STANDAR PROSEDUR OPERASIONAL (SPO)
LATIHAN REAGE OF MOTION
Disusun Untuk Memenuhi Salah Satu Tugas Mata Kuliah Keperawatan Kritis
Dosen Pengampu : Takesi Arisandy, Ners, [Link]
Disusun Oleh :
Kelompok 1
1. Humalia Nova 20231420101079
2. Lenamonica Sari 20231420101088
3. Mutya Pujiaty 20231420101098
4. Ni Wayan Juliati 20231420101099
5. Oktasia 20231420101100
6. Putri 20231420101102
7. Rahmad Sanjaya 20231420101103
8. Rahmah Diah Astuti 20231420101104
9. Rheinzheart Winly H. K 20231420101106
10. Riyanto Pratama 20231420101108
11. Tania 20231420101115
12. Wahyuni Angelia K 20231420101120
PROGRAM STUDI SARJANA KEPERAWATAN
UNIVERSITAS EKA HARAP PALANGKA RAYA
TAHUN 2025/2026
Judul SOP : LATIHAN REAGE OF MOTION (ROM)
No. Dokumen :
No. Revisi : 002
Tanggal Mulai Berlaku : 25 0ktober 2025
Halaman : 8 (delapan)
1. Definisi ROM
Latihan ROM merupakan latihan yang dilakukan untuk mempertahankan atau memperbaiki
tingkat kesempurnaan kemampuan menggerakan persendian secara normal dan lengkap
untuk meningkatkan massa otot dan tonus otot dan sebagai dasar untuk menetapkan adanya
kelainan ataupun untuk menyatakan batas gerakan sendi yang abnormal.
2. Tujuan
1) Untuk memelihara dan meningkatkan pergerakan (mobilitas) sendi.
2) Untuk memelihara dan meningkatkan kekuatan otot
3) Membantu sirkulasi darah
4) Mengurangi kekakuan pada sendi dan kelemahan pada otot
5) Mencegah kelainan bentuk dan kontraktur
3. Ruang Lingkup
Semua klien dengan kondisi yang memerlukan latihan.
4. Kriteria Pencapaian
Mahasiswa mampu melakukan tindakan keterampilan latihan ROM
5. Standar Tenaga
Perawat, Bidan, Fisioterapis.
6. Standar Alat dan Bahan
1) Sarana Non medis
(1) Tempat tidur dengan standart minimal (tinggi 80 cm, lebar 90 cm, panjang 2 m)
(2) Baki dan alas baki 1 buah
(3) Handuk kecil 1 buah
(4) Minyak penghangat bila perlu (Misal : minyak telon ) atau lotion kulit ( bila perlu).
(5) Alat tulis: buku 1 buah, pulpen 1 buah
2) Sarana Medis
(1) Bak instrument 1 buah
(2) Sarung tangan bersih 1 pasang
7. SOP Terkait
1) Sop Mencuci tangan
2) Sop Memasang sarung tangan
8. Prosedur Tetap
1) Memeriksa kelengkapan alat yang akan digunakan.
2) Menyapa dan mengucapkan salam kepada klien
3) Menjelaskan prosedur pada klien
4) Meminta persetujuan kepada klien
5) Menjaga privasi klien
6) Mengatur posisi klien
7) Mencuci tangan
8) Memakai sarung tangan
9) Memulai latihan
(1) Latihan pasif anggota gerak atas
a) Fleksi bahu
b) Abduksi dan adduksi bahu
c) Rotasi interna dan eksterna bahu
d) Penyilangan adduksi bahu
e) Supinasi dan pronasi lengan
f) Ekstensi dan fleksi pergelagan tangan dan jari
g) Fleksi dan ekstensi ibu jari
(2) Latihan pasif anggota gerak bawah
a) Fleksi dan ekstensi panggul dan lutut
b) Rotasi interna dan eksterna panggul
c) Abduksi dan adduksi panggul
d) Dorso dan plantar fleksi pergelangan kaki
e) Eversi dan inversi kaki
f) Ekstensi dan fleksi jari-jari kaki
(3) Latihan aktif
29) Menginformasikan kepada klien
30) Merapikan klien
31) Merapikan peralatan
32) Melepas sarung tangan dan masukkan ke dalam bengkok yang berisi lisol
33) Mencuci tangan
34) Dokumentasi tindakan
No Kegiatan / Tindakan
1) Memeriksa kelengkapan alat yang akan digunakan.
Perawat mempersiapkan perlengkapan alat yang akan digunakan seperti: bak instrument
berisi sarung tangan bersih, handuk kecil, minyak penghangat bila perlu, buku catatan dan alat tulis.
2) Menyapa dan mengucapkan salam kepada klien
Menyapa klien dengan suara lembut dan ramah sambil menatap mata klien
(1) Mengucapkan salam (Selamat pagi / siang / sore / malam Bapak/Ibu)
(2) Memperkenalkan diri pemeriksa : (Perkenalkan Bapak/Ibu nama saya…….saya yang bertugas pada hari
ini… dengan suara lembut dan sopan )
(3) Menanyakan dengan sopan dan ramah tentang identitas klien
• Maaf apa benar ini dengan Bapak/Ibu…?
• Apa benar alamat bapak/ibu…?
(4) Menanyakan keadaan klien saat ini, keluhan yang di rasakan? (ibu/bapak bagaimana keadaannya saat ini,
apa keluhan yang masih dirasakan oleh ibu/bapak)
3) Menjelaskan prosedur pada klien
a. Memberitahukan tujuan kepada pasien tentang tindakan yang akan dilakukan Bapak/ibu saya memberi
latihan gerakan persendian pada bapak/ibu yang tujuannya untuk memelihara pergerakan sendi
bapak/ibu.
b. Tahapan yang nanti akan dilakukan:
Saya membatu bapak/ibu latihan gerakan persendian dengan sambil memegang tangan dan kaki
bapak/ibu dan memberikan contoh gerakan
4) Meminta persetujuan kepada klien
Bagaimana apakah bapak/ibu bersedia dengan tindakan yang akan saya lakukan? Baiklah bapak/ibu kita mulai
latihan gerak sendi, waktu pelaksaan kurang lebih 30 menit.
5) Menjaga privasi klien
Menjaga privasi klien dengan menutup sketsel (korden) dengan cara tangan dominan perawat memegang sisi
ujung korden begitu juga tangan non dominan perawat memegang sisi ujung korden kemudian menariknya
dengan pelan-pelan sampai kedua ujung korden bertemu.
6) Mengatur posisi klien
Mengatur posisi klien serileks mungkin dengan posisi terlentang sehingga mempermudah perawat melakukan
latihan“Permisi bapak/ibu saya akan mengatur posisi bapak/ibu terlentang dengan menggunakan 1 bantal di
bagian kepala, tujuan posisi ini agar mempermudah saya dalam melakukan tindakan” (setelah mengatur posisi)
Bagaimana Ibu/bapak apakah sudah nyaman? tujuan posisi ini agar mempermudah saya dalam melakukan
tindakan”.
7) Mencuci tangan (SOP mencuci tangan)
8) Memakai sarung tangan (SOP memakai sarung tangan)
9) Memulai latihan
Bapak/ibu kita mulai latihannya ya....Maaf bapak/ibu saya pegang tangan dan kakinya.
Latihan pasif anggota gerak atas
a. Fleksi bahu
1) Tempatkan tangan non dominan perawat di atas siku tangan dominan pasien, kemudian tangan
dominan perawat memegang tangan dominan pasien.
2) Angkat tangan dominan pasien ke atas dari sisi tubuh dengan cara menempatkan tangan non dominan
perawat di atas siku tangan dominan pasien, kemudian tangan dominan perawat memegang tangan
dominan pasien
3) Gerakan tangan perlahan-lahan, lemah lembut ke arah kepala sejauh mungkin.
4) Angkat kembali lengan ke atas pasien ke posisi semula dengan cara menempatkan tangan non
dominan perawat di atas siku tangan dominan pasien, kemudian tangan dominan perawat memegang
tangan dominan pasien dan menggerakan tangan pasien perlahan- lahan kembali keposisi semula.
5) Ulangi latihan lebih kurang sampai 3 kali
6) Lakukan latihan yang sama pada tangan non dominan pasien
10) b. Abduksi dan adduksi bahu
1) Atur posisi lengan pasien disamping badannya.
2) Tempatkan tangan non dominan perawat di atas siku tangan dominan pasien, tangan dominan perawat
memegang tangan dominan pasien.
3) Pertahankan posisi tersebut, kemudian gerakkan lengan domina pasien sejauh mungkin dari tubuh ke
arah perawat dan ke samping menjauhi perawat dalam keadaan lurus.
4) Kembalikan tangan dominan pasien pada posisi semula dengan cara tangan non dominan perawat di
atas siku tangan dominan pasien, tangan dominan perawat memegang tangan dominan pasien
kemudian menggerakkan lengan dominan pasien perlahan-lahan kembali keposisi semula.
5) Ulangi latihan lebih kurang sampai 3 kali.
6) Lakukan latihan yang sama pada tangan non dominan pasien
11) c. Rotasi interna dan eksterna bahu
1) Tempatkan lengan pasien pada titik jauh dari tubuh, bengkokkan siku. Pegang lengan atas,
tempatkan pada bantal.
2) Angkat lengan dan tangan.
3) Gerakkan lengan ke bawah dan tangan secara perlahanl-lahan ke belakang sejauh mungkin.
4) Kembalikan lengan pada posisi semula.
5) Ulangi latihan lebih kurang 3 kali.
12) d. Supinasi dan pronasi lengan
1) Permulaan posisi: pegang tangan pasien dengan kedua tangan,posisi telunjuk pada telapak tangan,
kedua ibu jari di punggung tangan.
2) Tekuk telapak tangan pasien menghadap wajah pasien.
3) Kemudian tekukkan telapak tangan bagian punggung ke muka pasien.
4) Ulangi latihan lebih kurang 3 kali.
13) e. Ekstensi dan fleksi pergelangan tangan dan jari
1) Pegang pergelangan tangan pasien dengan tangan non dominan dan tangan pasien bergengaman
dengan tangan dominan perawat.
2) Tekuk punggung tangan ke belakang sambil mempertahankan posisi jari lurus.
3) Luruskan tangan.
4) Tekuk tangan ke depan sambil jari-jari menutup membuat genggaman, kemudian buka tangan.
5) Ulangi latihan lebih kurang 3 kali.
14) f. Fleksi dan ekstensi ibu jari
1) Pegang tangan pasien, tekuk ibu jari ke dalam telapak tangan pasien.
2) Dorong ibu jari ke belakang pada titik terjauh dari telapak tangan pasien. Ulangi lebih kurang 3 kali.
3) Gerakan ibu jari pasien memutar/sirkulasi pada satu lingkaran.
15) Latihan pasif anggota gerak bawah
a. Fleksi dan ekstensi panggul dan lutut
1) Tempatkan tangan non dominan perawat dibawah lutut pasien, tangan dominan di atas tumit dan
menahan kaki pasien.
2) Angkat tungkai kaki dan tekukan pada lutut, gerakan tungkai kebelakang sejauh mungkin.
3) Luruskan lutut di atas permukaan kaki, kembalikan pada posisi semula.
4) Ulangi latihan lebih kurang 3 kali.
16) b. Rotasi interna dan eksterna panggul
1) Tempat tangan non dominan perawat di bawah lutut pasien, tangan dominan di atas tumit kaki
pasien.
2) Angkat tungkai dan tekuk membuat sudut yang besar di atas lutut.
3) Pegang lutut dan kaki pasien mendorong ke hadapan perawat.
4) Gerakkan kaki ke posisi semula.
5) Dorong kaki sejauh mungkin dari perawat, gerakkan ke posisi semula.
6) Ulangi latihan lebih kurang sampai 3 kali.
17) c. Abduksi dan adduksi panggul
1) Tempatkan tangan non dominan perawat di bawah lutut pasien, letakkan tangan dominan di bawah
tumit.
2) Pegang tungkai dalam keadaan lurus, kemudian angkat ke atas setinggi 5 cm dari kasur.
3) Tarik kaki kearah luar, ke hadapan perawat.
4) Dorong tungkai ke belakang dan kembalikan ke posisi semula.
5) Ulangi latihan lebih kurang 3 kali.
18) d. Dorso dan plantar fleksi pergelangan kaki
1) Pegang tumit pasien dengan tangan perawat, biarkan istirahat pada tangan perawat.
2) Tekan lengan perawat pada telapak kaki, gerakkan menghadap tungkai.
3) Pindahkan tangan perawat pada posisi semula.
4) Pindahkan tangan ke ujung kaki dan bagian bawah kaki, dorong kaki ke bawah pada titik maksimal
secara bersamaan, kemudian dorong kembali ke atas pada tumit.
5) Ulangi latihan berikut lebih kurang 3 kali.
19) e. Eversi dan inversi kaki
1) Putar kaki satu persatu ke arah luar.
2) Kemudian kembali ke arah dalam.
3) Ulangi latihan lebih kurang 3 kali.
20) f. Ekstensi dan fleksi jari-jari kaki
1) Mulai dengan menarik ujung jari kaki ke atas.
2) Ujung-ujung jari kaki di dorong ke bawah.
3) Ulang latihan lebih kurang 3 kali.
21) Latihan aktif
Latihan 1
1) Angkat tangan yang lumpuh menggunakan tangan yang sehat keatas.
2) Letakkan kedua tangan diatas kepala
3) Kembalikan tangan ke posisi semula.
4) Ulangi latihan lebih kurang 3 kali
22) Latihan 2
1) Angkat tangan yang lumpuh melewati dada kearah tangan yang sehat
2) Kembali ke posisi semula
3) Ulangi latihan lebih kurang 3 kali
23) Latihan 3
1) Tekuk siku yang lumpuh menggunakan tangan yang sehat
2) Luruskan siku, kemudian angkat keatas
3) Letakkan kembali tangan yang lumpuh ditempat tidur.
4) Ulangi latihan lebih kurang 3 kali
24) Latihan 4
1) Pegang pergelangan tangan yang lumpuh menggunakan tangan yang sehat, angkat keatas dada
2) Putar pergelangan tangan kearah dalam dan kearah luar
3) Ulangi latihan lebih kurang 3 kali
25) Latihan 5
1) Pegang jari-jari tangan menggunakan tangan yang sehat
2) Dengan sambil menggenggam jari-jari tangan. Buka jari-jari tangan,luruskan. Kemudian gengam lagi
jari-jari tangan
3) Ulangi latihan lebih kurang 3 kali
26) Latihan 6
1) Pegang ibu jari tangan menggunakan tangan yang sehat
2) Putar ibu jari searah jarum jam
3) Ulangi latihan lebih kurang 3 kali
27) Latihan 7
1) Minta pasien untuk duduk,kaki diluruskan
2) Kaki yang lumpuh ditekukkan dengan bantuan tangan yang sehat
3) Minta pasien meletakkan tangan yang lumpuh ke atas lutut kaki yang lumpuh, kemudian digenggam
oleh tangan yang sehat.
4) Miringkan kaki yang sakit ke arah kanan maupun kiri.
5) Ulangi latihan lebih kurang 3 kali
28) Latihan 8
1) Minta pasien untuk duduk dipinggir tempat tidur.
2) Menggunakan tangan yang sehat, bantu kaki yang lumpuh menyilang di atas lutut kaki yang sehat.
3) Meletakkan tangan yang lumpuh ke pergelangan kaki, meminta pasien berusaha menggenggam
pergelangan kaki.
4) Menggunakan tangan yang sehat, mengarahkan kaki ke arah luar dan ke arah dalam
5) Menggunakan tangan yang sehat, mendorong jari-jari kaki ke arah luar dan ke arah dalam
6) Ulangi latihan lebih kurang 3 kali
29) Menginformasikan kepada pasien
Bapak/ibu...latihan kita sudah selesai, gimana perasaanya setelah kita selesai latihan ? apa-apasaja yang
sudah kita tadi latih pak/bu......
30) Merapikan pasien
a. Merapikan tempat tidur pasien
b. Membantu pasien mengambil posisi
Bapak...sudah enak dengan posisi sekarang ? Saya bantu ya untuk memberi posisi yang [Link]...ini saya
pakaikan kembali selimutnya.
31) Merapikan peralatan
a. Merapikan alat yang sudah dipakai, kemudian dicuci dan di kembalikan ke tempat asalnya
b. Bahan linen yang kotor diletakkan di keranjang tempat linen kotor, di bawa ke dapur atau laundry untuk
di cuci dan untuk dipakai kembali.
c. Membuang sampah sesuai dengan kategorinya, sampah medis atau sampah non medis.
32) Melepas sarung tangan dan masukkan ke dalam bengkok
Melepas sarung tangan dan meletakan sarung tangan ke dalam bengkok
33) Mencuci tangan (SOP mencuci tangan)
34) Mendokumentasikan tindakan dalam catatan perawatan
Mencatat pada status pasien dan buku laporan:
1. Nama, No RM, Kamar/ruang, Diagnosa Medis
2. Tanggal dan jam latihan ROM
3. Hambatan dalam latihan ROM
4. Keadaan pasien (kerjasama)
5. Tanda tangan perawat pelaksana