Lembar Kerja Peserta Didik (Job sheet)
REMOTE SERVER
Kelompok : ………………………………………
Nama Anggota Kelompok : 1. ……………………………………
2. ……………………………………
3. ……………………………………
4. ……………………………………
5. ……………………………………
6. ……………………………………
A. Tujuan Pembelajaran
Melalui kegiatan praktikum dan menggali informasi, peserta didik diharapkan dapat:
1. melakukan konfigurasi Remote Server dengan tepat,
2. menguji hasil konfigurasi Remote Server dengan baik.
B. Petunjuk Keselamatan Kerja
1. Berdo’alah sebelum memulai kegiatan praktik.
2. Gunakan baju praktik dan alat keselamatan agar terhindar dari sengatan listrik
3. Bacalah dan pahami petunjuk praktikum. Tanya ke guru jika tidak jelas.
4. Dilarang membawa makanan dan minuman di area kerja.
5. Gunakanlah alat sesuai fungsinya dengan hati-hati.
6. Setelah selesai, rapikan alat dan bahan, kembalikan ke tempat semula.
C. Alat dan Bahan
1. PC/Laptop (Server dan client)
2. Sistem Operasi Linux Debian 10
3. Sistem Operasi Windows 10
4. Aplikasi Putty
5. Aplikasi VMware Workstations Pro sebagai Virtual Machine
D. Prosedur Kerja
1. Instalasi
a. Konfigurasi Network
Pastikan bahwa IP address sudah dikonfigurasi pada komputer server.
b. Instal aplikasi ssh
Aplikasi yang digunakan untuk Remote Server pada Debian bernama SSH. SSH
merupakan aplikasi untuk melakukan remote ke komputer lain yang sudah
terinstal SSH server. SSH menggunakan sistem enkripsi, oleh karena itu SSH
dianggap lebih aman dalam transfer data melalui jaringan. Paket aplikasi tersebut
berada pada Debian DVD 1. Oleh karena itu, pastikan bahwa iso file DVD 1
Linux Debian sudah terpasang. Untuk menginstalnya cukup dengan perintah
berikut:
#apt-get install openssh-server
2. Konfigurasi
Setelah aplikasi terinstall, layanan SSH Server sudah langsung bisa kita
gunakan melalui port default 22. Jika ingin mengkonfigurasi SSH Server tersebut,
edit file sshd_config yang merupakan file konfigurasi utama pada SSH Server.
Dalam file tersebut, kita bisa merubah settingan default yang ada.
Untuk mempermudah koneksi sebaiknya diatur agar server tetap menerima
login tanpa menggunakan username dan password. Langkahnya adalah sebagai
berikut.
a. Edit file sshd_config dengan perintah
#nano /etc/ssh/sshd_config
b. Hilangkan tanda # pada baris Port 22
c. Hilangkan tanda # di depan baris PermitRootLogin prohibit-password dan ubah
baris tersebut menjadi PermitRootLogin yes.
d. Save hasil konfigurasi.
e. Restart service SSH dengan perintah
#/etc/init.d/ssh restart
3. Pengujian
Untuk pengujian konfigurasi SSH server kita membutuhkan SSH
client,dalam hal ini kita gunakan PC dengan system operasi Windows. Untuk itu
kita bisa menggunakan aplikasi SSH Client yang bernama Putty. Langkah kerjanya
sebagai berikut.
a. Pastikan IP address komputer client sudah sesuai dengan PC server.
b. Lakukan pengujian koneksi melalui command prompt.
c. Jika koneksi berhasil selanjutnya jalankan aplikasi Putty dan atur konfigurasi
sebagai berikut.
d. Kemudian klik open, dan anda sudah bisa untuk meremot server yang telah
anda buat.
e. Selanjutnya untuk menguji, ketikkan beberapa perintah dasar linux yang anda
ketahui melalui aplikasi putty tersebut yang berada pada komputer klien untuk
mengendalikan server yang telah anda konfigurasi sebelumnya.
E. Tabel Pengamatan
Ujilah server yang telah anda buat menggunakan minimal 5 perintah Linux dan lengkapi
serta tuliskan hasilnya pada tabel berikut!
No Perintah Linux (Script) Fungsi Hasil
F. Kesimpulan
……………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………