0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
8 tayangan7 halaman

Rangkaian Encoder dan Priority Encoder

Dokumen ini menjelaskan tentang rangkaian Encoder dan Priority Encoder, termasuk prinsip kerja, tabel kebenaran, dan desain rangkaian. Selain itu, juga dibahas tentang Decoder, cara kerjanya, dan contoh rangkaian Decoder 3x8. Mahasiswa diharapkan dapat memahami dan mendesain rangkaian-rangkaian tersebut serta melakukan percobaan praktikum.

Diunggah oleh

bcry7890
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
8 tayangan7 halaman

Rangkaian Encoder dan Priority Encoder

Dokumen ini menjelaskan tentang rangkaian Encoder dan Priority Encoder, termasuk prinsip kerja, tabel kebenaran, dan desain rangkaian. Selain itu, juga dibahas tentang Decoder, cara kerjanya, dan contoh rangkaian Decoder 3x8. Mahasiswa diharapkan dapat memahami dan mendesain rangkaian-rangkaian tersebut serta melakukan percobaan praktikum.

Diunggah oleh

bcry7890
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

ENCODER

TUJUAN:
Setelah menyelesaikan percobaan ini mahasiswa diharapkan mampu
¾ Memahami prinsip kerja dari rangkaian Encoder
¾ Membedakan prinsip kerja rangkaian Encoder dan Priority Encoder
¾ Mendisain beberapa jenis rangkaian Encoder

TEORI:

Sebuah rangkaian Encoder menterjemahkan keaktifan salah satu inputnya menjadi


urutan bit-bit biner. Encoder terdiri dari beberapa input line, hanya salah satu dari input-input
tersebut diaktifkan pada waktu tertentu, yang selanjutnya akan menghasilkan kode output N-
bit. Gambar 12-1 menunjukkan blok diagram dari sebuah encoder.

I0 C
I1
Input I2 Encoder
B Kode output
line A N-bit

I7

Hanya salah satu bernilai HIGH


pada waktu tertentu
Gambar 12-1. Blok Diagram Encoder

Tabel Kebenaran dari Rangkaian Encoder 8x3 ditunjukkan pada Tabel 12-1.
Tabel 12-1. Tabel Kebenaran Encoder 8x3.
INPUT OUTPUT
I0 I1 I2 I3 I4 I5 I6 I7 A B C
1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 1
0 0 1 0 0 0 0 0 0 1 0
0 0 0 1 0 0 0 0 0 1 1
0 0 0 0 1 0 0 0 1 0 0
0 0 0 0 0 1 0 0 1 0 1
0 0 0 0 0 0 1 0 1 1 0
0 0 0 0 0 0 0 1 1 1 1
PETUNJUK PRAKTIKUM ELEKTRONIKA DIGITAL 1

Berdasarkan output dari Tabel Kebenaran di atas, dibuat rangkaian encoder yang merupakan
aplikasi dari gerbang OR, seperti ditunjukkan pada gambar 12-2.

LSB

I0 B Output
I1 Kode 3 bit
I2
8 I3
input I4 A
line I5 MSB
I6
I7

Gambar 12-2. Rangkaian Encoder 8x3

2. PRIORITY ENCODER
Sebuah Priority Encoder adalah rangkaian Encoder yang mempunyai fungsi prioritas.
Operasi dari rangkaian Priority Encoder adalah sebagai berikut : Jika ada dua atau lebih input
bernilai “1” pada saat yang sama, maka input yang mempunyai prioritas tertinggi yang akan
diambil. Tabel Kebenaran Priority Encoder diberikan pada Tabel 12-2. Kondisi ‘x’ adalah
kondisi don’t care, yang menyatakan nilai input bisa “1” atau ‘0”. Input D3 mempunyai
prioritas tertinggi, sehingga bila input ini bernilai “1” maka output X dan Y keduanya akan
bernilai “1” (11 menyatakan biner dari 3). Input D2 mempunyai prioritas kedua, dengan
output X dan Y bernilai 10 menyatakan biner 2, dimana input D2 = “1” dan D3=”0”. Input D1
adalah prioritas ketiga dengan output X dan Y bernilai 01 menyatakan biner 1, dimana input
D1 =”1”, sedangkan D2= D3=”0”. Prioritas terendah adalah input D0, yang akan memberikan
output X dan Y = 00 (menyatakan biner 0), jika input D1 bernilai “1”, sedang ketiga input
lainnya bernilai “0”.

PERCOBAAN 12. Halaman 62


ENCODER
PETUNJUK PRAKTIKUM ELEKTRONIKA DIGITAL 1

Tabel 12-2. Tabel Kebenaran Priority Encoder

INPUT OUTPUT
D3 D2 D1 D0 Q1 Q0 V
0 0 0 0 x x 0
0 0 0 1 0 0 1
0 0 1 x 0 1 1
0 1 x x 1 0 1
1 x x x 1 1 1

Dari Tabel Kebenaran di atas, kemudian dibuat K-Map seperti gambar 12-3 untuk
masing-masing output X, Y dan V (V adalah nilai output Validitas, yang akan bernilai “1”
jika satu atau lebih inputnya bernilai “1”, dan bernilai “0” jika tidak ada inputnya yang
bernilai “1”).

D1D0 D1D0
D3D2 00 01 11 10 D3D2 00 01 11 10
00 x 0 0 0 00 x 0 1 1
01 1 1 1 1 01
11 1 1 1 1 11 1 1 1 1
10 1 1 1 1 10 1 1 1 1

Q1 = D3 + D2 Q0 = D3 + D2 D1

D1D0
D3D2 00 01 11 10
00 0 1 1 1
01 1 1 1 1
11 1 1 1 1
10 1 1 1 1

V = D0 + D1 + D2 + D3
Gambar 12-3. K-Map untuk Rangkaian Priority Encoder

PERCOBAAN 12. Halaman 63


ENCODER
Rangkaian Priority Encoder ditunjukkan pada gambar 12-4.

D3
X
D2
D1

V
D0

Gambar 12-4. Rangkaian Priority Encoder


PROSEDUR :
1. Buat Rangkaian Encoder 8x3 seperti gambar 12-2. Tuliskan hasilnya pada Tabel
Kebenaran. Bandingkan Tabel Kebenaran yang anda buat dengan Tabel 12-1.
2. Buat Rangkaian Priority Encoder seperti gambar 12-4. Tuliskan hasilnya pada Tabel
Kebenaran. Bandingkan Tabel Kebenaran yang anda buat dengan Tabel 12-2.
3. Rangkailah IC 74148 (Priority Encoder 8x3) pada trainer Wishmaker. Perhatikan letak
pin-pinnya sesuai petunjuk datasheet. Buat Tabel Kebenaran sesuai dengan hasil
pengamatan.

DATASHEET IC 74148 (8-LINE TO 3-LINE PRIORITY ENCODER)

TUGAS :
1. Buat rangkaian Encoder 12x4 yang terdiri dari gerbang-gerbang logika saja. Dapatkan
Tabel Kebenarannya.
2. Buat rangkaian Priority Encoder dengan 3 input dan 2 output. Jelaskan cara mendisain
rangkaian tersebut (lengkapi Tabel Kebenaran, K-Map dan persamaan logika yang
didapatkan)
PETUNJUK PRAKTIKUM ELEKTRONIKA DIGITAL 1

PERCOBAAN 13.
DECODER
TUJUAN:
Setelah menyelesaikan percobaan ini mahasiswa diharapkan mampu
¾ Memahami prinsip kerja dari rangkaian Decoder
¾ Membuat rangkaian Decoder dari gerbang logika
¾ Menjalankan fungsi IC Decoder

PERALATAN:
1. Logic Circuit Trainer ITF-02 dan Wishmaker
2. Oscilloscope

TEORI:
1. DECODER
Sebuah Decoder adalah rangkaian logika yang menerima input-input biner dan
mengaktifkan salah satu output-nya sesuai dengan urutan biner input-nya.
Blok Diagram dari rangkaian Decoder diberikan pada gambar 13-1.

A O0
B O1
N Decoder M
O2
input C output

O7
M= 2N
Hanya ada 1 output bernilai HIGH
kode input
Untuk setiap kode input

Gambar 13-1. Blok Diagram Decoder

Beberapa rangkaian Decoder yang sering dijumpai adalah decoder 3x8 ( 3 bit input
dan 8 output line), decoder 4x16, decoder BCD to Decimal (4 bit input dan 10 output line),
decoder BCD to 7 segment (4 bit input dan 8 output line).
Khusus untuk BCD to 7 segment mempunyai prinsip kerja yang berbeda dengan
decoder-decoder yang lain, di mana kombinasi dari setiap inputnya dapat mengaktifkan
beberapa output line-nya (bukan salah satu line).
Tabel Kebenaran sebuah Decoder 3 x 8 ditunjukkan pada Tabel 13-1
PERCOBAAN 13. Halaman 65
DECODER
PETUNJUK PRAKTIKUM ELEKTRONIKA DIGITAL 1

Tabel 13-1. Tabel Kebenaran Decoder 3x8.


INPUT OUTPUT
A B C O0 O1 O2 O3 O4 O5 O6 O7
0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0
0 0 1 0 1 0 0 0 0 0 0
0 1 0 0 0 1 0 0 0 0 0
0 1 1 0 0 0 1 0 0 0 0
1 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0
1 0 1 0 0 0 0 0 1 0 0
1 1 0 0 0 0 0 0 0 1 0
1 1 1 0 0 0 0 0 0 0 1

Berdasarkan output dari Tabel Kebenaran di atas, dibuat rangkaian decoder yang
merupakan aplikasi dari gerbang AND, seperti ditunjukkan pada gambar 13-2.

C 0 Q0=A’B’C’
(LSB)
1 Q1=A’B’C

2 Q2=A’BC’

B 3 Q3=A’BC

4 Q4=AB’C’
A
(MSB) 5 Q5=AB’C

6 Q6=ABC’

7 Q7=ABC

Gambar 13-2. Rangkaian Decoder 3x8

Salah satu jenis IC Decoder adalah 74138. IC ini mempunyai 3 input biner dan 8
output, dimana nilai output adalah ‘1’ untuk salah satu dari ke 8 jenis kombinasi inputnya.
IC Decoder 3x8 ditunjukkan pada gambar 13-3.

PERCOBAAN 13. Halaman 66


DECODER
PETUNJUK PRAKTIKUM ELEKTRONIKA DIGITAL 1

Gambar 13-3. IC Decoder 3x8 (74138)

PROSEDUR:
1. Buat Tabel Kebenaran untuk mendisain rangkaian Decoder 3x5. Rangkai di trainer.
Tuliskan hasilnya pada Tabel Kebenaran. Bandingkan Tabel Kebenaran yang anda
dapatkan dengan Tabel Kebenaran sebelum dirangkai.
2. Rangkailah IC 74138 (Decoder 3x8) pada trainer Wishmaker. Perhatikan letak pin-
pinnya sesuai petunjuk datasheet. Buat Tabel Kebenaran sesuai dengan hasil
pengamatan.

TUGAS:
Dengan menggunakan kombinasi gerbang-gerbang logika yang sudah anda kenal, buat
rangkaian Decoder BCD to 7-segment.

PERCOBAAN 13. Halaman 67


DECODER

Anda mungkin juga menyukai