0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
17 tayangan2 halaman

Panduan Penggunaan Hydrant untuk Kebakaran

Dokumen ini adalah SOP penggunaan hydrant untuk memadamkan kebakaran, yang mencakup pengertian, tujuan, alat yang diperlukan, langkah-langkah prosedur, dan hal-hal yang perlu diperhatikan. Tujuannya adalah memberikan panduan sistematis untuk penggunaan hydrant secara efektif dalam situasi darurat. Selain itu, dokumen ini juga menekankan pentingnya simulasi rutin dan pemeriksaan berkala terhadap peralatan hydrant.

Diunggah oleh

Annisa
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
17 tayangan2 halaman

Panduan Penggunaan Hydrant untuk Kebakaran

Dokumen ini adalah SOP penggunaan hydrant untuk memadamkan kebakaran, yang mencakup pengertian, tujuan, alat yang diperlukan, langkah-langkah prosedur, dan hal-hal yang perlu diperhatikan. Tujuannya adalah memberikan panduan sistematis untuk penggunaan hydrant secara efektif dalam situasi darurat. Selain itu, dokumen ini juga menekankan pentingnya simulasi rutin dan pemeriksaan berkala terhadap peralatan hydrant.

Diunggah oleh

Annisa
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

PENGGUNAAN HYDRANT

Nomor
SOP
Terbit ke : 01

[Link] : 00

[Link] : 18-9-2025

Halaman :1–4

1.
Pengertian : Penggunaan hydrant untuk keadaan kebakaran.

2.
Tujuan : Memberikan panduan yang jelas dan sistematis dalam penggunaan sistem hydrant untuk memadamkan api secara efektif dalam
situasi darurat kebakaran.

3.
Referensi :
4.
Alat dan Bahan : 1. Kunci hydrant (hydrant wrench)
2. Selang (hose) hydrant
3. Nozzle (semprotan)
4. Alat pelindung diri (APD): helm, sarung tangan tahan panas, sepatu boot, masker
5.
Langkah- langkah/ : Persiapan

Prosedur
1. Memastikan keamanan diri sebelum mendekati titik kebakaran.
2. Mengaktifkan alarm kebakaran (jika belum menyala).
3. Menggunakan APD lengkap.
4. Mengidentifikasi lokasi titik hydrant terdekat dari lokasi kebakaran.

Penggunaan Hydrant

1. Membuka pintu box hydrant.


2. Mengambil selang dan sambungkan ke valve hydrant (jika belum tersambung).
3. Memastikan sambungan nozzle terpasang dengan kuat di ujung selang.
4. Menarik selang menuju titik api dengan cara tidak melilit dan tidak tersumbat.
5. Satu orang bertugas memegang nozzle, satu orang lainnya membuka valve air secara perlahan dengan kunci hydrant.
6. Mengarahkan semprotan air ke sumber api dari jarak aman, mulai dari bagian bawah api.

Selama Pemadaman

1. Memastikan posisi tetap aman, jangan melawan arah angin.


2. Mengomunikasikan kondisi secara berkala dengan tim penanggulangan.
3. Menghindari semburan air ke sumber listrik aktif (kecuali sudah dipastikan aman oleh teknisi listrik).

Setelah Pemadaman
PENGGUNAAN HYDRANT
Nomor
SOP
Terbit ke : 01

[Link] : 00

[Link] : 18-9-2025

Halaman :2–4

1. Menutup valve hydrant secara perlahan.


2. Mengembalikan selang ke posisi semula dan gulung dengan benar.
3. Melaporkan kondisi hydrant dan peralatan ke petugas pemeliharaan.
4. Mencatat kejadian dalam log book keamanan atau laporan insiden.

6.
Hal-Hal yang Perlu :  Melakukan simulasi rutin minimal 2 kali setahun.

Diperhatikan  Memeriksa tekanan air dan kondisi peralatan hydrant secara berkala.
 Memastikan jalur menuju hydrant tidak terhalang.

7. Unit Terkait Emergency Respon Team

Anda mungkin juga menyukai