0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
12 tayangan33 halaman

RKJM MTs S Bontosunggu 2024: Rencana Strategis

Dokumen ini adalah Rencana Kerja Jangka Menengah (RKJM) Madrasah Tsanawiyah Swasta Bontosunggu untuk tahun 2024, yang mencakup latar belakang, tujuan, manfaat, dan profil madrasah. RKJM bertujuan untuk memberikan pedoman dalam pengembangan madrasah dan melibatkan semua pemangku kepentingan dalam proses perencanaan. Selain itu, dokumen ini juga mencakup analisis SWOT, program strategis, dan laporan capaian kinerja madrasah.

Diunggah oleh

nur hayatispdi
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
12 tayangan33 halaman

RKJM MTs S Bontosunggu 2024: Rencana Strategis

Dokumen ini adalah Rencana Kerja Jangka Menengah (RKJM) Madrasah Tsanawiyah Swasta Bontosunggu untuk tahun 2024, yang mencakup latar belakang, tujuan, manfaat, dan profil madrasah. RKJM bertujuan untuk memberikan pedoman dalam pengembangan madrasah dan melibatkan semua pemangku kepentingan dalam proses perencanaan. Selain itu, dokumen ini juga mencakup analisis SWOT, program strategis, dan laporan capaian kinerja madrasah.

Diunggah oleh

nur hayatispdi
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

RENCANA KERJA JANGKA MENENGAH (RKJM)

Madrasah Tsanawiyah Swasta Bontosunggu


Tahun 2024
JL. H. Allu No. 2 Bontosunggu
DAFTAR ISI
Halaman judul
Daftar Isi
BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
B. Landasan Hukum
C. Tujuan
D. Manfaat
E. Ruang lingkup

BAB II PROFIL MADRASAH


A. Visi dan Misi
B. Kondisi objektif

BAB III PROGRAM STRATEGIS


A. Analisis an evaluasi program
B. Program Strategis, Mekanisme Pelaksanaan dan Hasil yang Diharapkan
C. Sumber Pembiayaan
D. Monitoring an evaluasi

BAB IV LAPORAN CAPAIAN KINERJA


A. Capaian kinerja
B. Laporan Keuangan

BAB V PENUTUP
BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Madrasah Tsanawiyah Swasta Bontosunggu adalah Lembaga Pendidikan
dibawah naungan Kementerian Agama. Dalam melaksanakan tugas dan fungsinya
sebagai lembaga pendidikan MTs S Bontosunggu mempunyai perencanaan baik
jangka pendek maupun jangkan menengah. Perencanaan merupakan fungsi
manajemen yang sangat penting dan menentukan keberhasilan kinerja organisasi,
khususnya madrasah. Perencanaan yang baik akan berimplikasi pada pencapaian
sasaran secara tepat dan pelaksanaan program dan kegiatan secara efektif dan
efisien. Kinerja madrasah salah satunya sangat ditentukan oleh perencanaan
program dan kegiatan madrasah.
Suatu madrasah yang berkualitas, salah satau indikatornya adalah memiliki
Rencana kegiatan (RKM) dan Rencana Kegiatan dan Anggran Madrasah (RKAM)
yang disusun dengan baik dan benar. Pengalaman menunjukan bahwa setiap
perubahan managerial – pengembangan madrasah mengikuti selera pengelola
madrasah. Permendiknas Nomor 19 tahun 2007 tentang Standar Pengelolaan
Pendidikan menuntut Madrasah membuat Rencana Kerja Jangka Menengah
(RKJM) atau rencana empat tahun dan Rencana Kerja Tahunan (RKT) yang
dinyatakan dalam Rencana Kegiatan dan Anggaran Madrasah (RKAM)
dilaksanakan berdasarkan RKJM.
Kepastian kelangsungan pengembangan madrasah akan mendapat jaminan
setelah RKM dibuat sesuai kebutuhan madrasah yang melibatkan warga Madrasah.
Pergantian Kepemimpinan Madrasah tidak harus diikuti dengan perubahan rencana
kegiatan dan pengembangan madrasah, selama rencana dan program Madrasah
yang ada masih relevan. RKM memiliki fungsi yang sangat strategis, karena dapat
digunakan sebagai :

1. Pedoman kerja (kerangka acuan) dalam mengembangkan madrasah;


2. Dasar untuk melakukan monitoring dan evaluasi pelaksanaan pengembangan
sekolah
3. Bahan acuan untuk mengidentifikasi dan mengajukan sumberdaya pendidikan
yang diperlukan untuk pengembangan Madrasah/madrasah.
Tujuan utama penyusunan RKJM adalah agar Madrasah dapat mengetahui
secara rinci tindakan-tindakan yang harus dilakukan agar tujuan,
kewajiban, dan sasaran pengembangan madrasah dapat dicapai. RKJM juga
menjamin bahwa semua program dan kegiatan yang dilakukan untuk
mengembangkan madras ah sudah memperhitungkan harapan-
harapan pemangku kepentingan dan kondisi nyata madrasah .Oleh sebab itu,
proses penyusunan RKJM harus melibatkan semua pemangku kepentingan.
Dengan demikian RKJM disusun melalui proses secara sistematis,
konsisten dan berkelanjutan dari pengambilan keputusan dengan memanfaatkan
kondisi, potensi, efisiensi, dan efektivitas penyelenggaraan pendidikan, yang pada
akhirnya dapat meberikan sikap akuntabilitas kinerja yang bertumpu pada
pencapaian keberhasilan Proses Kegiatan Belajar Mengajar di Madrasah.

B. Landasan Hukum
Landasan Hukum penyusunan RKJM ini adalah sebagai berikut :

1. Undang-undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Sistem


Pendidikan Nasional.
2. Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas Undang-
Undang Nomor 23 tahun 2012 tentang Perlindungan Anak
3. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 19 Tahun 2005 tentang Standar
Nasional Pendidikan
4. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 48 Tahun 2008 tentang Penataan
Pendidikan.
5. Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2012 tentang Pengelolaan dan
Penyelenggaraan Pendidikan.
6. Permendiknas Nomor 13 Tahun 2007 tentang Standar kepala Sekolah.
7. Permendiknas Nomor 16 Tahun 2007 tentang Standar Kualifikasi akademik dan
Kompetensi Guru.
8. Permendiknas Nomor 24 Tahun 2008 tentang Standar Tenaga Aministrasi
Sekolah / Madrasah
9. Permendiknas Nomor 25 Tahun 2008 tentang Standar Tenaga Pustakawan.
10. Permendiknas Nomor 26 Tahun 2008 tentang Standar Tenaga
Laboratorium Sekolah/ Madrasah.
11. Permendiknas Nomor 27 Tahun 2008 tentang Standar Tenaga Konselor.
12. Permendiknas Nomor 69 Tahun 2009 tentang Standar Pembiayaan.
13. Permendiknas Nomor 48 Tahun 2008 tentang
Pedoman Pelaksanaan Pengarusutamaan Gender (PUG) bidang
pendidikan.
14. Permendikbud No 20 Tahun 2016 Tentang SKL
15. Permendikbud No 21 Tahun 2016 Tentang Standar Isi Pendidikan Dasar dan Menengah
16. Permendikbud No 22 Tahun 2016 Tentang Standar Proses Pendidiakan Dasar Dan Menengah
17. Permendikbud No 23 Tahun 2016 Tentang Standar Penilaian
18. Permendikbud No. 24 tahun 2016 tentang Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar Pendidikan
Dasar dan Menengah
19. KMA no. 165 tahun 2014 tentang pedoman kurikulum madrasah 2013 PAI dan bahasa arab
20. SK Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Nomor 25 Tahun 2014 tentang Kurikulum Mata
Pelajaran Bahasa Jawa
21. PMA no 58 tahun 2017 tentang Kepala Madrasah

C. Tujuan
Secara umum tujuan penyusunan RKJM MTs S Bontosunggu Tahun 2025
adalah sebagai arah, acuan, panduan dan rambu -rambu untuk warga madrasah
bersama pihak-pihak terkait dalam upaya menyelenggarakan madrasah menuju
madrasah berstandar nasional.
Secara khusus, tujuan penyusunan RKJM MTs S Bontosunggu adalah untuk:
1. Memberikan acuan kepada pengelola madrasah dalam menyelenggarakan
dan mengembangkan madrasah
2. Memberikan pemahaman kepada warga madrasah dan masyarakat dan
masyarakat dalam upaya penyelenggaraan dan pengembangan madrasah
3. Memberikan masukan dan bahan masukan kepada Kepala Kantor
Kementerian Agama Kabupaten Bulukumba dalam hal ini Kepala
Seksi
Pendidikan Madrasah dan pihak – pihak terkait dalam pelaksanaan
pengembangan madrasah.

D. Manfaat
Manfaat penyusunan RKJM MTs S Bontosunggu Tahun 2025 adalah :
1. Sebagai pedoman kerja (kerangka acuan) dalam mengembangkan madrasah.
2. Sebagai dasar melakukan monitoring dan evaluasi pelaksanaan
pengembangan madrasah .
3. Sebagai bahan mengidentifikasi dan mengajukan sumber daya Pendidikan
yang diperlukan untuk pengembangan madrasah.
4. Sebagai acuan bagi madrasah untuk mencapai target – target peningkatan
kualitas Pendidikan dalam kurun waktu tertentu.
5. Sebagai panduan bagi madrasah dalam memanfaatkan subsidi Pendidikan
baik yang berasal dari pemerintah maupun non pemerintah.
6. Sebagai sumber inspirasi bagi seluruh warga madrasah dalam peningkatan
kualitas pembelajaran.
7. Sebagai tolok ukur keberhasilan implementasi program peningkatan mutu
Pendidikan di madrasah.

E. Ruang Lingkup
Ruang lingkup RKJM MTs S Bontosunggu Tahun 2025 meliputi: analisis SWOT
madrasah, rekomendasi pengembangan madrasah, rencana kerja madrasah dan
tahapan tercapainya target pengembangan madrasah.
BAB II
PROFIL MADRASAH

A. Visi dan Misi


1) Visi MTs S Bontosunggu adalah :
Terwujudnya Lulusan yang Terdidik danTerampil dalam Aspek IMTEQ dan IFTEK
dengan di dasari Akhlak dengan berbudaya lingkungan
Indikator Pencapaian Visi
a) Akhlak Mulia
Indikator : Terwujudnya peserta didik MTs S Bontosunggu yang sikap,
perilaku dan ucapan yang islami
Metode Pencapaian :
1) Mengadakan sosialisasi kegiatan bernuansa islami atau pembiasaan
akhlak mulia
2) Membiasakan kegiatan atau pembiasaan akhlak mulia baik di dalam
maupun luar kelas

b) Unggul
Indikator : Terwujudnya peserta didik MTs S Bontosunggu yang unggul di
bidang akademik, non akademik dan keagamaan
Metode Pencapaian:
1) Input peserta didik yang mempunyai keunggulan dibidang akademik,
non akademik dan keagamaan
2) Memberikan layanan yang baik terhadap peserta didik yang berbakat
3) Melakasanakan kegiatan yang dapat menumbuhkan kepribadian unggul
pada peserta didik
c) Cerdas
Indikator : Terwujudnya peserta didik MTs S Bontosunggu yang tanggap
dan kritis dalam menyikapi berbagai masalah
Metode pencapaian :
1) Menyelenggarakan proses pembelajaran yang bermutu dan
menumbuhkan daya nalar yang kritis
2) Menanamkan budaya malu dan tanggap terhadap perubahan sosial serta
berkarakter

d) Inovatif
Indikator pencapaian : Adanya perubahan baru kearah yang lebih baik dan
berbeda dari sebelumnya yang dilakukan dengan sengaja dan
terencama
Metode pencapaian :
1) Meningkatkan pelayanan baik di dalam maupun luar madrasah
2) Membangun sistem yang baik dengan mengutamakan kualitas

e) Berprestasi
Indikator Pencapaian : Terwujudnya kemampuan peserta didik yang
berprestasi di bidang akademik dan non akademik
Metode Pencapaian :
1) Mencari input peserta didik yang baik dan berprestasi
2) Penelusuran minat dan bakat peserta didik
3) Memberikan pembinaan yang baik terhadap peserta didik yang berbakat
4) Berpartisipasi aktif dalam mengikuti lomba/kejuaraan

2) Misi MTs S Bontosunggu adalah :


Untuk mewujudkannya, Madrasah menentukan langkah-langkah strategis yang
dinyatakan dalam Misi berikut:
a. Menyelenggarakan system pendidikan yang bervariasi pada penigkatan mutu
pada pembelajran Daring dan luring
b. Mendorong dan mendirikan kuntribusi bagi peningkatan persionalisme .dan
kwalitas SDM IMTAQ IPTEK, dan AKLAK Baik terhadap Pendidik maupun
Peserta didik
c. Meningkatkan kedispilinan, Kemandirian dan TanggunJawab Anak didik
Sebagai manusia Indifidu dan Sosial
d. Meningkatkan Pembinaan Moral dan Akhlak Karimah
e. Meningkatkan Pembinaan Moral dan Akhlak Karimah

3) Tujuan MTs S Bontosunggu adalah :


1. Meningkatkan pemahaman dan pengamalan syariat islam
2. Meningkatkan sarana prasarana yang mendukung pembelajaran
3. Meningkatkan efektvitas pembelajaran
4. Meningkatkan prestasi akademik dan non akademik
5. Meningkatkan kinerja berbasis kompetensi
6. Meningkatkan kepercayaan masyarakat pada madrasah
7. Meningkatkan budaya kerja yang kondusif, sinergis, dan produktif serta
lingkungan yang bersih dan sehat.
8. Mewujudkan lingkungan madrasah yang bersih, asri dan nyaman
9. Menciptakan lingkungan madrasah yang kondusif untuk belajar
10. Meningkatkan kemampuan dalam bidang teknologi
11. Menumbuhkan budaya mutu dalam melaksanakan setiap kegiatan

B. Kondisi Objektif

Madrasah MTs S Bontosunggu berawal dari Lembaga Pendidikan Agama


Islam yang didirikan oleh Yayasan Masyarakat Islam Bontosunggu, yakni PGA
4 Tahun. PGA 6 tahun berubah menjadi MTs No.20 Bontosunggu.
Keputusan Menteri Agama Nomor 81 tahun 1970. Pendidikan Guru Agama
(Islam) yang merupakan lembaga Pendidikan Islam dalam rangka menyiapkan
kebutuhan tenaga Guru Agama untuk Madrasah. Setelah kebutuhan tersebut
tercukupi sementara lembaga pendidikan Islam semakin diperlukan dan
berkembang mulai tahun 1960 perjalanan PGAN 4 tahun tersebut beralih
menjadi lembaga pendidikan Islam yang dikenal dengan Madrasah Tsanawiyah
Swasta Bontosunggu.

PGA 6 Tahun yang sejak 1960 menjadi MTs S Bontosunggu berada di


Desa Bontosunggu, menempati lahan dengan luas tanah 1.762 m 2 yang
merupakan tanah Wakaf dan pada tahun 1960 diterbitkan Hak Pakai atas tanah
oleh Badan Pertanahan Nasional menjadi Hak Milik Yayasan Masyarakat Islam
Bontosunggu.

Berikut identitas dan profil lain dari MTs S Bontosunggu:


1. Identitas Madrasah
Nama Madrasah : MTs S Bontosunggu
Nomor Statistik : 1212730020002
Status Akreditasi : Terakreditasi (B)
Tahun Akreditasi : 2021
Alamat : Jl. H. Allu No. 2 Bontosunggu
Telepon : -
Email :mtsno20bontosunggu@[Link]

2. Identitas Kepala Madrasah


Nama Lengkap : Hasrung, [Link], [Link]
NIP. 198205192007101001
Pangkat / Golongan : Pembina ( IV/a )
Masa Kerja : 1 Tahun 9 Bulan
Pendidikan Terakhir : S2
Alamat : Dusun Bontosunggu
3. Pofil pendidik dan tenaga kependidikan 2018/2019
a. Data Guru & Pegawai berdasarkan lantar belakang pendidikan
Ijazah Tertinggi
Sarmud /
S1 Magister/S2 Jumlah
D3
Jabatan <SLTA
Keg/ Keg/
Keg
A3 A4
L P L P L P L P L P
Kepala Sekolah - - - - - - 1 - 1 -
Tetap - - - - 5 7 1 1 6 8
Tidak Tetap - - - - - 1 - - - 1
Guru Bantu Pusat - - - - - - - - - -
Bantu
- - - - - - - - - -
Daerah
Jumlah Guru - - - - 5 8 2 1 7 9
Tenaga Administrasi
PNS
Tenaga Administrasi
1 - - - - - - - -
Non PNS 1

b. Data Guru dan Pegawai Berdasarkan Golongan


Status Kepegawaian
Tetap
Tidak Jumlah
Jabatan Gol. Gol. Gol. Yay
Gol. IV Tetap
I II III asan
L P L P L P L P L P L P L P
Ka. Sekekolah 1 1
Guru 2 1 1 2 2
Tenaga Admin.
c. Ratio Kebutuhan dan atau Kekurangan Guru
Yang ada
No. Mata Pelajaran Kebutuhan
GT GTT
1. PPKn - 1
Pendidikan
2. - 4
Agama
3. Bhs Indonesia - 2
4. Bahasa Inggris - 2
5. Bahasa Arab - 1
Pendidikan
6. - 1
Jasmani
7. Matematika - 2
8 IPA - 1
9. IPS - 1 1
10. Informatika - 3
11. Prakarya - 3

4. Rekapitulasi Data siswa


Kondisi Siswa Berdasarkan Rombongan Belajar

Kelas 7 Kelas 8 Kelas 9 Jumlah


No. Rom Siswa Rom Siswa Rom Siswa Rom Siswa
Bel L P Bel L P Bel L P Bel L P
1. 2 12 21 2 21 15 3 19 31 52 67
Jumlah 33 36 50 119
5. Data Sarana Prasarana

KONDISI SEKARANG
NO URAIAN KET
Vol/Jml baik RR RB
a. Tanah dan bangunan
Luas tanah 1.762 M2
b Gedung
1.1. Ruang Kelas 8 v
1.2. Ruang Kantor 1 v
1.3. Ruang Kepala Madrasah 1 v
1.4. ruang Aula -
1.5. [Link] -
1.6. Asrama -
1.7. Ruang BP/BK 1 v
1.8. Ruang Laboratorium 1 v
1.9. Mushalla -
1.10. Gudang 1 v
1.11. WC Guru 1 v
1.12. WC. Siswa 5 v
1.13. Kantin Madrasah 1 v
1.14. Ruang UKS 1 v
c Meubulaer
2.1. Kursi siswa 119 v
2.2. Meja siswa 119 v -
2.3. Kursi jok (Guru) 20 20
2.4. Meja ½ biro(Guru) 20 20
2.5. Meja Pustaka 1 1
2.6. Kursi Pustaka 1 1
2.7. Lemari Buku Pustaka 1 1
2.8. Meja ½ biro (pegawai) 1 1
2.9. Kursi jok ( pegawai ) 1 1
2.10. Meja 1 biro ( kepala) 1 1
2.11. papan pengumuman 2 2
2.12. Meja mengajar 8 8
2.13. Kursi mengajar 8 8
2.14. Lemari kelas 5 2 3

d Peralatan lain
3.1. Komputer
3.2. Printer
3.3. Pesawat Telepon
3.4. Sound system
3.5. Dispenser

e Laboratorium
4.1. Laboratorium IPA 1
4.3. Laboratorium Komputer 1

f Jasa
17000
6.1. Listrik WATT
6.2. WIFI 1 1

g Perpustakaan
Buku
Pegangan Guru Teks Siswa Penunjang
NO Mata Pelajaran
Jumlah Jumlah Jumlah Jumlah Jumlah Jumlah
Judul Eks. Judul Eks. Judul Eks.

A PPKn 3 6 3 6 3 6
B Aqidah akhlak 3 6 3 6 3 6
C Alquran Hadits 3 6 3 6 3 6
D Fiqih 3 6 3 6 3 6
E SKI 3 6 3 6 3 6
F Bahasa Arab 3 6 3 6 3 6
G Bahasa Indonesia 3 6 3 6 3 6
H Bahasa Inggris 3 6 3 6 3 6
Pendidikan Olah 3 6 3 6 3 6
I raga jasmani dan
kesehatan
J Matematika 3 6 3 6 3 6
K IPA 3 6 3 6 3 6
L IPS 3 6 3 6 3 6
M Informatika 3 6 3 6 3 6
N Prakarya 3 6 3 6 3 6
BAB III
PROGRAM STRATEGIS

A. Analisis dan Evaluasi Program

No Kondisi saat Ini Kondisiyang diharapkan (4 tahun Besarnya


mendatang) Tantangan Nyata

1. Standar Isi 100% guru mengembangkan


Guru yang mengembangkan perangkat pembelajaran 20%
perangkat pembelajaran sesuai tingkat kompetensi sikap,
sesuai tingkat kompetensi pengetahuan dan ketrampilan
sikap, pengetahuan dan
ketrampilan baru 80%

Keterlibatan berbagai pihak Dalam mengembangkan IKM 100 % 50%


dalam mengembangkan IKM melibatkan semua pemangku
baru mencapai 50 % kepentingan

Tahapan pengembangan
kurikulum sesuai dengan Seluruh tahapan pengembangan
50%
prosedur operasional kurikulum sesuai dengan prosedur
pengembangan IKM baru operasional pengembangan IKM
mencapai 50%

2. Standar Proses
Dalam proses pembelajaran Dalam proses pemebelajaran 100% 10%
90% sisiwa menggunakan buku siswa menggunakan buku teks
teks
Guru yang melakukan 100% Guru melakukan pengelolaan 10%
pengelolaan kelas dengan baik kelas yang baik
mencapai 90%
Guru yang memulai 100% Guru memulai pembelajaran 10%
pembelajaran dengan 5 langkah dengan 5 langkah pendahuluan
pendahuluan mencapai 5%

Guru yang menggunakan 100 % guru menggunakan model, 10%


model, pendekatan, metode, metode,pendekatan, media
media pembelajaran yang pembelajaran yang sesuai dengan
sesuai dengan karakteristik karakteristik siswa dan mata pelajaran.
siswa dan mata pelajaran
mencapai 85%

Guru yang melakukan 100% Guru melakukan penilaian 15%


penilaian otentik dalam proses otentik dalam proses pembelajaran
pembelajaran mencapai 85%

Seluruh tahapan dan tindak Kepala Madrasah melakukan Seluruh 20%


lanjut pengawasan Kepala tahapan dan tindak lanjut pengawasan
Madarasah terhadap proses terhadap proses belajar mengajar
belajar mengajar yang yang Kdilakukan gurut
dilakukan gurut mencapai 80%

3. Standar Kompetensi Lulusan


Siswa sudah 80 % melakukan Semua siswa melakukan kegiatan 20%
perilaku pembiasaan berkaitan pembiasaan berkaitan dengan perilaku
dengan karakter religius karakter religius

Siswa sudah 80 % melakukan Semua siswa melakukan perilaku 80%


perilaku berkaitan dengan berkaitan dengan karakter sikap sosial
karakter sikap sosial
Tahapan belajar sepanjang dan Madrasah dan seluruh siswa
literasi baru mencapai 25% melakukan semua tahapan gerakan 75%
belajar sepanjang hayat dan literasi
4. Standar tenaga pendidik dan
kependidikan
Pendidik yang berkualifikasi Semua Pendidik yang berkualifikasi 0%
S1/S2 mencapai 100% S1/S2

Pendidik yang memiliki Semua pendidik bersertifikat pendidik 26%


sertifikat pendidik mencapi
74%

Guru yang memiliki Semua guru memiliki kompetensi 0%


kompetensi profesional profesional
mencapai 100%

Tenaga perpustakaan berijasah Tenaga perpustakaan berkualifikasi S1


S1 dan SMA, belum memiliki dan bersertifikat
sertifikat perpustakaan

Madrasah belum memiliki Madrasah harus memiliki laboran


laboran

5. Standar Sarana Prasarana


Penggunaan ruang Ruang perpustakaan dan ruang LAB 95%
perpustakaan , ruang LAB IPA IPA digunakan secara maksimal
belum maksimal

Tempat dan luas bermain Tempat dan luas bermain madrasah


madrasah belum sesuai belum sesuai ketentuan
ketentuan
Tempat parkir madrasah belum Tempat parkir madrasah sesui 50%
sesuai ketentuan ketentuan: luasnya memadai, aman,
ada penjaga, rambu-rambu
6. Standar Pengelolaan

Tahapan penyusunan RKJM Tahapan penyusunan RKJM dan 20%


dan RKAM mencapai 80 % RKAM mencapai
100%

Tahapan memiliki struktur Tahapan memiliki struktur organisasi 20%


organisasi yang lengkap dan yang lengkap dan efektif baru
efektif baru mencapai 80% mencapai 100%

Madrasah dalam Madrasah dalam melaksanakan 20%


melaksanakan kegiatan ada kegiatan sesuai rencana kerja tahunan
yang tidak sesuai rencana kerja
tahunan

Madrasah dalam melaksanakan


penilaian kerja pendidik dan Madrasah dalam melaksanakan
tenaga kependidikan penilaian kerja pendidik dan tenaga
36%
melaksanakan 4 ketentuan dari kependidikan melaksanakan seleuruh
5 ketentuan ketentuan

Madrasah dalam melibatkan Madrasah dalam melibatkan peran


35%
peran serta masyarakat dan serta masyarakat dan membangun
membangun kemitraan dengan kemitraan dengan lembaga lain yang
lembaga lain yang relevan relevan dalam melakukan berbagai
dalam melakukan berbagai kegiatan pengelolaan pendidikan,
kegiatan pengelolaan antara lain lembaga mencapai 100%
pendidikan, antara lain lembaga
mencapai 64%
7. Standar Pembiyaan
Laporan keuangan yang Laporan keuangan dapat diakses oleh 20%
dapat diakses oleh publik, publik, melalui RKAM, papan
melalui RKAM pengumuman pengumuman
belum sepenuhnya dilakukan

8 Standar Penilaian
Pencapaian KKM pada setiap Pencapaian KKM pada setiap evaluasi 20%
evaluasi baru mencapai 80% baru mencapai 100%

Guru dan madrasah 100% Guru dan madrasah 100%


melaksanakan melaksanakan melaksanakan melaksanakan system
system penilaian sesuai dengan tuntutan
penilaian sesuai dengan kurikulum atau standar nasional
tuntutan pendidikan
kurikulum atau standar
nasional
pendidikan
B. Program Strategis, Mekanisme Pelaksanaan dan Hasil yang Diharapkan
NO SASARA PENANGGUNG 2025
PROGRAM KEGIATAN N INDIKATOR
JAWAB 1 2 3 4
KEGIAT
AN
1. Standar Isi
Pengembangan Menyusun Seluruh Tersusunya Waka Kurikulum
IKM sesuai Dokumen pemangku IKM dokumen Tim Pengembang 100% 100% 100% 100%
ketentuan 1,2 dan 3 Kepenting 1, 2, 3, sesuai Kurikulum
an ketentuan

Pengembangan Work Shop, 14 guru Tersusunnya Waka Kur 80% 90% 100% 100%
perangkat MGMP Silabus, RPP Semua Guru
pembelajaran seluruh mapel
sesuai tingkat sesuai tingkat
kompetensi kompetensi
sikap,
pengetahuan
dan ketrampilan

19
2. Standar
Proses

Penggunaan Siswa 119 siswa Semua siswa Guru mapel UN 25% 50% 75% 100%
buku teks menggunakan menggunakan
buku teks buku teks dalam
dalam KBM KBM

20
di kelas
Pengelolaan Workshop 15 Guru Guru mampu Waka Kuikulum 80% 90% 100% 100%
kelas penilaian mngelola kelas
otentik dengan baik,
pendahuluan,
inti (penggunaan
model metode,
pendekatan,
media), penutup

Penilaian Pemantauan, 15 Guru Guru mampu Waka Kurikulum 80% 90% 100% 100%
otentik dalam dan saran melakukan dan staf
KBM tindak lanjut penilaian otentik
dalam KBM

Semua guru Kepala Madrasah, 90% 100% 100% 100%


Pengawasan Supervisi 15 guru telah disupervisi Waka Kurikulum
dan evaluasi dan dan guru senior
melaksanakan
tindak lanjut

3. Standar
Kompetensi
Lulusan

Kegiatan Melaksanak Seluruh siswa Seluruh siswa Tim keagamaan, 80% 90% 100% 100%
pembiasaan an kegiatan memiliki Seluruh guru dan
berkaiatan pembiasaan karakter yang pegawai
dengan mencermiunkan

21
karakter sikap sikap religius
relijius & sosial dan sosial
Gerakan literasi Melakukan Siswa, guru, Seluruh guru, Tim Literasi 80% 90% 100% 100%
gerakan pegawai pegawai dan
literasi siswa
dengan melakukan
thapan yang gerakan litersai
benar sesuai
tahapannya

4 Standar
Pendidik dan
tenaga
kependidikan

Studi Lanjutan Melanjutkan Guru D3 dan Semua guru Kepala Madrasah 100%
ke jenjang S1 berkualifikasi
S1 dan S2 S1 atau S2

Memperoleh Megikuti 3 Guru Semua guru Kepala Madarasah 100%


sertifikat PPG atau bersertifikat
Pendidik Kuliah pendidik
Pengembangan Workshop 15 Guru Semua guru Kepala madrasah, 100%
kompetensi pengembang memiliki Waka
profesional an kompetensi
kompetensi profesional
profesional sesuai ketentuan

Memperoleh Diklat 2 orang Semua tenaga Kepala TU 50% 100%


sertifikat tenaga perpustakaan

22
perpustakaan perpustakaan memiliki
sertifikat
perpustakaan

Memperoleh Diklat 1 orang Memiliki tenaga Kepala TU


tenaga laboran tenaga laboran
laboran 100%

5 Standar
sarana
prasarana

Pengadaan/pen Sarana Tersedianya


Mengadakan Waka Sarpras 50% 75% 85% 100%
ambahan pembelajaran sarana
sarana
sarana / penunjang pembelajaran,
pembelajara
penunjang ( jamban, tempat
n,
sarana bermain, tempat
Membangun
pembelajaran, parkir, ruang
jamban,
jamban, ketrampilan
tempat
parkir, tempat sesuai ketentuan
bermain,
bermaian, R.
parkir, ruang
ketrampilan)
ketrampilan
6. Standar
Pengelolaan

Penyusunan Rapat kerja Dokumen Tersusunnya Waka, Guru, 80% 90% 100% 100%
EDS, RKJM, penyusunan EDS, RKJM, EDS, RKJM, Staf Bendahara
RKAM EDS, RKAM RKAM BOS

23
RKJM,
RKAM

Pengelolaan Penyusunan Data base Terdokumentasi Guru 80% 90% 100% 100%
administrasi administrasi administrasi administrasi
berbasis IT keuangan, keuangan, keuangan,
kesiswaan, kesiswaan, kesiswaan,
kepegawaia kepegawaian, kepegawaian,
n, sarpras, sarpras, sarpras,
perpustakaa perpustakaan perpustakaan
n dll dll dll berbasis IT
dengan IT

Penyusunan Penyusunan Dokumen Tersusunnya Tim pengembang 80% 90% 100% 100%
peraturan- peraturan- peraturan- dokumen- madrasah
peraturan peraturan peraturan dokumen
Madarasah Madarasah sesuai peraturan
oleh tim ketentuan sesuai
pengembang ketentuan
madrasah

Supervisi dan Pengawasan Waka sarpras Terlaksananya Kamad, 80% 100% 100% 100%
evaluasi oleh Kamad Supervisi dan Waka Sarpras
standar Sarpras evalusi sarpras

7. Standar
Pembiayaan

Peningkatan Penggalian 5 PTT, 4 GTT dan PTT Kamad dan 50% 70% 80% 100%
Honorarium dana dari GTT dapat menerima Ka TU

24
GTT dan PTT berbagi Honorariun
sumber minimal sama
dengan Upah
minimum
daerah

8. Standar
Penilaian

Pengembangan Work shop, Guru Guru Semua guru 80% 90% 100% 100%
standar MGMP melaksanakan
penilaian penilaian sesuai
standar
penilaian
pendidikan

PH, PTS, PAS, Penyelengga Kegiatan PH, Terselenggarany Waka kurikulum 100% 100% 100% 100%
PAT, raan PH, PTS, PAS, a PH, PTS, Panitia kegiatan
UAMBN,UAM PTS, PAS, PAT, PAS, PAT,
BN, UN PAT, UAMBN,UA UAMBN,UAM
UAMBN,U MBN, UN BN, UN sesuai
AMBN, UN aturan

Evaluasi Evaluasi Pelaksanaan Diperoleh Kamad 100% 100% 100% 100%


pelaksanaan menyeluruh UH, UTS, catatan Waka kur
UH, UTS, kegiatan UAS, UKK, pelaksanaan Panitia kegiatan
UAS, UKK, penilaian UMAD, UN kegiatan
UMAD,

25
UAMBN, UN

26
C. Sumber pembiyaan
STRATEGI PENGGALIAN RENCANA PELAKSANAAN
SUMBER DANA
DANA TH 1 TH 2 TH 3 TH 4

1. APBN
BOS Susun perencanaan dan ajukan    
BOSDA ke pihak-pihak berkompeten
DIPA Madrasah

2. APBD Kirim data peserta UN    


Bantuan Ujian
Nasional
Mengadakan musyawarah    
3. Sumbangan Orang antara komite dengan orang tua
tua siswa siswa

   
4. Sumber lain yang Pengajuan proposal,
shah kerjasam/MOU

D. Monitoring dan Evaluasi


Dalam 1 tahun dilakukan 2 kali evaluasi pelaksanaan program yang telah dilaksanakan
menggunakan tabel berikut
NILAI
KESESUAIAN
NO KEGIATAN (INPUT+PROSES TINDAK
DENGAN RKJM
+OUTPUT) LANJUT
I II III IV V
1
2
3

27
BAB II
LAPORAN CAPAIAN KINERJA MTsS BONTOSUNGGU TAHUN 2025
A. CAPAIAN KINERJA

Akuntabilitas diartikan sebagai kemampuan untuk menjawab segala mandat yang


diberikan kepada pengemban amanat melalui media. Sedangkan kinerja dapat diartikan
sebagai prestasi kerja pengemban amanat atas pelaksanaan tugas dan fungsi. Akuntabilitas
adalah kewajiban untuk menyampaikan pertanggungjawaban atau untuk menjawab dan
menerangkan kinerja dan tindakan suatu organisasi kepada pihak yang memiliki hak atau
berkewenangan untuk meminta keterangan atau pertanggungjawaban. Sedangkan Kinerja
Instansi Pemerintah diartikan sebagai gambaran mengenai tingkat pencapaian sasaran atau
tujuan Instansi Pemerintah sebagai penjabaran dari visi, misi dan strategi Instansi
Pemerintah yang mengindikasikan tingkat keberhasilan dan kegagalan pelaksanaan
kegiatan-kegiatan sesuai dengan program dan kebijakan yang ditetapkan. Oleh karena itu
Madrasah Tsanawiyah Swasta Bontosunggu Kabupaten Bulukumba sangat
berkepentingan menyampaikan Laporan Akuntabilitas Kinerja sebagai potret keinginan
yang kuat dari Madrasah Tsanawiyah Swasta Kabupaten Bulukumba dalam
meningkatkan kinerja organisasi.
Pengukuran Capaian Kinerja adalah proses sistematis dan berkesinambungan
untuk menilai keberhasilan dan kegagalan pelaksanaan kegiatan sesuai dengan program,
kebijakan, sasaran dan tujuan yang telah ditetapkan dalam mewujudkan visi, misi dan
strategi instansi pemerintah. Proses ini dimaksudkan untuk menilai pencapaian setiap
indikator kinerja guna memberikan gambaran tentang keberhasilan dan kegagalan
pencapaian tujuan dan sasaran. Pengukuran capaian kinerja Madrasah Tsanawiyah Swasta
Kabupaten Bulukumba Tahun 2025 digunakan untuk mengetahui keberhasilan Madrasah
Tsanawiyah Swasta Bontosunggu dalam melaksanakan program dan kegiatan selama 1
(satu) tahun anggaran.
Capaian indikator kinerja sasaran pada Madrasah Tsanawiyah Swasta
Bontosunggu Kabupaten Bulukumba merupakan tingkat pencapaian target dari indikator
kinerja sasaran yang dicapai pada Tahun 2025, diukur dengan membandingkan nilai
indikator kinerja sasaran antara realisasi dengan target, yang ditampilkan dalam bentuk
persentase (%).
Sampai dengan bulan Desember tahun anggaran 2025 MTsS Bontosunggu
28
Kabupaten Bulukumba telah berupaya untuk mencapai tingkat realisasi anggaran seperti
yang telah ditentukan.
Adapun secara keseluruhan capaian kinerja yang dicapai sampai pada Triwulan 1
dan II adalah sebesar 84.680.000 atau 50 % dari keseluruhan anggaran sebesar
169.360.000. Realisasi tersebut terdiri dari 2 bagian realisasi per Kegiatan/output, sebagai
berikut :

Triwulan I
2.1 : Pengembangan standar isi Rp 270.000
2.1 : Pengembangan proses pembelajaran Rp 23.130.000
6.2 : Pengembangan penilaian pendidikan Rp2.135.000
7.1 : Pengembangan standar sarana dan prasarana Rp 10.500.000
4.5 : pengembangan standar pembiayaan Rp 6.305.000
Triwulan II
2.1 : Pengembangan proses pembelajaran Rp 28.145.000
6.2 : Pengembangan penilaian pendidikan Rp2.160.000
7.1 : Pengembangan standar sarana dan prasarana Rp 8.335.000
4.5 : pengembangan standar pembiayaan Rp 3.700.000

B. LAPORAN KEUANGAN :
REALISASI ANGGARAN TRIWULAN 1
Adapun rincian pagu dan realisasi anggaran MTsS Bontosunggu pada Triwulan I
tahun 2025 adalah sebagai berikut:
a. Pagu Anggaran MTsS Bontosunggu Tahun 2025 adalah sebesar : Rp 42.340.000
Dengan rincian :
Belanja pegawai Rp. 23.130.000
Belanja barang/jasa Rp. 19.210.000
Total Rp. 42.340.000
b. Realisasi Anggaran MTsS Bontosunggu Triwulan I per 30 Juni 2025 adalah
sebesar Rp 42.340.000 atau terealisasi 25 % dari pagu anggaran per tahun.
REALISASI ANGGARAN TRIWULAN II
Adapun rincian pagu dan realisasi anggaran MTsS Bontosunggu pada Triwulan II
tahun 2025 adalah sebagai berikut:
1. Pagu Anggaran MTsS Bontosunggu Tahun 2025 adalah sebesar : Rp 42.340.000
Dengan rincian :
a. Belanja pegawai Rp. 28.145.000
29
b. Belanja barang/jasa Rp. 1 4 . 1 9 5 . 0 0 0
2. Realisasi Anggaran MTsS Bontosunggu Triwulan II 2025 adalah sebesar Rp
42.340.000 atau terealisasi 25 % dari pagu anggaran.

[Link]
PENUTUP

30
Laporan Capaian Kinerja MTsS Bontosungg pada Tahun 2025 Triwulan I –

Triwulan II, ini merupakan suatu bentuk pertanggungjawaban dari pada pelaksanaan

kegiatan tahun 2025 dan sebagai tindak lanjut atas Keputusan Menteri Agama No. 702 tahun

2016 tentang Pedoman Perjanjian Kinerja, Pelaporan Kinerja dan Tata cara Reviu atas

Pelaporan Kinerja pada Kementerian Agama dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara

dan Reformasi Birokrasi Nomor 29 Tahun 2010 tentang Pedoman Penyusunan Penetapan

Kinerja dan Pelaporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah.

Kinerja MTsS Bontosunggu dalam tahun 2025 Triwulan I – Triwulan II ini, secara

keseluruhan menunjukkan capaian yang baik. Seluruh kegiatan sudah sesuai dengan Tugas,

Fungsi dan Visi Misi yang telah tercermin dalam Penetapan Kinerja dan Rencana Kinerja

Tahunan. Hal ini bisa dilihat dari ketercapaian sasaran strategis dan indikator kinerja.

Namun kami menyadari sepenuhnya, bahwa masih ditemukan berbagai permasalahan yang

memerlukan penanganan lebih fokus. Di antara permasalahan yang dihadapi MTsS

Bontosunggu ialah terbitnya Juknis BOS yang terlambat (saat tahun anggaran sudah

berjalan), sehingga memaksa kami untuk melakukan banyak penyesuaian lagi pada anggaran.

Demikian Capaian Kinerja MTsS Bontosunggu pada Tahun 2025 Triwulan I –

Triwulan II, semoga bermanfaat bagi semua pihak.

31

Anda mungkin juga menyukai