RKJM MTs S Bontosunggu 2024: Rencana Strategis
RKJM MTs S Bontosunggu 2024: Rencana Strategis
BAB V PENUTUP
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Madrasah Tsanawiyah Swasta Bontosunggu adalah Lembaga Pendidikan
dibawah naungan Kementerian Agama. Dalam melaksanakan tugas dan fungsinya
sebagai lembaga pendidikan MTs S Bontosunggu mempunyai perencanaan baik
jangka pendek maupun jangkan menengah. Perencanaan merupakan fungsi
manajemen yang sangat penting dan menentukan keberhasilan kinerja organisasi,
khususnya madrasah. Perencanaan yang baik akan berimplikasi pada pencapaian
sasaran secara tepat dan pelaksanaan program dan kegiatan secara efektif dan
efisien. Kinerja madrasah salah satunya sangat ditentukan oleh perencanaan
program dan kegiatan madrasah.
Suatu madrasah yang berkualitas, salah satau indikatornya adalah memiliki
Rencana kegiatan (RKM) dan Rencana Kegiatan dan Anggran Madrasah (RKAM)
yang disusun dengan baik dan benar. Pengalaman menunjukan bahwa setiap
perubahan managerial – pengembangan madrasah mengikuti selera pengelola
madrasah. Permendiknas Nomor 19 tahun 2007 tentang Standar Pengelolaan
Pendidikan menuntut Madrasah membuat Rencana Kerja Jangka Menengah
(RKJM) atau rencana empat tahun dan Rencana Kerja Tahunan (RKT) yang
dinyatakan dalam Rencana Kegiatan dan Anggaran Madrasah (RKAM)
dilaksanakan berdasarkan RKJM.
Kepastian kelangsungan pengembangan madrasah akan mendapat jaminan
setelah RKM dibuat sesuai kebutuhan madrasah yang melibatkan warga Madrasah.
Pergantian Kepemimpinan Madrasah tidak harus diikuti dengan perubahan rencana
kegiatan dan pengembangan madrasah, selama rencana dan program Madrasah
yang ada masih relevan. RKM memiliki fungsi yang sangat strategis, karena dapat
digunakan sebagai :
B. Landasan Hukum
Landasan Hukum penyusunan RKJM ini adalah sebagai berikut :
C. Tujuan
Secara umum tujuan penyusunan RKJM MTs S Bontosunggu Tahun 2025
adalah sebagai arah, acuan, panduan dan rambu -rambu untuk warga madrasah
bersama pihak-pihak terkait dalam upaya menyelenggarakan madrasah menuju
madrasah berstandar nasional.
Secara khusus, tujuan penyusunan RKJM MTs S Bontosunggu adalah untuk:
1. Memberikan acuan kepada pengelola madrasah dalam menyelenggarakan
dan mengembangkan madrasah
2. Memberikan pemahaman kepada warga madrasah dan masyarakat dan
masyarakat dalam upaya penyelenggaraan dan pengembangan madrasah
3. Memberikan masukan dan bahan masukan kepada Kepala Kantor
Kementerian Agama Kabupaten Bulukumba dalam hal ini Kepala
Seksi
Pendidikan Madrasah dan pihak – pihak terkait dalam pelaksanaan
pengembangan madrasah.
D. Manfaat
Manfaat penyusunan RKJM MTs S Bontosunggu Tahun 2025 adalah :
1. Sebagai pedoman kerja (kerangka acuan) dalam mengembangkan madrasah.
2. Sebagai dasar melakukan monitoring dan evaluasi pelaksanaan
pengembangan madrasah .
3. Sebagai bahan mengidentifikasi dan mengajukan sumber daya Pendidikan
yang diperlukan untuk pengembangan madrasah.
4. Sebagai acuan bagi madrasah untuk mencapai target – target peningkatan
kualitas Pendidikan dalam kurun waktu tertentu.
5. Sebagai panduan bagi madrasah dalam memanfaatkan subsidi Pendidikan
baik yang berasal dari pemerintah maupun non pemerintah.
6. Sebagai sumber inspirasi bagi seluruh warga madrasah dalam peningkatan
kualitas pembelajaran.
7. Sebagai tolok ukur keberhasilan implementasi program peningkatan mutu
Pendidikan di madrasah.
E. Ruang Lingkup
Ruang lingkup RKJM MTs S Bontosunggu Tahun 2025 meliputi: analisis SWOT
madrasah, rekomendasi pengembangan madrasah, rencana kerja madrasah dan
tahapan tercapainya target pengembangan madrasah.
BAB II
PROFIL MADRASAH
b) Unggul
Indikator : Terwujudnya peserta didik MTs S Bontosunggu yang unggul di
bidang akademik, non akademik dan keagamaan
Metode Pencapaian:
1) Input peserta didik yang mempunyai keunggulan dibidang akademik,
non akademik dan keagamaan
2) Memberikan layanan yang baik terhadap peserta didik yang berbakat
3) Melakasanakan kegiatan yang dapat menumbuhkan kepribadian unggul
pada peserta didik
c) Cerdas
Indikator : Terwujudnya peserta didik MTs S Bontosunggu yang tanggap
dan kritis dalam menyikapi berbagai masalah
Metode pencapaian :
1) Menyelenggarakan proses pembelajaran yang bermutu dan
menumbuhkan daya nalar yang kritis
2) Menanamkan budaya malu dan tanggap terhadap perubahan sosial serta
berkarakter
d) Inovatif
Indikator pencapaian : Adanya perubahan baru kearah yang lebih baik dan
berbeda dari sebelumnya yang dilakukan dengan sengaja dan
terencama
Metode pencapaian :
1) Meningkatkan pelayanan baik di dalam maupun luar madrasah
2) Membangun sistem yang baik dengan mengutamakan kualitas
e) Berprestasi
Indikator Pencapaian : Terwujudnya kemampuan peserta didik yang
berprestasi di bidang akademik dan non akademik
Metode Pencapaian :
1) Mencari input peserta didik yang baik dan berprestasi
2) Penelusuran minat dan bakat peserta didik
3) Memberikan pembinaan yang baik terhadap peserta didik yang berbakat
4) Berpartisipasi aktif dalam mengikuti lomba/kejuaraan
B. Kondisi Objektif
KONDISI SEKARANG
NO URAIAN KET
Vol/Jml baik RR RB
a. Tanah dan bangunan
Luas tanah 1.762 M2
b Gedung
1.1. Ruang Kelas 8 v
1.2. Ruang Kantor 1 v
1.3. Ruang Kepala Madrasah 1 v
1.4. ruang Aula -
1.5. [Link] -
1.6. Asrama -
1.7. Ruang BP/BK 1 v
1.8. Ruang Laboratorium 1 v
1.9. Mushalla -
1.10. Gudang 1 v
1.11. WC Guru 1 v
1.12. WC. Siswa 5 v
1.13. Kantin Madrasah 1 v
1.14. Ruang UKS 1 v
c Meubulaer
2.1. Kursi siswa 119 v
2.2. Meja siswa 119 v -
2.3. Kursi jok (Guru) 20 20
2.4. Meja ½ biro(Guru) 20 20
2.5. Meja Pustaka 1 1
2.6. Kursi Pustaka 1 1
2.7. Lemari Buku Pustaka 1 1
2.8. Meja ½ biro (pegawai) 1 1
2.9. Kursi jok ( pegawai ) 1 1
2.10. Meja 1 biro ( kepala) 1 1
2.11. papan pengumuman 2 2
2.12. Meja mengajar 8 8
2.13. Kursi mengajar 8 8
2.14. Lemari kelas 5 2 3
d Peralatan lain
3.1. Komputer
3.2. Printer
3.3. Pesawat Telepon
3.4. Sound system
3.5. Dispenser
e Laboratorium
4.1. Laboratorium IPA 1
4.3. Laboratorium Komputer 1
f Jasa
17000
6.1. Listrik WATT
6.2. WIFI 1 1
g Perpustakaan
Buku
Pegangan Guru Teks Siswa Penunjang
NO Mata Pelajaran
Jumlah Jumlah Jumlah Jumlah Jumlah Jumlah
Judul Eks. Judul Eks. Judul Eks.
A PPKn 3 6 3 6 3 6
B Aqidah akhlak 3 6 3 6 3 6
C Alquran Hadits 3 6 3 6 3 6
D Fiqih 3 6 3 6 3 6
E SKI 3 6 3 6 3 6
F Bahasa Arab 3 6 3 6 3 6
G Bahasa Indonesia 3 6 3 6 3 6
H Bahasa Inggris 3 6 3 6 3 6
Pendidikan Olah 3 6 3 6 3 6
I raga jasmani dan
kesehatan
J Matematika 3 6 3 6 3 6
K IPA 3 6 3 6 3 6
L IPS 3 6 3 6 3 6
M Informatika 3 6 3 6 3 6
N Prakarya 3 6 3 6 3 6
BAB III
PROGRAM STRATEGIS
Tahapan pengembangan
kurikulum sesuai dengan Seluruh tahapan pengembangan
50%
prosedur operasional kurikulum sesuai dengan prosedur
pengembangan IKM baru operasional pengembangan IKM
mencapai 50%
2. Standar Proses
Dalam proses pembelajaran Dalam proses pemebelajaran 100% 10%
90% sisiwa menggunakan buku siswa menggunakan buku teks
teks
Guru yang melakukan 100% Guru melakukan pengelolaan 10%
pengelolaan kelas dengan baik kelas yang baik
mencapai 90%
Guru yang memulai 100% Guru memulai pembelajaran 10%
pembelajaran dengan 5 langkah dengan 5 langkah pendahuluan
pendahuluan mencapai 5%
8 Standar Penilaian
Pencapaian KKM pada setiap Pencapaian KKM pada setiap evaluasi 20%
evaluasi baru mencapai 80% baru mencapai 100%
Pengembangan Work Shop, 14 guru Tersusunnya Waka Kur 80% 90% 100% 100%
perangkat MGMP Silabus, RPP Semua Guru
pembelajaran seluruh mapel
sesuai tingkat sesuai tingkat
kompetensi kompetensi
sikap,
pengetahuan
dan ketrampilan
19
2. Standar
Proses
Penggunaan Siswa 119 siswa Semua siswa Guru mapel UN 25% 50% 75% 100%
buku teks menggunakan menggunakan
buku teks buku teks dalam
dalam KBM KBM
20
di kelas
Pengelolaan Workshop 15 Guru Guru mampu Waka Kuikulum 80% 90% 100% 100%
kelas penilaian mngelola kelas
otentik dengan baik,
pendahuluan,
inti (penggunaan
model metode,
pendekatan,
media), penutup
Penilaian Pemantauan, 15 Guru Guru mampu Waka Kurikulum 80% 90% 100% 100%
otentik dalam dan saran melakukan dan staf
KBM tindak lanjut penilaian otentik
dalam KBM
3. Standar
Kompetensi
Lulusan
Kegiatan Melaksanak Seluruh siswa Seluruh siswa Tim keagamaan, 80% 90% 100% 100%
pembiasaan an kegiatan memiliki Seluruh guru dan
berkaiatan pembiasaan karakter yang pegawai
dengan mencermiunkan
21
karakter sikap sikap religius
relijius & sosial dan sosial
Gerakan literasi Melakukan Siswa, guru, Seluruh guru, Tim Literasi 80% 90% 100% 100%
gerakan pegawai pegawai dan
literasi siswa
dengan melakukan
thapan yang gerakan litersai
benar sesuai
tahapannya
4 Standar
Pendidik dan
tenaga
kependidikan
Studi Lanjutan Melanjutkan Guru D3 dan Semua guru Kepala Madrasah 100%
ke jenjang S1 berkualifikasi
S1 dan S2 S1 atau S2
22
perpustakaan perpustakaan memiliki
sertifikat
perpustakaan
5 Standar
sarana
prasarana
Penyusunan Rapat kerja Dokumen Tersusunnya Waka, Guru, 80% 90% 100% 100%
EDS, RKJM, penyusunan EDS, RKJM, EDS, RKJM, Staf Bendahara
RKAM EDS, RKAM RKAM BOS
23
RKJM,
RKAM
Pengelolaan Penyusunan Data base Terdokumentasi Guru 80% 90% 100% 100%
administrasi administrasi administrasi administrasi
berbasis IT keuangan, keuangan, keuangan,
kesiswaan, kesiswaan, kesiswaan,
kepegawaia kepegawaian, kepegawaian,
n, sarpras, sarpras, sarpras,
perpustakaa perpustakaan perpustakaan
n dll dll dll berbasis IT
dengan IT
Penyusunan Penyusunan Dokumen Tersusunnya Tim pengembang 80% 90% 100% 100%
peraturan- peraturan- peraturan- dokumen- madrasah
peraturan peraturan peraturan dokumen
Madarasah Madarasah sesuai peraturan
oleh tim ketentuan sesuai
pengembang ketentuan
madrasah
Supervisi dan Pengawasan Waka sarpras Terlaksananya Kamad, 80% 100% 100% 100%
evaluasi oleh Kamad Supervisi dan Waka Sarpras
standar Sarpras evalusi sarpras
7. Standar
Pembiayaan
Peningkatan Penggalian 5 PTT, 4 GTT dan PTT Kamad dan 50% 70% 80% 100%
Honorarium dana dari GTT dapat menerima Ka TU
24
GTT dan PTT berbagi Honorariun
sumber minimal sama
dengan Upah
minimum
daerah
8. Standar
Penilaian
Pengembangan Work shop, Guru Guru Semua guru 80% 90% 100% 100%
standar MGMP melaksanakan
penilaian penilaian sesuai
standar
penilaian
pendidikan
PH, PTS, PAS, Penyelengga Kegiatan PH, Terselenggarany Waka kurikulum 100% 100% 100% 100%
PAT, raan PH, PTS, PAS, a PH, PTS, Panitia kegiatan
UAMBN,UAM PTS, PAS, PAT, PAS, PAT,
BN, UN PAT, UAMBN,UA UAMBN,UAM
UAMBN,U MBN, UN BN, UN sesuai
AMBN, UN aturan
25
UAMBN, UN
26
C. Sumber pembiyaan
STRATEGI PENGGALIAN RENCANA PELAKSANAAN
SUMBER DANA
DANA TH 1 TH 2 TH 3 TH 4
1. APBN
BOS Susun perencanaan dan ajukan
BOSDA ke pihak-pihak berkompeten
DIPA Madrasah
4. Sumber lain yang Pengajuan proposal,
shah kerjasam/MOU
27
BAB II
LAPORAN CAPAIAN KINERJA MTsS BONTOSUNGGU TAHUN 2025
A. CAPAIAN KINERJA
Triwulan I
2.1 : Pengembangan standar isi Rp 270.000
2.1 : Pengembangan proses pembelajaran Rp 23.130.000
6.2 : Pengembangan penilaian pendidikan Rp2.135.000
7.1 : Pengembangan standar sarana dan prasarana Rp 10.500.000
4.5 : pengembangan standar pembiayaan Rp 6.305.000
Triwulan II
2.1 : Pengembangan proses pembelajaran Rp 28.145.000
6.2 : Pengembangan penilaian pendidikan Rp2.160.000
7.1 : Pengembangan standar sarana dan prasarana Rp 8.335.000
4.5 : pengembangan standar pembiayaan Rp 3.700.000
B. LAPORAN KEUANGAN :
REALISASI ANGGARAN TRIWULAN 1
Adapun rincian pagu dan realisasi anggaran MTsS Bontosunggu pada Triwulan I
tahun 2025 adalah sebagai berikut:
a. Pagu Anggaran MTsS Bontosunggu Tahun 2025 adalah sebesar : Rp 42.340.000
Dengan rincian :
Belanja pegawai Rp. 23.130.000
Belanja barang/jasa Rp. 19.210.000
Total Rp. 42.340.000
b. Realisasi Anggaran MTsS Bontosunggu Triwulan I per 30 Juni 2025 adalah
sebesar Rp 42.340.000 atau terealisasi 25 % dari pagu anggaran per tahun.
REALISASI ANGGARAN TRIWULAN II
Adapun rincian pagu dan realisasi anggaran MTsS Bontosunggu pada Triwulan II
tahun 2025 adalah sebagai berikut:
1. Pagu Anggaran MTsS Bontosunggu Tahun 2025 adalah sebesar : Rp 42.340.000
Dengan rincian :
a. Belanja pegawai Rp. 28.145.000
29
b. Belanja barang/jasa Rp. 1 4 . 1 9 5 . 0 0 0
2. Realisasi Anggaran MTsS Bontosunggu Triwulan II 2025 adalah sebesar Rp
42.340.000 atau terealisasi 25 % dari pagu anggaran.
[Link]
PENUTUP
30
Laporan Capaian Kinerja MTsS Bontosungg pada Tahun 2025 Triwulan I –
Triwulan II, ini merupakan suatu bentuk pertanggungjawaban dari pada pelaksanaan
kegiatan tahun 2025 dan sebagai tindak lanjut atas Keputusan Menteri Agama No. 702 tahun
2016 tentang Pedoman Perjanjian Kinerja, Pelaporan Kinerja dan Tata cara Reviu atas
Pelaporan Kinerja pada Kementerian Agama dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara
dan Reformasi Birokrasi Nomor 29 Tahun 2010 tentang Pedoman Penyusunan Penetapan
Kinerja MTsS Bontosunggu dalam tahun 2025 Triwulan I – Triwulan II ini, secara
keseluruhan menunjukkan capaian yang baik. Seluruh kegiatan sudah sesuai dengan Tugas,
Fungsi dan Visi Misi yang telah tercermin dalam Penetapan Kinerja dan Rencana Kinerja
Tahunan. Hal ini bisa dilihat dari ketercapaian sasaran strategis dan indikator kinerja.
Namun kami menyadari sepenuhnya, bahwa masih ditemukan berbagai permasalahan yang
Bontosunggu ialah terbitnya Juknis BOS yang terlambat (saat tahun anggaran sudah
berjalan), sehingga memaksa kami untuk melakukan banyak penyesuaian lagi pada anggaran.
31