0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
9 tayangan2 halaman

Panduan Lengkap Pin NodeMCU ESP8266

NodeMCU adalah platform IoT open source berbasis ESP8266 yang dilengkapi dengan modul WiFi dan memiliki 30 pin untuk berbagai fungsi. Pin tersebut mencakup sumber daya, GPIO, I2C, UART, SPI, dan PWM, yang memungkinkan koneksi dengan sensor dan perangkat eksternal. NodeMCU juga memiliki fitur ADC dan kontrol untuk mengelola chip ESP8266 secara efektif.

Diunggah oleh

vikywelwel604
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
9 tayangan2 halaman

Panduan Lengkap Pin NodeMCU ESP8266

NodeMCU adalah platform IoT open source berbasis ESP8266 yang dilengkapi dengan modul WiFi dan memiliki 30 pin untuk berbagai fungsi. Pin tersebut mencakup sumber daya, GPIO, I2C, UART, SPI, dan PWM, yang memungkinkan koneksi dengan sensor dan perangkat eksternal. NodeMCU juga memiliki fitur ADC dan kontrol untuk mengelola chip ESP8266 secara efektif.

Diunggah oleh

vikywelwel604
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

Overview NodeMCU

Oleh Galvin Eka Nurullah

Pengenalan
NodeMCU merupakan sebuah platform IoT yang bersifat open source dan juga include dengan
module ESP 12, dan berjalan pada firmware esp8266 yang menjadikan NodeMCU sebuah
mikrokontroller yang telah dilengkapi dengan module Wifi didalamnya.
Layout Pin NodeMCU
ESP8266 NodeMCU ini memiliki total 30 pin yang dapat digunakan. Koneksi dari setiap pin
tersebut dapat di lihat pada gambar di bawah ini:

➢ Power Pin terdapat empat pin sumber power, satu VIN dan tiga pin 3.3V. VIN dapat
digunakan secara langsung sebagai power supply ESP8266 dan peripheral, jika Anda
memiliki sumber tegangan 5V yang stabil. Pin 3.3V adalah output dari papan sirkuit
voltage regulator. Pin tersebut dapat digunakan untuk menyuplai power kepada
komponen eksternal.
➢ GND adalah pin ground dari papan sirkuit NodeMCU
➢ I2C Pin digunakan untuk menyambungkan jenis sensor dan peripheral yang
membutuhkan koneksi I2C pada project Anda. I2C ini dapat mensupport Maser dan
Slave. Fungsi dari interface I2C dapat digunakan secara programatik dan memiliki
frekuensi clock maksimum 100kHz. Perlu diperhatikan bahwa frekuensi clock pada
I2C ini harus lebih tinggi dari frekuensi clock paling rendah dari perangkat slave.
➢ GPIO Pin. ESP8266 NodeMCU memiliki 17 pin GPIO yang dapat digunakan untuk
fungsi yang berbeda-beda seperti I2C, I2S, UART, PWM, IR Remote kontrol, LED dan
tombol secara programmatic. Setiap digital GPIO dapat dikonfigurasikan untuk internal
pull-up dan pull-down, atau di set pada impedansi tinggi. Ketika setup sebagai input,
pin ini pun dapat di atur menjadi edge-trigger atau level-trigger untuk menginterupsi
CPU.
➢ Channel ADC. Nodemcu terembedded dengan 10-bit SAR ADC. Dengan demikian
dapan digunakan menjadi dua fungsi ADC viz. Yaitu, untuk mengecek tegangan power
supply pin VDD3P3 dan input voltage pada pin TOUT. Namun, fungsi tersebut tidak
dapat di implementasikan secara bersamaan.
➢ Pin UART. ESP8266 NodeMCU memiliki 2 interface UART, yaitu UART0 dan
UART1 yang memiliki komunikasi asynchronous (RS232 dan RS485), dan dapat
berkomunikasi hingga 4.5MBps. UART0(TXD0, RXD0, RST0 dan CTS0) dapat
digunakan untuk berkomunikasi. Pin ini dapat mensupport fluid control. Namun,
UARTX1 (pin TXD1) hanya memiliki fitur mentransmit signal, biasa digunakan untuk
mencetak log.
➢ SPI Pins. ESP8266 memiliki dua fitur SPI (SPI dan HSPI) pada mode slave dan master.
Pin SPI ini dapat mensupport beberapa fitur umum, diantaranya:
• 4 mode timing format SPI transfer
• Clock hingga 80MHz
• Up to 64-Byte FIFO
➢ SDIO Pins. ESP8266 memiliki fitur Secure Digital Input/Output Interface (SDIO)
yang digunakan secara langsung untuk interfacing SD Card. Pin ini mensupport 4-bit
25 MHz SDIO v1.1 dan 4-bit 50 MHz SDIO v2.0.
➢ PWM Pins. Papan sirkuit ini memiliki 4 channel Pulse Width Modulation (PWM).
Output PWM ini dapat di implementasikan secara programatik dan mengontrol motor
digital serta LED. Frekuensi PWM berada pada rentang yang dapat di atur dari 100Hz
hingga 1kHz.
➢ Control Pin. Digunakan untuk mengontrol ESP8266. Pin ini memiliki Chip Enable pin
(EN), Reset pin (RST) dan WAKE pin.
• EN pin – ESP8266 chip akan aktif ketika pin EN di tarik HIGH, ketika di tarik LOW,
chip tersebut bekerja pada power minimal.
• RST pin – Digunakan untuk mereset ESP8266.
• WAKE pin – Digunakan untuk membangunkan chip dari keadaan deep-sleep

Anda mungkin juga menyukai