Memori Komputer 3
MEMORI KOMPUTER
Memori komputer bertanggung jawab untuk menyimpan data dan aplikasi sementara
atau secara permanen. Hal ini memungkinkan seseorang untuk menyimpan informasi yang
tersimpan di komputer. Tanpa memori, prosesor tidak akan dapat menemukan tempat yang
diperlukan untuk menyimpan perhitungan dan proses. Ada berbagai jenis memori komputer
yang dapat diinstal, tergantung pada kebutuhan, fungsi dan spesifikasi dari sistem. Memori
komputer dapat diklasifikasikan menjadi dua jenis : Memori Utama dan Memori Sekunder.
MEMORI UTAMA
Memori primer (juga disebut memori utama), digunakan untuk akses langsung data oleh
prosesor. Sementara penyimpanan memori utama menunjukkan kemampuan proses yang lebih
cepat, sangat mahal dan karenanya tidak sebagian besar digunakan untuk penyimpanan data.
Kebanyakan sistem komputer di seluruh dunia menggunakan memori utama hanya untuk
proses bootstrapping dengan tujuan tertentu, dan menggunakan perangkat memori sekunder
untuk tujuan penyimpanan data pribadi.
Macam Memori Utama
Memori utama dapat dibagi menjadi dua jenis – Random Access Memory (RAM) dan Read
Only Memory (ROM). RAM mempertahankan isinya selama listrik menyala. Sebuah chip
RAM digunakan sebagai memori utama di kebanyakan komputer saat ini. Namun, komputer
lama (di era 80-an) menggunakan perangkat ROM (disket, pita magnetik, tetapi lebih
menonjol disket) sebagai mekanisme memori utama.
1. Random Access Memory (RAM)
RAM adalah media penyimpanan sementara yang digunakan hanya pada saat
komputer menyala. Yang berarti bahwa data akan terhapus begitu pasokan listrik untuk
perangkat penyimpanan dimatikan.
SODIMM (Small Outline Dual In-Line Memory Module)
adalah RAM untuk notebook / laptop
INF Evin Habas Iskanta, [Link]
Memori Komputer 4
SD RAM
2. Read Only Memory (ROM)
Adalah suatu himpunan dari chip yang berisi bagian dari sistem operasi yang mana
dibutuhkan pada saat komputer dinyalakan. ROM tidak bisa ditulisi atau diubah isinya
oleh pengguna. ROM tergolong dalam media penyimpanan yang sifatnya non volatile.
Penggunaan dari ROM ini contohnya adalah sebagai media penyimpanan dari BIOS
(Basic Input-Output System) yang dibuat oleh pabriknya. BIOS merupakan bagian yang
sangat kritis dari suatu sistem operasi, yang mana fungsinya memberi tahu komputer
bagaimana caranya mengakses disk drive.
MEMORI SEKUNDER
Memori sekunder Tidak seperti memori utama, memori sekunder tidak langsung dapat
diakses oleh komputer. Ketika komputer membutuhkan untuk menjalankan aplikasi yang
tersimpan dalam memori sekunder, pertama kali membawa ke penyimpanan memori utama
untuk sementara waktu, kemudian mengontrol dan menjalankan pelaksanaannya. Setelah
eksekusi aplikasi dilakukan, prosesor melepaskan aplikasi dan mengembalikan kontrol dan data
memori pada perangkat memori sekunder.
Perangkat memori sekunder yang populer meliputi hard disk drive, flash drive (pen drive,
kartu memori dll), dan zip drive. Beberapa. CD datang dengan alternatif penyimpanan yang
lebih besar dan kecepatan. DVD akhirnya mengambil alih dari CD, kemampuan mereka untuk
menyimpan hampir 4 kali lebih banyak data. Meskipun DVD masih banyak digunakan, perangkat
penyimpanan sekunder disukai saat ini adalah hard disk drive portabel atau flash drive.
INF Evin Habas Iskanta, [Link]