0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
17 tayangan15 halaman

Panduan Praktikum JavaScript Interaktif

Modul ini membahas tentang JavaScript, termasuk struktur, penulisan, variabel, fungsi output, dan Document Object Model (DOM). Mahasiswa diharapkan dapat memahami dan mengimplementasikan JavaScript dalam pembuatan web interaktif. Praktikum mencakup pengubahan teks, gambar, dan penambahan pesan dinamis menggunakan JavaScript.

Diunggah oleh

ahmadfauzanciptawan
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
17 tayangan15 halaman

Panduan Praktikum JavaScript Interaktif

Modul ini membahas tentang JavaScript, termasuk struktur, penulisan, variabel, fungsi output, dan Document Object Model (DOM). Mahasiswa diharapkan dapat memahami dan mengimplementasikan JavaScript dalam pembuatan web interaktif. Praktikum mencakup pengubahan teks, gambar, dan penambahan pesan dinamis menggunakan JavaScript.

Diunggah oleh

ahmadfauzanciptawan
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

MODUL 6

JAVASCRIPT
A. TUJUAN PRAKTIKUM
a. Mahasiswa memahami struktur javascript
b. Mahasiswa mampu mengimplementasikan javascript dalam pembuatan web

B. ALOKASI WAKTU 1 x 50 menit

C. DASAR TEORI
1. Javascript
Pada perkembangan dunia website sekarang ini javascript sudah menjadi bahasa
pemrograman yang sangat dibutuhkan. banyak website-website yang menggunakan
javascript untuk membuat modal alert, pemberitahuan, form validation, efek animasi, ajax,
game dan sebagainya.
Contoh salah satu website yang menggunakan javascript untuk membuat website
mereka lebih interaktif atau lebih hidup adalah facebook, twittter, google dan lainnya.
pada halaman facebook terdapat kotak chatting yang dapat anda buka dan tutup. form
chat dapat terbuka dan tertutup jika di klik karena menggunakan bantuan javascript.
kemudian lagi jika anda pernah memesan atau memeriksa ongkos tiket pesawat melalui
situs-situs penyedia layanan tiket pesawat, setelah anda memilih kota sekarang dan
memilih kota tujuan anda maka akan muncul maskapai pesawat yang tersedia tanpa me-
reload halaman. hal ini terjadi karena menggunakan teknik ajax yang di buat dengan
javascript.

JavaScript adalah bahasa pemograman yang sangat matang dan dapat dikolaborasikan
dengan dokumen HTML dan digunakan untuk membuat website yang interaktif.
JavaScript diciptakan oleh Brendan Eich yang juga co-founder dari Mozilla project,
Mozilla Foundation dan Mozilla Corporation.
Anda dapat melakukan banyak hal dengan JavaScript. Anda akan memulai dari fitur
sederhana seperti menentukan layout, membuat respon ketika mengklik button, caousels,
dan gallery gambar. Namun pada akhirnya ketika anda sudah mendapat banyak
pengetahuan anda juga akan dapat membuat game, animasi 2D dan 3D, aplikasi yang
berhubungan dengan database, dan masih banyak lagi.
JavaScript sendiri adalah bahasa yang cukup komplek namun sangat fleksibel, dan
banyak Developer (Programmer) telah menyediakan tool yang berdiri diatas core
JavaScript agar anda dapat menggunakan fungsi - fungsi ekstra, tool tersebut sebagai
berikut:
• Application Programming Interfaces (APIs) dibangun pada web browser agar
memungkinkan anda melakukan apapun dari dinamik dokumen HTML dan set
CSS yang anda buat, untuk menangkap dan memodifikasi video dari web cam,
atau membuat animasi 3D dan sampel audio.
• API pihak ketiga menyediakan akses bagi Developer untuk menghubungkan
aplikasi mereka pada website atau aplikasi lain layaknya facebook dan twitter.
Pernahkan anda login soundcloud dengan facebook ? itu API pihak ketiga.
• Frameworks pihak ketiga dan libraries dapat digabungkan pada HTML sehingga
memungkinkan Developer membangun website atau aplikasi dengan cepat
Untuk mempelajari javascript lebih lanjut silakan buka [Link] atau
[Link]/en-US/docs/Learn/JavaScript.

2. Penulisan Javascript
JavaScript termasuk jenis bahasa script, yang digunakan di dalam file HTML.
Untuk menginput, atau memasukkan kode JavaScript ke dalam HTML, JavaScript
menyediakan 4 alternatif, yaitu:
a. Menggunakan tag <script> (internal JavaScript)
Cara pertama untuk menginput kode JavaScript ke dalam halaman HTML adalah
dengan menggunakan tag <script> secara internal. Internal disini berarti bahwa
kode JavaScript ditulis pada halaman yang sama dengan HTML, atau di dalam
satu file HTML.
Cara ini merupakan cara yang paling sering digunakan, jika kode JavaScript tidak
begitu panjang, dan hanya digunakan di 1 halaman saja. Kode JavaScript yang
akan diinput diletakkan diantara tag pembuka <script> dan tag penutup </script>
seperti berikut ini:
<script>
//kode javascript diletakkan disini
</script>
Tag <script> akan memberitahu web browser bahwa kode diantara tag tersebut
bukanlah HTML, tetapi JavaScript.
b. Menggunakan tag <script scr=””> (external JavaScript)
Cara atau metode kedua untuk menginput kode JavaScript ke dalam halaman
HTML adalah dengan memindahkan kode JavaScript ke dalam sebuah file
terpisah, lalu ‘memanggilnya’ dari HTML. Cara ini sangat disarankan karena
akan memberikan banyak keuntungan dan fleksibilitas dalam membuat program
JavaScript.
Sebuah file JavaScript disimpan dalam ekstensi .js, seperti: [Link], [Link],
atau [Link]. Dari halaman HTML, kita memanggilnya menggunakan tag
<script> dengan atribut src. Atribut src berisi alamat dari file javascript tersebut,
seperti berikut ini:
<script src="kode_javascript.js"></script>

Perhatikan bahwa tag <script> tetap ditutup dengan tag penutup </script>, atau
anda bisa membuatnya menjadi self closing tag seperti berikut ini:
<script src="kode_javascript.js" />

c. Menggunakan Event Handler (Inline JavaScript)


Cara ketiga untuk menjalankan JavaScript adalah dengan memanggilnya
menggunakan Event Handler dari dalam tag HTML. Konsep Event Handler
adalah pemanggilan kode javascript ketika ‘sesuatu’ terjadi dalam tag HTML.
Sesuatu disini maksudnya ketika sebuah element dalam HTML di klik, di klik
kanan, di arahkan mouse, dan lain-lain. Event handler di dalam JavaScript ditulis
dengan penambahan kata on. Sehingga jika sebuah tombol di-klik, maka disebut
sebagai onclick, jika mouse berada diatas element disebut sebagai onmouseover,
dan lain-lain.
d. Menggunakan URL (href:=”javascript”)
Cara terakhir (dan juga paling jarang digunakan saat ini) adalah dengan menyisipkan
JavaScript ke dalam alamat href dari tag HTML. Cara ini disebut juga dengan protocol
javascript. Disebut demikian, karena kita mengganti alamat link dari yang biasa
menggunakan protocol http//: menjadi javascript:

3. Variabel dan Tipe Data


Variabel adalah tempat dimana kita menyimpan nilai-nilai atau informasi-informasi
pada JavaScript. Variabel yang dideklarasikan dapat di isi dengan nilai apa saja.
Dalam JavaScript pendeklarasian sebuah variabel sifatnya opsional, artinya Anda
boleh mendeklarasikan atau tidak hal tersebut tidak menjadi masalah. Jika Anda
memberi nilai pada variabel, maka dalam JavaScript dianggap bahwa Anda telah
mendeklarasikan variabel tersebut.
Penulisan variabel di dalam JavaScript dapat dilakukan dalam beberapa

cara:
Tidak seperti bahasa pemrograman lainnya, JavaScript tidak memiliki tipe data secara
explisit. Hal ini dapat dilihat dari beberapa contoh variabel diatas. Anda
mendeklarasikan variabel tapi tidak menentukan tipenya.
Meskipun JavaScript tidak memiliki tipe data secara explisit. JavaScript mempunyai
tipe data implisit. Terdapat empat macam tipe data implisit yang dimiliki oleh
JavaScript yaitu :
• Numerik, seperti : 0222532531, 1000, 45, 3.146789 dsb
• String, seperti : “Hallo”, “April”, “Jl. Setiabudi No 17A”, “Cece Kirani” dsb •
Boolean, bernilai true atau false
• Null, variabel yang tidak diinisilisasi
• Object
4. Fungsi Output
Output adalah sebuah tampilan program yang biasanya digunakan untuk
memperlihatkan hasil akhir. Pada Bahasa pemrograman pada umumnya output
ditampilkan dalam bentuk teks dengan fungsi print().
Ada 4 cara menampilkan output pada Javascript:
a. Menggunakan Fungsi [Link]();

Fungsi [Link]() adalah fungsi untuk menampilkan teks ke console Javascript.


Fungsi [Link]() biasanya digunakan untuk debugging. Karena setiap pesan error
di Javascript selalu ditampilkan di dalam Console.
Contoh penggunaan:

Akan menghasilkan

b. Menggunakan Fungsi alert();

Fungsi alert() adalah fungsi untuk menampilkan jendela dialog. Fungsi sebenarnya
berada pada objek window. Fungsi alert(), hanya bisa digunakan di dalam browser
saja.
Secara lengkap bisa ditulis seperti ini:

Bisa juga ditulis alert() saja seperti ini:

Contoh penggunaan fungsi ‘alert()’ :


Hasilnya

c. Menggunakan Fungsi [Link]();

Objek document adalah objek yang mewakili dokumen HTML di dalam Javascript.
Dalam objek document, terdapat fungsi write() untuk menulis sesuatu ke dokumen
HTML. Selain fungsi write(), objek document juga menyediakan berbagai macam
fungsi untuk manipulasi dokumen HTML.
Contoh

Hasilnya
d. Menggunakan innerHTML.

innerHTML adalah sebuah atribut di dalam (objek) elemen HTML yang berisi string
HTML. Dengan innerHTML, kita dapat menampilkan output ke elemen yang lebih
spesifik.
Contoh:

Hasilnya:

5. Document Object Model


Document Object Model (DOM) adalah antarmuka pemrograman aplikasi (API)
untuk memanipulasi dokumen HTML. DOM mewakili dokumen HTML sebagai
pohon simpul. DOM menyediakan fungsi yang memungkinkan Anda untuk
menambah, menghapus, dan memodifikasi bagian dokumen secara efektif. Perhatikan
bahwa DOM adalah cara lintas platform dan bahasa-independen untuk memanipulasi
dokumen HTML dan XML.
DOM mewakili dokumen HTML sebagai hierarki node. Perhatikan dokumen HTML
berikut:

Pohon berikut mewakili dokumen HTML di atas:

Di pohon DOM ini, dokumen disebut sebagai root node. Root node memiliki satu
node anak yaitu adalah elemen <html>. Elemen <html> disebut root element. Root
element ini kemudian memiliki element <head> dan element <body> dimana masing-
masing node ini akan memiliki lebih banyak element lainnya di dalamnya.

Dengan model objek, JavaScript mendapatkan semua kekuatan yang dibutuhkan untuk
membuat HTML dinamis:

• JavaScript dapat mengubah semua elemen HTML di halaman


• JavaScript dapat mengubah semua atribut HTML di halaman

• JavaScript dapat mengubah semua gaya CSS di halaman

• JavaScript dapat menghapus elemen dan atribut HTML yang ada

• JavaScript dapat menambahkan elemen dan atribut HTML baru

• JavaScript dapat bereaksi terhadap semua event HTML yang ada di halaman •
JavaScript dapat membuat event HTML baru di halaman

Berikut contoh penulisan DOM untuk membuat elemen baru (node):

Hasilnya :

D. PRAKTIKUM
a. Persiapan File

1. Salin terlebih dahulu file .zip yang sudah diberikan pada praktikum ini
2. Ekstrak file ke dalam folder dengan nama javascript1
b. Mengubah teks
1. Pertama-tema buatlah sebuah file baru bernama [Link]. Simpan di dalam
folder scripts.
2. Selanjutnya, buka file [Link] Anda, dan masukkan elemen berikut pada sebuah
baris sebelum tag penutup </body>:

Ini sama halnya dengan cara kerja elemen <link> untuk CSS — ini
menempatkan JavaScript ke halaman, sehingga dapat memberikan pegaruh pada HTML,
CSS, dan lainnya pada halaman.

3. Tambahkan kode berikut pada file [Link]:

4. Sekarang pastikan file HTML dan JavaScript disimpan, dan muat [Link] di
browser. Anda seharusnya mendapatkan hasil seperti berikut:

c. Menambahkan pengubah gambar


Pada bagian ini kita akan menambahkan gambar lain pada situs kita, dan tambahkan
beberapa Javascript sederhana untuk mengubah antara keduanya ketika gambar di-
klik.

1. Pertama, cari gambar lain yang ingin anda gunakan di situs anda. Pastikan ukurannya
sama dengan gambar pertama, atau kurang lebih sama.
2. Simpan gambar pada folder images anda.
3. Pada file [Link] , tuliskan kode JavaScript berikut (Jika kode Javascript hello world
masih disana, hapus saja):
4.

Simpan semua file dan muat [Link] di browser. Sekarang kita klik gambarnya,
seharusnya berubah tampilannya menjadi gambar yang satunya!
Kita menyimpan referensi ke elemen gambar Kita dalam variabel myImage. Selanjutnya,
Kita membuat fungsi tanpa nama (fungsi "anonim") pada property variabel pengendali
event onclick. Sekarang, setiap kali elemen gambar ini diklik:

1. Kita mendapatkan nilai atribut src dari gambar.


2. Kita menggunakan kondisional untuk memeriksa apakah nilai src sama dengan path
gambar asli:
a. Jika ya, kita mengubah nilai src ke path gambar kedua, memaksa gambar lain
dimuat dalam elemen <image>.
b. Jika tidak (artinya harus sudah mengalami perubahan), kita mengubah nilai
src kembali ke jalur gambar asli, untuk membalikkannya kembali ke
semula.
Jadi, intinya, apabila dimuat gambar1, jika gambar1 diklik maka akan berubah
menjadi gambar2, begitu juga sebaliknya.

d. Menambahkan pesan selamat datang yang dinamis

Selanjutnya, Kita akan menambahkan sedikit kode lagi untuk mengubah judul halaman
untuk menyertakan pesan pembuka yang dinamis saat pengguna pertama kali masuk ke
situs. Pesan pembuka ini akan bertahan saat pengguna meninggalkan situs dan kemudian
kembali lagi. Kita juga akan menyertakan opsi untuk mengubah pengguna dan oleh
karena itu pesan selamat datang diperlukan setiap waktu.

1. Pada [Link], Tambahkan baris berikut sebelum elemen <script>:

2. Pada [Link], tambahkan kode berikut di bagian bawah file, persis seperti yang tertulis
- ini mengacu pada tombol baru yang akan kita tambahkan, judulnya, dan simpan pada
variabel:

3. Sekarang tambahkan fungsi berikut untuk mengatur ucapan yang dinamis - ini belum
berinteraksi tapi nanti akan kita gunakan:
Fungsi ini berisi fungsi prompt() yang menampilkan kotak dialog seperti alert().
Perbedaannya adalah prompt() meminta pengguna untuk memasukkan data, dan
menyimpan data tersebut dalam variabel saat tombol dialog OK ditekan.

Dalam kasus ini, kita meminta pengguna memasukkan namanya. Selanjutnya, kita
memanggil API yang disebut localStorage, yang memungkinkan kita menyimpan
data di browser, dan mengambilnya nanti. Kita menggunakan fungsi setItem
localStorage() untuk membuat dan menyimpan item data yang disebut 'name', dan
menetapkan nilainya ke variabel myName yang berisi nama pengguna yang
dimasukkan. Akhirnya, kita mengatur innerHTML dari judul ke string, ditambah
nama penggunanya.
4. Selanjutnya, tambahkan blok if ... else — kita bisa memanggil kode inisialisasi, sebagai
pengatur saat aplikasi pertama kali dimuat:

Blok kode pertama kali menggunakan operator negasi (logical NOT) untuk
memeriksa apakah item data ada - jika tidak ada, fungsi setUserName() dijalankan
untuk membuatnya. Jika sudah ada (misalnya pengguna mengaturnya saat mereka
mengunjungi situs), kita mengambil nama yang tersimpan dengan menggunakan
getItem() dan menetapkan innerHTML dari judul ke string, ditambah nama pengguna,
sama seperti yang kita lakukan di dalam setUserName().

5. Terakhir, letakkan pengendali event di bawah onclick pada tombolnya, sehingga saat
diklik fungsi setUserName() dijalankan. Hal ini memungkinkan pengguna untuk
mengatur nama baru kapan pun mereka mau dengan menekan tombol:
*)

myButton adalah variable dari elemen button yang telah didefinisikan sebelumnya
6. Sekarang saat pertama kali mengunjungi situs, akan meminta nama pengguna
kemudian memberi pesan yang dinamis kepada anda. Kemudian Anda bisa mengganti
nama kapan saja dengan menekan tombol. Sebagai bonus tambahan, karena namanya
tersimpan di dalam localStorage, tetap ada setelah situs ditutup, jadi pesan yang
dinamis akan tetap ada saat Anda membuka situs ini lagi!

Simpan 1 file tersebut dengan nama [Link].


E. LATIHAN
1. Buatlah sebuah kalkulator sederhana yang dapat melakukan perhitungan dua buah
variabel.
• Jumlah

• Kurang

• Kali

• Bagi

Simpan dengan nama [Link]

2. Diketahui sebuah halaman web profil PTIK mengandung tulisan berikut

PTIK FKIP UNS

The Faculty of Teacher Training and Education, Sebelas Maret University, Surakarta
is an Educational Personnel Education Institution (LPTK) which has 24 study
programs in 6 majors. Each study program has its own characteristics in producing
superior, strong and intelligent educational staff.

The Informatics and Computer Technology Education (PTIK) study program is


planned to take shelter in the management of the Engineering and Vocational
Education (PTK) department. This placement revises our previous statement, where
the PTIK study program is under the [Link] department. PTIK is a study program
that will produce graduates who are prioritized to teach in vocational/vocational
programs. So, it would be better if PTIK was under the PTK department which
oversees vocational programs such as Building Engineering Education, and
Mechanical Engineering Education. To meet the needs of lecturers in the field of
information technology that cannot be met by the PTK department, PTIK will
conduct resource sharing with the mathematics study program.

Buatlah halaman yang dapat menampilkan paragraph dan sebuah tombol. Apabila
tombol tersebut ditekan maka dapat melakukan highlight tulisan tertentu di dalam
paragraph sehingga tampilan yang awalnya seperti ini:

Berubah menjadi :
Warna berubah merah, background kuning dan teks tebal. Jika ditekan kembali,
maka highlight akan menghilang.

Simpan halaman web dengan nama [Link]

Anda mungkin juga menyukai