Proyek Desain Komunikasi Visual Terpadu (Capstone
Project)
Judul Modul: Proyek Desain Komunikasi Visual Skala Penuh: Integrasi,
Kolaborasi, dan Etika Profesional
Tujuan Pembelajaran Umum:
Peserta didik mampu merencanakan, melaksanakan, dan menyelesaikan proyek DKV skala
penuh secara sistematis dan kolaboratif, menghasilkan karya yang inovatif dan orisinal
dengan menjunjung tinggi etika profesional.
Capaian Pembelajaran (CP):
1. Peserta didik mampu merancang dan menyelesaikan proyek DKV skala penuh
(misalnya, Kampanye Komunikasi Visual Terpadu, Aplikasi UI/UX fungsional, atau
Motion Graphic Series) melalui proses yang sistematis (dari brainstorming hingga
final artwork).
2. Peserta didik mampu berkolaborasi secara efektif dalam tim.
3. Peserta didik mampu mengedepankan inovasi, orisinalitas, dan etika profesional.
🎯 Unit 1: Perencanaan Proyek dan Pembentukan Tim
CP yang Relevan: Merancang proyek DKV skala penuh melalui proses yang sistematis, dan
berkolaborasi secara efektif dalam tim.
Materi Pembelajaran:
A. Pemilihan dan Pembatasan Proyek (Scoping)
1. Analisis Brief Proyek Akhir:
o Mengubah ide/masalah menjadi project brief yang terukur.
o Memahami persyaratan skala penuh (kebutuhan integrasi banyak
deliverables).
o Contoh Proyek Skala Penuh (pilih sesuai fokus sekolah):
Kampanye Terpadu (IMC): Meliputi Cetak, Digital, dan Media Luar
Ruang.
Aplikasi UI/UX Fungsional: Dari wireframe hingga high-fidelity
prototype yang teruji.
Motion Graphic Series: Meliputi storyboard, animatic, hingga render
akhir beberapa episode.
2. Manajemen Proyek DKV Dasar:
o Penggunaan Gantt Chart atau Trello untuk tracking progress dan deadline.
o Penentuan Milestone (titik pemeriksaan) proyek yang krusial.
B. Kolaborasi Tim Efektif
1. Pembagian Peran dan Tanggung Jawab (RACIs Chart Sederhana): Menetapkan
desainer utama, spesialis (copywriter, animator, UI designer), dan manajer proyek.
2. Komunikasi Tim: Teknik meeting harian (daily stand-up) singkat dan dokumentasi
keputusan.
3. Resolusi Konflik Kreatif: Cara memberikan dan menerima kritik yang membangun
(etika feedback).
Aktivitas Pembelajaran:
Pembentukan Tim & Kontrak Kerja: Setiap tim memilih satu jenis proyek skala
penuh, membuat project brief internal, dan menyepakati Job Description masing-
masing anggota.
Presentasi Project Timeline: Tim mempresentasikan timeline proyek mereka dan
menjelaskan alasan logis di balik alokasi waktu untuk setiap tahapan.
🛠️Unit 2: Pelaksanaan Sistematis dan Penjaminan
Kualitas
CP yang Relevan: Menyelesaikan proyek DKV melalui proses sistematis, mengedepankan
inovasi dan orisinalitas.
Materi Pembelajaran:
C. Proses Sistematis Proyek Skala Penuh
1. Fase Ideasi dan Konsep (Brainstorming):
o Teknik Divergensi (menciptakan banyak ide) dan Konvergensi (memilih ide
terbaik).
o Pengembangan Big Idea yang dapat diaplikasikan lintas media.
2. Fase Produksi dan Iterasi (Final Artwork):
o Penggunaan POS (Prosedur Operasional Standar) dalam file naming dan
version control (mengulang dari modul sebelumnya).
o Teknik Master File untuk menjaga konsistensi visual di berbagai deliverable.
3. Fase Testing dan Validasi (Quality Assurance):
o Melakukan uji coba (misalnya: A/B testing untuk iklan, usability testing untuk
aplikasi) untuk validasi desain.
o Peer Review (pemeriksaan silang) antar tim untuk menemukan error
teknis/desain.
D. Inovasi dan Orisinalitas
1. Penciptaan Nilai Baru (Inovasi): Mengidentifikasi apa yang membuat proyek ini
berbeda dan lebih baik dari solusi yang sudah ada.
2. Orisinalitas dan Hak Cipta: Memahami pentingnya ide yang unik dan penggunaan
aset yang legal (licensing).
Aktivitas Pembelajaran:
Mid-Project Review (Presentasi Konsep): Setiap tim mempresentasikan Big Idea,
Moodboard, dan sketsa awal. Penekanan pada seberapa inovatif dan orisinal konsep
tersebut.
Praktek Quality Control (QC) Lintas Tim: Tim saling menukar file draft mereka
dan mengisi checklist QC (misalnya: Color Mode sudah benar, tidak ada typo, aset
berlisensi).
💼 Unit 3: Final Delivery, Presentasi, dan Etika Profesional
CP yang Relevan: Menyelesaikan proyek DKV, dan mengedepankan etika profesional.
Materi Pembelajaran:
E. Final Delivery dan Archiving
1. Prosedur Final Artwork (FA): Menyiapkan file dengan spesifikasi teknis akhir
(misalnya: bleed, trim mark untuk cetak; export settings untuk video/aplikasi).
2. Penyusunan Portofolio Proyek: Mendokumentasikan proses, bukan hanya hasilnya.
3. Serah Terima File (Handover): Menyediakan source file yang rapi dan panduan
penggunaan (jika diperlukan).
F. Etika Profesional DKV
1. Manajemen Klien dan Ekspektasi: Bagaimana berkomunikasi secara profesional
saat deadline mendesak atau terjadi kegagalan teknis.
2. Integritas Kreatif dan Plagiarisme: Batasan antara inspirasi dan peniruan.
3. Etika Komitmen dan Tanggung Jawab Tim.
Aktivitas Pembelajaran:
Grand Final Project Pitching: Tim mempresentasikan proyek mereka (seolah-olah
di hadapan klien/juri industri), menunjukkan final artwork dan menjelaskan proses
sistematis yang mereka lalui.
Mock Handover Dokumen: Tim menyerahkan folder berisi final artwork dan source
file rapi kepada guru, lengkap dengan checklist kepatuhan etika dan orisinalitas.
🏅 Asesmen (Penilaian Komprehensif)
Penilaian dilakukan pada tiga aspek utama:
1. Proses (40%): Kepemimpinan tim, ketaatan pada timeline, dokumentasi POS (log
sheet), dan efektivitas kolaborasi.
2. Produk (40%): Kualitas Final Artwork (teknis dan estetika), inovasi, dan orisinalitas.
3. Presentasi (20%): Kemampuan pitching, kemampuan menjawab pertanyaan
(pertanggungjawaban logika), dan profesionalisme.
Mengetahui, Magetan, Juli 2025
Kepala SMKS PGRI 1 Magetan
[Link] TRIYONO, [Link]., [Link]., M.H. GATOT SUGIANTO, [Link]