Teknik Deteksi dan Koreksi Kesalahan Data
Teknik Deteksi dan Koreksi Kesalahan Data
Error detec on
Proses pelacakan kesalahan selama transmisi data berlangsung,yaitu perubahan satu atau beberapa bit
dari nilai "1" ke "10" atau sebaliknya.
Error correc on
Apabila blok data dikirim setelah ack dari receiver dikirim oleh transmi er terlebih dahulu.
2. Go back -N:
Apabila terdapat salah satu blok data yang rusak maka blok data tersebut dan blok selanjutnya akan dikirim
ulang.
3. Selec ve repeat:
Apabila terdapat satu blok data yang rusak maka banyak blok data tersebut yang akan dikirim ulang.
1. Parity check: menambah sebuah bit pada se ap pengiriman Sejumlah bit,sehingga jumlah bit bernilai 1
selalu genap/ganjil.
Bila ada data yang rusak maka komputer penerima menggan bagian itu dengan karakter [Link] karakter
SUB yang berupa tanda tanya terbaik
Data yang dikirim harus ditambah dengan kode tertentu dan data duplikat. bila menjumpai kesalahan maka
perbaikan dilakukan dengan menggan bagian yang rusak dengan data [Link] cara ini jarang dilakukan
•Kirim ulang
Cara ini merupakan cara yang paling simpel, yaitu bila komputer penerima menemukan kesalahan pada data
yang diterima, maka selanjutnya komputer pengirim mengirim atau mengulangi pengiriman data
Koreksi ini adalah untuk memperbaiki performa system transmisi data digital. dengan menambah bit redundasi
kedalam data yang akan dikirim maka akan meningkatkan rate transmisi jika data rate dari data aslinya
diinginkan tetap.
Tipe- pe error
3. Burst errors
4. Panjang B
6. Impulse noise
-Klas 2 (P2) : Frame Tiba dengan satu atau Lebih bit - biit error Yang dak terdeteksi
-Klas 3 (P3) : Frame Tiba dengan satu atau lebih bit - bit error yang terdiri dan dak ada bit - bit error yang dak
terdeteksi
Persamaan Daru Probalitas diatas dapat dinyatakan sebagai : P1= ( 1 -PB ) Ng P2 = 1- P1 dimana : Ng = jumlah
bit per frame PB = Probalitas yang diberikan oleh bit apapun adalah error (Konstan, tergantung posisi bit)
Nama Anggota Kelompok 2 :
Error detec on
Proses pelacakan kesalahan selama transmisi data berlangsung,yaitu perubahan satu atau beberapa bit
dari nilai "1" ke "10" atau sebaliknya.
Error correc on
Apabila blok data dikirim setelah ack dari receiver dikirim oleh transmi er terlebih dahulu.
2. Go back -N:
Apabila terdapat salah satu blok data yang rusak maka blok data tersebut dan blok selanjutnya akan dikirim
ulang.
3. Selec ve repeat:
Apabila terdapat satu blok data yang rusak maka banyak blok data tersebut yang akan dikirim ulang.
1. Parity check: menambah sebuah bit pada se ap pengiriman Sejumlah bit,sehingga jumlah bit bernilai 1
selalu genap/ganjil.
Bila ada data yang rusak maka komputer penerima menggan bagian itu dengan karakter [Link] karakter
SUB yang berupa tanda tanya terbaik
Data yang dikirim harus ditambah dengan kode tertentu dan data duplikat. bila menjumpai kesalahan maka
perbaikan dilakukan dengan menggan bagian yang rusak dengan data [Link] cara ini jarang dilakukan
•Kirim ulang
Cara ini merupakan cara yang paling simpel, yaitu bila komputer penerima menemukan kesalahan pada data
yang diterima, maka selanjutnya komputer pengirim mengirim atau mengulangi pengiriman data
Koreksi ini adalah untuk memperbaiki performa system transmisi data digital. dengan menambah bit redundasi
kedalam data yang akan dikirim maka akan meningkatkan rate transmisi jika data rate dari data aslinya
diinginkan tetap.
Tipe- pe error
3. Burst errors
4. Panjang B
6. Impulse noise
-Klas 2 (P2) : Frame Tiba dengan satu atau Lebih bit - biit error Yang dak terdeteksi
-Klas 3 (P3) : Frame Tiba dengan satu atau lebih bit - bit error yang terdiri dan dak ada bit - bit error yang dak
terdeteksi
Persamaan Daru Probalitas diatas dapat dinyatakan sebagai : P1= ( 1 -PB ) Ng P2 = 1- P1 dimana : Ng = jumlah
bit per frame PB = Probalitas yang diberikan oleh bit apapun adalah error (Konstan, tergantung posisi bit)
Nama Anggota Kelompok 2 :
Error detec on
Proses pelacakan kesalahan selama transmisi data berlangsung,yaitu perubahan satu atau beberapa bit
dari nilai "1" ke "10" atau sebaliknya.
Error correc on
Apabila blok data dikirim setelah ack dari receiver dikirim oleh transmi er terlebih dahulu.
2. Go back -N:
Apabila terdapat salah satu blok data yang rusak maka blok data tersebut dan blok selanjutnya akan dikirim
ulang.
3. Selec ve repeat:
Apabila terdapat satu blok data yang rusak maka banyak blok data tersebut yang akan dikirim ulang.
1. Parity check: menambah sebuah bit pada se ap pengiriman Sejumlah bit,sehingga jumlah bit bernilai 1
selalu genap/ganjil.
Bila ada data yang rusak maka komputer penerima menggan bagian itu dengan karakter [Link] karakter
SUB yang berupa tanda tanya terbaik
Data yang dikirim harus ditambah dengan kode tertentu dan data duplikat. bila menjumpai kesalahan maka
perbaikan dilakukan dengan menggan bagian yang rusak dengan data [Link] cara ini jarang dilakukan
•Kirim ulang
Cara ini merupakan cara yang paling simpel, yaitu bila komputer penerima menemukan kesalahan pada data
yang diterima, maka selanjutnya komputer pengirim mengirim atau mengulangi pengiriman data
Koreksi ini adalah untuk memperbaiki performa system transmisi data digital. dengan menambah bit redundasi
kedalam data yang akan dikirim maka akan meningkatkan rate transmisi jika data rate dari data aslinya
diinginkan tetap.
Tipe- pe error
3. Burst errors
4. Panjang B
6. Impulse noise
-Klas 2 (P2) : Frame Tiba dengan satu atau Lebih bit - biit error Yang dak terdeteksi
-Klas 3 (P3) : Frame Tiba dengan satu atau lebih bit - bit error yang terdiri dan dak ada bit - bit error yang dak
terdeteksi
Persamaan Daru Probalitas diatas dapat dinyatakan sebagai : P1= ( 1 -PB ) Ng P2 = 1- P1 dimana : Ng = jumlah
bit per frame PB = Probalitas yang diberikan oleh bit apapun adalah error (Konstan, tergantung posisi bit)
Nama Anggota Kelompok 2 :
Error detec on
Proses pelacakan kesalahan selama transmisi data berlangsung,yaitu perubahan satu atau beberapa bit
dari nilai "1" ke "10" atau sebaliknya.
Error correc on
Apabila blok data dikirim setelah ack dari receiver dikirim oleh transmi er terlebih dahulu.
2. Go back -N:
Apabila terdapat salah satu blok data yang rusak maka blok data tersebut dan blok selanjutnya akan dikirim
ulang.
3. Selec ve repeat:
Apabila terdapat satu blok data yang rusak maka banyak blok data tersebut yang akan dikirim ulang.
1. Parity check: menambah sebuah bit pada se ap pengiriman Sejumlah bit,sehingga jumlah bit bernilai 1
selalu genap/ganjil.
Bila ada data yang rusak maka komputer penerima menggan bagian itu dengan karakter [Link] karakter
SUB yang berupa tanda tanya terbaik
Data yang dikirim harus ditambah dengan kode tertentu dan data duplikat. bila menjumpai kesalahan maka
perbaikan dilakukan dengan menggan bagian yang rusak dengan data [Link] cara ini jarang dilakukan
•Kirim ulang
Cara ini merupakan cara yang paling simpel, yaitu bila komputer penerima menemukan kesalahan pada data
yang diterima, maka selanjutnya komputer pengirim mengirim atau mengulangi pengiriman data
Koreksi ini adalah untuk memperbaiki performa system transmisi data digital. dengan menambah bit redundasi
kedalam data yang akan dikirim maka akan meningkatkan rate transmisi jika data rate dari data aslinya
diinginkan tetap.
Tipe- pe error
3. Burst errors
4. Panjang B
6. Impulse noise
-Klas 2 (P2) : Frame Tiba dengan satu atau Lebih bit - biit error Yang dak terdeteksi
-Klas 3 (P3) : Frame Tiba dengan satu atau lebih bit - bit error yang terdiri dan dak ada bit - bit error yang dak
terdeteksi
Persamaan Daru Probalitas diatas dapat dinyatakan sebagai : P1= ( 1 -PB ) Ng P2 = 1- P1 dimana : Ng = jumlah
bit per frame PB = Probalitas yang diberikan oleh bit apapun adalah error (Konstan, tergantung posisi bit)
Nama Anggota Kelompok 2 :
Error detec on
Proses pelacakan kesalahan selama transmisi data berlangsung,yaitu perubahan satu atau beberapa bit
dari nilai "1" ke "10" atau sebaliknya.
Error correc on
Apabila blok data dikirim setelah ack dari receiver dikirim oleh transmi er terlebih dahulu.
2. Go back -N:
Apabila terdapat salah satu blok data yang rusak maka blok data tersebut dan blok selanjutnya akan dikirim
ulang.
3. Selec ve repeat:
Apabila terdapat satu blok data yang rusak maka banyak blok data tersebut yang akan dikirim ulang.
1. Parity check: menambah sebuah bit pada se ap pengiriman Sejumlah bit,sehingga jumlah bit bernilai 1
selalu genap/ganjil.
Bila ada data yang rusak maka komputer penerima menggan bagian itu dengan karakter [Link] karakter
SUB yang berupa tanda tanya terbaik
Data yang dikirim harus ditambah dengan kode tertentu dan data duplikat. bila menjumpai kesalahan maka
perbaikan dilakukan dengan menggan bagian yang rusak dengan data [Link] cara ini jarang dilakukan
•Kirim ulang
Cara ini merupakan cara yang paling simpel, yaitu bila komputer penerima menemukan kesalahan pada data
yang diterima, maka selanjutnya komputer pengirim mengirim atau mengulangi pengiriman data
Koreksi ini adalah untuk memperbaiki performa system transmisi data digital. dengan menambah bit redundasi
kedalam data yang akan dikirim maka akan meningkatkan rate transmisi jika data rate dari data aslinya
diinginkan tetap.
Tipe- pe error
3. Burst errors
4. Panjang B
6. Impulse noise
-Klas 2 (P2) : Frame Tiba dengan satu atau Lebih bit - biit error Yang dak terdeteksi
-Klas 3 (P3) : Frame Tiba dengan satu atau lebih bit - bit error yang terdiri dan dak ada bit - bit error yang dak
terdeteksi
Persamaan Daru Probalitas diatas dapat dinyatakan sebagai : P1= ( 1 -PB ) Ng P2 = 1- P1 dimana : Ng = jumlah
bit per frame PB = Probalitas yang diberikan oleh bit apapun adalah error (Konstan, tergantung posisi bit)
Nama Anggota Kelompok 2 :
Error detec on
Proses pelacakan kesalahan selama transmisi data berlangsung,yaitu perubahan satu atau beberapa bit
dari nilai "1" ke "10" atau sebaliknya.
Error correc on
Apabila blok data dikirim setelah ack dari receiver dikirim oleh transmi er terlebih dahulu.
2. Go back -N:
Apabila terdapat salah satu blok data yang rusak maka blok data tersebut dan blok selanjutnya akan dikirim
ulang.
3. Selec ve repeat:
Apabila terdapat satu blok data yang rusak maka banyak blok data tersebut yang akan dikirim ulang.
1. Parity check: menambah sebuah bit pada se ap pengiriman Sejumlah bit,sehingga jumlah bit bernilai 1
selalu genap/ganjil.
Bila ada data yang rusak maka komputer penerima menggan bagian itu dengan karakter [Link] karakter
SUB yang berupa tanda tanya terbaik
Data yang dikirim harus ditambah dengan kode tertentu dan data duplikat. bila menjumpai kesalahan maka
perbaikan dilakukan dengan menggan bagian yang rusak dengan data [Link] cara ini jarang dilakukan
•Kirim ulang
Cara ini merupakan cara yang paling simpel, yaitu bila komputer penerima menemukan kesalahan pada data
yang diterima, maka selanjutnya komputer pengirim mengirim atau mengulangi pengiriman data
Koreksi ini adalah untuk memperbaiki performa system transmisi data digital. dengan menambah bit redundasi
kedalam data yang akan dikirim maka akan meningkatkan rate transmisi jika data rate dari data aslinya
diinginkan tetap.
Tipe- pe error
3. Burst errors
4. Panjang B
6. Impulse noise
-Klas 2 (P2) : Frame Tiba dengan satu atau Lebih bit - biit error Yang dak terdeteksi
-Klas 3 (P3) : Frame Tiba dengan satu atau lebih bit - bit error yang terdiri dan dak ada bit - bit error yang dak
terdeteksi
Persamaan Daru Probalitas diatas dapat dinyatakan sebagai : P1= ( 1 -PB ) Ng P2 = 1- P1 dimana : Ng = jumlah
bit per frame PB = Probalitas yang diberikan oleh bit apapun adalah error (Konstan, tergantung posisi bit)
Nama Anggota Kelompok 2 :
Error detec on
Proses pelacakan kesalahan selama transmisi data berlangsung,yaitu perubahan satu atau beberapa bit
dari nilai "1" ke "10" atau sebaliknya.
Error correc on
Apabila blok data dikirim setelah ack dari receiver dikirim oleh transmi er terlebih dahulu.
2. Go back -N:
Apabila terdapat salah satu blok data yang rusak maka blok data tersebut dan blok selanjutnya akan dikirim
ulang.
3. Selec ve repeat:
Apabila terdapat satu blok data yang rusak maka banyak blok data tersebut yang akan dikirim ulang.
1. Parity check: menambah sebuah bit pada se ap pengiriman Sejumlah bit,sehingga jumlah bit bernilai 1
selalu genap/ganjil.
Bila ada data yang rusak maka komputer penerima menggan bagian itu dengan karakter [Link] karakter
SUB yang berupa tanda tanya terbaik
Data yang dikirim harus ditambah dengan kode tertentu dan data duplikat. bila menjumpai kesalahan maka
perbaikan dilakukan dengan menggan bagian yang rusak dengan data [Link] cara ini jarang dilakukan
•Kirim ulang
Cara ini merupakan cara yang paling simpel, yaitu bila komputer penerima menemukan kesalahan pada data
yang diterima, maka selanjutnya komputer pengirim mengirim atau mengulangi pengiriman data
Koreksi ini adalah untuk memperbaiki performa system transmisi data digital. dengan menambah bit redundasi
kedalam data yang akan dikirim maka akan meningkatkan rate transmisi jika data rate dari data aslinya
diinginkan tetap.
Tipe- pe error
3. Burst errors
4. Panjang B
6. Impulse noise
-Klas 2 (P2) : Frame Tiba dengan satu atau Lebih bit - biit error Yang dak terdeteksi
-Klas 3 (P3) : Frame Tiba dengan satu atau lebih bit - bit error yang terdiri dan dak ada bit - bit error yang dak
terdeteksi
Persamaan Daru Probalitas diatas dapat dinyatakan sebagai : P1= ( 1 -PB ) Ng P2 = 1- P1 dimana : Ng = jumlah
bit per frame PB = Probalitas yang diberikan oleh bit apapun adalah error (Konstan, tergantung posisi bit)
Nama Anggota Kelompok 2 :
Error detec on
Proses pelacakan kesalahan selama transmisi data berlangsung,yaitu perubahan satu atau beberapa bit
dari nilai "1" ke "10" atau sebaliknya.
Error correc on
Apabila blok data dikirim setelah ack dari receiver dikirim oleh transmi er terlebih dahulu.
2. Go back -N:
Apabila terdapat salah satu blok data yang rusak maka blok data tersebut dan blok selanjutnya akan dikirim
ulang.
3. Selec ve repeat:
Apabila terdapat satu blok data yang rusak maka banyak blok data tersebut yang akan dikirim ulang.
1. Parity check: menambah sebuah bit pada se ap pengiriman Sejumlah bit,sehingga jumlah bit bernilai 1
selalu genap/ganjil.
Bila ada data yang rusak maka komputer penerima menggan bagian itu dengan karakter [Link] karakter
SUB yang berupa tanda tanya terbaik
Data yang dikirim harus ditambah dengan kode tertentu dan data duplikat. bila menjumpai kesalahan maka
perbaikan dilakukan dengan menggan bagian yang rusak dengan data [Link] cara ini jarang dilakukan
•Kirim ulang
Cara ini merupakan cara yang paling simpel, yaitu bila komputer penerima menemukan kesalahan pada data
yang diterima, maka selanjutnya komputer pengirim mengirim atau mengulangi pengiriman data
Koreksi ini adalah untuk memperbaiki performa system transmisi data digital. dengan menambah bit redundasi
kedalam data yang akan dikirim maka akan meningkatkan rate transmisi jika data rate dari data aslinya
diinginkan tetap.
Tipe- pe error
3. Burst errors
4. Panjang B
6. Impulse noise
-Klas 2 (P2) : Frame Tiba dengan satu atau Lebih bit - biit error Yang dak terdeteksi
-Klas 3 (P3) : Frame Tiba dengan satu atau lebih bit - bit error yang terdiri dan dak ada bit - bit error yang dak
terdeteksi
Persamaan Daru Probalitas diatas dapat dinyatakan sebagai : P1= ( 1 -PB ) Ng P2 = 1- P1 dimana : Ng = jumlah
bit per frame PB = Probalitas yang diberikan oleh bit apapun adalah error (Konstan, tergantung posisi bit)
Nama Anggota Kelompok 2 :
Error detec on
Proses pelacakan kesalahan selama transmisi data berlangsung,yaitu perubahan satu atau beberapa bit
dari nilai "1" ke "10" atau sebaliknya.
Error correc on
Apabila blok data dikirim setelah ack dari receiver dikirim oleh transmi er terlebih dahulu.
2. Go back -N:
Apabila terdapat salah satu blok data yang rusak maka blok data tersebut dan blok selanjutnya akan dikirim
ulang.
3. Selec ve repeat:
Apabila terdapat satu blok data yang rusak maka banyak blok data tersebut yang akan dikirim ulang.
1. Parity check: menambah sebuah bit pada se ap pengiriman Sejumlah bit,sehingga jumlah bit bernilai 1
selalu genap/ganjil.
Bila ada data yang rusak maka komputer penerima menggan bagian itu dengan karakter [Link] karakter
SUB yang berupa tanda tanya terbaik
Data yang dikirim harus ditambah dengan kode tertentu dan data duplikat. bila menjumpai kesalahan maka
perbaikan dilakukan dengan menggan bagian yang rusak dengan data [Link] cara ini jarang dilakukan
•Kirim ulang
Cara ini merupakan cara yang paling simpel, yaitu bila komputer penerima menemukan kesalahan pada data
yang diterima, maka selanjutnya komputer pengirim mengirim atau mengulangi pengiriman data
Koreksi ini adalah untuk memperbaiki performa system transmisi data digital. dengan menambah bit redundasi
kedalam data yang akan dikirim maka akan meningkatkan rate transmisi jika data rate dari data aslinya
diinginkan tetap.
Tipe- pe error
3. Burst errors
4. Panjang B
6. Impulse noise
-Klas 2 (P2) : Frame Tiba dengan satu atau Lebih bit - biit error Yang dak terdeteksi
-Klas 3 (P3) : Frame Tiba dengan satu atau lebih bit - bit error yang terdiri dan dak ada bit - bit error yang dak
terdeteksi
Persamaan Daru Probalitas diatas dapat dinyatakan sebagai : P1= ( 1 -PB ) Ng P2 = 1- P1 dimana : Ng = jumlah
bit per frame PB = Probalitas yang diberikan oleh bit apapun adalah error (Konstan, tergantung posisi bit)
Nama Anggota Kelompok 2 :
Error detec on
Proses pelacakan kesalahan selama transmisi data berlangsung,yaitu perubahan satu atau beberapa bit
dari nilai "1" ke "10" atau sebaliknya.
Error correc on
Apabila blok data dikirim setelah ack dari receiver dikirim oleh transmi er terlebih dahulu.
2. Go back -N:
Apabila terdapat salah satu blok data yang rusak maka blok data tersebut dan blok selanjutnya akan dikirim
ulang.
3. Selec ve repeat:
Apabila terdapat satu blok data yang rusak maka banyak blok data tersebut yang akan dikirim ulang.
1. Parity check: menambah sebuah bit pada se ap pengiriman Sejumlah bit,sehingga jumlah bit bernilai 1
selalu genap/ganjil.
Bila ada data yang rusak maka komputer penerima menggan bagian itu dengan karakter [Link] karakter
SUB yang berupa tanda tanya terbaik
Data yang dikirim harus ditambah dengan kode tertentu dan data duplikat. bila menjumpai kesalahan maka
perbaikan dilakukan dengan menggan bagian yang rusak dengan data [Link] cara ini jarang dilakukan
•Kirim ulang
Cara ini merupakan cara yang paling simpel, yaitu bila komputer penerima menemukan kesalahan pada data
yang diterima, maka selanjutnya komputer pengirim mengirim atau mengulangi pengiriman data
Koreksi ini adalah untuk memperbaiki performa system transmisi data digital. dengan menambah bit redundasi
kedalam data yang akan dikirim maka akan meningkatkan rate transmisi jika data rate dari data aslinya
diinginkan tetap.
Tipe- pe error
3. Burst errors
4. Panjang B
6. Impulse noise
-Klas 2 (P2) : Frame Tiba dengan satu atau Lebih bit - biit error Yang dak terdeteksi
-Klas 3 (P3) : Frame Tiba dengan satu atau lebih bit - bit error yang terdiri dan dak ada bit - bit error yang dak
terdeteksi
Persamaan Daru Probalitas diatas dapat dinyatakan sebagai : P1= ( 1 -PB ) Ng P2 = 1- P1 dimana : Ng = jumlah
bit per frame PB = Probalitas yang diberikan oleh bit apapun adalah error (Konstan, tergantung posisi bit)
Nama Anggota Kelompok 2 :
Error detec on
Proses pelacakan kesalahan selama transmisi data berlangsung,yaitu perubahan satu atau beberapa bit
dari nilai "1" ke "10" atau sebaliknya.
Error correc on
Apabila blok data dikirim setelah ack dari receiver dikirim oleh transmi er terlebih dahulu.
2. Go back -N:
Apabila terdapat salah satu blok data yang rusak maka blok data tersebut dan blok selanjutnya akan dikirim
ulang.
3. Selec ve repeat:
Apabila terdapat satu blok data yang rusak maka banyak blok data tersebut yang akan dikirim ulang.
1. Parity check: menambah sebuah bit pada se ap pengiriman Sejumlah bit,sehingga jumlah bit bernilai 1
selalu genap/ganjil.
Bila ada data yang rusak maka komputer penerima menggan bagian itu dengan karakter [Link] karakter
SUB yang berupa tanda tanya terbaik
Data yang dikirim harus ditambah dengan kode tertentu dan data duplikat. bila menjumpai kesalahan maka
perbaikan dilakukan dengan menggan bagian yang rusak dengan data [Link] cara ini jarang dilakukan
•Kirim ulang
Cara ini merupakan cara yang paling simpel, yaitu bila komputer penerima menemukan kesalahan pada data
yang diterima, maka selanjutnya komputer pengirim mengirim atau mengulangi pengiriman data
Koreksi ini adalah untuk memperbaiki performa system transmisi data digital. dengan menambah bit redundasi
kedalam data yang akan dikirim maka akan meningkatkan rate transmisi jika data rate dari data aslinya
diinginkan tetap.
Tipe- pe error
3. Burst errors
4. Panjang B
6. Impulse noise
-Klas 2 (P2) : Frame Tiba dengan satu atau Lebih bit - biit error Yang dak terdeteksi
-Klas 3 (P3) : Frame Tiba dengan satu atau lebih bit - bit error yang terdiri dan dak ada bit - bit error yang dak
terdeteksi
Persamaan Daru Probalitas diatas dapat dinyatakan sebagai : P1= ( 1 -PB ) Ng P2 = 1- P1 dimana : Ng = jumlah
bit per frame PB = Probalitas yang diberikan oleh bit apapun adalah error (Konstan, tergantung posisi bit)
Nama Anggota Kelompok 2 :
Error detec on
Proses pelacakan kesalahan selama transmisi data berlangsung,yaitu perubahan satu atau beberapa bit
dari nilai "1" ke "10" atau sebaliknya.
Error correc on
Apabila blok data dikirim setelah ack dari receiver dikirim oleh transmi er terlebih dahulu.
2. Go back -N:
Apabila terdapat salah satu blok data yang rusak maka blok data tersebut dan blok selanjutnya akan dikirim
ulang.
3. Selec ve repeat:
Apabila terdapat satu blok data yang rusak maka banyak blok data tersebut yang akan dikirim ulang.
1. Parity check: menambah sebuah bit pada se ap pengiriman Sejumlah bit,sehingga jumlah bit bernilai 1
selalu genap/ganjil.
Bila ada data yang rusak maka komputer penerima menggan bagian itu dengan karakter [Link] karakter
SUB yang berupa tanda tanya terbaik
Data yang dikirim harus ditambah dengan kode tertentu dan data duplikat. bila menjumpai kesalahan maka
perbaikan dilakukan dengan menggan bagian yang rusak dengan data [Link] cara ini jarang dilakukan
•Kirim ulang
Cara ini merupakan cara yang paling simpel, yaitu bila komputer penerima menemukan kesalahan pada data
yang diterima, maka selanjutnya komputer pengirim mengirim atau mengulangi pengiriman data
Koreksi ini adalah untuk memperbaiki performa system transmisi data digital. dengan menambah bit redundasi
kedalam data yang akan dikirim maka akan meningkatkan rate transmisi jika data rate dari data aslinya
diinginkan tetap.
Tipe- pe error
3. Burst errors
4. Panjang B
6. Impulse noise
-Klas 2 (P2) : Frame Tiba dengan satu atau Lebih bit - biit error Yang dak terdeteksi
-Klas 3 (P3) : Frame Tiba dengan satu atau lebih bit - bit error yang terdiri dan dak ada bit - bit error yang dak
terdeteksi
Persamaan Daru Probalitas diatas dapat dinyatakan sebagai : P1= ( 1 -PB ) Ng P2 = 1- P1 dimana : Ng = jumlah
bit per frame PB = Probalitas yang diberikan oleh bit apapun adalah error (Konstan, tergantung posisi bit)