MODUL AJAR KURIKULUM MERDEKA FASE D
MATA PELAJARAN : PENDIDIKAN PANCASILA
INFORMASI UMUM
A. IDENTITAS MODUL
Nama Sekolah : SMPN 4 Manuju Satap Conggoro
Nama Penyusun : Nurdin, [Link]
Mata Pelajaran : Pendidikan Pancasila
Fase / Kelas / Semester : D - VIII / 1
Alokasi Waktu : .. JP x 45 Menit
Bab 3 : Peraturan Negaraku
Tahun Penyusunan : 2025 / 2026
B CAPAIAN PEMBELAJARAN
Pada fase ini, peserta didik memahami sejarah kelahiran Pancasila; menerapkan nilai-nilai
Pancasila; menerapkan norma dan aturan; mengidentifikasi keberagaman suku, agama, ras,
dan antargolongan dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika, menerima keberagaman dan
perubahan budaya dalam kehidupan bermasyarakat lokal, nasional, dan global; memahami
kedudukan Pancasila; memahami sejarah, fungsi, dan kedudukan Undang-Undang Dasar
Negara Republik Indonesia Tahun 1945; memahami tata urutan peraturan perundang-
undangan; memahami pentingnya pelestarian tradisi, kearifan lokal, dan budaya;
mengidentifikasi wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia dalam konteks wawasan
Nusantara; mengidentifikasi hubungan Pancasila dengan Undang Undang Dasar Negara
Republik Indonesia Tahun 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan Negara Kesatuan Republik
Indonesia; menganalisis hak dan kewajiban warga negara; mempraktikkan kemerdekaan
berpendapat; menumbuhkan sikap tanggung jawab dan berperan aktif menjaga dan
melestarikan praktik tradisi, kearifan lokal, dan budaya; dan berpartisipasi aktif menjaga
keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Elemen Capaian Pembelajaran
Pancasila Peserta didik memahami sejarah kelahiran Pancasila; memahami
kedudukan Pancasila sebagai dasar negara, pandangan hidup bangsa, dan
ideologi negara; menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-
hari; mengidentifikasi hubungan Pancasila dengan Undang-Undang Dasar
Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan
Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Undang-Undang Peserta didik menerapkan norma dan aturan; menerapkan hak dan
Dasar Negara kewajiban sebagai warga negara; memahami sejarah, fungsi, dan
Republik Indonesia kedudukan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945
Tahun 1945 sebagai norma dan aturan bernegara; memahami tata urutan peraturan
perundang undangan yang berlaku di Indonesia; mempraktikkan
kemerdekaan berpendapat sebagai warga negara dalam era keterbukaan
informasi.
Bhinneka Tunggal Peserta didik mengidentifikasi keberagaman suku, agama, ras, dan
Ika antargolongan dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika dan menerima
keberagaman dan perubahan budaya dalam kehidupan bermasyarakat
tingkat lokal, nasional, dan global; memahami pentingnya pelestarian
tradisi, kearifan lokal, dan budaya untuk mengembangkan identitas pribadi,
sosial, dan bangsa; menumbuhkan sikap tanggung jawab dan berperan aktif
menjaga dan melestarikan praktik tradisi, kearifan lokal, dan budaya dalam
masyarakat global.
Negara Kesatuan Peserta didik mengidentifikasi wilayah Negara Kesatuan Republik
Republik Indonesia Indonesia dalam konteks wawasan Nusantara; berpartisipasi aktif untuk
menjaga keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.
C. PROFIL PELAJAR PANCASILA (PPP)
Profil Pelajar Pancasila yang ingin dicapai adalah bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa
dan berakhlak mulia, bernalar kritis dan kreatif, bergotong royong, serta kebhinnekaan
global.
D. 8 PROFIL LUUSAN
1. Keimanan dan Ketakwaan terhadap tuhan YME
Individu yang memiliki keyakinan teguh akan keberadaan tuhan seta menghayati nilai-nilai
spriritual dalam kehidupan sehari-hari
2. Kewargaan
Individu yang memiliki rasa cinta tanah air, mentaati aturan dna norma social dalam
kehidupan bermasyarakat, memiliki kepedulian, tanggungjawab social, serta berkomitmen
untuk menyelesaikan masalah nyata yang terkait, keberlanjutan manusia dan lingkungan
3. Penalaran Kritis
Individu yang mampu berpikir secara logis, analitis dan reflektif dalam memahami,
mngevaluasi, serta memproses informasi untuk menyelesaikan masalah
4. Kreativitas
Individu yang mampu berpikir secara inovatif, fleksibel, dan orisinal dalam mengolah ide
atau informasi untuk menciptakan solusi yang unik dan bermanfaat
5. Kolaborasi
Individu yang mampu bekerja sama secara efektif dengan orang lain secara gotong roying
untuk mencapai tujuan Bersama melalui pembagian pesan dan tanggung jawab
6. Kemandirian
Individu yang mampu bertanggung jawab atas proses dan hasil belajarnya sendiri dengan
menunjukkan kemampuan untuk mengambil inisiatif, mngetasi hambatan, dan
menyelesaikan tugas secara tepat bergantung pada orang lain
7. Kesehatan
Individu yang memiliki fisik yang prima, bugar, sehat, dan mampu menjaga keseimbangan
Kesehatan mental dan fisik untuk mewujudkan kesejahteraan lahir dan batin (well-being)
8. Komunikasi
Individu yang memiliki kemampuan komunikasi untrapribadi untuk melakukan refleksi
dan antarpribadi untuk menyampaikan ide, gagasan dan antarpribadi untuk menyampaikan
ide gagasan, dan informasi baik lisan maupun tulisan serta berinteraksi secara efektif
dalam berbagai situasi.
E. SARANA DAN PRASARANA
Media : LCD proyektor, komputer/laptop, jaringan internet, dan lain-lain
Sumber Belajar : LKPD, Buku Teks, laman E-learning, E-book, dan lain-lain
F. TARGET PESERTA DIDIK
Peserta didik regular (tahap operasional Formal)
G. MODEL DAN METODE PEMBELAJARAN
Pembelajaran dengan tatap muka menggunakan model pembelajaran kontekstual, PJBL &
Deep Learning (Mindful, Joyful & Meanful)
KOMPETENSI INTI
A. TUJUAN PEMBELAJARAN
Peserta didik memiliki pemahaman mengenai peraturan yang berlaku di Indonesia, tata
urutan, implementasi, dan komitmen kalian sebagai warga negara dalam melaksanakan
peraturan tersebut dalam kehidupan sehari-hari.
B. PEMAHAMAN BERMAKNA
Peserta didik mampu memahami tentang hakikat, tata urutan, jenis, implementasi peraturan
perundang-undangan yang berlaku di Indonesia, dan bagaimana komitmen kalian sebagai
warga negara dalam melaksanakan peraturan perundang-undangan di Indonesia. Namun,
sebelum kalian mencari tahu tentang peraturan perundang-undangan yang ada di Indonesia,
kalian akan diajak untuk memahami aturan yang ada di sekitar kalian terlebih dahulu, mulai
dari lingkup terkecil seperti keluarga, sekolah, masyarakat, hingga negara.
C. PERTANYAAN PEMANTIK
Apakah di rumah kalian terdapat aturan? Bagaimana kondisi sekolah tempat kalian belajar?
Apakah terdapat aturan yang berlaku? Apakah aturan tersebut juga ada di tempat tinggal
kalian?
D. KEGIATAN PEMBELAJARAN
KEGIATAN PENDAHULUAN
Guru membuka pembelajaran dengan mengucapkan salam.
Melakukan pembiasaan berdoa, memeriksa kehadiran, kerapihan pakaian, posisi tempat
duduk peserta didik, dan kebersihan kelas.
Guru memberikan motivasi, memberikan pertanyaan pemantik materi yang akan diajarkan.
Guru memotivasi peserta didik untuk tercapainya kompetensi dan karakter yang sesuai
dengan Profil Pelajar Pancasila (bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berakhlak
mulia, bernalar kritis dan kreatif, bergotong royong, serta kebhinnekaan global).
Guru melakukan asesmen awal dengan bertanya tentang asyiknya belajar yang
berhubungan dengan materi pembelajaran, dengan prediksi jawaban masing-masing.
Fase 1: Menyampaikan tujuan dan memotivasi siswa
Guru memotivasi peserta didik untuk semangat mengikuti pembelajaran dengan
melakukan ice breaking.
Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan memberikan gambaran terkait manfaat
pembelajaran dalam kehidupan sehari-hari.
PERTEMUAN KE-1: Peraturan di Rumahku, Sekolahku, Lingkunganku, dan
Negaraku
Fase 2: Menyajikan/ menyampaikan informasi
Guru menyampaikan pembelajaran tentang materi bersangkutan (Mengamati).
Guru melakukan tanya jawab bersama peserta didik (Menanya).
Guru memberikan umpan balik dan penguatan terhadap jawaban yang peserta didik
berikan.
Fase 3: Mengorganisasikan siswa dalam kelompok-kelompok belajar
Guru membentuk peserta didik menjadi beberapa kelompok yang terdiri dari 4 peserta
didik secara heterogen.
Guru membagikan LKPD dan menjelaskan tugas yang akan dikerjakan.
Fase 4: Membimbing kelompok bekerja dan belajar
Peserta didik berdiskusi untuk mengerjakan tugas yang telah diberikan oleh guru pada
LKPD (Mengeksplorasi dan Mengasosiasi).
Guru membimbing peserta didik saat berdiskusi kelompok.
Guru mengarahkan peserta didik untuk berdiskusi dan membagi tugas dalam diskusi
kelompok.
Fase 5: Evaluasi
Peserta didik bersama kelompok mempresentasikan hasil diskusi di depan kelas secara
bergantian (Mengomunikasikan).
Guru membagikan lembar evaluasi kepada peserta didik.
Peserta didik mengerjakan soal evaluasi untuk penilaian secara mandiri.
Fase 6: Memberi Penghargaan
Guru memberikan apresiasi kepada setiap kelompok yang bersemangat dan cepat selesai
dengan memberikan bintang.
PERTEMUAN KE-2: Pengertian Tata Urutan Perundang-undangan
Fase 2: Menyajikan/ menyampaikan informasi
Guru menyampaikan pembelajaran tentang materi bersangkutan (Mengamati).
Guru melakukan tanya jawab bersama peserta didik (Menanya).
Guru memberikan umpan balik dan penguatan terhadap jawaban yang peserta didik
berikan.
Fase 3: Mengorganisasikan siswa dalam kelompok-kelompok belajar
Guru membentuk peserta didik menjadi beberapa kelompok yang terdiri dari 4 peserta
didik secara heterogen.
Guru membagikan LKPD dan menjelaskan tugas yang akan dikerjakan.
Fase 4: Membimbing kelompok bekerja dan belajar
Peserta didik berdiskusi untuk mengerjakan tugas yang telah diberikan oleh guru pada
LKPD (Mengeksplorasi dan Mengasosiasi).
Guru membimbing peserta didik saat berdiskusi kelompok.
Guru mengarahkan peserta didik untuk berdiskusi dan membagi tugas dalam diskusi
kelompok.
Fase 5: Evaluasi
Peserta didik bersama kelompok mempresentasikan hasil diskusi di depan kelas secara
bergantian (Mengomunikasikan).
Guru membagikan lembar evaluasi kepada peserta didik.
Peserta didik mengerjakan soal evaluasi untuk penilaian secara mandiri.
Fase 6: Memberi Penghargaan
Guru memberikan apresiasi kepada setiap kelompok yang bersemangat dan cepat selesai
dengan memberikan bintang.
PERTEMUAN KE-3: Implementasi Peraturan Perundang-Undangan
Fase 2: Menyajikan/ menyampaikan informasi
Guru menyampaikan pembelajaran tentang materi bersangkutan (Mengamati).
Guru melakukan tanya jawab bersama peserta didik (Menanya).
Guru memberikan umpan balik dan penguatan terhadap jawaban yang peserta didik
berikan.
Fase 3: Mengorganisasikan siswa dalam kelompok-kelompok belajar
Guru membentuk peserta didik menjadi beberapa kelompok yang terdiri dari 4 peserta
didik secara heterogen.
Guru membagikan LKPD dan menjelaskan tugas yang akan dikerjakan.
Fase 4: Membimbing kelompok bekerja dan belajar
Peserta didik berdiskusi untuk mengerjakan tugas yang telah diberikan oleh guru pada
LKPD (Mengeksplorasi dan Mengasosiasi).
Guru membimbing peserta didik saat berdiskusi kelompok.
Guru mengarahkan peserta didik untuk berdiskusi dan membagi tugas dalam diskusi
kelompok.
Fase 5: Evaluasi
Peserta didik bersama kelompok mempresentasikan hasil diskusi di depan kelas secara
bergantian (Mengomunikasikan).
Guru membagikan lembar evaluasi kepada peserta didik.
Peserta didik mengerjakan soal evaluasi untuk penilaian secara mandiri.
Fase 6: Memberi Penghargaan
Guru memberikan apresiasi kepada setiap kelompok yang bersemangat dan cepat selesai
dengan memberikan bintang.
PENUTUP
Guru membimbing peserta didik untuk menyimpulkan pembelajaran yang telah dilakukan.
Melakukan refleksi dan tanya jawab untuk mengevaluasi kegiatan pembelajaran yang telah
dilaksanakan.
Guru mengakhiri kegiatan belajar dengan memberikan pesan dan motivasi untuk tetap
semangat belajar dan diakhiri dengan berdoa.
E. PEMBELAJARAN DIFERENSIASI
Untuk siswa yang sudah memahami materi ini sesuai dengan tujuan pembelajaran dan
mengeksplorasi topik ini lebih jauh, disarankan untuk membaca materi menganalisis bab
ini dari berbagai referensi yang relevan.
Guru dapat menggunakan alternatif metode dan media pembelajaran sesuai dengan kondisi
masing-masing agar pelaksanaan pembelajaran menjadi lebih menyenangkan (joyfull
learning) sehingga tujuan pembelajaran bisa tercapai.
Untuk siswa yang kesulitan belajar topik ini, disarankan untuk belajar kembali pada
pembelajaran di dalam dan atau di luar kelas sesuai kesepataan antara guru dengan siswa.
Siswa juga disarankan untuk belajar kepada teman sebaya.
F. ASESMEN / PENILAIAN
1. Asesmen Diagnostik (Sebelum Pembelajaran)
Untuk mengetahui kesiapan siswa dalam memasuki pembelajaran.
2. Asesmen Formatif (Selama Proses Pembelajaran)
Asesmen formatif dilakukan oleh guru selama proses pembelajaran berlangsung,
khususnya saat siswa melakukan kegiatan diskusi, presentasi dan refleksi tertulis.
1) Teknik Asesmen : Observasi, Unjuk Kerja
2) Bentuk Instrumen : Pedoman/lembar observasi
3. Asesmen Sumatif
a. Asesmen Pengetahuan
Teknik Asesmen:
• Tes : Tertulis
• Non Tes : Observasi
Bentuk Instrumen:
• Asesmen tidak tertulis : Daftar pertanyaan
• Asesmen tertulis : Jawaban singkat
b. Asesmen Keterampilan
• Teknik Asesmen : Kinerja
• Bentuk Instrumen : Lembar Kinerja
Asesmen formatif dilakukan oleh guru selama proses pembelajaran berlangsung,
khususnya saat siswa melakukan kegiatan diskusi, presentasi dan refleksi tertulis.
G. PENGAYAAN DAN REMEDIAL
Pengayaan
Berdasarkan hasil analisis penilaian, siswa yang sudah mencapai ketuntasan belajar diberi
kegiatan pembelajaran pengayaan perluasan dan atau pendalaman materi, antara lain dalam
bentuk tugas mengerjakan soal-soal dengan tingkat kesulitan lebih tinggi dan juga
mewawancarai nara sumber. Materi pengayaan diberikan kepada peserta didik yang memiliki
kemampuan dan nilai di atas rata-rata ketuntasan minimum. Kegiatan pengayaan dapat
dilakukan sesuai dengan ketercapaian pembelajaran dan kebutuhan peserta didik.
Remedial
Pembelajaran remedial dilaksanakan bagi siswa yang belum mencapai ketuntasan belajar
sesuai hasil analisis penilaian. Materi remedial diberikan kepada peserta didik yang memiliki
kesulitan dalam memahami materi Bab ini. Kegiatan remedial bertujuan menjamin
ketercapaian tujuan pembelajaran oleh seluruh peserta didik. Alternatif kegiatan remedial
yang dapat diberikan kepada peserta didik adalah mengerjakan atau menganalisis mengenai
memahami materi pada bab ini.
H. REFLEKSI GURU DAN PESERTA DIDIK
Refleksi Guru:
Releksi untuk guru bertujuan sebagai evaluasi terhadap kegiatan pembelajaran yang telah
dilaksanakan. Berikut ini adalah pertanyaan dalam releksi guru.
1. Apakah kegiatan pembelajaran terlaksana sesuai rencana?
2. Apakah peserta didik dapat mengikuti kegiatan pembelajaran ini dengan baik?
3. Apa kelebihan yang dimiliki dari kegiatan pembelajaran ini?
4. Apa yang harus diperbaiki dari kegiatan pembelajaran?
Refleksi Peserta Didik:
1. Setelah kalian mempelajari materi ini, cobalah kalian identiikasi perilakumu sehari-hari di
sekolah, apakah sudah sesuai dengan nilai-nilai materi ini atau belum, dengan mengisi
kolom perbandingan antara perilaku ideal dengan perilaku riil?
2. Perubahan perilaku apa yang kalian rasakan begitu selesai mempelajari bab ini? Apakah
terjadi perubahan perilaku seperti bertambahnya pengetahuan, berubahnya sikap?
LAMPIRAN- LAMPIRAN
LAMPIRAN 1
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)
Nama : ……………………………
Kelas : ……………………………
Tanggal : ……………………………
1. Terdapat hirarki dalam peraturan perundang-undangan sesuai dengan Undang-Undang No. 12 Tahun 2011
yang disempurnakan dalam UndangUndang No. 15 Tahun 2019 dan Undang-Undang No. 13 Tahun 2022.
Coba sebutkan tata urutannya beserta dengan penjelasan singkat dari masingmasing peraturan perundang-
undangan tersebut!
2. Dalam situasi yang genting seperti situasi pandemi Covid-19, pemerintah dalam hal ini presiden dapat
mengeluarkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu). Menurut kalian, mengapa
pemerintah harus mengeluarkan Perppu? Apakah tidak cukup dengan adanya UU saja?
3. Setiap peraturan pasti ada dasar hukum/undang-undang yang dijadikan rujukan serta tidak boleh dilanggar.
Jika kita melihat piramida tata urutan peraturan perundang-undangan yang telah kalian buat, landasan dasar
apa yang digunakan dalam penyusunan peraturan perundang-undangan tersebut?
4. Data dari Kemenkumham menyebutkan bahwa per 18 Agustus 2022, Indonesia memiliki 42.161 peraturan.
Adapun jumlahnya terdiri dari 17.468 peraturan menteri, 15.982 peraturan daerah, 4.711 peraturan lembaga
pemerintah non-kementerian (LPNK), dan 4.000 peraturan pusat. Berdasarkan data tersebut, coba kalian buat
dalam bentuk infograik dan sertakan juga analisis atau penjelasan singkat di bagian bawahnya.
5. Adanya aturan atau tata tertib, baik itu di rumah, di sekolah, di lingkungan/ masyarakat, maupun negara
dibuat agar tercipta kedamaian, kedisiplinan, dan ketertiban bersama. Hal tersebut akan terwujud jika kita
sebagai warga negara patuh terhadap aturan atau tata tertib yang ada tersebut. Sebagai generasi penerus, apa
yang akan kalian lakukan dalam upaya terciptanya tujuan-tujuan tersebut?
Nama : ……………………………
Kelas : ……………………………
Tanggal : ……………………………
1. Diskusikan aturan atau tata tertib yang ada di sekolah kalian. Dari tata tertib tersebut, coba
kalian berikan alasan apakah aturan itu sudah tepat atau belum. Untuk mengerjakan tugas
ini, buatlah kelompok! Masing-masing kelompok beranggotakan maksimal lima orang.
Diskusikan dan presentasikan hasilnya di depan kelas, ya!
2. Coba kalian cari dan cermati Perppu Nomor 1/2016 tentang Perlindungan Anak. Menurut
kalian, apakah Perppu tersebut sudah bisa menjawab masalah tindak kejahatan seksual
terhadap anak? Coba buat kelompok dan diskusikan. Setelah itu, presentasikan di depan
kelas.
LAMPIRAN 2
BAHAN AJAR
Buku elektronik :
[Link]
[Link]
LAMPIRAN 3
GLOSARIUM
Pancasila: Dasar negara Indonesia yang terdiri dari lima sila, yaitu Ketuhanan Yang Maha
Esa, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, Persatuan Indonesia, Kerakyatan yang
Dipimpin oleh Hikmah Kebijaksanaan dalam Musyawarah Mufakat, dan Keadilan Sosial
bagi Seluruh Rakyat Indonesia.
Sila: Bagian dari Pancasila yang mewakili nilai-nilai fundamental bangsa Indonesia.
Nilai: Kualitas moral yang dianggap baik dan penting bagi individu atau masyarakat.
Ketuhanan Yang Maha Esa: Keyakinan terhadap satu Tuhan yang menciptakan alam
semesta dan segala isinya.
Kemanusiaan yang Adil dan Beradab: Pengakuan atas martabat manusia yang setara
dan memiliki hak asasi manusia.
Persatuan Indonesia: Rasa cinta dan kebanggaan terhadap tanah air Indonesia, serta
komitmen untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.
Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmah Kebijaksanaan dalam Musyawarah
Mufakat: Sistem demokrasi yang mengedepankan musyawarah dan mufakat untuk
mencapai mufakat.
Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia: Upaya untuk menciptakan masyarakat
yang adil dan sejahtera bagi seluruh rakyat Indonesia.
Norma: Aturan atau standar yang mengatur perilaku manusia dalam masyarakat.
Moral: Nilai-nilai dan prinsip-prinsip yang berkaitan dengan baik dan buruk dalam
perilaku manusia.
Karakter: Kualitas moral atau sifat-sifat yang melekat pada diri seseorang.
Bhineka Tunggal Ika: Semboyan bangsa Indonesia yang berarti "Berbeda-beda tetapi
Satu".
Gotong Royong: Semangat kerjasama dan tolong menolong antar anggota masyarakat.
Musyawarah Mufakat: Cara pengambilan keputusan dengan mendiskusikan dan mencari
kesepakatan bersama.
Demokrasi: Sistem pemerintahan di mana rakyat memiliki kedaulatan dan kekuasaan
untuk menentukan pemimpinnya.
Hak Asasi Manusia (HAM): Hak-hak dasar yang dimiliki oleh setiap manusia sejak lahir.
Keadilan: Keadaan yang seimbang dan sesuai dengan norma dan moral.
Kemakmuran: Keadaan sejahtera dan tercukupinya kebutuhan hidup.
LAMPIRAN 4
DAFTAR PUSTAKA
Setiawan, Tudi dkk. 2021. Buku Panduan Guru dan Buku Siswa Pendidikan Pancasila VIII.
Jakarta: Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
Setiawan, Tudi dkk. 2021. Buku Panduan Siswa dan Buku Siswa Pendidikan Pancasila VIII.
Jakarta: Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
Mengetahui, Manuju, 14 Juli 2025
Kepala SMPN 4 Manuju Satap Conggoro Guru Mata Pelajaran
H. ANWAR, [Link].,[Link] NURDIN, [Link]
NIP.197007151993081001 NIP.197608092010011014