Manajemen Siklus Produksi Desain dan Standar Delivery
Judul Modul: Manajemen Workflow DKV Komprehensif: Dari Awal Hingga
Serah Terima Aset
Tujuan Pembelajaran Umum:
Peserta didik mampu merencanakan dan mengelola seluruh siklus hidup proyek desain (pra-,
produksi, pasca-) secara sistematis, menjamin kualitas hasil akhir, menerapkan K3LH, dan
menyerahkan aset sesuai standar teknis dan tuntutan klien.
Capaian Pembelajaran (CP):
Peserta didik mampu menerapkan dan mengelola proses pra-produksi, produksi, dan
pasca-produksi desain secara menyeluruh, termasuk manajemen file, kontrol kualitas,
K3LH, dan delivery aset (penyerahan hasil akhir) sesuai dengan spesifikasi teknis media
yang digunakan dan tuntutan pemberi tugas.
📝 Unit 1: Pra-Produksi dan Perencanaan Teknis
Fokus CP: Penerapan proses pra-produksi, termasuk manajemen file awal.
Materi Pembelajaran:
A. Perencanaan Teknis Berbasis Brief
1. Analisis Spesifikasi Teknis:
o Menerjemahkan brief menjadi kebutuhan teknis (hardware, software, render
farm).
o Penentuan Media Spesifik dan dampaknya pada workflow (misalnya: cetak
offset vs. digital signage).
2. Manajemen File Awal (Penyusunan Struktur Projek):
o Konvensi Penamaan File dan Folder yang universal dan sistematis
(termasuk version control awal: v01, v02, FINAL).
o Pembuatan folder aset (Referensi, Raw Footage/Foto, Lisensi/Hak Cipta).
3. Riset K3LH (Kesehatan, Keselamatan, Kerja, dan Lingkungan Hidup):
o Ergonomi Ruang Kerja (posisi duduk, pencahayaan, posisi monitor) untuk
menghindari cedera.
o Manajemen Waktu Istirahat (Eye Break dan Peregangan) untuk kesehatan
jangka panjang.
Aktivitas Pembelajaran:
Simulasi Perencanaan: Siswa diberikan brief kompleks (misalnya: launching produk
yang butuh desain cetak dan video). Mereka harus menyusun Struktur Folder
Projek dan Daftar Kebutuhan K3LH pribadi mereka.
Latihan Version Control: Mengerjakan sebuah desain sederhana dan mempraktikkan
cara menyimpan revisi dengan penamaan file yang benar dan konsisten.
🎬 Unit 2: Pelaksanaan Produksi dan Kontrol Kualitas
Fokus CP: Penerapan proses produksi, kontrol kualitas, dan K3LH dalam kerja praktik.
Materi Pembelajaran:
B. Kontrol Kualitas (QC) Selama Proses Produksi
1. Proofing dan Validasi Warna:
o Konsep Soft Proofing (simulasi warna cetak di monitor) dan kalibrasi monitor
dasar.
o Penggunaan Color Checker dan Color Profile yang tepat (sRGB, CMYK,
Adobe RGB) sesuai spesifikasi media.
2. Manajemen Aset di Source File:
o Penggunaan Linked File vs Embedded File dan kelebihannya.
o Optimalisasi Layers dan Groups (non-destructive editing) untuk memudahkan
revisi dan kolaborasi.
3. Implementasi K3LH Saat Produksi:
o Protokol keselamatan listrik di studio/laboratorium.
o Manajemen stress dan burnout saat deadline ketat.
Aktivitas Pembelajaran:
Praktik Soft Proofing: Siswa diminta membuat desain yang akan dicetak dan
membandingkan tampilan di monitor mereka (dengan profile berbeda) dengan hasil
cetak simulasi (proof) atau contoh cetak.
Audit Source File: Siswa saling menukar source file yang sedang dikerjakan dan
melakukan audit kerapian layer, penamaan aset, dan konsistensi Color Profile.
📦 Unit 3: Pasca-Produksi, Delivery, dan Archiving
Fokus CP: Penerapan proses pasca-produksi, delivery aset sesuai spesifikasi teknis, dan
tuntutan pemberi tugas.
Materi Pembelajaran:
C. Proses Pasca-Produksi Final
1. Preflight dan Final Check Teknis:
o Checklist Pasca-Produksi (misalnya: Spell Check, resolusi gambar, overprint,
bleed pada cetak; bitrate video, frame rate).
o Validasi Tuntutan Pemberi Tugas: Memastikan semua deliverables yang
diminta di brief telah terpenuhi.
2. Format Export dan Spesifikasi Media:
o Cetak: PDF/X (press-ready), TIFF/JPEG High-Res.
o Video/Motion: H.264/ProRes, spesifikasi resolusi (4K/HD) dan frame rate.
o Digital/Web: PNG/SVG, optimasi file size untuk loading speed.
3. Delivery Aset (Penyerahan Hasil Akhir):
o Metode Delivery (Cloud Storage, Hard Drive, Email).
o Komponen Delivery Lengkap: Final Artwork, Source File (dengan packaging
font/aset), dan Dokumen Hak Cipta/Lisensi.
4. Archiving Proyek: Mengompres dan menyimpan file proyek yang sudah selesai
secara aman untuk referensi di masa depan.
Aktivitas Pembelajaran:
Simulasi Delivery Proyek: Siswa menyelesaikan proyek fiktif (misalnya, packaging
dan digital ads) dan harus menyiapkan paket delivery yang berisi Final Artwork siap
cetak/tayang, Source File rapi, dan Checklist Pasca-Produksi.
Latihan Troubleshooting Teknis: Guru memberikan file yang "rusak" (misalnya:
font hilang, warna salah, resolusi rendah) dan siswa harus menggunakan teknik
Preflight untuk mengidentifikasi dan memperbaikinya.
📝 Asesmen
Formatif: Penilaian pada kerapian Struktur Folder Proyek (Unit 1) dan keakuratan
Audit Source File (Unit 2).
Sumatif (Proyek Workflow Terpadu): Penilaian berfokus pada kepatuhan
terhadap proses dan kualitas delivery:
1. Dokumen Kepatuhan: Checklist K3LH, Preflight Report, dan Timeline.
2. Source File Proyek: Kerapian, manajemen file yang benar, dan non-
destructive editing.
3. Final Delivery Package: File akhir harus sesuai 100% dengan spesifikasi
teknis (resolusi, color mode, format file) yang diminta oleh brief.
Mengetahui, Magetan, Juli 2025
Kepala SMKS PGRI 1 Magetan
[Link] TRIYONO, [Link]., [Link]., M.H. GATOT SUGIANTO, [Link]