
berkepanjangan.

B. Supervisi Administrasi

Guru yang baik adalah guru yang mempersiapkan administrasinya dengan baik, kegiatan yang
dilakukannya terencana dengan baik serta melakukan penilaian untuk mengukur perencanaan
yang telah dibuatnya. Administrasi guru dimulai dari perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, dan
tindak lanjut semua harus terdokumentasikan.

Adapun administrasi yang di supervisi yaitu:

 Administrasi Kurikulum
 Administrasi Pendidik dan Tenaga Kependidikan
 Administrasi Tata Usaha/Tata Laksana

C. Supervisi Lembaga

Supervisi lembaga ialah aktivitas observasi supervisor kepada aspek-aspek yang terletak di
esensial. Jika kita amati, supervisi akademik dimaksudkan untuk tingkatkan pembelajaran,
sebaliknya supervisi lembaga dimaksudkan untuk tingkatkan nama baik sekolah ataupun
kemampuan sekolah.
Adapun manfaat dari supervisi lembaga adalah memperbesar kemampuan guru untuk
menyiapkan peserta didiknya jadi anggota masyarakat yang efisien. Membantu guru
melangsungkan penaksiran dengan cara kritis kepada aktivitas- aktivitasnya serta kesulitan
belajar dan mengajar.

Jadwal Supervisi Tenaga Pendidik


Pondok Pesantren Lil-Muqorrobien Al-Islami
N NAMA Tanggal Supervisor/ Penilai KE
o Pelaksanaan T
1 MULIA HAYATI, [Link] 15 Oktober Risydah Fuadiah,
2025 S,Pd
2 ETA ROFITA, [Link] 21 Oktober Risydah Fuadiah,
2025 S,Pd
3 SUCI SUSANTI, [Link] 23 Oktober Risydah Fuadiah,
2025 S,Pd
4 FAUZIAH RANI, [Link] 16 Oktober Risydah Fuadiah,
2025 S,Pd
5 YENNI SUGIARTI, [Link] 17 Oktober Risydah Fuadiah,
2025 S,Pd
6 NURLINDAH KASIM 23 Oktober Eta Rofita, [Link]
2025
7 DINA ALFARIDA, [Link] 15 Oktober Eta Rofita, [Link]
2025
8 ELLA RAHMAWATI, [Link] 16 oktober Eta Rofita, [Link]
2025
9 SUHERMANSYAH, [Link] 24 Oktober Eta Rofita, [Link]
2025
1 [Link] ASARI, S,Pd 16 Oktober Eta Rofita, [Link]
0 2025
1 IIN PUSPASARI, [Link] 17 Oktober MULIA HAYATI, [Link]
1 2025
1 SINTIA 20 Oktober MULIA HAYATI, [Link]
2 2025
1 INTA MAKRIFATUL ZULFA, 22 Oktober MULIA HAYATI, [Link]
3 [Link] 2025
1 SITI LAILATUL MTH, SE,SY 23 Oktober MULIA HAYATI, [Link]
4 2025
1 SUCI NURAINI SYAHFITRI, 16 Oktober MULIA HAYATI, [Link]
5 [Link] 2025
1 HALIMAH, [Link] 16 Oktober SUCI SUSANTI, [Link]
6 2025
1 NINIK WIDYA,[Link] 15 Oktober SUCI SUSANTI, [Link]
7 2025
1 PURNAMA INTAN 21 Oktober SUCI SUSANTI, [Link]
8 SHURULLAH, SE 2025
1 NURUL HASANAH 17 Oktober SUCI SUSANTI, [Link]
9 2025

6. PENUTUP

Anda mungkin juga menyukai