MOTIVATION LETTER
Yth.
Panitia pelaksanaan Beasiswa Dmh Academy 2025
‘’ Dont think to be the best,but how best ‘’
Perkenalkan nama saya Paula Oktavenny Sali Tade, biasa di panggil Paula. Saya Mahasiswa Baru
Universitas Aisiyah Yogyakarta, Program Studi S1 Administrasi Publik, Fakultas Ekonomi, Ilmu Politik
Dan Humaniora. Saya memiliki ketertarikan sendiri dalam bidang pelayanan publik dan
pengembangan masyarakat karena waku saya berhenti setahun diluar saya mengikuti Pelatihan
Penguatan Partisipasi Pegiat Desa Tertinggal. Sehingga saya memilih jurusan ini untuk membekali diri
dengan ilmu yang bermanfaat bagi bangsa, meskipun sempat memilih jurusan kesehatan.
Beberapa hari yang lalu, saya mencari informasi terkait Komunitas Beasiswa yang saya anggap sangat
menarik antusias saya untuk mendaftar Beasiswa Dmh Academy dan menjadi bagian dalam
memgembangkan komunitas Generasi Baru Dmh Academy.
Dalam menggambarkan diri saya, terdapat dua karakter yaitu, Percaya diri dan pantang
[Link] yang saya ketahui sejak kecil yang telah melewati berbagai kegagalan dan
keberhasilan sehingga membangun ambisi untuk terus bangkit. Adapun kesadaran bahwa sebanyak
apapun ilmu pengetahuan dan pengalaman yang kita miliki tetapi tidak digunakan sebaik mungkin
atau disampaikan kepada orang lain hanya karena merasa kurang percaya diri, tidak akan bermanfaat
padahal menyampaikan satu hal yang bermanfaat bisa membuat banyak perubahan.
Saya mengajukan permohonan Beasiswa Dmh Academy karena saya yakin kesempatan ini sangat
membantu dalam meringankan beban biaya pendidikan sekaligus motivasi saya untuk terus
berprestasi. Sebagai mahasiswa baru, saya berkomitmen untuk memanfaatkan waktu kuliah sebaik
mungkin, aktif dalam kegiatan akademik maupun organisasi, serta menjaga intergritas sebagai
penerima beasiswa. Selain itu, saya ingin menjadikan pendidkan ini sebagai sarana untuk memberi
kontribusi nyata bagi masyrakat, khususnya dalam meningkatan kesadaran akan pentingnya tata
kelola pemerintahan yang baik dan pelayan publik yang adil. Dengan dukungan beasiswa ini, saya
percaya dapat lebih fokus pada studi sekaligus mengembangkan potensi diri agar mampu menjadi
agen perubahan di lingkungan saya, serta membagikan ilmu pengalaman kepada teman-teman
sebaya maupun masyarakat, baik dalam bentuk diskusi,kegiatan sosial,dan edukasi.
Saya berasal dari keluarga dengan kondisi ekonomi yang sederhana. Bapak saya seorang Petani dan
mama saya seorang bidan desa ysng dengan sepenuh hati melayani kesehatan masyarakat. Meski
penghasilan orang tua saya tidaklah besar, mereka selalu memberikan yang terbaik bagi pendidikan
anak-anaknya. Kondisi ini justru menjadi motivasi besar bagi saya untuk belajar lebih giat dan
memanfaatkan setiap kesempatan agar kelak bisa membalas perjuangan mereka. Teman-teman saya
selalu bilang bahwa kami adalah orang kaya karena mama saya adalah seorang bidan, akan tetapi
kenyataannya adalah kami serba kekurangan tidak semua hal bisa dibeli karena tidak berkecukupan
dimana gaji mama dan penghasilan bapa dibagi untuk kebutuhan dalam rumah dan untuk uang
sekolah kami. Disitu saya yakin bahwa saya bisa mendaftar beasiswa agar membantu perekonomian
keluarga. Minat saya pada bidang Administrasi publik tumbuh dari keinginan untuk memhami
bagaimana tata kelola dan pelayanan publik dapat berdampak nyata bagi masyarakat. Saya bisa ikut
berkontribusi dalam menciptakan pelayanan publik yang lebih adil, transparan, dan berpihak pada
masyarakat kecil, terutama di daerah asal saya, Nusa Tenggara Timur lebih tepatnya di Kabupaten
Nagekeo. Saya sering mengikuti lomba pidato dan debat Bahasa Inggris dan mendapatkan juara.
Apabila saya diberikan kesempatan dan kepercayaan menerima beasiswa ini, saya akan menjaga
prestasi akademiki, aktif berkontribusi di kampus maupun masyarakat, serta menjadikan ini sebagai
bekal untuk kembali membangun daerah asal saya di masa depan.
Demikian surat motivasi ini saya tuliskan, besar harapan saya untuk menjadi bagian dari penerimaan
Beasiswa Dmh Academy 2025.
Hormat saya,
Paula Oktavenny Sali Tade