RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)
Nama
ILMA AMALIA [Link]
Penyusun
Sekolah MI DARUL HIDAYAT
Mata
Seni Rupa
Pelajaran
Kelas/Fase V (Lima) / Fase C
Seni Tiga Dimensi: Kreasi Hewan atau Tumbuhan dari Barang Bekas
Materi Pokok
(Prinsip Reuse dan Recycle)
Alokasi
4 x 35 Menit (2 Pertemuan)
Waktu
A. Tujuan Pembelajaran (Terintegrasi Adiwiyata)
Setelah mengikuti serangkaian kegiatan pembelajaran, peserta didik diharapkan mampu:
1. Mengidentifikasi berbagai jenis sampah anorganik yang dapat dimanfaatkan kembali
menjadi karya seni (Prinsip Reuse). (Kognitif)
2. Menganalisis bentuk dan fungsi dasar benda-benda yang akan dibuat (hewan/tumbuhan) dan
merencanakan proses daur ulangnya. (Kognitif)
3. Menciptakan karya seni rupa tiga dimensi (patung mini/hiasan) dari bahan-bahan daur
ulang dengan memperhatikan estetika dan fungsi lingkungan. (Keterampilan/Proyek
Adiwiyata)
4. Menunjukkan sikap peduli, kreatif, dan bertanggung jawab terhadap lingkungan saat proses
berkarya (Adiwiyata). (Sikap)
B. Alat, Bahan, dan Sumber Belajar
Komponen Deskripsi
Alat Gunting, cutter (diawasi guru), lem tembak/kuat, kuas, pensil, penggaris.
Sampah Anorganik/Barang Bekas: Botol plastik bekas, kardus bekas,
Bahan (Fokus
tutup botol, sedotan bekas, koran/majalah bekas, kaleng bekas. Bahan
Adiwiyata)
Pelengkap: Cat akrilik/poster, kertas warna sisa.
Buku teks Seni Rupa Kelas 5, lingkungan sekolah (bank
Sumber
sampah/taman/sudut Adiwiyata), video tutorial kreasi daur ulang.
C. Kegiatan Pembelajaran
Pertemuan 1: Perencanaan dan Pembentukan Dasar
Tahap Kegiatan Guru dan Peserta Didik Waktu
1. Orientasi: Salam dan doa. Guru mengecek kesiapan bahan 15
Pendahuluan
baku (siswa membawa sampah anorganik dari rumah). Menit
2. Apersepsi & Motivasi: Guru menampilkan contoh karya
seni 3D yang terbuat dari bahan daur ulang (misalnya, burung
dari botol, bunga dari sedotan). Pertanyaan Pemicu: "Bisakah
kita membuat sekolah kita lebih hijau dan bersih dengan cara
ini?"
3. Integrasi Adiwiyata: Guru menjelaskan konsep 3R (Reuse,
Reduce, Recycle). Menekankan bahwa memanfaatkan sampah
menjadi seni adalah wujud nyata kepedulian.
1. Eksplorasi Ide: Siswa memilih satu objek alam (hewan atau
tumbuhan) yang akan dibuat. Guru membimbing siswa 90
Kegiatan Inti
membuat sketsa rencana (bentuk, ukuran, dan bahan yang akan Menit
digunakan). (1. Menganalisis bentuk dan fungsi)
2. Pembentukan Dasar: Siswa mulai memotong, merekatkan,
dan membentuk kerangka dasar karya 3D mereka menggunakan
bahan daur ulang (misalnya, membuat badan lebah dari botol
plastik atau pot bunga dari kaleng).
3. Fokus Adiwiyata: Guru berkeliling, memastikan siswa
menggunakan bahan bekas secara maksimal dan memilah
sisa potongan ke tempat sampah yang benar (plastik ke tempat
plastik, kertas ke tempat kertas).
1. Refleksi: Siswa menunjukkan kerangka dasar yang sudah
Penutup dibuat. Guru menekankan bahwa kerangka harus kokoh dan 5 Menit
bahannya dominan dari daur ulang.
2. Tindak Lanjut: Siswa diminta menyiapkan cat dan
menyelesaikan pembentukan di rumah (jika memungkinkan)
untuk sesi pewarnaan di pertemuan selanjutnya.
Pertemuan 2: Finishing, Pewarnaan, dan Pameran
Tahap Kegiatan Guru dan Peserta Didik Waktu
Pendahuluan 1. Orientasi: Review singkat tentang tahap pembentukan. 10
Tahap Kegiatan Guru dan Peserta Didik Waktu
Menit
2. Motivasi: Mengajak siswa untuk memberikan sentuhan
artistik terbaik, seolah-olah karya mereka akan dipamerkan di
Pojok Adiwiyata Sekolah.
1. Pewarnaan dan Detail: Siswa mulai mewarnai dan
80
Kegiatan Inti menambahkan detail pada karya 3D mereka (mata, corak,
Menit
tekstur) agar terlihat hidup dan menarik.
2. Finishing: Siswa merapikan karya, menempelkan hiasan
kecil, dan memastikan karya berdiri kokoh.
3. Fokus Adiwiyata: Setelah selesai berkarya, siswa
bertanggung jawab membersihkan area kerja mereka hingga
tidak ada noda cat atau sisa bahan yang tercecer.
4. Apresiasi dan Pameran Mini: Siswa menyajikan karya
mereka. Guru dan siswa lain memberikan apresiasi, fokus pada
kreativitas penggunaan bahan daur ulang.
1. Refleksi Akhir: Diskusi singkat: "Apa hubungan antara
karya seni daur ulang ini dengan upaya kita menjadi Sekolah 20
Penutup
Adiwiyata?" (Jawaban kunci: Mengurangi sampah, Menit
Menciptakan keindahan dari limbah).
2. Tindak Lanjut Adiwiyata: Guru mengumumkan bahwa
karya terbaik akan diletakkan di Taman Baca atau Kebun
Sekolah sebagai hiasan, mendorong siswa untuk terus kreatif
mengolah sampah.
3. Doa Penutup.
D. Penilaian
Aspek Penilaian Teknik Penilaian Bentuk Instrumen
Jurnal Pengamatan Sikap: Fokus pada
Sikap kreativitas, tanggung jawab (kebersihan area
Observasi
(Adiwiyata) kerja), dan kepedulian lingkungan
(pemanfaatan maksimal bahan daur ulang).
Pertanyaan lisan tentang konsep 3R. Penjelasan
Pengetahuan Lisan/Penugasan singkat siswa tentang bahan daur ulang yang
digunakan.
Aspek Penilaian Teknik Penilaian Bentuk Instrumen
Keterampilan Penilaian
Rubrik Penilaian Karya 3D Daur Ulang.
(Proyek Seni) Produk/Karya
Contoh Rubrik Penilaian Karya 3D Daur Ulang
Skor 4 (Sangat
Kriteria Skor 3 (Baik) Skor 2 (Cukup) Skor 1 (Kurang)
Baik)
90-100%
70-89% bahan 50-69% bahan
Pemanfaatan bahan utama Kurang dari
utama berasal utama berasal
Daur Ulang berasal dari 50% bahan
dari sampah dari sampah
(Adiwiyata) sampah daur ulang.
anorganik. anorganik.
anorganik.
Ide unik dan Bentuk tidak
Ide cukup unik, Ide sederhana,
Kreativitas berbeda, karya menyerupai
bentuk bentuk kurang
Bentuk memiliki detail objek yang
proporsional. proporsional.
yang menarik. direncanakan.
Hasil karya
Hasil karya Hasil kurang
sangat rapi,
Kerapian & rapi, rapi, Hasil tidak rapi
pewarnaan
Finishing pewarnaan pewarnaan dan detail kasar.
halus, dan
baik. kurang merata.
detail bersih.
Karya
memiliki nilai
estetika dan Hanya berupa
Karya memiliki Nilai estetika
Fungsi/Pesan potensial kumpulan
nilai estetika. kurang.
diletakkan bahan bekas.
sebagai hiasan
lingkungan.