SEJARAH PRIBADI
Nama saya Rafly Dharmawan Nst saya merupakan anak kedua dari empat [Link] lahir
pada tanggal 3 July 2006. masa kecil saya tidak jauh beda dengan anak-anak lainnya .pada saat saya
masih bayi saya diasuh oleh ibu saya saya ,beliau sangat sayang kepada saya .masa kecil saya yang paling
berkesan adalah tentang bermain layang-laying dengan ayah. Ini adalah salah satu kenangan yang paling
saya sukai saat masih [Link] selalu menantikan akhir pekan,artinya saya bisa bermain layang-layang
dengan ayah di lapangan dekat [Link] adalah sosok yang mengajari saya cara
membuat,menerbangkan,dan menarik layang-layang. dia juaga selalu sabar dan perhatian saat saya
kesulitan dan [Link] layang- layang dengan ayah saya adalah momen yang sangat
menyenangkan dan berharga bagi saya .
Setelah saya berusia 6 tahun, saya masuk taman kanak-kanak(TK) rasanya saya sangat
bahagia,apalagi banyak teman-teman baru dan banyak jenis permainan. Di Tk saya banyak diajarkan
mulai dari menghapal huruf,angka,nama binatang,dan nama benda,dan masih banyak lagi yang
diajarkan oleh guru-guru saya waktu [Link] salah satu pelajaran yang paling saya sukai yaitu
menggambar dan mewarnai. belajar menggambar dan mewarnai dalah salah satu hobby saya di masa
[Link] masuk ke kelas saya masih ingat sebelum pelajaran di mulai aku dan temanku tegang di depan
kelas di sana kami di suruh bernyanyi dan sebelum masuk kelas kami di periksa kuku satu persatu
.setelah semuannya masuk kami duduk di tempat duduk masing-masing dan mengumpulkan tas di
tempat yang sudah si sediakan oleh ibu [Link] sudah satu tahun saya sekolah di Tk sudah waktunya
untuk berpisah .rasa sedih dan senang campur aduk di acara perpisahan ,sedih dikarenakan akan
berpisah dengan ibu guru dan teman-teman yang saya [Link] senang dan bahagianya di karenakan
saya akan memasuki babak selanjutnya yaitu SD(sekolah dasar).
Sampai pada waktunya bahwa usiaku kala itu 7 tahun yang mana mengharuskanku masuk ke
Pendidikan sekolah dasar. Karena sd adalah awal Pendidikan dasar untuk belajar ilmu pengetahuan
umum selepas lulus dari Pendidikan taman kanak-kanak(TK),dari situ setelah usai menempuh
Pendidikan taman kanak kembali beradaptasi dengan lingkungan Pendidikan [Link] awal masuk
tentunya mendaftarkan diri dengan berbagai ministrasi dan persyaratan lainnya yang waktu itu aku
diantarkan oleh ayah,sekalian ke sekolah agar bisa melihat lingkungan sekolah. Berbagai pesiapan dan
perlengkapan pun akhirnya sudah terpenuhi dan tinggal menunggu saja waktu dan tanggalnya untuk
menunggu masuk hari pertama memulai pembelajaran baru di sekolah baru dan suasana baru
[Link] kurang lebih 3 minggu setelah pendaftaran akhirnya sampailah pada waktu dimana
waktu itu adalah hari pertama masuk ke sekolah baru di sekolah dasar SDN 0102 [Link]
pertama mengenakan seragam baru berwarna merah putih dengan bangga dan senang gembira serta
semangat aku memulai aktivitas ke sekolah [Link] itu tepatnya hari [Link] pada umumnya,
awal masuk sekolah dan kelas baru setelah liburan.
pagi hari setelah persiapan bekal,berangkatlah diriku ke sekolah Bersama teman dan kakak
[Link] dari rumah menuju tempat sekolah bisa dibilang jauh atau tidak [Link] sekitar yang
setiap hari kulalui masih berupa tanah bebatuan yang mana sekolah dasar dulu masih belum maksimal
pembangunan khususnya jalan yang masuk yang masuk ke desa dan mayoritas kondisi jalan seperti itu.
Akan tetapi dengan keadaan yang demikian tidak mengurangi rasa semangat ku dan teman ku untuk
belajar menuntut ilmu di setiap harinya walaupun hanya dengan berjalan [Link] masalah
perjalanan ke sekolah ada satu peristiwa yang mengesankan pada diri saya hingga saat ini, peristiwa itu
adalah ketika saya pulang sekolah Bersama teman-teman kemudian di tengah-tengah perjalanan kami
bertemu dengan orang yang sebelumnya belum pernah kami [Link] pelan-pelan kami berjalan
melewati seseorang yang dengan posisi duduk di depan arah kami berjalan pulang sambil kulihat dan
berkata di dalam hati”siapa orang ini kok penampilannya aneh sekali dan tidak sewajarnya ia duduk di
tengah jalan seperti ini”.dengan rasa takut dan was-was, aku dan temanku memberanikan diri terus
berjalan melewati orang [Link] melangkah dengan ucap sapa [Link] sapaan yang kami
ucapkan menolehlah seorang tadi sembari menatap kami dengan wajah seram,gahar,yang mengerikan
sekali,serasa melihat hantu yang [Link] bergejolak muncul perasaanku yang ketakutan serentak
diriku dan teman-teman berteriak”orang gilaaa”. Sepontan orang tersebut berdiri lalu mengejar kami
dengan mengambil batang [Link]-birit kencang kejar-kejaran dengan orang gila tersebut tidak
kurang sepuluh menit [Link] berjalannya waktu aku dan teman –teman ku sangat trauma
dengan kejadian tersebut.
Sejak kelas 1 hingga kelas 6 SD,pengalamanku dipenuhi dengan banyak kegembiranaan dan
kisah [Link] kelas satu,ingatanku tak banyak merekam kisah,tapi aku ingat bahwa di momen
tersebut aku dan teman sekelas ku mulai belajar membaca,mengenal huruf dan [Link] masa itu, aku
juga ingat rasanya mulai punya teman baru di [Link] ke kelas dua dan tiga,kisah yang kuingat
masih sama,tapi di kelas dua ini,pelajaran yang paling menonjol di ingatanku bukan lagi membaca dan
menulis tapi [Link] ingat sekali bagaimana gambar pertamaku membuat aku takjub,polesan
warnanya dari cat air dan masih aku simpan sampai sekarang. Beranjak ke kelas empat dan
lima,pengalaman yang paling aku ingat adalah saat mulai ikut lomba PBB jelang hari raya kemerdekaan
17 [Link] pelajaran di jenjang ini yang paling ku ingat adalah [Link] diajarkan banyak nilai-
nilai Pancasila seperti tolong menolong ,kerja sama,dan musyawarah dan [Link] juga kami terapkan
saat bermain dan bergaul di lingkungan [Link] kelas 6 SD,pengalaman yang paling ku ingat kami
bersekolah sampai sore hari karena sibuk mempersiapkan diri menghadapi ujian akhir.
pesanmeski belajar dan belajar terus tetapi karena di jalani Bersama teman sekelas,rasanya
menyenangkan dan tak membuat lelah. Seiring berjalannya waktu tiba saatnya kami mengadakan acara
perpisahan begitu cepatnya rasanya meninggakan sekolah ini,dan berpisah dengan teman-
[Link] lulus dari sekolah dasar saya memang ingin sekali mondok(biar pintar ilmu
agama)walaupun banyak sebagian orang menganggap pondok itu seperti penjara yang mengekang
kebebasan dan banyak sekali aturannya,bagi saya memang pondok penjara,tetapi penjara suci hehehe...
Alhamdulillah orang tua pun mengabulkan keinginan saya untuk mondok setelah lulus dari
sekolah [Link] saya dan orang tua saya melakukan survei dari beberapa [Link] yang
terdekat sampai yang jauh,dari mulai pondok salafi hingga modern .setelah beberapa survei ke tempat
saya mendapatkan tempat pondok pesantren modern yang saya pikir sepertinya saya cocok di tempat
ini dan saya akan nyaman di tempat ini,tempatnya lumayan jauh dari rumah,jaraknya berkisar 4 jam dari
rumah.
Hingga harinya tiba saya berangkat ke pesantren di antar oleh keluarga [Link] pertama ke
dua hidup di pesantren,saya sangat merasa nyaman dan betah karena mondok adalah kemauan saya
sendiri tapi sebenarnya tetapi tekad saya sangat tinggi tetap saja ada hawa pengin pulang ke [Link]
berada di pesantren selama 3 tahun,banyak sekali pengalaman serta kesan yang saya dapat selama di
pesantren,bagi saya pondok pesantern memberikan pelajaran yang sangat [Link] di pesantern
mengajarkan saya bagaimana hidup mandiri,jauh dari orang tua,adik,saudara,bahkan kerabat yang
selalu [Link] di pesantren saya tidak merasakan kasih saying secara langsung dari kedua
orang tua,namun istimewanya di pesantren kita begitu merasakan kasih sayang dan kebersamaan
dengan teman-teman yang seperti keluarga sendiri.
Kegiatan di pesantren sangat padat,mulai dari jam 3 pagi bangun untuk solat malam,dilanjutkan
ke masjid untuk solat berjamaah subuh,setelah itu bersiap-siap untuk ke sekolah,kebetulan pondok
pesantren yang saya tempati adalah pondok pesantren modern jadinya ada sekolahnya,sepulang
sekolah saya rapi-rapi untuk persiapan mengaji [Link] kebersamaan,di pesantren kebersamaan
sangat kuat,saya ingat,jika waktu di jenguk tiba ketika ada orang tua santri yang datang untuk
mengunjungi anaknya,pasti wali santri menbawakan nasi untuk anaknya serta santri lainya yang tinggal
[Link] bungkusan itulah kebersamaan sanrti [Link] terus berjalan hingga akhirnya saya
lulus dari pondok [Link] dan duka,pahit dan manis sudah saya rasakan selama 3 [Link]
bangga hidup di pesantren saya sedikit tahu ilmu [Link] bangga hidup di pesantren karena di
pesantren saya diajarkan untuk hidup [Link] saya bangga hidup di tren karena saya di didik
untuk menjadi insan yang [Link] saya bangga hidup di pesantren karena dari pesantren saya tahu
bahwa ilmu dunia serta akhirat harus seimbang agar tak salah melangkah.
Sesaat sebelum saya lulus SMP,saya bingung untuk mencari SMA untuk melanjutkan Pendidikan
saya,setelah saya lama mencari,saya menemukan sekolah yang sangat cocok untuk cita-cita saya yaitu
SMA [Link] sekolah ini saya berkenalan dengan teman-teman baru [Link] adalah masa yang saya
nantikan selama ini,karena menurut cerita dari beberapa orang sma adalah masa yang paling indah yang
tidak terlupakan,dan apa yang dikatakan itu menurut saya benar karena saya lagi di fase itu
[Link] saya sangat banyak sekali mendapatkan pengalaman dan cerita yang sangat [Link]
mulai,dari pertemanan,cinta dan kegiatan pergaulan yang lumayan berbeda dengan pesantren karena
sering berinteraksi dengan perempuan dan banyak sekali hal yang sangat saya sukai.
Masa-masa sekolah mulai dari TK,SD,[Link] SMA memiliki banyak kenangan yang
[Link] duka Bersama teman memang begitu berharga.