Rencana Kerja Sekolah SMPN 3 Lubuk Basung
Rencana Kerja Sekolah SMPN 3 Lubuk Basung
TAHUN 2019/2020
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Sebagaimana tertuang dalam Peraturan Pemerintah Nomor 48 Tahun
2008 tentang Pendanaan Pendidikan, pendanaan pendidikan menjadi
tanggung jawab bersama antara pemerintah, pemerintah daerah, dan
masyarakat. Dalam rangka penyelenggaraan pendidikan dasar 9
tahun, tanggung jawab pemerintah dan pemerintah daerah terkait
biaya satuan pendidikan telah diatur dalam Peraturan Pemerintah
Nomor 48 Tahun 2008. Pemerintah dan Pemerintah Daerah
bertanggung jawab terhadap pendanaan biaya investasi dan biaya
operasional satuan pendidikan bagi sekolah yang diselenggarakan oleh
pemerintah/pemerintah daerah sampai terpenuhinya Standar Nasional
Pendidikan (SNP). Sekolah yang diselenggarakan
pemerintah/pemerintah daerah menjadi sekolah bertaraf internasional
dan/atau berbasis keunggulan lokal, selain dari pemerintah dan
pemerintah daerah, pendanaan tambahan dapat juga bersumber dari
masyarakat, bantuan pihak asing yang tidak mengikat dan/atau
sumber lain yang sah. Pemerintah dan pemerintah daerah dapat
membantu pendanaan biaya non personalia sekolah yang
diselenggarakan oleh masyarakat. Orang tua peserta didik
bertanggung jawab terhadap biaya pribadi peserta didik dan sebagian
biaya investasi pendidikan dan/atau sebagian biaya operasional
pendidikan tambahan yang diperlukan untuk pengembangan sekolah
menjadi bertaraf internasional dan/atau berbasis keunggulan lokal.
Program BOS yang dimulai sejak tahun 2005, telah berperan besar
dalam percepatan pencapaian program wajib belajar 9 tahun. Secara
umum program BOS bertujuan untuk meringankan beban masyarakat
terhadap pembiayaan pendidikan dalam rangka wajib belajar 9 tahun
yang bermutu. Oleh karena itu mulai tahun 2009 pemerintah
melakukan perubahan tujuan, pendekatan dan orientasi dari program
BOS. Program BOS bukan hanya berperan untuk mempertahankan APK
namun harus juga berkontribusi besar untuk peningkatan mutu
pendidikan dasar. Peningkatan biaya satuan BOS yang cukup signifikan
merupakan salah satu bukti komitmen pemerintah dalam
menyelenggarakan amanat UUD 1945 perihal 20% anggaran
pendidikan. Komitmen pemerintah ini harus diikuti oleh peningkatan
komitmen dari pemerintah daerah serta peran serta masyarakat
dalam pengawasan dan pendanaan pengelolaan pendidikan.
Dalam rangka implementasi penerapan manajemen berbasis sekolah
(MBS), pengelolaan dana di sekolah dikelola secara mandiri oleh
sekolah dengan melibatkan dewan guru dan komite sekolah. Hal ini
secara umum bertujuan untuk memberdayakan sekolah melalui
pemberian kewenangan (otonom), pemberian fleksibilitas yang lebih
besar untuk mengelola sumber daya sekolah, dan mendorong
partisipasi warga sekolah dan masyarakat untuk meningkatkan mutu
pendidikan di sekolah. Warga sekolah diharapkan dapat lebih
mengembangkan sekolah dengan profesional, transparan dan dapat
dipertanggungjawabkan, serta dapat meningkatkan pemberdayaan
sekolah dalam rangka peningkatan akses, mutu dan manajemen
sekolah.
Rencana Kerja Sekolah ini disusun sebagai pelaksanaan pasal 53 ayat
(1) Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar
Nasional
Pendidikan, “setiap satuan pendidikan dikelola atas dasar rencana
kerja tahunan yang merupakan penjabaran rinci dari rencana kerja
jangka menengah satuan pendidikan yang meliputi masa 4 (empat)
tahun”. Dan Permendiknas Nomor 19 Tahun 2007 menyatakan bahwa
sekolah/madrasah wajib membuat: (1) Rencana Kerja Jangka
Menengah (RKJM) yang menggambarkan tujuan yang akan dicapai
dalam kurun waktu empat tahun yang berkaitan dengan mutu lulusan
yang ingin dicapai dan perbaikan komponen yang mendukung
peningkatan mutu lulusan.
Tabel 2.1 Perbandingan Kondisi saat ini dengan standar acuan dan
menentukan
Tantangan
No. Kondisi Saat Acuan Tantanga
Indikat Ini Standar n
or (Hasil EDS) Sekolah Utama
1.1.1 kondisi Kurikulum Perbaikan
Kurikulum kurikulum
sekolah kami harus didasarkan berdasarkan manual
sudah disusun kepada 7 prinsip BSNP dan
berdasarakan pengembangan melengkapai dasar
panduan atau kurikulum, yaitu penyusunan pada 7
manual yang : prinsip
disusun 1. Berpusat pengembangan
oleh BSNP pada potensi
namun belum pengembangan,
memunculkan 7 kebutuhan
prinsip dan
pengembangan kepentingan
kurikulum dan peserta didik
baru memuat 5 dan
kelompok mata lingkungannya.
pelajaran. 2 beragam dan
terpadu
3. Tanggap
terhadap
perkembangan ilmu
pengetahuan. dan
teknologi
4. relevan
dengan
kebutuhan
hidup
5. Menyeluruh
dan
Berkesinambungan
[Link]
Sepanjang
hayat
7. Seimbang
dengan
kepentingan
nasional dan daerah
1.1.2. Dari semua tenaga Muatan Menyusun
pendidik yang ada Lokal kurikulum
belum menyusun disesuaikan berdasarkan muatan
kurikulum dengan lokal dan disesuaikan
kebutuhan dengan
yang didasarkan karakter
kepada kondisi daerah kebutuhan karakter
karakteristik kebutuhan daerah, sosial
daerah, kebutuhan sosial msyarakat masyarakat dan
sosial masyarakat, dan kondisi budaya, kondisi budaya
kondisi budaya, usia peserta didik, kondisi peserta didik
usia peserta didik, dan dan kebutuhan
dan kebutuhan kebutuhan pembelajaran
pembelajaran. pembelajaran
1.1.3. Sekolah kami Pelaksanaan Mengalokasikan
belum kurikulum waktu yang cukup
mengalokasikan memungkink buat peserta didik
waktu yang an agar memahami
cukup buat peserta konsep pembelajaran
siswa didik
agar mendapatkan
memahami pelayanan
konsep yang
yang baru sebelum bersifat
melanjutkan
ke perbaikan,
pelajaran pengayaan
berikutnya, dan dan
orangtua siswa percepatan
kurang sesuai
apresiatif dengan potensi,
terhadaf tahap
perkembangan perkembangan,
anak. dan
kondisi peserta
didik dengan
tetap
memperhatikan
keterpaduan
pengembangan
pribadi peserta
didik
yang
berdimensi
ketuhanan,
keindividuan
kesosialan dan
moral.
1.2.1 Sekolah [Link] BK membuat
sudah memberikan diperuntukan bagi perencanaan ,
konseling yang semua peserta didik evaluasi, dan tindak
baik kepada siswa, [Link] BK lanjut untuk
namun hasil dari diorganisirkan/dipro memberikan
bimbingan gra m konseling
tersebut belum
dapat di tindak
lanjuti lebih
jauh oleh sekolah.
1.2.2 Sekolah 1. Kegiatan
kami Ektrakurikuler dapat
menyediakan ekstrakurikuler diorganisir sesuai
layanan disesuaikan dengan bakat dan minta
untuk bakat, minat jenis peserta didik dan
ektrakurikuler kelamin, dan membuat tindak
kepada peserta tingkatan lanjut.
didik, namun perkembangan
belum (usia) peserta didik,
disesuaikan serta budaya
dengan bakat setempat
dan [Link]
minat peserta ektra
didik, serta kurikuler
belum diorganisirkan
melakukan /diprogram
sebuah (perencanaan,pelak
perencanaan, sa naan, Evaluasi
evaluasi dan tindak lanjut)
tindak lanjut untuk
siswa
yang
berkebutuhan
khusus.
2.1.1 Silabus Silabus Menyusun silabus
disekolah dikembangkan oleh yang didasarkan
kami belum satuan pendidikan kepada SKL, Standar
disusun berdasarkan Isi dan panduan KTSP
berdasarkan :
Standar isi, 1. Standar isi
SKL, 2. Standar
dan Kopetensi Lulusan
panduan (SKL)
penyusunana [Link]
tingkat satuan Penyusunan KTSP
pendidikan. Silabus sebagai
acuan
pengembangan
RPP memuat
identitas mata
ajaran atau
tema pelajaran,
SK,KD materi
pembelajaran,
indikator
pencapaian
kompetesi,
penilaian
alokasi waktu dan
sumber belajar.
2.2.1 Secara Penyusunan Mengupayakan dan
keseluruhan RPP silabus memotivasi 33 org
sudah disusun harus di guru untuk
berdasarkan 6 dasarkan menyususun RPP
prinsip kepada 6 berdasarkan prinsip
penyusunan prinsip prinsip
namun belum penyusunan pengembangan
menyentuh diantaranya
terhadap individu :
peserta didik. Dan 1 memperhatikan
dari 52 guru baru perbedaan individu
62 org yang sudah peserta
menyusun RPP
secara didik
2. mendoro
lengkap ng partisipasi
sesuai aktip
peserta didik.
dengan standar 3. mengembangk
acuan. an budaya
membaca dan
menulis
4. memberikan
umpan balik dan
tindak lanjut
5. keterkaitan dan
keterpaduan
6. menerapk
an teknologi dan
informasi dan
komunikasi
2.2.2 RPP sudah RPP memperhatikan Menyususn RPP
ada namun perbedaan didsarkan kepada
belum secara gender, perbedaan
spesifik kemampuan awal, gender
memunculkan tahap kemampuan awal,
paradigma tahap intelektual,
perbedaan tk intelektual, minat, minat bakat, motivasi
peserta didik. bakat, motivasi belajar, potensi
belajar, kemampuan sosial,
potensi, gaya belajar,
kemampuan sosial,
emosional, kebutuhan
gaya khusus,
belajar,
kebutuhan kecepatan belajar,
khusus, kecepatan latar belakang
belajar, latar budaya, norma, nilai-
belakang budaya, nilai, dan lingkungan
norma, nilai- nilai, peserta didik.
dan lingkungan
peserta didik.
2.3.1 Kondisi rasio buku Rasio buku teks Menambah
yang disediakan pelajaran,
oleh disekolah buku referensi lainnya
dirasakan sudah guru
cukup itu terlihat mengunakan buku
dari beberapa panduan guru, buku
untuk kelas 7 pengayaan,
sampai kelas 9 1 :
1, dari buku referensi dan
jumlah siswa 366 sumber belajar
siswa. [Link] buku
teks pelajaran untuk
peserta didik
adalah 1:1 per
peserta didik
2.4.1 Kondisi guru Pelaksanaan Proses KBM
didalam kegiatan inti mengunakan
pengajaran merupakan proses
masih pembelajaran untuk metode PAKEM
menggunakan mencapai KD yang
metode lama, dilakukan
dan belum
secara
membuat interaktif,
siswa kreatif
dan Inisiatif
inspiratif di menyenangkan,
dalam menantang,
pembelajaran memotivasi
peserta didik
untuk
berpartisifasi aktif
serta
memberikan ruang
yang cukup bagi
prakarsa , kreatif
dan kemandirian
sesuai dengan
bakat dan minat
dan
perkembangan
peserta didik.
2.4.2 Guru Pelaksanaan Proses KBM
belum kegiatan inti mengunakan
sepenuhnya merupakan proses
menggunakan pembelajaran untuk metode PAKEM
metode PAKEM mencapai KD yang
di dalam dilakukan
pengajaran.
Dan semua secara
peserta didik interaktif,
belum
bisa kreatif Inisiatif
menyenangkan,
didalam menantang,
pembelajaran. memotivasi
peserta didik
untuk
berpartisifasi aktif
serta memberikan
ruang yang cukup
bagi prakarsa ,
kreatif dan
kemandirian sesuai
dengan bakat dan
minat
dan
perkembangan
peserta didik.
2.5.1 Kepala sekolah 1. supervisi Menyusun
sudah melakukan proses perencanaan dan
proses pembelajaran proses pelakasanan
perencanaan dan dilakukan pada serta evaluasi untuk
evaluasi untuk tahap perencanaan, program supervisi
suvervisi namun pelaksanaan dan membuat
belum dan
penilaian alur penyususunan
bisa tidndak lanjut dari
menentukan hasil pebelajran hasil suver visi
tindak lanjut 2. Suvervis
i
yang pembelajaran
menjadikan diselenggarakan
sumber data dengan
cara
untuk pemberian
perencanaan yang
akan datang. contoh,
diskusi, pelatihan
dan konsultasi
2.5.2 Kepala sekolah 1. supervisi Menyusun
sudah melakukan proses perencanaan dan
proses pembelajaran proses pelaksaanan
perencanaan dan dilakukan pada serta evaluasi untuk
evaluasi untuk tahap perencanaan, program supervisi
suvervisi namun pelaksanaan dan membuat
belum dan
penilaian alur penyusunan
bisa tindak lanjut dari hasil
menentukan hasil pembelajaran supervisi
tindak lanjut 2. Suvervis
i
yang pembelajaran
menjadikan diselenggarakan
sumber data dengan
cara
untuk pemberian
perencanaan yang
akan datang. contoh, diskusi,
pelatihan dan
konsultasi
3.1.1 Hasil lulusan hasil ujian dapat Mempertahankan
ujian dapat 100% pada setiap
berhasil 100 % tahunnya hasil ujian sebesar
pada setiap dan rata rata 100% dan
tahunnya dan nilai mempertahankan
rata rata nilai cenderung prestasi siswa
meningkat sesuai
cenderung SKL
meningkat.
Prestasi
siswa
dapat
mencapai target
SKL yang sudah
di
targetkan.
3.1.2 Hasil lulusan ujian hasil ujian dapat Mempertahankan
dapat berhasil 100 100% pada setiap hasil ujian
% pada setiap tahunya dan rata sebesar 100% dan
tahunnya dan rata rata nilai cenderung mempertahankan
rata nilai meningkat prestasi siswa
cenderun sesuai SKL
g
meningka
t.
3.1.3 Siswa sekolah 1 menujukan Mempertahankan
kami sudah kecintaan dan karya karya
siswa
bisa kebanggan dan
mengekfresikan terhadap bangsa, mengembangkan
diri lewat karya negara dan tanah prestasi karya
karya yang air, siswa sampai jenjang
diciptakan oleh 2. mematuhi propinsi.
siswa diataranya aturan aturan sosial
seni lukis dan yang berlaku
pentas budaya. dalam
lingkungannya
3. menunjuk
an kecintaan
dan
kepedulian
terhadap
lingkungan
4. mengen
al kekurangan
dan
kelebihan diri
sendiri
5. Berkomunik
asi secara jelas dan
santun
6. menunjukan
hidup bersih, sehat,
bugar dan aman
dan memanfaatkan
waktu luang
7. menujukan rasa
ingin tahu yang
tinggi dan
menyadari
potensinya.
3.2.1 peserta didik 1. menggunak Mempertahankan
sekolah kami an informasi sikap dan bakat
sudah bisa tentang peserta didik di
menunjukan sikap lingkungan sekitar tengah tengah
dan bakat di secatra logis, kritis masyarakat. Dan
tengah tengah dan kreatif siswa mampu
masyarakat dan 2. menujuk memecahkan
an kemampuan masalah secara
sudah memecahkan mandiri.
mempunyai maslah
jiwa sederhana dalam
sosialisasi yang kehidupan sehari
tinggi juga hari
3. menunjuk
menonjolkan an kemampuan
prestasi dan menggali gejala
bakat alam dan sosial di
masing lingkungan sekitar
masing, 4. menujuk
namun belum an kegemaran
ada tindak membaca dan
lanjut menulis
yang baik 5. menunjuk
baik an keterampilan
dari menyimak,
stakeholder berbicara,
pendidikan
dan
masyarakat luas.
membaca ,
menulis
dan berhitung
3.2.2 Sekolah 1. mengunak membuat Sarana dan
sudah an informasi prasarana
menawarkan tentang
kegiatan lingkungan sekitar untuk kegiatan
secara logis, kritis ektrakurikuler.
kegiatan dan kreatif
ektrakuler, 2. menujuk
an kemampuan
namun sarana memcahkan
dan maslah
prasaranya sederhana dalam
kehidupan sehari
sangat kurang. hari
3. menujuk
an kemampuan
mengali gejala alam
dan sosial di
lingkungan sekitar
4. menujuk
an kegemaran
membaca dan
menulis
5. menunjuk
an
keterampilanmenyi
mak
, berbicara,
membaca ,
menulis dan
berhitung
4.1.1 Jumlah pendidik di Jumlah guru kelas Mempertahan
sekolah kami sama dengan
sudah memadai jumlah rombel, kan jumlah pendidik
sesuai ditambah beberapa dan tenaga
dengan syarat guru mata pelajaran kependidikan yang
minimal, dengan sudah ada, dan
rincian pendidik sesuai dengan mengupayakan
dan tenaga keperluan
kependidikan
4.1.2 Kondisi 1Pengelola Menambah 1 org
perpustakaan, Tenaga perpustakaan
sekolah tenaga Laboratorium IPA dan 1 org petugas
pendidikan sudah 2. Petugas layanan Lab IPA
memadai sesuai Khusus (pesuruh,
denga syarat penjaga,kebun dan
minimal. kebersihan)
Diantaranya belum 3. Kepala
adanya tenaga administrasi dapat
perpustakaan dan diangkat apabila
guru olah raga. sekolah madrasah
memiliki lebih dari 6
rombel
4.2.1 Kualifikasi pendidik Pendidikan Meningkatakan
di sekolah kami minimum Kualifikasi Pendidik
sudah memadai S-1/diploma IV dari D-3,D-2, ke
sesuai dalam bidang jenjang S-1 Sebanyak
dengan syarat pendidikan Dasar 6 org
minimal yang atau pisikologi dan
ditentukan. mengupayakan 6
org
dilihat dari pendidik dan
kopetensi, S-1 tenaga
Sebanyak 26 org kependidikan
D3 Sebanyak 6 menjadi
org., D-2 Sebanyak pegawai tetap ( PNS)
1 org dan
berdasarkan
status
kepegawaian
Pendidik dan
Tenaga
Kependidikan,
PNS
sebanyak 17 org
dan non PNS
sebanyak
16 org.
status
kepegawaian
Pendidik dan
Tenaga
Kependidikan,
PNS
sebanyak 18 org
dan non PNS
sebanyak
18 org.
5.1.1 Sekolah kami [Link] Membuat 1 ruang
sudah memenuhi perpustakaan Aula 1 ruang BP/BK,
standar SPN itu 2. Ruang dan Membuat ruang
terlihat dari sudahLaboratorium IPA UKS
adanya sarana dan 3. Ruang
Pimpinan 4 sarana
prasarana olah raga dan
olahraga bermain
dan 5. jamban
bermain, dan 6. tempa
ruangan [Link] t ibadah
jamban dari 366 7. rua
peserta didik baru ng UKS
ada 8 jamban yang [Link]
layak pakai khusus 9 Ruang Sirkulasi
untuk peserta
didik dan 1
jamban untuk
guru.
5.1.3 Sekolah kami 1. Ruang Membuat 1 ruang
sudah sepenuhnya perpustakaan Aula 1 ruang BP/BK,
sesuai dengan spm 2. Ruang dan Membuat ruang
itu terlihat dari Laboratorium IPA UKS
belum adanya 3. Ruang
Pimpinan 4 sarana
lab olah raga dan
bahasa,sehingga bermain
alat alat praktik [Link]
ipa masih
di simpan di 6. tempa
lemari. Buku t ibadah
7. rua
mapel ng UKS
dibandingklan [Link]
dengan rasio siswa 9 Ruang Sirkulasi
masih 1 : 1
untuk seluruh
mata
pelajaran.
5.2.1 Pemeliharaan 1. Sekolah memiliki Mempertahankan
bangunan di program perbaikan sarana
sekolah kami perbaikan dan
/pemeliharaan prasarana
dilaksanakan sarana dan secara
secara berkala
berkala 5 prasarana,
tahun sekali minimum 5 dengan mengunakan
dengan tahun
[Link] sekali 2. skala
keterbatasan Sekolah prioritas.
anggaran maka melaksanakan
untuk perbaikan perbaikan/
tersebut pemeliharaan
baru sampai
yang rusak sarana dan
ringan. prasarana pada
kurun waktu 5
tahun
terakhir
5.2.2 Bangunan yang 1. kemudahan Akses Meningkatakan
ada di sekolah : keamanan
kami sudah aman - Sekolah Mudah
bagi peserta didik dijangkau. lingkungan sekolah
dan nyaman dan - Ruang dan memberikan
memberi Perpustakaan kenyamana bagi
kemudahan bagi terletak di bagian siswa.
peserta didik sekolah yang
mudah dicapai oleh
guru dan tamu
sekolah
- Ruang Guru
mudah dicapai dari
halaman sekolah
ataupun dari luar
lingkungan
sekolah, serta dekat
dengan
ruangan.
2.
Keamanan
- Lahan terhidar
dari potensial
bahaya yang
mengancam
kesehatan
dan
keselamatan
jiwa.
- Bangunan
gedung dilengkapi
sistem proteksi
pasif dan protektif
aktif untuk
mencegah
dan
menangulangi
bahaya kebakaran
petir.
- sekolah
terproteksi dari
ganguan
keamanan dari
luar.
3.
kenyamanan
- lahan terhindar
dari pencemaran
air,
pencemaran
udara dan
ke
bisingan
- Bangunan
gedung memiliki
sanitasi di
dalam dan di
luar untuk
memenuhi
kebutuhan air
bersih,,
pembuangan air
kotor dan limbah,
kotoran dan
sampah serta
penyaluran air
hujan
- Bangunan
gedung mampu
merendam
getaran dan
kebisingan
yang mengganggu
proses
pembelajaran.
- setiap ruangan
memiliki temperatur
dan kelembaban
udara yang tidak
melebihi kondisi di
luar ruangan
- sekolah dalam
keadaan bersih,
tertib, rindang,
indah dan
sehat.
6.1.1 Sekolah kami - Sekolah/ Mereview misi dan
sudah menyusun madrasah misi dan
Visi dan Misi serta merumuskan dan mensosialisasikan
tujuan sekolah, menetapkan visi misi dan visi kepada
namun untuk serta stakeholder sekolah
penyusunanya mengembangkanny dan masyarakt luas
masih dirumuskan a.
antara - Dirumusk
an berdasarkan
kepala sekolah dan masukan dari warga
guru belum Sekolah dan pihak
melibatkan pihak yang
masyarakat luas. berkepentingan dan
Disamping itu selaras dengan visi
belum institusi di atasnya
tersosialisasi serta serta
pemahaman untuk
visi dan misi pendidikan
sekolah kepada nasional.
masyarakat, orang - diputuskan oleh
tua murid dan rapat dewan
stakeholders pendidik yang di
lainya. pimpin oleh kepala
Sekolah
dengan
memperhatikan
masukan dari
komite Sekolah.
- Disosialisasik
an kepada warga
Sekolah dan
segenap pihak yang
berkepentingan.
- ditinjau dan di
rumuskan kembali
secara berkala
sesuai dengan
perkembangan dan
tantangan di
masyarakat.
6.1.2 Sekolah kami - RKJM dan tahunan Menyusun RKS 4
belum menyusun sekolah: tahunan dan RKT 1
RKS yang disetujui rapat tahunan bersama
didasarkan kepada dewan pendidik Stake holder
prinsip setelah
mempertimbangkan dan
prinsip Partisipatif, dari komite mensosialisasikan
mandiri, sekolah dan kepada masyarakat
kolaboratif disahkan luas
dan berlakunya oleh
akuntabel dinas pendidikan
kabupaten
pada sekolah
swasta rencana
kerja ini disahkan
berlakunya oleh
penyelengara
sekolah.
2. dituangkan
dalam dokumen
yang mudah dibaca
oleh pihak - pihak
terkait.
- rencana kerja 4
tahun disesuaikan
dengan persetujuan
rapat dewan
pendidik dan
pertimbangan
komite sekolah
- Rencana
kerja tahunan
dijadikan dasar
pengelolaan
sekolah yang
di tunjukan
dengan
kemandirian,
kemitraan,
partisipasi,
keterbukaan
dan akuntabilitas.
6.2.1 Sekolah belum -Sekolah Menyusun RKS 4
meiliki dokumen merumuskan dan tahunan dan RKT 1
perencanaan tahunan bersama
yang baik, menetapkan tujuan Stake holder
baik serta
itu mengembangkan. dan
perencanaan -Tujuan sekolah mensosialisasikan
jangka menengah 1. Mengambark kepada masyarakat
dan an tingkat kualitas luas
rencana yang akan
dicapai
kerja tahunan 2. mengacu pada
SKL yang sudah
ditetapkan
3. mengacu pada
SKL yang sudah
ditetapkan sekolah
dan
pemerintahan
4. mengakomod
asi masukan dari
berbagai pihak
yang
berkepentingan dan
di putuskan oleh
rapat dewan
pendidik yang
dipimpin oleh
kepala sekolah
5. disosialisasik
an kepada warga
sekolah dan
segenap pihak
yang
berkepentingan.
6.2.2 Sekolah belum -Sekolah Menyusun RKS 4
meiliki dokumen merumuskan dan thunan dan RKT 1
perencanaan tahjunan bersama
yang baik, menetapkan tujuan Stake holder dan
baik serta mensosialisasikan
itu mengembangkan. kepada masyarakat
perencanaan -Tujuan sekolah luas
jangka menengah 1. Mengambark
dan an tingkat kualitas
rencana yang akan
dicapai
kerja tahunan 2. mengacu pada
SKL
yang sudah
ditetapkan
3. mengacu pada
SKL yang sudah
ditetapkan sekolah
dan
pemerintahan
4. mengakomod
asi masukan dari
berbagai pihak
yang
berkepentingan dan
di putuskan oleh
rapat dewan
pendidik yang
dipimpin oleh
kepala sekolah
5. disosialisasik
an kepada warga
sekolah dan
segenap pihak yang
berkepentingan.
6.3.1 Sekolah belum - RKT dinyatakan Menyusun RKS 4
meiliki dokumen dalam RKAS tahunan dan RKT 1
perencanaan - RKT didasarkan tahunan bersama
yang baik, kepada RKJM Stake holder
baik - RKT
itu memuat dan
perencanaan 1. Kesiswaan mensosialisasikan
jangka menengah 2. Kurikulum dan kepada masyarakat
dan kegiatan luas
rencana pembelajaran
3. Pendidik dan
kerja tahunan tenaga
kependidikan serta
pengembangnya
4. sarana dan
Prasarana
5. Keuangan dan
Pembiyayaan
6. Budaya dan
Lingkunagn sekolah
7. Peran Serrta
masyarakat
8. Rencana
rencana kerja lain
yang
mengarah
pada peningkatan
mutu.
6.3.2 Sekolah - Sekolah/ Melakukan Evaluasi
madrasah bersama sama
sudah melakukan melakukan evaluasi dengan stakeholder
evaluasi kinerja diri terhadap kinerja sekolah dan di
namun brau sekolah sosialisasikan kepada
dilakukan sebatas -Sekolah masyarakat luas
tim yang ada di melaksanakan
sekolah. evaluasi
proses
pembelajaran
secara
periodik,
sekurang kurangnya
dua
kali
dalam setahun,
pada akhirnya
semester akademik.
- Sekolah
melaksanakan
evaluasi program
RKT secara
periodik
sekurang
kurangnya
satu kali
dalam
setahun, pada akhir
tahun
anggaran sekolah
- Evaluasi diri
sekolah dilakukan
secara periodik
berdasarkan
pada data dan
informasi yang
sahih.
6.3.3 Sekolah kami - Menentukan Menyusun RKS 4
sudah mempunyai indikator tahunan dan RKT 1
Rencana kerja baik ketercapaian hasil tahunan bersama
4 tahunan ataupun belajar Stake holder
1 tahunan - menetapkan KKM
setiap mata dan
pelajaran mensosialisasikan
- Ketercapaian kepada masyarakat
KKM setiap mata luas
pelajaran
- Peningkatan rata
rata hasil
belajar
- program
remedial dan
pengayaan.
6.4.1 Sekolah kami - Sekolah Mengoptimalkan ICT
belum berbasis mengelola SIM yang ada, dan meng
kepada ICT yang memadai optimalkan
sehingga untuk komunikasi dan
komunikasi belum mendukung informasi dengan
administrasi oragtua siswa dan
berjalan secara pendidikan masyarakat luas
efektif dan efisien. yang efektif,
efisien, dan
akuntabel.
- Komunikasi
antar warga sekolah
di lingkungan
sekolah
dilaksanakan secara
efisien dan efektif
6.4.2 Sekolah kami - Sekolah/ Mengoptimalkan ICT
belum madrasah yang ada, dan meng
menyediakan menyediakan optimalkan
akses informasi fasilitas informasi komunikasi dan
yang effektif dan informasi dengan
yang mudah bagi efisien oragtua siswa dan
warga sekolah. - Menugaskan masyarakat luas
sorang guru atau
tenaga
kependidikan
untuk melayani
permintaan
informasi,
pemberian
informasi,
pengaduan dari
masyarakat
berkaitan
dengan
pengelolaan
sekolah/madrasah
baik secara lisan
maupun tertulis,
dan semuanya di
rekam dan
di
dokumentasikan.
6.5.1 Sekolah mempertahankan
kami supervisi dan evaluasi
senantiasa untuk pendidik
melakukan yang
supervisi dan dilakukan oleh
sekolah, dan
evaluasi melibatkan komite
terhadap dan orang tua siswa
di dalam
pendidik supervisi
dan tenaga dan evaluasi
kependidikan pendidik
baik dan tenaga
kinerja kependidikan
pelaksanaan
tugas
maupun
kesesuaian
dengan
standar nasional.
Namun belum ada
supervisi
sekolah secara
menyeluruh.
6.6.1 Warga sekolah - Masyarak Melibatakan
kami belum at pendukung masyarakat di dalam
sekolah dilibatkan kegiatan akademis
terlibat dalam dan non akademis
langsung dalam pengelolaan
pengelolaan non
kegiatan akademis akademik.
dan non akademis. - Keterlibatan
peran serta
masyarakat
dalam pengelolaan
dibatasi pada
kegiatan tertentu
yang di tetapkan.
- Sekolah/
madrasah menjalin
kemitraan dengan
lembaga lain yang
relevan,
berkaitan dengan
infut, proses,output
dan
pemanfaatan
lulusan.
6.6.2 Warga sekolah - warga sekolah Melibatkan warga
kami belum harus dilibatkan sekolah
dalam pengelolaan
terlibat akademik dalam menyusun
langsung dalam - warga sekolah RKS,RKT dan RKAS
pengelolaan harus di libatkan
kegiatan akademis dalam pengelolaan
dan non non akademik
[Link]
an rancangan
anggaran biaya
pendapatan dan
belanja sekolah
(RAPBS)
merujuk
pada
Peraturan
Pemerintah.
7.1.1 Perumusan -Sekolah Menyusun dan
rancangan Melibatkan warga
anggaran biaya harus menyusun sekolah
RAPBS/RKAS (PP no
pendapatan dan 19 2005 pasal 53) dalam menyusun
belanja sekolah RKS,RKT dan RKAS
(RAPBS)
merujuk
pada
Peraturan
Pemerintah.
7.1.2 Penyusunan Perumusan Menyusun dan
rencana keuangan RKAS harus Melibatkan warga
sekolah sudah melibatkan sekolah
berusaha Komite sekolah
dilakukan secara dan dalam menyusun
transparan, efisien peamngku RKS,RKT dan RKAS
dan kepentingan
yang
akuntabel. Namun relevan
belum di
informasikan
kepada pemangku
kepentingan
7.1.3 Sekolah 1. Membuat
danaya
masing masing.
6. Memiliki buku
setoran
ke
bank/KPKN/yayasan
(UU no 20 th
2003
pasal 48)
7 Setiap transaksi
keuangan
(penerimaan dan
pengeluaran di
sertai dengan
bukti
yang sah)
7.2.1 Kami belum 1. sekolah membuka jaringan
memiliki hubungan memiliki donatur dan konsolidasi
yang kuat dengan tetap kepada para donatur
dunia usaha dan 2. Sekolah
dunia industri mengembangkan : dan
koperasi sekolah; mengooptimalkan
kantin wartel kebun sumber daya
sekolah dan dan
lainya. prasarana sekolah
3. Melakuka untuk menambah
n kerjasama dengan sumber
DUDI pendanaan
4 Memiliki tanah tambahan
yang produktif bagi sekolah
5. Membentuk
jalinan yang kuat
dengan
alumni dengan
alumni yang siap
mendukung
pengembangan
sekolah
7.2.2 Kami menyimpan 1. Sekolah Mengoptimalkan
catatan alumni mengidentifikasi sumber data alumni
dan sebagian dari DUDI yang dan penjaringan
mereka membantu memiliki alumni untuk
sekolah tetapi dana CSR meningkatkan
bukan dalam hal 2. Sekolah sumber dana
pembiayaan menyusun tambhan bagi sekolah
Pengalian
dana
3. Sekolah
melakukan aksi
kegiatan dengan
melibatkan
dudi
4. Melakuka
n kerjasama
ndengan beberapa
dudi
7.2.3 Kami menyimpan 1. Sekolah Mengoptimalkan
catatan alumni mengidentifik sumber data alumni
dan sebagian dari asi alumni dan penjaringan
mereka membantu 2. Sekolah alumni untuk
sekolah tetapi memiliki meningkatkan
bukan dalam hal wadah/organisasi sumber dana
pembiayaan alumni tambhan bagi sekolah
3. Sekolah
mempunyai
program dan
kegiatan yang
melibatkan
alumni
4. sekolah
memanfaatkan
sember daya alumni
7.3.1 Sumbangan 1. Iuran Mengoptimalkan
orangtua sekolah Sumbangan
dirumuskan berdasarkan oratua siswa
berdasarkan kecukupan di
kemampuan untuk dasarkan
ekonomi orangtua memberikan kepada tk
layanan perekonomian
peserta pendidikan orangtua siswa
didik, tetapi yang
sekolah tidak memenuhi SNP
(ayat
menerapkan 1 dan 4 pasal 50
subsidi silang PP no
dalam membiayai
program 48/2008)
kegiatan 2. Besaran iuran
peserta sekolah sesuai
didik. dengan pilihan
orangtua
peserta didik
terhadap sejumlah
nominal yang
ditawarkan
oleh sekolah
3. Uang Komite
bebas bagi orang
tua peserta didik
yang miskin
8.1.1 Dari total 62 guru 1. mengembangk Mengupayakan dan
yang ada baru 52 an indikator memotivasi 52 org
orang yang sudah pencapaian KD dan guru untuk
menyusun KKM memilih teknik menyususun KKM dan
dan kisi kisi ujian penilaian yang kisi kisi ujian untuk
untuk peserta sesuai pada saat peserta didik
didik. menyusun silabus
mata pelajaran
2. Mengembangk
an instrumen
dan
pedoman penilaian
sesuai dengan
bentuk dan teknik
penilaian yang
dipilih
3. Instrume
n penilaian
memenuhi
persyaratan
- substansi , adalah
interprestasikan
kompetisi yang
dinilai
- konstruksi,
adalah memenuhi
syarat teknis
sesuai dengan
bentuk instrumen
yang digunakan
- bahasa adalah
mengunakan
bahasa yang baik
dan benar serta
komunikasi
sesuai dengan taraf
perkembangan
peserta didik
4. Menentukan KKM
setiap mata
pelajaran dengan
memperhatikan
karakteristik
peserta
didik,
karakteristik
peserta
didik, karakteristik
pelajaran dan
kondisi satuan
pendidikan
melalui
rapat dewan
pendidikan.
Misi
:
1. Menerapkan kurikulum berdifferensiasi yang berorientasi pada
kompetensi setiap peserta didik (student centre) dan
berkompetitif dalam masyarakat internasional.
2. Memantapkan siswa dalam keimanan dan ketaqwaan kepada
Tuhan Yang Maha Esa.
3. Mengembangkan sumber daya manusia yang handal, religius
mencakup semua aspek kecerdasan.
4. Meningkatkan pelayan maksimal pada kegiatan pembelajaran
dan pengembangan diri.
5. Meningkatan profesionalisme guru untuk menciptakan budaya
mutu secara inovatif dan kreatif.
6. Menerapkan kedisiplinan dalam semua aspek kepada seluruh
warga sekolah.
7. Meningkatkan penerapan sikap dan perilaku yang karakter
kepada seluruh warga sekolah
8. Menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat guna melestarikan
sekolah sehat
9. Menjalin kerjasama stakeholder untuk mendapat dukungan
terhadap program sekolah
10. Menciptakan Lingkungan yang nyaman dan menyenangkan
sebagai wahana bersosialisasi warga sekolah dengan
masyarakat sekitar
.
2. MISI SATUAN PENDIDIKAN
1. Melahirkan lulusan yang cerdas, cinta tanah air, beriman dan
bertakwa dan dapat bersaing ditingkat nasional dan berwawasan
global.
2. Menciptakan kurikulum yang mandiri dengan wawasan lingkungan
3. Mengoptimalkan kegiatan pembelajaran yang produktif, aktif,
dinamis, inovatif, kreatif,efektif dan menyenangkan (PADIKEM)
4. Mengupayakan tercapainya kompetensi tenaga pendidik dsn
kependidikan berwawasan
5. Melaksanakan pembelajaran dan bimbingan secara efektif
6. Menggiatkan pola hidup bersih, sehat dan menciptakan
lingkungan sekolah yang sejuk, sehat dan rindang
7. Melakukan pembinaan dalam kegiatan pengembangan diri dan
ekstra kurikuler untuk mencapai prestasi tingkat nasional dan
internasional
8. Mengoptimallkan pelaksanaan pengelolaan manajemen sekolah
sesuai MBS dengan pola IT dan Sistem Informasi Manajemen (SIM)
9. Melakukan subsidi silang dalam pembiayaan pendidikan bagi
siswa yang tidak mampu
10. Melaksanakan pengelolaan keuangan sekolah secara
transparan dan akuntabel
11. Terwujudnya sistem penilaian yang seusai dengan standar
nasional dan internasional
3. TUJUAN
Tujuan pendidikan dirumuskan mengacu kepada tujuan pendidikan
nasional (UURI Nomor 20 Tahun 2003 ) yaitu :
1. Untuk mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia
yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak
mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga
negara yang demokratis serta bertanggung jawab.
2. Meletakan dasar kecakapan hidup secara generik yang meliputi
penajaman kecakapan personal, kecakapan berpikir rasional dan
kecakapan sosial
3. Pengenalan ekstensi diri sebagai makhluk ciptaan Allah SWT yang
harus bertauhid dan beribadah secara murni kepadaNYA, sebagai
makhluk sosial
yang harus berakhlak mulia merupakan bagian dari
penajamannkecakapan personal.
4. Pengenalan potensi diri yang merupakan bagian dari kecakapan
personal yang ditekankan pada pendidikan dasar. Belajar mengenali
diri secara proposional, menghargai kelebihan orang lain, tidak
mudah sombong dengan pujian merupakan kecakapan personal yang
menjadi penekanan pada SMP Negeri 3 Lubuk Basung, melalui mata
pelajaran agama dan PPKn, SMP Negeri 3 Lubuk Basung selalu
mendorong untuk terjadinya proses pendidikan agama, bukan
sekedar pembelajaran agama. Agama sebagai nilai akan dilatih untuk
dikembangkan disamping agama sebagai pengetahuan dan
keterampilan. Kecakapan berpikir rasional juga dikembangkan
melalui mata pelajaran Matematika, Sains dan Bahasa. Yang perlu
mendapatkan tekanan dalam pengembangan berpikir rasioal adalah
kecakapan menggali dan mengolah data informasi sehingga peserta
didik terbiasa berpendapat atas dasar data bukan semata atas dasar
asumsi atau malah prasangka dengan menggunakan pembelajaran
Contextual Teaching and [Link] pula kecakapan social
yang bermuara pada kesantunan dalam bersikap, berbicara dan
menulis perlu mendapatkan pelatihan. Ini merupakan fokus tujuan
pendidikan dasar dengan semua mata pelajaran sebagai alat
pencapaiannya, sedangkan tujuan pendidikan dasar adalah
meletakana dasar kecerdasan , pengetahuan, kepribadian, akhlak
mulia serta keterampilan untuk hidup mandiri dan mengikuti
pendidkan lebih lanjut.
Mengacu kepada ujuan umum pendidikan dasar, visi dan sekolah maka
tujuan pendidikan SMP Negeri 3 Lubuk Basung pada tahun ajaran
2018/2019 dapat dibagi menjadi 2 bagian, yaitu:
1. Tujuan Jangka Panjang
a. Menciptakan semangat warga sekolah dalam kegiatan keagamaan
agar unggul dalam IMTAQ
b. Menjadikan siswa unggul dalam bidang akademik dan non akademik
hingga mencapai prestasi optimal
c. Terciptanya kedisiplinan yang tinggi pada warga sekolah untuk
mentaatitata tertib sekolah melalui keteladanan sehingga unggul
dalam kedisiplinan.
d. Menghasilkan siswa yang berprestasi dalam kegiatan
pengembangan diri sehingga unggul dalam kegiatan pengembangan
diri
e. Menjadika siswa memiliki budaya ilmiah melalui pemberdayaan
perpustakaan sehingga unggul dalam aktivitas keilmuan
f. Menjadikan siswa terampil dalam berbahsa inggris, computer dan
internet
g. Menghasilkan siswa yang kreatif dan inovatif melalui penelitian
dan pengembangan ilmiah.
h. Menghasilkan guru yang berkualitas dalam menerapkan
pendekatan pembelajaran sesuai tuntutan kurikulum
2013
h. Pembinaan Kesiswaan/Ekstrakurikuler
Program ini dihadirkan untuk memberikan informasi apakah sekolah
telah memenuhi kewajibannya dalam memberikan layanan kepada
peserta didik sebagai penerima jasa (service user) yang meliputi:
i. Pedoman penerimaan peserta didik baru;
ii. Penanganan anak yang tinggal kelas dan drop out;
iii. Bantuan apa yang diberikan kepada peserta didik yang kurang
mampu;
iv. Bantuan apa yang diberikan kepada peserta didik yang kurang
siap belajar;
v. Bagaimana dukungan kepada anak dengan kebutuhan khusus,
termasuk bakat dan minat;
vi. Bagaimana layanan konseling dilaksanakan di sekolah.
i. Budaya dan Lingkungan Sekolah
Program ini dimaksudkan untuk menunjang bagaimana sekolah
menciptakan suasana, iklim, dan lingkungan pendidikan yang
kondusif bagi warga sekolah untuk melaksanakan pembelajaran,
yaitu berupa:
i. Program budaya lingkungan di sekolah;
ii. Keterlibatan pemangku kepentingan sekolah dalam
perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi program sekolah.
j. Penanaman Karakter dan Budi Pekerti
Program ini dikembangkan untuk memfasilitasi peserta didik dalam
membangun karakter, budaya bangsa, dan mengembangkan
semangat kewirausahaan peserta didik yaitu meliputi:
i. Bagaimana peran sekolah dalam pembinaan karakter dan
budaya bangsa bagi peserta didik;
ii. Bagaimana nilai-nilai keagamaan dan pluralisme dilaksanakan;
iii. Bagaimana peran sekolah dalam membina kejujuran peserta didik;
iv. Bagaimana peran sekolah dalam pembinaan kewirausahaan peserta
didik.
Untuk mengawal pelaksanaan program-program tersebut, perlu
ditetapkan penanggungjawab program kepada individu atau pejabat
yang melekat pada individu tersebut yang akan bertanggung jawab
terhadap keberhasilan dan kegagalan sesuai dengan sasaran yang
telah ditetapkan, serta bertanggung jawab terhadap tertib administrasi
dan waktu dalam pelaksanaan program- program dimaksud.
Penanggung jawab program adalah:
√ √ √ v
Pengembang 1 Membuat rencana pembelajaran yang di RPP sesuai dengan kepala
an Sistem sesuaikan dengan alokasi waktu yang ada alokasi waktu yang Sekolah
Pembelajara ada
n
√ √ √
Pengembang 1 Pelatihan Penyusunan Rencana konseling kepala sekolah,guru kepala
an dengan komite sekolah, dan komitesekolah Sekolah
ManajemenS menyusun rencana
ekolah konseling
√ √ √ √
2 sosialisasi prencanaan konseling masyarkat paham kepala
dengan ada rencana Sekolah
konseling √ √ √ √
3 Menentukan tindaklanjut hasil dari Kepala sekolah, kepala
evaluasi konseling guru dan Sekolah
komitesekolah
membuat tindak
lanjut √ √ √ √
Pengembang 1 Mengidentifikasi bakat dan minta teridentifikasinya guru
an Kopetensi peserta didik Minat dan bakat
Lulusan peserta didik
√ √ √ √
2 Mengadakan bimbingan khusus bagi Siwa yang guru
siswa yang berestasi berprestasi bisa
mempertahankan
prestanya
√ √ √ √
3 Mengikut sertakan siswa dalam setiap Ikutserta didalam guru
perlombaan mata pelajaran perlombaan MAPEL √ √ √ √
4 Mengadakan tes bakat siswa teridentifikasinya guru
Minat dan bakat
peserta didik √ √ √ √
Pengembang 1 18 org guru menyusun silabus dan 18 org guru kepala
an Kurikulum KTSP sesuai dengan SKL, Stanadar isi sudah menyusun Sekolah
dan KTSP dan silabus dan KTSP
Panduan KTSP
√ √ √ √
Pengembang 1 18 org guru dilatih menyusun RPP 18 org guru
an Kurikulum Dapat menyusun kepala
dan KTSP RPP Sekolah √ √ √ √
2 Sosialisasi dan pengesahan KTSP masyarakat paham
tentang KTSP kepala
Sekolah √ √ √ √
Pengembang 1 33 org guru dilatih menyusun RPP 33 org guru kepala
an Kurikulum berdasarkan perbedaan gender sudah menyusun Sekolah
dan KTSP kemampuan awal, tahap intelektual, RPP
minat bakat, motivasi belajar, potensi
kemampuan sosial, gaya belajar,
kebutuhan khusus, kecepatan belajar,
latar belakang budaya, norma, nilai-nilai,
dan lingkungan peserta didik
√ √ √ √
Pengembang 1 Pelatihan PAKEM bagi 33 org guru 33 org guru
an telah dilatih PAKEM
Pembelajara
kepala
n
Sekolah √
2 Pelatihan PAKEM bagi 33 org guru 33 org guru
telah dilatih PAKEM kepala
Sekolah √
3 Pelatihan PAKEM bagi 33 org guru 33 org guru IPA
IPA. telah dilatih PAKEM kepala
Sekolah √
4 Pelatihan PAKEM bagi 33 org guru 33 org guru IPS
IPS. dilatih PAKEM kepala
Sekolah √
Pengembang 1 Melakukan kunjungan ke rumah siswa
orang tua peserta
an Kopetensi bagi siswa yang membutuhkan
didik bisa
Lulusan pendampingan khusus
memberikan kepala
dorongan belajar Sekolah √ √ √ √ √ √ √ √
2 Mengadakan Les/Bimbel bagi siswa kelas kelas VIIdan IX
VII dan IX sudah
melaksanakan kepala
Bimbel Sekolah √ √ √ √
3 Mengadakan Penganyaan bagi seluruh
siswa dari kelas VII s.d IX
Pengayaan dari kepala
kelas VII s.d IX Sekolah √ √ √ √
Penanaman 1 Mengikut sertakan siswa dalam setiap
Budi Pekerti perlombaan mata pelajaran
tersedianya
Pengadaan wastapel di setiap ruangan wastapel di setiap kepala
3 kelas kelas Sekolah √ √ √ √
Pengembang 1 Rewview Visi dan Misi Sekolah dengan
an Pemangku Kepentingan
Pengelolaan Adanya visi dan misi
hasil review kepala
Manajemen
bersama' Sekolah √
2 Sosialisasi Visi dan Misi sekolah kepada adanya pemahaman kepala
masyarakat luas tentang visi dan misi Sekolah √
Pengembang 1 Pelatihan Penyususnnan RKS adanya pemahaman
an tentang RKS
Pengelolaan
kepala
Manajemen
Sekolah √
2
Adanya dokumen kepala
Penyususnan RKS tahap 1 dan 2 RKS Sekolah √
3
Adaanya dokumen
Penyusunan program RKS dan RKS dan rencana kepala
penyususnan Anggaran Biaya Sekolah √
4
Adanya dokumen kepala
Penyusunan RKTS dan RKAS RKTS dan RKAS Sekolah √
5 Tersosailaisasnya
perencanaan 4 th kepala
Sosialisasi dan Pengesahan RKS dan RKTS (RKS) dan RKTS Sekolah √
6
Adanya Evaluasi
ketercapaian
program 4 tahun kepala
Evaluasi RKS dan RKTS dan satu tahun Sekolah √ √ √ √
Pengembang 1 menyusun perencanaan untuk
an monitoring dan Evaluasi Pendidik dan Adanya dokumen
Pengelolaan tenaga kependidikan perencaana
Manajemen monitoring dan
evaluasi pendidik
dan tenaga kepala
kependidikan Sekolah √ √ √ √
2 Rapat rutin dengan Komite sekolah
kepala
Sekolah √ √ √ √
3 Mencatatan transaksi dan pengunaan
BOS mengunakan Sofware BOS Sofware BOS sudah kepala
Digunakan Sekolah √ √ √ √
4 pemasangan WiFi kepala
adanya WiFi sekolah Sekolah √
5 pembuatan Website dan Email
Adanya Website kepala
dan email Sekolah √ √
budaya dan 1 Rapat rutin dengan Komite sekolah jadwal rutin rapat
Lingkungan komite sekolah komite
sekolah sekolah √ √ √ √ √ √ √ √
2 Adanya dokumen
evaluasi kinerja
pendidik dan tenaga
menyusun perencanaan evaluasi dan kependidikan kepala
kinerja pendidik dan tenaga kependidikan Sekolah √ √
3 adanya RKTL dari kepala
hasil evaluasi Sekolah
pendidik dan nega
kependidikan
membuat Rencana kerja Tindak lanjut
untuk evaluasi dan kinerja pendidik
dan √ √
tenaga kependidikan
Budaya dan 1 Sosialisasi dengan komite sekolah dan kepala
Komite sekolah
Lingkungan masyarakat\ Sekolah
terlibat dalam
sekolah
kegiatan akademis
dan non kademis √ √ √ √ √ √ √ √
2 Penyususnan Anggaran sekolah dengan kepala
Komite sekolah dan masyarakat Sekolah
adanya dokumen
RKAS √ √ √ √
kepala
Sekolah
Meningkatkan peran dan fungsi komite adanya peran dari
3 sekolah dalam penggalangan dana komitesekolah √ √ √ √ √ √ √ √
Budaya dan 1 Pelatihan penyususnan RKAS bagi
Lingkungan komitesekolah
sekolah adanya pemahaman
tentang kepala
penyusunan RKAS Sekolah √
2 Penyusunan RKAS dan RKTS bersama Dokumen
sama dengan komite sekolah RKTS/RKAS sudah kepala
tersedia Sekolah √ √ √ √
3 Sosialisasi dan pengesahan RKAS dan
Masyarkat paham
RKTS kepada pemangku kepentingan
tentang pengunaan
sekolah
dan pendapatan kepala
dana Sekolah √ √ √ √
Penanaman 1 Pembuatan Koperasi yang dikelola oleh Peserta didik paham
Budi Pekerti Peserta didik tentang adanya
koprasi kepala
Sekolah √
2
Mengoptimalkan lahan sekolah dengan Optimalisasi lahan komite
tanaman produksi sekolah sekolah √ √ √ √
3
Membuat paguyuban kelas dari kelas Adanya paguyuban komite
1 s,d kelas 6 kelas sekolah √ √ √ √
Budaya dan komite
Lingkungan 1 mengidentifikasi dana dana CSR adanya dana CSR sekolah √ √ √ √ √ √ √ √
sekolah menysusun proposal bersama dengan adanya dokumen komite
2 komite sekolah proposal sekolah √ √ √ √
3 Membuat program kerja komite sekolah adanya program
kerja Komite komite
sekolah sekolah √ √ √ √
4 Menjaring Sumbangan untuk orang tua
murid
Adanya sumber komite
dana dari orang tua sekolah √ √ √ √ √ √ √ √
Masyakat paham
tentang pengunaan
sosialisasi pendapatan dan pengunaan dan pendapatan komite
6 anggaran sekolah dana sekolah √ √ √ √
Pengembang
an Sistem 33 org guru
Penilaian sudahdilatih
pelatihan bagi 33 org guru untuk menyusun KKM dan kepala
1 menyusun KKM dan Kisi kisi ujian kisi kisi Sekolah √
Semua guru
membrikan catatan untuk hasil ujian Melalukan catatan
harian dan semesteraan kepada peserta hasil ujian harian
3 didik dan semesteran guru √ √ √ √
BAB V
RENCANA ANGGARAN dan BIAYA SEKOLAH
I PEMERINTAH [Link]
1,1 BOS Pusat
BOS PROPINSI
Dana Alokasi Khusus
APBD Provinsi
APBD Kab/ Kota
II MASYARAKAT 391.783.000
2,1 Bantuan Masyarakat
2,2 Bantuan Alumni
TOTAL
[Link]
NO
UR NO . KODE URAIAN 2019
UT
-
Cetak dan Penggandaan
1.673.100
Pencetakan
-
-
Penggandaan
-
Foto Copy
-
Biaya foto copy ( 3
Mapel x 338 ) 1.673.100
Transpor perjalanan
dinas Luar daerah
Transportasi luar Kecamatan
Transportasi luar Kabupaten
-
Penyusunan dan pengiriman laporan UNBK
-
Pena My Gel -
Kertas F 4 -
Kerta A.4 -
Spidol Whietboard -
Tinta Spidol -
0 1 0 1 0 1 4 Melaksanakan Kegiatan 7 K
. . 9.100.000
BELANJA PEGAWAI
-
Honorarium PNS
Honorarium Lainnya
BELANJA BARANG DAN JASA
9.100.000
Belanja ATK
-
Pembelian ATK
Penggandaan
-
Foto Copy
-
Penggandaan
-
Foto Copy
Biaya foto copy
-
Penggandaan
17.576.000
Foto Copy
Biaya foto copy
Penggandaan soal
- TO Provinsi
5.408.000
( 338 org x 4 M.P )
foto copy soal TO
mkks TP
-
2018/2019 6.084.000
( 338 org x 4 M.P )
foto copy soal TO
Kabupaten TP
-
2018/2019 6.084.000
( 338 org x 4 M.P )
Penggandaan
-
Foto Copy
Biaya foto copy
foto copy soal uji
coba TP
-
2017/2018 -
( 345 org x 4 M.P )
Minum Makan
Biaya Minum Makan
-
Transportasi perjalanan dinas -
Transportasi perjalanan dinas dalam daerah
Transportasi guru
yang mengadakan
Remedial -
Transpor perjalanan dinas Luar daerah
Transportasi luar Kecamatan
Belanja ATK
103.260.000
Penggandaan
29.700.000
Pembelian Bola
-
kaki 1.050.000
Pembelian bola
-
volli 1.050.000
Pembelian bola
-
Basket 900.000
- Pembelian Net
Volli 200.000
Pembelian net
-
batminton 200.000
Pembelian bulu
-
ayam 450.000
Pembelian bola
-
takraw 375.000
Pembelian Meja
-
Tenis Meja -
BELAJA MODAL
Meja lobi
Perpustakaan
Kursi meja lobi
perpustakaan
Lemari Mading
Belanja Pegawai
2.500.000
Honor Pelatih FLS2N ( 5 orang x 5 hari )
2.500.000
Uang Pendaftaran
-
Pembayaran Uang Pendaftaran OSN
-
Pembayaran Uang Pendaftaran FLS2N
-
0 3 0 3 0 0 6 Pelaksanan lomba
. . -
Belanja Pegawai
-
Honor Pelatih FLS2N ( 5 orang x 5 hari )
-
Uang Pendaftaran
-
Pembayaran Uang Pendaftaran OSN
-
Pembayaran Uang Pendaftaran FLS2N
-
-
0 3 . 0 3 . 0 1 4 Pelaksanaan Fls2n
-
BELANJA BARANG DAN JASA
6.220.000
Barang habis pakai
3.500.000
-
BELANJA BARANG DAN JASA
13.400.000
Makan Minum
10.400.000
Pembina ( 5 org x 12 hari x 2
keg) 3.000.000
Pembina Drum Band (4 org x12
hari x 2 keg ) 2.400.000
Konsumsi pawai HUT RI ke 72
( 200xorg) 5.000.000
3.600.000
pembina (6 org
x12 hari x 2 keg ) 3.600.000
*) Pidato
600.000
BELANJA
BELANJA PEGAWAI
PEGAWAI
Honor lainnya
BELANJA PEGAWAI
-
Honor lainnya
-
BELANJA BARANG DAN JASA
1.560.000
-
BELANJA BARANG DAN JASA
600.000
Transportasi
pembina kegiatan
ekstrakurikuler
600.000
Renang ( 1 org x
12 hari x 2 keg)
0 3 0 4 0 0 6 Pelaksanaan ekstrakurikuler PMR pemula
. . 1.800.000
BELANJA PEGAWAI
-
Honor lainnya
-
BELANJA BARANG DAN JASA
1.800.000
pembina kegiatan
ekstrakurikuler
PMR (6 org x 12 1.800.000
hari x 2 keg)
-
BELANJA BARANG DAN JASA
-
Barang habis pakai
-
-
BELANJA BARANG DAN JASA
5.750.000
Barang habis pakai
1.000.000
Pembelin obat
1.000.000
Minum Makan -
-
pembina (6 org
x12 hari x 2 keg ) -
*) Pidato
-
BELANJA
BELANJA PEGAWAI
PEGAWAI
Honor lainnya
Minum makan -
0 5 0 1 0 0 6 Pengadaan LCD
. . 7.000.000
BELANJA MODAL
7.000.000
Pembelian in Fokus
7.000.000
Pengadaan AC
16.840.000
BELANJA MODAL
16.840.000
Pengadaan AC dan kipas angin
12.000.000
4.840.000
0 5 0 1 0 1 9 Penambahan/ Rehap meja kursi murid
. . 4.800.000
BELANJA BARANG DAN JASA
4.800.000
Biaya rehap meja
murid 4.800.000
0 5 0 1 0 2 6 Pemeliharaan Printer
. . -
0 5 0 2 0 0 1 Ruang kelas
. . 34.928.671
BELANJA BARANG DAN JASA
34.928.671
Barang Habis Pakai
Bahan / Material
22.978.671
Upah
11.950.000
0 5 0 2 0 0 4 Ruang Media
. . 10.000.000
BELANJA BARANG DAN JASA
10.000.000
Barang Habis Pakai
Pembelian 2bh Lemari
8.000.000
rehap lesehan
2.000.000
-
0 5 0 2 0 0 5 Ruang kepala sekolah
. . 7.500.000
BELANJA BARANG DAN JASA
7.500.000
Barang Habis Pakai
Lemari Pajang
7.500.000
kursi tamu
-
0 5 0 2 0 1 1 Instalasi air
. . 5.600.000
BELANJA BARANG DAN JASA
5.600.000
Pemeliharaan instalasi air
4.000.000
Pemeliharaan Air Minum Isi Ulang
1.600.000
Pembuatan Sumur Bor
-
Transportasi
1.200.000
Koordinasi
RAPBS BOS 1.200.000
0 6 0 3 0 0 4 Penyusunan laporan
. . 13.400.000
BELANJA PEGAWAI
-
Honorarium PNS
Honorarium Lainnya
Honor Penjabat
kuasa penggunaan
aggaran BOS ( 1 -
Org x 12 bln )
Honor Bendahara
pengeluaran BOS
-
( 1 Org x 12 bln )
Honor Bendahara
pengeluaran
Pembantu BOS ( 1 -
Org x 12 bln )
Honor Bendahara
pengeluaran
Pembantu BOS ( 1 -
Org x 12 bln )
6.300.000
Minum dan Makan
6.300.000
Transportasi
-
0 7 0 2 0 0 2 Konsumsi tamu
. . 3.000.000
3.000.000
Minuman tamu
3.000.000
Penggandaan
Foto copy
-
Pembelian ATK -
Kertas Rapor -
Pembelian ATK -
Kertas Rapor -
Cetak dan pengandaan
-
Pengadaan
Penggandaan
Foto copy ulangan kenaikan kelas
-
Minum dan makan
-
Minum dan makan
ulangan kenaikan
kelas ( 82 org x1 -
keg)
Penggandaan
Foto copy
JUMLAH
[Link]
BAB VI
PENUTU
P
Rencana Kerja Sekolah (RKS) ini merupakan bagian yang tak
terpisahkan dari Rencana Strategis Dinas Pendidikan dan Kebudayaan
Kabupaten Agam Tahun 2015-2018 . RKS ini memuat visi, misi, tujuan
dan sasaran yang akan dicapai dalam kurun waktu 4 (empat) tahun ke
depan dan merupakan kesinambungan dari program kerja sekolah
tahun-tahun sebelumnya.
RKS ini disusun disamping sebagai pedoman dalam penyusunan
RKT/RKAS juga sebagai pelaksanaan pasal 53 ayat (1) Peraturan
Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional
Pendidikan, “setiap satuan pendidikan dikelola atas dasar rencana kerja
tahunan yang merupakan penjabaran rinci dari rencana kerja jangka
menengah satuan pendidikan yang meliputi masa 4 (empat) tahun”.
Dan Permendiknas Nomor 19 Tahun 2007 menyatakan bahwa
sekolah/madrasah wajib membuat: (1) Rencana Kerja Jangka Menengah
(RKJM) yang menggambarkan tujuan yang akan dicapai dalam kurun
waktu empat tahun yang berkaitan dengan mutu lulusan yang ingin
dicapai dan perbaikan komponen yang mendukung peningkatan mutu
lulusan.
Berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 19 Tahun
2007 tentang Standar Pengelolaan Pendidikan oleh Satuan Pendidikan
Dasar dan Menengah, sekolah/madrasah harus membuat Rencana Kerja
Sekolah/Madrasah yang terdiri dari Rencana Kerja Jangka Menengah
(RKJM) dan Rencana Kerja Tahunan (RKT). Dengan kata lain
sekolah/madrasah tidak dapat disebut memiliki RKS/M jika hanya
memiliki RKJM dan belum menyusun RKT, karena RKT merupakan
bagian yang tidak terpisahkan dan bentuk pelaksanaan dari RKJM.
Dalam penyusunan RKS ini juga diimplementasikan penguatan peran
para stake holders di sekolah baik dalam penyusunan maupun dalam
pelaksanaan program/kegiatan sebagai wujud penerapan manajemen
berbasis sekolah (MBS), dimana pengelolaan dana di sekolah dikelola
secara mandiri oleh sekolah dengan melibatkan dewan guru dan komite
sekolah. Hal ini secara umum bertujuan untuk memberdayakan sekolah
melalui pemberian kewenangan (otonom), pemberian fleksibilitas yang
lebih besar untuk mengelola sumber daya sekolah, dan mendorong
partisipasi warga sekolah dan masyarakat untuk meningkatkan mutu
pendidikan di sekolah. Warga sekolah diharapkan dapat lebih
mengembangkan sekolah dengan profesional, transparan dan dapat
dipertanggungjawabkan, serta dapat meningkatkan pemberdayaan
sekolah dalam rangka peningkatan akses, mutu dan manajemen
sekolah.
RKS ini juga akan dijadikan sebagai dasar evaluasi dan pelaporan
kinerja tahunan dan empat tahun terhadap pelaksanaan
program/kegiatan sekolah yang dilaksanakan setiap tahun terhadap
indikator kinerja dengan melakukan EDS setiap tahun sehingga terdapat
update data yang akan digunakan sebagai acuan dalam penyusunan
RTK/RKAS pada setiap tahun pelajaran. Di samping itu juga sekolah
dapat menilai perkembangan pentahapan sekolah apakah semua
komponen dan indikator sekolah sudah mencapai pemenuhan SNP
dan/atau SPM sesuai acuan standar yang ditetapkan.
Harapan kami dengan disusunnya RKS berbasis EDS ini diharapkan
sekolah dapat melihat kekuatan dan kelemahan semua potensi sumber
daya sekolah dalam rangka meningkatan mutu dan layanan pendidikan
dasar di sekolah.
Tim Pengembangan Sekolah (TPS) mengharapkan kritik dan saran dari
semua pihak untuk dijadikan masukan dalam menyusun RKS masa 4
(empat) tahun yang akan datang, sehingga tujuan dan sasaran yang
ditetapkan dapat tercapai dengan baik yang pada akhirnya dapat
meningkatkan mutu lulusan pada sekolah ini.
Akhirnya Tim Pengembang Sekolah memberikan penghargaan dan
ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah membimbing,
membina dan membantu terselesaikannya RKS ini.