Rencana Supervisi Akademik SMK Permata
Rencana Supervisi Akademik SMK Permata
SMK PERMATA
Jl. Raya Tarumajaya No.84 Desa Segarajaya, Kec. Tarumajaya Kab. Bekasi
17218, Tlp. 0813-1674-7891 / 0813-1444-4528
Email : [Link]@[Link]
Puji serta syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, Allah SWT yang telah memberikan segala
kenikmatan dan kesempatan yang sangat luar biasa kepada kita sehingga rencana program
supervisi akademik ini dapat diselesaikan dengan baik dan tepat waktu.
Supervisi merupakan pembinaan yang diberikan kepada seluruh guru agar mereka dapat
meningkatkan kemampuan untuk mengembangkan proses pembelajaran yang lebih baik.
Diharapkan ini dapat memberikan penjelasan kepada kita semua tentang supervisi
Dalam penulisan laporan ini, kami menyadari bahwa rencana program ini masih jauh dari
sempurna, oleh karena itu kritik dan saran dari semua pihak yang bersifat membangun selalu
kami harapkan demi kesempurnaan
Tak lupa kami menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu
penulisan program supervisi ini. Semoga Allah SWT memberikan balasan
Akhirnya, kami berharap semoga penyusunan rencana program ini dapat bermanfaat untuk
meningkatkan kwalitas pembelajaran
Wassalamualaikum Wr. Wb
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar belakang
B. Dasar Hukum
C. Tujuan
BAB II
Kegiatan supervisi selanjutnya adalah menganalisis hasil supervisi akademik. Hasil analisis
yang nantinya akan digunakan sebagai bahan pemberian umpan balik/feedback dan membuat
rencana tindak lanjut. Untuk itu, lakukan analisis secara teliti dan tepat.
Rencana aksi tindak lanjut merupakan kegiatan di akhir program supervisi akademik. Pada
kegiatan tindak lanjut kita menyusun kegiatan-kegiatan apa yang akan dilakukan dalam
mencapai tujuan Supervisi Akademik yang belum dapat dicapai pada kegiatan supervisi
akademik selanjutnya. Rencana aksi ini dapat dibuat bersama guru yang telah disupervisi dan
mentor. Gunakan hasil evaluasi program supervisi akademik sebagai dasar penyusunan
rencana tindak lanjut. Selain itu, agar rencana aksi tindak lanjut ini lebih sempurna, maka
Saudara dapat menuangkan pegalaman guru yang baru disupervisi dengan dibantu oleh
mentor.
Teknik supervisi akademik adalah alat yang digunakan oleh supervisor untuk mencapai
tujuan supervisi itu sendiri yang pada akhir dapat melakukan perbaikan pengajaran yang
sesuai dengan situasi dan kondisi. Dalam pelaksanaan supervisi akademik, sebagai
supervisor harus mengetahui dan memahami serta melaksanakan teknik – teknik dalam
supervisi. Berbagai macam teknik dapat digunakan oleh supervisor dalam membantu guru
meningkatkan situasi belajar mengajar, baik secara kelompok maupun secara perorangan
ataupun dengan cara langsung bertatap muka dan cara tak langsung bertatap muka atau
melalui media komunikasi . Adapun teknik – teknik Supervisi adalah sebagai berikut :
1. Teknik Supervisi yang bersifat kelompok
Teknik Supervisi yang bersifat kelompok ialah teknik supervisi yang dilaksanakan dalam
pembinaan guru secara bersama – sama oleh supervisor dengan sejumlah guru dalam satu
kelompok
Teknik Supervisi yang bersifat kelompok antara lain :
a. Pertemuan Orientasi bagi guru baru.
Pertmuan orientasi adalah pertemuan anatar supervisor dengan supervisee (Terutama guru
baru) yang bertujuan menghantar supervisee memasuki suasana kerja yang baru dikutip
menurut pendapat Sagala (2010 : 210) dan Sahertian (2008 : 86). Pada pertemuan
Orientasi supervisor diharapkan dapat menyampaikan atau menguraikan kepada
supervisee hal – hal sebagai berikut (Sahertian 2008 : 86) :
Sistem kerja yang berlaku di sekolah itu.
Proses dan mekanisme administrasi dan organisasi sekolah.
Biasanya diiringi dengan tanya jawab dan penyajian seluruh kegiatan dan situasi
sekolah.
Sering juga pertemuan orientasi ini juga diikuti dengan tindak lanjut dalam bentuk
diskusi kelompok dan lokakarya.
Ada juga melalui perkunjungan ke tempat – tempat tertentu yang berkaitan atau
berhubungan dengan sumber belajar.
Salah satu ciri yang sangat berkesan bagi pembinaan segi sosial dalam orientasi ini
adalah makan bersama.
Aspek lain yang membantu terciptanya suasana kerja ialah bahwa guru baru tidak
merasa asing tetapi guru baru merasa diterima dalam kelompok guru lain.
b. Rapat guru
Rapat Guru adalah teknik supervisi kelompok melalui rapat guru yang dilakukan untuk
membicarakan proses pembelajaan, dan upaya atau cara meningkatkan profesi guru.
Tujuan teknik supervisi rapat guru adalah sebagai berikut :
Membicarakan sesuatu melalui rapat guru yang bertalian dengan proses pembelajaran.
Ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam suatu rapat guru antara lain :
1. Tujuan – tujuan yang hendak dicapai harus jelas dan konkrit.
2. Masalah – masalah yang akan menjadi bahan rapat harus merupakan masalah yang
timbul dari guru – guru yang dianggap penting dan sesuai dengan kebutuhan mereka.
4. Pengalaman – pengalaman baru yang diperoleh dalam rapat tersebut harus membawa
mereka pada peningkatan pembelajaran terhadap siswa.
6. Persoalan kondisi setempa, waktu, dan tempat rapat menjadi bahan pertimbangan
dalam perencanaan rapat guru.
Bertukar pikiran dan berbicara dengan sesama guru pada satu bidang studi atau
bidang – bidang studi yang serumpun.
d. Diskusi
Diskusi adalah pertukaran pikiran atau pendapat melalui suatu percakapan tentang suatu
masalah untuk mencari alternatif pemecahannya. Diskusi merupakan salah satu teknik
supervisi kelompok yang digunakan supervisor untuk mengembangkan berbagai
ketrampilan pada diri para guru dalam mengatasi berbagai masalah atau kesulitan dengan
cara melakukan tukar pikiran antara satu dengan yang lain. Melalui teknik ini supervisor
dapat membantu para guru untuk saling mengetahui, memahami, atau mendalami suatu
permasalahan, sehingga secara bersama – sama akan berusaha mencari alternatif
pemecahan masalah tersebut. Tujuan pelaksanaan supervisi diskusi adalah untuk
memecahkan masalah – masalah yang dihadapi guru dalam pekerjaannya sehari – hari dan
upaya meningkatkan profesi melaluii diskusi.
Hal – hal yang harus diperhatikan supervisor sebagai pemimpin diskusi sehingga setiap
anggota mau berpartisipasi selama diskusi berlangsung supervisor harus mampu :
Menentukan tema perbincangan yang lebih spesifik ;
Melihat bahwa setiap anggota diskusi senang dengan keadaan dan topik yang dibahas
dalam diskusi.
Melihat bahwa masalah yang dibahas dapat dimengerti oleh semua anggota dan dapat
memecahkan masalah dalam pengajaran.
Melihat bahwa kelompok merasa diperlukan dan diikutsertakan untuk mencapai hasil
bersama.
e. Workshop
Workshop adalah suatu kegiatan belajar kelompok yang terjadi dari sejumlah pendidik
yang sedang memecahkan masalah melalui percakapan dan bekerja secara kelompok. Hal
– hal yang perlu diperhatikan pada waktu pelaksanaan workshop antara lain :
1. Masalah yang dibahas bersifat “Life cntred” dan muncul dari guru tersebut,
2. Selalu menggunakan secara maksimal aktivitas mental dan fisik dalam kegiatan
sehingga tercapai perubahan profesi yang lebih tinggi dan lebih baik.
Merumuskan kesimpulan.
c. Percakapan Pribadi
Percakapan pribadi merupakan Dialog yang dilakukan oleh guru dan supervisornya, yang
membahas tentang keluhan – keluhan atau kekurangan yang dikeluarkan oleh guru dalam
bidang mengajar, di mana di sini supervisor dapat memberikan jalan keluarnya. Dalam
percakapan ini supervisor berusaha menyadarkan guru akan kelebihan dan kekurangannya.
mendorong agar yang sudah baik lebih di tingkatkan dan yang masih kurang atau keliru
agar diupayakan untuk memperbaikinya.
a. Pengumpulan data
Dalam pengumpulan data, supervisor harus mendapatkan dara tentang keseluruhan situasi
belajar mengajar dari murid, guru, program pengajaran, alat atau fasilitas dan situasi. Cara
atau teknik pengumpulan data – data tersebut dapat dilakukan dengan observasi atau
kunjungan kelas, pertemuan pribadi , studi laporan dan dokumen serta menyebarkan
kuisioner atau angket.
Dalam prosedur penyimpulan atau penilaian harus memuat tentang keberhasilan murid,
keberhasilan guru dan faktor – faktor penunjang dan penghambat dalam proses belajar
mengajar. Hal ini dapat dilakukan dengan cara menentukan criteria penilaian bersama,
pertemuan pribadi dan diskusi antar guru.
c. Diskusi kelemahan
Dalam prosedur supervisi ini, kekurangan atau kelemahan mengenai pribadi guru di depan
kelas, penguasaan materi, penguasaan metode , hubungan antara personel dan administrasi
kelas dapat dianalisis dengan cara melakukan pertemuan pribadi, rapat staf dan konsultasi
dengan nara sumber / ahli.
Setelah kekurangan atau kelemahan guru didiskusikan dan telah dikemukakan bersama,
maka seorang supervisor harus segera menindaklanjutinya dengan memperhatikan guru
yang bersangkutan dengan maksud menungkatkan kemampuan guru tersebut. Hal ini
dapat dilakukan dengan cara memperoleh informasi secara langsung dari sumber terdekat
dan penataran. Guru tersebut juga bisa diikutsertakan dalam program kunjungan antar
kelas atau interschool visit demi memperlihatkan cara ajar guru di kelas atau di sekolah
lain.
Tahap ini merupakan pengembangan dari prosedur sebelumnya, dimana dalam tahap ini
guru akan menerapkan hasil usaha dan penataran yang telah dilakukan.
f. Penilaian kemajuan
Penilaian dilakukan dalam hal perubahan yang telah dicapai guru sebagai hasil
peningkatan dan bimbingan. Hal ini dapat dilakukan dengan cara kunjungan kelas
langsung, pertemuan pribadi, observasi dan diskusi.
C. Perangkat Supervisi
Salah satu perangkat yang digunakan dalam melaksankan supervisi ialah instrument
observasi pembelajaran/check list terutama untuk supervisi kelas, supervisi klinis, dengan
demikian diharapkan indikator yang diamati untuk setiap unsur yang diamati, antara lain
1. Persiapan dan apersepsi
2. Relevansi materi dengan tujuan instruksional
3. Penguasaan materi
4. Strategi
5. Metode
6. Manajemen kelas
7. Pemberian metivasi kepada siswa
8. Nada dan suara
9. Penggunaan bahasa
10. Gaya dan sikap perilaku.
D. Sasaran Supervisi
Adapun sasaran utama dari pelaksanaan kegiatan supervisi tersebut adalah peningkatan
kemampuan profesional guru (Depdiknas, 1986; 1994 & 1995).
BAB III
PELAKSANAAN SUPERVISI
LAMPIRAN 2
Mata Pelajaran
Jam Fokus
No Hari/Tanggal Nama Guru /Tema-Sub Tema- Kelas
ke Masalah
Pb
Selasa, 25
1 Edi Waluyo, ST Bola Besar X 1 Diskusi
Oktober 2022
Diah
Rabu, 25 Sejarah Era Orde
3 Wahyuningrum, X 3 Menjelaskan
Oktober 2022 Lama
[Link]
Anggaran
Rabu, 25 Menjelaskan
4 Novita Yuliana, SE Pendapatan & XI 2
Oktober 2022 & Diskusi
Belanja Negara
Kamis, 26
9 Suwarsih, [Link] Ekonomi Belanja X 3 Menjelaskan
Oktober 2022
Kamis, 27 Penyimpanan
10 Miftahul Jannah, SE X 3 Menjelaskan
Oktober 2022 Arsip
Jum’at, 27
11 Nurjanah, [Link] Teks Cerita XII 1 Menjelaskan
Oktober 2022
Perangkat Proses
Penilaian Skor Catatan Hasil
No Nama Pembelajara Pembelajara
Pembelajaran Rata- Temuan
n n
rata
75-90 = B
55-74 = C
Ummi Lailah, [Link]
<55 =K NIP.
LAMPIRAN 4
ANALISIS DATA SUPERVISI AKADEMIK
Rencana/ Meto-
de Pemberian
Komponen Pengamatan Faktor Prioritas
No Masalah yang Masukan/ Um-
Supervisi Akademik Penyebab Perbaikan
Ditemukan pan Balik kepada
guru
1 Perencanaan Pembelajaran √ √ √ √
(RPP)
2 Pelaksanaan Pembelajaran :
A. Kegiatan Pendahuluan √ √ √ √
B. Kegiatan Inti (mengamati,
menanya, mengumpulkan √ √ √ √
informasi, mengolah
informasi,
mengkomunikasikan).
C. Kegiatan penutup √ √ √ √
3 Penialaian
Alternatif
No Fokus Masalah Kelebihan Kelemahan pemecahan
masalah
1 Perangkat Terdapat metode- Kurangnya Perlu adanya
pembelajaran metode yang menarik kerapihan pada perhatian
untuk diajarkan agar penyusunan bahan terhadap
siswa/i lebih tertarik ajar perangkat
pada pelajaran. pelajaran
2 Proses Proses belajar sudah Masih adanya Harus diberikan
pembelajaran menarik dan disenangi beberapa siswa motivasi agar
siswa/i yang malas ikut mau belajar
praktek olahraga olahraga
Diah
2 Wahyuningrum,
[Link]
Eni Anggraini
3
Dewi, [Link]
Novita Yuliana,
4
SE
Mufidatul
5
Karomah, [Link]
Ida Tarwiyah,
6
[Link]
7 H. Abdulloh, Lc
8 Kamariyah, [Link]
9 Suwarsih, [Link]
Miftahul
10
Jannah, SE
11 Nurjanah, [Link]
12 Tati Prihati, SE
LAMPIRAN 7
Hasil pelaksanaan
supervisi akademik
No. Nama Guru Bentuk tindak lanjut Waktu/Tempat
terhadap proses
pembelajaran guru
1 Edi Waluyo, ST
2 Diah
Wahyuningrum,
[Link]
4 Novita Yuliana, SE
5 Mufidatul Karomah,
[Link]
7 H. Abdulloh, Lc
8 Kamariyah, [Link]
9 Suwarsih, [Link]
10 Miftahul Jannah, SE
11 Nurjanah, [Link]
12 Tati Prihati, SE
LAMPIRAN 8
SUPERVISI ADMINISTRASI PERENCANAAN PEMBELAJARAN
(Berdasarkan Standar Proses)
Nama Sekolah :
Nama Guru :
Pangkat Golongan :
Mata Pelajaran :
Jumlah Jam Tatap Muka : jam
Sertifikasi : Sudah/Belum
Komponen Administrasi Kondisi Skor Nilai Keterangan
No
Pembelajaran Ya Tidak 4 3 2 1 Kesesuaian
1 Program Tahunan
2 Program Semester 4 = Baik Sekali
3 Silabus
4 RPP 3 = Baik
5 Kalender Pendidikan
6 Jadwal Tatap Muka 2 = Cukup
7 Agenda Harian
8 Daftar Nilai 1 = kurang
9 KKM
10 Absensi siswa
Jumlah Skor
Keterangan :
Nilai Akhir = NILAI AKHIR
TINDAK LANJUT :
Nama Sekolah :
Nama Guru :
Pangkat Golongan :
Mata Pelajaran :
Jumlah Jam Tatap Muka : jam
Sertifikasi : Sudah/Belum
JUMLAH SKOR
Nilai Akhir =
TINDAK LANJUT :
___________________ _____________________
SUPERVISI ADMINISTRASI PENILAIAN PEMBELAJARAN
(Berdasarkan Standar Proses)
Nama Sekolah : SMK PERMATA
Nama Guru :
Pangkat Golongan :
Mata Pelajaran :
Jumlah Jam Tatap Muka : jam
Sertifikasi : Sudah/Belum
________________ ______________________
SUPERVISI PEMBINAAN GURU DAN KEPALA SEKOLAH
SUPERVISI GURU DALAM MELAKSANAKAN BIMBINGAN
Nama Guru : SMK PERMATA
Pangkat Golongan :
Mata Pelajaran :
Jumlah Jam Tatap Muka :
Sertifikasi : Sudah/Belum
Kondisi
No Komponen BIMBINGAN
Ya Tidak
1 Ada program Perencanaan BK, pengayaan, Remedial dll
2 Ada bukti melaksanakan bimbingan
3 Ada evaluasi hasil bimbingan
4 Ada analisis hasil bimbingan
5 Ada program tindak lanjut
Melaksanakan Tugas Tambahan
6 Menjadi Kepala Sekolah
7 Menjadi Wakil Kepala Sekolah
8 Menjadi Ketua Program Studi atau perpustakaan, laboratorium,
bengkel atau program khusus
9 Menjadi wali kelas
10 Menyusun kurikulum pada satuan pendidikan
11 Menjadi pengawas Penilaian dan Evaluasi terhadap proses dan
hasil belajar
12 Membimbing guru pemula
13 Membimbing siswa dalam kegiatan ekstra kurikuler
14 Menjadi pembimbing pada penyusunan publikasi ilmiah dan
karya inovatif
TINDAK LANJUT :
Mengetahui
Kepala Sekolah