I.
PENDAHULUAN
Latar belakang kerja sama dengan Bali Wastu Lestari didasari kepedulian terhadap masalah
sampah yang semakin menumpuk di Bali, terutama di Denpasar, yang mengancam lingkungan dan
kesehatan. Kerjasama ini bertujuan untuk mengelola sampah secara komprehensif, menjadikan
sampah sebagai sumber ekonomi, serta mendukung prinsip harmoni manusia dan alam (Tri Hita
Karana). Bali Wastu Lestari didirikan pada tahun 2010 karena inisiatif keluarga I Made Mariana
yang melihat kondisi sampah yang tidak terurus.
Dalam rangka mendukung program pendidikan berbasis lingkungan serta pengelolaan sampah
yang berkelanjutan, SD Negeri 3 Sesetan menjalin kerja sama dengan Bali Wastu Lestari,
Kerjasama ini bertujuan untuk membentuk kebiasaan memilah dan mengelola sampah sejak usia
sekolah dasar sebagai bagian dari upaya menjaga lingkungan yang sehat dan bersih di Bali.
Tujuan akhirnya adalah menciptakan lingkungan yang lebih sehat, rapi, dan bersih melalui
partisipasi aktif dari seluruh warga sekolah dalam sistem bank sampah. Kerja sama ini difokuskan
pada pengelolaan sampah anorganik, dengan harapan dapat meningkatkan kesadaran siswa, guru,
dan warga sekolah terhadap pentingnya memilah dan mengelola sampah secara bijak.
II. TUJUAN KERJA SAMA
1. Meningkatkan kesadaran warga sekolah terhadap pentingnya pengelolaan
sampah anorganik.
2. Mengurangi volume sampah anorganik yang dibuang ke tempat pembuangan
akhir.
3. Memberikan edukasi kepada siswa tentang pemilahan, pengumpulan, dan
pengelolaan sampah anorganik.
4. Menjalin hubungan kemitraan dengan lembaga yang bergerak di bidang
lingkungan hidup.
5. Mendorong penerapan prinsip 4R (Reduce, Reuse, Recycle,Replace) di
lingkungan sekolah.
III. BENTUK KEGIATAN
Beberapa kegiatan yang telah dilaksanakan dalam kerja sama ini antara lain:
1. Sosialisasi dan Edukasi
Bali Wastu Lestari memberikan penyuluhan tentang jenis-jenis sampah
anorganik dan dampaknya terhadap lingkungan. Penyuluhan dilakukan
kepada siswa kelas 3 hingga kelas 6 serta guru dan staf sekolah.
2. Pelatihan Pemilahan Sampah
Pelatihan praktik pemilahan sampah anorganik dan organik.
Pengenalan simbol-simbol daur ulang dan jenis-jenis plastik yang dapat
didaur ulang.
3. Pengumpulan Sampah Anorganik
SD Negeri 3 Sesetan menyediakan tempat khusus untuk mengumpulkan
sampah anorganik (botol plastik, kaleng, kertas, dll). Sampah yang telah
dipilah dikumpulkan setiap minggu untuk didata dan diserahkan ke Bali
Wastu Lestari.
4. Penjemputan dan Daur Ulang
Bali Wastu Lestari secara rutin mengambil sampah anorganik dari sekolah.
Sampah tersebut kemudian diolah atau didaur ulang sesuai prosedur
pengelolaan yang ramah lingkungan.
5. Pelaporan dan Evaluasi
Pihak sekolah dan Bali Wastu Lestari melakukan evaluasi bulanan untuk
memantau hasil dan kendala yang dihadapi
IV. HASIL YANG DICAPAI
Selama 6 bulan pelaksanaan kerja sama (April – September 2025), diperoleh hasil
sebagai berikut: Telah dikumpulkan lebih dari 80 kg sampah anorganik.
Terjadi peningkatan pengetahuan siswa tentang pentingnya pengelolaan sampah
sebesar 75% berdasarkan hasil kuisioner pre-post [Link] tim siswa peduli
lingkungan sebagai kader penggerak kebersihan di sekolah.
Lingkungan sekolah menjadi lebih bersih dan nyaman.
Terciptanya bank sampah mini di lingkungan sekolah.
V. KENDALA YANG DIHADAPI
Belum semua siswa konsisten memilah sampah dengan benar.
Kurangnya sarana pendukung seperti tong sampah terpilah di setiap kelas.
Perlu pendampingan rutin agar kegiatan tidak hanya bersifat seremonial.
VI. PENUTUP
Kerja sama antara SD Negeri 3 Sesetan dan Bali Wastu Lestari merupakan langkah
positif dalam mendidik generasi muda untuk lebih peduli terhadap lingkungan.
Diharapkan program ini terus berlanjut dan dikembangkan agar mencakup lebih
banyak aspek pengelolaan lingkungan hidup lainnya. Dukungan dari semua pihak,
termasuk orang tua siswa dan pemerintah setempat, sangat dibutuhkan demi
keberlangsungan program ini.