Pengertian Control Panel Hosting
Mulai dari perkenalan apa sih tools panel hosting itu? Control panel hosting adalah tools yang
memiliki fungsi untuk mengatur sebuah layanan hosting. Mulai dari Domain Name System,
File Transfer Protocol, database, hingga email.
Keberadaan dari tools ini memudahkan pengguna untuk melakukan pengelolaan seperti CPU,
RAM, penyimpanan, serta akses fitur yang sudah tersedia. Keseluruhan proses dan fitur akan
tampil dalam satu halaman.
Sehingga pengelolaan yang akan pengguna lakukan jauh lebih praktis dan sederhana. Selain
itu, pengguna baru pun lebih mudah memahami. Sehingga, pemanfaatannya tidak
membutuhkan keahlian khusus.
Apabila pemilik website tidak memiliki tools ini. Maka proses konfigurasi dan manajemen
server harus dikerjakan secara manual melalui command line interface (CLI). Jika
berkelanjutan, tentu saja hal tersebut memakan waktu cukup banyak dan sangat rumit.
Apalagi bagi Anda yang kurang memahami ilmu serta teknis administrasi server. Oleh karena
itu, sebenarnya terdapat banyak sekali manfaat control panel hosting yang bisa Anda
dapatkan. Salah satunya dalam pengelolaan web hosting lebih cepat, aman, dan efisien.
Fungsi Control Panel Hosting
Penggunaan control panel hosting tentu lebih maksimal apabila Anda paham apa saja
fungsinya. Untuk bisa melakukan konfigurasi lebih banyak, kenali beberapa fungsinya
berikut ini:
1. Mengelola Email
Mungkin masih banyak pengguna hosting yang belum paham bahkan tools control panel
memungkinkan Anda untuk membuat dan mengelola email hosting sendiri, loh. Namun, tidak
seperti email pada umumnya yaitu @[Link] ataupun @[Link].
Kini Anda bisa membuat email sesuai dengan nama domain masing-masing, loh. Contohnya
seperti admin@[Link]. Email ini akan membuat akun Anda terlihat lebih profesional
dan memiliki limit memori akun.
Tidak hanya itu, Anda juga bisa mengecek status pengiriman dan penerimaan email secara
berkala. Sehingga, Anda bisa melakukan penyaringan email mana yang berhasil terkirim dan
mana yang mengalami kendala.
Penggunaan tools panel juga memungkinkan Anda sebagai pengguna untuk membuat
beberapa filter khusus. Mulai dari daftar akun email terpercaya, spam filter, dan blacklist
email terblokir.
Poin paling penting yang tidak boleh Anda abaikan adalah kemampuannya dalam mengelola
banyak akun email secara bersamaan. Sebagai pengguna hal ini pasti sangat menguntungkan,
apalagi jika Anda pemilik perusahaan yang membutuhkan email dalam jumlah besar.
2. Menginstal Aplikasi
Fungsi lain dari control panel hosting adalah memudahkan pengguna untuk melakukan
installing. Proses instalasi aplikasi yang aman dan cepat, akan memudahkan Anda dalam
mengelola website.
Jenis aplikasi yang bisa Anda instal pada website salah satunya adalah Content Management
System (CMS). Penggunaan CMS memungkinkan Anda sebagai pengguna untuk membuat
website tanpa melibatkan coding.
Sehingga, Anda hanya perlu menginstall CMS seperti Wordpress, maka website bisa dengan
mudah Anda gunakan. Selain itu, Anda juga bisa menginstall framework Laravel hingga
CodeIgniter, loh.
3. Mengelola Domain
Salah satu fungsi yang paling umum dari tools panel ini adalah mengelola domain dan sub
domain. Karena, domain wajib terkelola dengan baik untuk bisa mengarahkannya pada
website. Cara paling mudah untuk mengelolanya dengan hosting.
Beberapa pilihan pengaturan seperti :
Menambahkan domain: domain harus ditambahkan terlebih dahulu ke dalam hosting
agar bisa Anda gunakan. Proses ini juga dapat Anda sebut sebagai add-on domain.
Mengelola DNS: DNS atau Domain Name System merupakan sebuah sistem yang
akan mempermudah Anda mengakses website. Hanya dengan mengetikkan nama
domain pada browser seperti Chrome, Anda sudah bisa mengakses website.
Mengatur domain redirect: hosting control panel juga bisa mengatur domain redirect
atau proses mengarahkan domain ke website lain. Misalnya, Anda bisa mengarahkan
[Link] ke [Link].
Membuat subdomain: subdomain merupakan bagian dari domain yang memiliki
fungsi hampir sama dengan domain pada umumnya. Subdomain berguna untuk
menambahkan website khusus.
Menghapus domain: bagi Anda yang tidak ingin menggunakan domain, maka bisa
menghapus domain tersebut dari hosting. Caranya melalui control panel hosting.
4. Mengelola Database
Control panel juga menyediakan database yang berfungsi untuk menyimpan data secara lebih
aman dan mengontrolnya secara terpusat. Data yang dimaksud seperti username, password,
informasi, page, comment, post dan lain sebagainya.
Control panel juga berperan penting agar berbagai informasi lebih mudah dikelola dan
diakses. Bagi website yang memiliki berbagai jenis data penting seperti toko online, tentu
saja control panel berperan sangat besar.
5. Mengelola File
Control Panel Hosting akan membantu mengelola file meskipun dalam jumlah yang banyak.
Mengingat dalam shared hosting dan hosting cloud pasti ada banyak file yang harus dikelola.
Berbeda dengan hosting tanpa control panel dimana Anda tetap harus mendownload file,
mengubah di komputer baru menguploadnya kembali. Bukan hanya itu saja, namun control
panel ini juga memungkinkan Anda untuk mentransfer file dari komputer hosting dan
sebaliknya.
Mengenal Jenis Jenis Control Panel Hosting
Banyak sekali jenis-jenis hosting control panel yang memiliki beragam manfaat. Seperti
berikut ini terdapat macam-macam control panel hosting lengkap dengan manfaatnya.
1. cPanel
Pertama ada jenis cPanel yang menjadi control panel paling populer dengan pengguna yang
besar. Control panel ini hanya tersedia pada sistem operasi Linux karena berbasis
Linux/Unix.
Tampilan antarmuka yang sederhana membuat siapa saja lebih mudah untuk melakukan
konfigurasi. Selain itu, control panel ini juga sangat cocok untuk pemula karena menu dengan
fungsi yang cukup mudah dipahami.
Ada beragam fitur cPanel yang memiliki banyak manfaat dengan tampilan sederhana. Fitur-
fitur tersebut antara lain seperti Manajer File, Bandwidth, Cadangan, Kontrol Sesi TP,
database SQL dan masih banyak lagi.
Kamu bisa dapatkan Hosting dengan Control Panel cPanel di beberapa layanan Jagoan
Hosting seperti:
Hosting Murah Unlimited
Dedicated Hosting Indonesia
Cloud Hosting
2. Cyberpanel
Cyberpanel merupakan control panel berbasis Linux yang dapat digunakan secara gratis
dengan berbagai macam fitur terbaik. Fitur-fitur yang tersedia tentu saja dapat
memaksimalkan performa website baik dari segi kecepatan dan keamanan.
Jenis hosting ini banyak digunakan karena fungsinya yang sangat beragam. Apalagi banyak
kemudahan untuk membuat website lebih baik secara gratis.
3. Plesk
Selanjutnya ada Plesk yang hampir mirip dengan cPanel dengan tampilan interface yang
cukup sederhana dan tidak membingungkan. Uniknya, control panel hosting Plesk ini
memiliki tingkatan atau level pengguna
Dimana level 1-4 memiliki menu sendiri seperti Client/Reseller, Administrator, Mail User
dan Domain Owner. Fitur-fitur dari control panel yang satu ini juga cukup beragam.
Plesk memiliki fitur yang unik seperti mengelola database MySQL dan PostgreSQL,
memulihkan dan mencadangkan data serta masih banyak lagi.
4. ISPConfig
Jenis yang selanjutnya ada ISPConfig yang memungkinkan pengguna untuk mengelola
beberapa server sekaligus dalam satu control panel. Hal ini tentu saja akan lebih
memudahkan pengguna karena tidak perlu bergonta-ganti control panel.
Beragam fitur ISPConfig memiliki figur yang cukup lengkap seperti fitur multi bahasa. Serta
ada juga fitur yang dapat mengelola BIND DNS, SQL, FTP, database dan virtual server.
5. DirectAdmin
DirectAdmin merupakan contoh control panel hosting software yang dirilis sejak 1 Maret
2003 di Kanada. Hingga saat ini, control panel DirectAdmin tidak kalah populer dengan
control panel lainnya.
Dari segi interface, DirectAdmin memilih tampilan yang hampir sama dengan cPanel dan
Plesk. Selain itu, Direct Admin juga memiliki dukungan web server yang banyak seperti
Nginx Reverse Proxy, OpenLitespeed, Apache, Nginx dan Litespeed.
Fitur control panel hosting DirectAdmin sangat beragam seperti mengelola dan membuat
alamat email. DirectAdmin juga memungkinkan pengguna untuk melihat situs web statistik,
mengelola domain dan subdomain dalam hosting dan masih banyak lagi.
DirectAdmin memiliki beberapa kelebihan yang sangat aman dan nyaman bagi pemula.
Selain sistem operasionalnya yang sangat mudah, tampilannya pun cukup ramah. Sehingga,
bagi pemula yang kurang paham hosting tetap bisa memanfaatkannya dengan baik.
Namun tidak hanya itu, DirectAdmin juga mendukung banyak fitur bermanfaat untuk
membantu penggunanya.
6. Manajer ISP
Manager ISP atau ISPmanager merupakan control panel yang memiliki tampilan sederhana
yang berbasis sistem operasi Linux. Perusahaan-perusahaan Hosting di Eropa Timur sering
menggunakan control panel yang satu ini.
Desainnya yang sederhana tentu saja membuat penggunaanya cukup mudah. Ada dua versi
yang ditawarkan dari Manager ISP yaitu versi Lite dan versi Business.
Fitur control panel Manager ISP versi Lite memang hampir mirip dengan fitur-fitur control
panel lainnya. Sedangkan versi Business, memiliki fitur yang cocok untuk multiple shared
hosting atau reseller hosting.
Hal ini karena Manager ISP dapat digunakan untuk mengelola beberapa server (cluster).
Selain itu, bisa juga Anda gunakan untuk mengelola akun klien pengguna.
Beberapa kelebihan dari manajer ISP ini proses instalasinya sangat mudah digunakan. Selain
itu, tools juga tidak memiliki banyak resource sehingga cukup cepat dipahami pemula. Anda
juga bisa menemukan tim support untuk mendapat bantuan pada beberapa kondisi mendesak,
loh.
7. Webmin
Jenis yang selanjutnya ada Webmin sebagai control panel hosting berbasis Linux yang
sangat canggih dan fungsional. Berbeda dengan beberapa jenis tools lain, Webmin memiliki
kemampuan untuk mengelola komponen website antarmuka.
Selain itu, Webmin juga bisa membantu pengguna dalam menjaga serta memelihara email
server dan FTP. Beberapa fitur unggulan Webmin antara lain seperti Server Web Apache,
BIND Server DNS, Filter Surat Procmail dan lain sebagainya.
Kelebihan utama Webmin ini memiliki versi gratis, sehingga Anda yang ingin meminimalisir
budget sangat cocok sekali. Fiturnya yang lengkap juga kompatibel dengan berbagai OS, loh.
Mulai dari Solaris, Unix, Windows, hingga Linux.
8. Domain Technology Control (DTC)
Control panel yang penggunaannya sangat penting bagi admin maupun akuntansi layanan
hosting GPL adalah Domain Technology Control (DTC). Control panel ini akan membantu
pengguna untuk mendelegasikan berbagai macam tugas.
Tugas tersebut meliputi pembuatan email, database, akun FTP, subdomain, dan masih banyak
lagi. Proses ini bisa Anda lakukan melalui antarmuka GUI berbasis web yang terlihat lebih
mudah dan sederhana.
9. Kloxo
Control panel selanjutnya ada Kloxo yang terbilang cukup canggih dan tersedia secara gratis.
Namun, fitur gratis hanya tersedia untuk Redhat dan CentOS.
Kloxo memiliki kegunaan yang sangat beragam seperti membantu pengguna dalam
mengelola atau menjalankan BIND dan Apache. Selain itu, Kloxo juga memungkinkan
pengguna untuk beralih antarmuka setiap program tanpa perlu kehilangan data.
10. Webuzo
Webuzo merupakan salah satu hosting control panel yang berbasis Linux dan mudah untuk
digunakan. Selain itu, jenis control panel ini semakin menjadi favorit karena bisa digunakan
oleh beberapa pengguna sekaligus.
Ada 3 level akses dari Webuzo yaitu Admin, Reseller dan User. Ketiga level ini tentu saja
akan memudahkan pengguna dalam mengelola hosting agar bisa sesuai dengan tujuannya.
Untuk beberapa kelebihan dari Webuzo ini mulai dari versi yang bisa Anda dapatkan di
Linux. Selain itu, tampilannya yang sederhana memungkinkan pengguna dengan mudah
memanfaatkannya.
Anda juga bisa melakukan control akses lebih cepat karena sistem tidak memiliki banyak
resource. Jadi sangat mudah dan aman sekali.
Cara Kerja Control Panel Hosting
Mungkin masih banyak yang kurang tahu bagaimana control panel hosting bekerja. Padahal,
cara kerjanya sangat sederhana yaitu dengan menampilkan interface admin server.
Namun, Anda perlu tahu bahwa sebelum adanya hosting control panel ini. Maka, keseluruhan
pengaturan dilakukan secara manual.
Cara manual tersebut seperti menggunakan Terminal (Linux, Mac OS) atau Cmder dan
PuTTY (Windows). Hal ini tentu saja akan lebih sulit dan memakan waktu yang sangat
lama.
Namun, sekarang ini sudah ada hosting control panel yang akan memberikan banyak
kemudahan. Control panel ini hadir dengan interface yang sederhana untuk memudahkan
pengguna mengatur sumber daya dan fasilitas yang tersedia.
Berikut ini terdapat beberapa penjelasan tentang detail cara kerja control panel.
1. Login ke Control Panel Hosting
Langkah pertama yang harus Anda lakukan adalah login ke hosting control panel terlebih
dahulu. Apabila menggunakan cPanel, maka akses dengan menambahkan “/cPanel” setelah
URL website.
Contoh penambahannya seperti “[Link]/cpanel”.
2. Masuk Bagian Layanan
Jika sudah, lanjut dengan masuk ke bagian layanan Anda dan klik tab hosting. Pilih menu
kelola Hosting pada website yang hostingnya ingin Anda kelola.
3. Masuk ke Control Panel
Selanjutnya yaitu masuk ke hosting control panel dengan cara melakukan klik pada tab
cPanel. Tab ini terletak di bagian pengaturan hosting.
4. Mulai Pasang Aplikasi atau Platform CMS
Pada tahap keempat ini, Anda sudah bisa untuk mulai memasang aplikasi atau platform
CMS seperti WordPress. Pastikan aplikasi yang terpasang nantinya sesuai dengan
kebutuhan.
5. Mulai Mengelola Data Website
Langkah terakhir adalah memulai mengelola data website melalui File Manager. Ini relatif
sama dengan pengelolaan file pada umumnya dan memungkinkan Anda untuk menghapus,
menyalin file, memindahkan dan lain sebagainya.
Penutup
Nah itulah beberapa informasi terkait control panel hosting yang bisa Anda jadikan
gambaran. Bagaimana peran dan jenisnya sangat bermanfaat untuk perkembangan sebuah