0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
7 tayangan18 halaman

Bahaya Merokok: Penyuluhan untuk Siswa

Dokumen ini adalah Satuan Acara Penyuluhan (SAP) tentang bahaya merokok yang ditujukan kepada siswa SMPN 2 Jombang. Penyuluhan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa mengenai bahaya merokok, kandungan rokok, serta cara dan manfaat berhenti merokok. Metode yang digunakan adalah ceramah dan tanya jawab, dengan durasi 60 menit.

Diunggah oleh

revinayunita62
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
7 tayangan18 halaman

Bahaya Merokok: Penyuluhan untuk Siswa

Dokumen ini adalah Satuan Acara Penyuluhan (SAP) tentang bahaya merokok yang ditujukan kepada siswa SMPN 2 Jombang. Penyuluhan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa mengenai bahaya merokok, kandungan rokok, serta cara dan manfaat berhenti merokok. Metode yang digunakan adalah ceramah dan tanya jawab, dengan durasi 60 menit.

Diunggah oleh

revinayunita62
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

SATUAN ACARA PENYULUHAN (SAP)

Bahaya Merokok

Oleh :

[Link] Yunita Agustin : ​ 1619/538.076


2. Chantika Amelia :
1585/504.076
3. Frananda Arla Putra R :​ 1592/511.076

Konsentrasi Keahlian Layanan Penunjang Keperawatan dan Caregiving

SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN


BAKTI INDONESIA MEDIKA
TAHUN AJARAN 2025/ 2026
LEMBAR PENGESAHAN

Oleh:

Revina Yunita Agustin


Chantika Amelia
Frananda Arla Putra R

Konsentrasi Keahlian Layanan Penunjang Keperawatan dan Caregiving

Telah disetujui,

Pembimbing Sekolah,

Desy Indahsari, [Link],Ns


NIK 01.22.988
SATUAN ACARA PENYULUHAN
A.​ Topik ​ ​ : Bahaya Merokok
B.​ Sasaran​ : Siswa SMPN 2 Jombang
C.​ Hari/tanggal​ : Kamis, 8 Oktober 2025
D.​ Pukul​ ​ : 11.20 – 11.40 WIB
E.​ Waktu​ ​ : 60 Menit
F.​ Tempat​: Siswa SMPN 2 Jombang
G.​ Metode​ : Ceramah dan tanya jawab
H.​ Media​ ​ : Leaflet

I.​ Tujuan
1.​ Tujuan Umum
Setelah dilakukan penyuluhan 60 menit, Siswa diharapkan mengerti
tentang bahaya merokok dan cara untuk menghindarinya.
2.​ Tujuan khusus
Setelah penyuluhan, Siswa diharapkan mampu
1.​ Mengetahui pengertian rokok
2.​ Memahami kandungan dalam rokok
3.​ Mengetahui bahaya merokok bagi kesehatan
4.​ Mengetahui manfaat berhenti merokok
5.​ Mengetahui cara dan langkah berhenti merokok
J.​ Materi​
1.​ Definisi rokok
2.​ Kandungan dalam rokok
3.​ Bahaya merokok bagi kesehatan
4.​ Manfaat berhenti merokok
5.​ Cara dan langkah berhenti merokok

K.​ Kegiatan :
No. Waktu Kegiatan Penyuluhan Kegiatan Peserta

1. 10 menit Persiapan : Siswa menempati


a)​ Menyiapkan alat dan tempat tempat
b)​ Menyiapkan keperluan penyuluhan

2. 5 menit Pembukaan: a)​ Siswa menjawab


a)​ Membuka acara dengan salam salam salam dan
b)​ Memperkenalkan diri mendengarkan
c)​ Menjelaskan tujuan dari penyaji
penyuluhan b)​ Mendengarkan
d)​ Melaksanakan kontrak waktu tujuan dan kontrak
dengan Siswa waktu penyuluhan
e)​ Menyampaikan materi yang akan
diberikan
3. 20 menit Pelaksanaan:
a.​ Menjelaskan Definisi Siswa mendengarkan
rokok dan memperhatikan
b.​ Menjelaskan
Kandungan dalam
rokok
c.​ Menjelaskan Bahaya
merokok bagi
kesehatan
d.​ Menjelaskan Manfaat
berhenti merokok
e.​ Menjelaskan Cara dan
langkah berhenti
merokok
4. 20 menit Evaluasi: Peserta
a)​ Tanya jawab dengan Siswa mengajukan
penyuluhan pertanyaan
b)​ Menyimpulkan dari acara kepada penyaji
penyuluhan dan menyimak
Penjelasan
penyaji

5. 5 menit Penutup: Siswa memjawab salam


a)​ Mengucapkan terima kasih
kepada siswa penyuluhan
b)​ Mengucapkan salam

L.​ Pengorganisasian :
1. Pembimbing Sekolah​ ​ : Desy Indahsari, [Link],Ns
2. Pembimbing Dunia Kerja
3. Penyaji​ ​ ​ : Revina Yunita Agustin
​ Chantika Amelia
Frananda Arla Putra R
4. Fasilitator​ ​ ​ : Revina Yunita Agustin
​ Chantika Amelia
Frananda Arla Putra R
M.​ Kriteria Evaluasi :
1.​ Kriteria struktur :
1.​ Perlengkapan tempat dan alat
2.​ Penyelenggaraan penyuluhan dilakukan di SMPN 2 Jombang
3.​ Pengorganisasian penyelenggaraan penyuluhan dilakukan sebelum dan
saat penyuluhan.

2.​ Kriteria Proses :


1.​ Siswa antusias terhadap materi penyuluhan.
2.​ Siswa konsentrasi mendengarkan penyuluhan.
3.​ Siswa mengajukan pertanyaan dan narasumber menjawab pertanyaan
secara lengkap dan benar

3.​ Kriteria Hasil

DAFTAR PUSTAKA
Lampiran
MATERI BAHAYA MEROKOK

A.​ Definisi
Rokok adalah produk tembakau yang dikeringkan dan dicampur
dengan bahan tambahan. Tembakau kemudian dibungkus dalam kertas
untuk dibakar.
Saat dibakar, rokok menghasilkan asap yang mengandung berbagai bahan
kimia [Link] pemakainya, merokok bisa memberikan rasa rileks,
mengurangi stres bahkan ada kepuasan tersendiri saat mengisapnya.

B.​ Kandungan dalam rokok


kandungan dalam rokok:
1. Karbon Monoksida
Karbon monoksida adalah gas beracun yang dihasilkan saat rokok
[Link] tidak memiliki bau atau rasa, gas ini sangat berbahaya
karena mudah masuk ke dalam darah dan menggantikan oksigen dalam sel
darah merah.
[Link]
Nikotin merupakan zat utama yang menyebabkan kecanduan pada
perokok. Ketika seseorang merokok, nikotin cepat diserap tubuh
dan mengaktifkan sistem saraf pusat, menghasilkan peningkatan
[Link] ini memicu lonjakan tekanan darah, denyut jantung
yang cepat, dan pernapasan yang lebih [Link] kadar
adrenalin ini menyebabkan perokok merasa lebih “segar” sesaat,
namun efek sampingnya dalam jangka panjang dapat menyebabkan
masalah kardiovaskular dan mengganggu keseimbangan hormonal
tubuh.

3. Tar
Senyawa tar adalah kumpulan zat karsinogenik yang terkandung
dalam asap rokok, yang mengendap di saluran pernapasan dan paru-paru.
Sering terpapar tar dapat merusak jaringan paru-paru, meningkatkan
risiko kanker paru-paru, bronkitis kronis, dan emfisema.
4. Hidrogen Sianida
Hidrogen sianida merupakan racun yang tidak hanya digunakan
untuk bahan pembasmi hama, tetapi juga terkandung dalam asap rokok.
Zat ini sangat berbahaya karena dapat mengganggu kemampuan tubuh
untuk menggunakan oksigen, merusak sistem kardiovaskular dan
pernapasan, serta organ vital seperti otak dan hati. Efek dari hidrogen
sianida dapat berupa kelelahan, sakit kepala, mual, bahkan kehilangan
kesadaran jika terhirup dalam kadar tinggi atau dalam waktu lama.
5. Benzena
Terkena zat kimia benzena dalam jangka panjang dapat mengurangi
jumlah sel darah merah, yang berperan dalam mengedarkan oksigen ke
seluruh tubuh. Selain itu, benzena dapat merusak sumsum tulang,
menyebabkan anemia, meningkatkan risiko perdarahan, serta membuat
perokok lebih rentan terhadap infeksi
6. Formaldehida
Formaldehida terbentuk saat rokok dibakar dan menguap ke udara.
Dalam jangka pendek, formaldehida bisa menyebabkan iritasi pada
saluran pernapasan seperti mata, hidung, dan tenggorokan, yang bisa
mengakibatkan batuk, tenggorokan kering, atau iritasi lain. Paparan
jangka panjang dapat merusak jaringan tubuh secara permanen dan
menyebabkan peningkatan risiko kanker nasofaring, yaitu kanker yang
terjadi di bagian belakang hidung dan tenggorokan.

7. Arsenik
Arsenik adalah salah satu bahan kimia berbahaya yang bersifat
karsinogenik, artinya berpotensi menyebabkan [Link] ini
terkandung dalam asap rokok dan dapat masuk ke dalam tubuh perokok.
Paparan arsenik dalam jumlah tinggi meningkatkan risiko berbagai jenis
kanker, termasuk kanker kulit, paru-paru, saluran kemih, ginjal, dan hati.
8. Kadmium
Kadmium adalah logam berat yang ditemukan dalam asap rokok
dan dapat masuk melalui paru-paru ke dalam tubuh. Kandungan
kadmium yang tinggi bisa mengganggu fungsi ginjal dan meningkatkan
risiko penyakit ginjal kronis. Zat ini juga dapat menyebabkan tulang
menjadi rapuh, memicu muntah, diare, dan bahkan meningkatkan risiko
kanker paru-paru.
9. Amonia
Amonia adalah gas berbahaya yang digunakan dalam industri rokok
untuk meningkatkan dampak kecanduan nikotin. Meskipun gas ini tidak
terlihat dan berwarna, amonia memiliki bau yang tajam dan berbahaya
bila terhirup. Pada paparan singkat, amonia dapat menyebabkan iritasi
pada saluran pernapasan, sesak napas, dan rasa sakit di
[Link] jangka panjang, paparan terus-menerus dapat
menyebabkan masalah paru-paru yang serius, seperti pneumonia atau
bahkan kanker tenggorokan.

C. Bahaya merokok bagi kesehatan


Beberapa bahaya merokok bagi kesehatan:
1. Serangan jantung
Orang yang sering merokok, baik merokok secara aktif atau hanya
menghirup asap rokok dari orang sekitarnya, lebih rentan terkena
penyakit kardiovaskular, termasuk serangan jantung dan
[Link] ini bisa semakin meningkat pada perokok yang jarang
berolahraga, kurang menjaga pola makan, dan mengalami stres.
2. Aneurisma otak
Merokok dapat mengganggu kesehatan pembuluh darah dan fungsi
otak, baik pada anak-anak, remaja, dan orang dewasa. Selain itu,
merokok juga dapat meningkatkan risiko terjadinya berbagai penyakit
pada otak, seperti stroke dan aneurisma otak.
3. Kanker nasofaring
Bau mulut, gigi bernoda, gusi hitam, dan penyakit gusi merupakan
efek yang kerap timbul akibat merokok. Tidak hanya itu, merokok
juga bisa menimbulkan masalah serius lain, seperti kanker pada mulut,
bibir, lidah, dan tenggorokan, maupun kanker nasofaring.
4. Kanker paru-paru
Salah satu efek paling berbahaya akibat merokok adalah kanker
paru-paru. Bahan-bahan kimia pada rokok berpotensi merusak sel
paru-paru yang kemudian bisa berubah menjadi sel [Link] itu,
merokok juga bisa menyebabkan terjadinya berbagai penyakit pada
paru-paru, seperti bronkitis, penyakit paru obstruktif kronis (PPOK),
dan emfisema.
5. Asam lambung
Merokok bisa melemahkan otot yang berfungsi sebagai katup pemisah
lambung dan bagian bawah kerongkongan. Kondisi ini kemudian akan
meningkatkan risiko asam lambung naik kembali ke kerongkongan,
atau dikenal dengan istilah penyakit asam lambung atau
[Link] risiko penyakit lambung lainnya yang dapat terjadi
pada seorang perokok adalah ulkus atau tukak lambung dan kanker
lambung.
6. Tulang keropos atau rapuh
Racun pada rokok bisa membuat tulang makin rapuh. Oleh karena itu,
perokok lebih rentan mengalami tulang rapuh atau osteoporosis. Riset
juga menyebutkan bahwa wanita yang merokok lebih rentan
mengalami osteoporosis daripada wanita yang tidak merokok.
7. Penuaan dini
Tanda-tanda penuaan dini, seperti kerutan di sekitar mata dan mulut,
berisiko muncul lebih awal pada perokok aktif. Hal ini karena merokok
dapat mempersempit pembuluh darah sehingga asupan oksigen ke
kulit berkurang. Akibatnya, orang yang merokok akan terlihat lebih
tua daripada orang yang tidak merokok.
8. Masalah kesuburan
Merokok bisa mengganggu sistem reproduksi dan kesuburan. Pada
pria, merokok bisa menyebabkan gangguan ereksi dan mengurangi
produksi [Link] pada wanita, merokok dapat mengurangi
tingkat kesuburan. Selain itu, risiko terkena kanker serviks pun lebih
tinggi karena rokok mengurangi kemampuan alami tubuh dalam
melawan infeksi HPV.
9. Gangguan psikologis
Selain penyakit fisik, merokok juga dapat menimbulkan gangguan
psikologis, seperti gangguan cemas, susah tidur, dan depresi. Efek ini
bisa terjadi karena otak sudah mengalami kerusakan akibat sering
terpapar zat beracun dari rokok atau berhenti merokok secara
tiba-tiba.

D. Manfaat berhenti merokok


1.​ Melegakan pernapasan : ketika berhenti merokok, paru-paru akan perlahan
membaik. Dalam 9 bulan, kapasitas paru bisa meningkat hingga 10%,
membuat napas terasa lebih lega, batuk berkurang, dan aktivitas seperti
berlari jadi tidak mudah ngos-ngosan.
2.​ Memberi energi lebih banyak :dalam 2–12 minggu, sirkulasi darah
membaik sehingga tubuh lebih berenergi. Aktivitas sehari-hari seperti
berjalan, olahraga, atau bekerja terasa lebih ringan, daya tahan tubuh
meningkat, serta risiko sakit kepala dan kelelahan berkurang.
3.​ Mengurangi stres : meski sering dianggap pereda stres, nikotin justru
meningkatkan ketegangan. Orang yang berhenti merokok terbukti
memiliki tingkat stres lebih rendah, karena tubuh terbebas dari siklus
candu nikotin yang menimbulkan kecemasan.
4.​ Membuat kulit tampak lebih muda : rokok mempercepat penuaan kulit,
membuat wajah pucat dan keriput. Saat berhenti, kulit mendapat lebih
banyak oksigen dan nutrisi, sehingga tampak segar, lebih cerah, dan tanda
penuaan berkurang.
5.​ Menghilangkan kecanduan : berhenti merokok membuat otak memulihkan
fungsi normalnya. Reseptor nikotin berangsur kembali seperti semula,
sehingga dorongan untuk merokok menurun dan tubuh tidak lagi
bergantung pada nikotin.
6.​ Memperbaiki kadar kolesterol : berhenti merokok meningkatkan kadar
HDL (kolesterol baik) yang membantu membersihkan pembuluh darah.
Hal ini mengurangi risiko penyakit jantung dan stroke.

E. Cara dan langkah berhenti merokok


1.​ Buat daftar alasan berhenti merokok tulis alasan pribadi sebagai
motivasi, buang benda terkait rokok, tentukan target, dan minta
dukungan keluarga atau teman.
2. Hindari pemicu kebiasaan jauhi situasi yang mendorong merokok (kopi,
alkohol, kumpul perokok), serta alihkan keinginan dengan aktivitas
lain seperti mengunyah permen, olahraga, atau menyibukkan diri.
3. Cobalah konseling konsultasi dengan psikolog untuk mengenali
pemicu, bisa dikombinasikan dengan terapi pengganti nikotin (permen
karet, plester, inhaler, semprotan).
4. Selalu katakan tidak disiplin menolak rokok, meskipun hanya sebatang,
agar tidak kambuh kembali.
5. Antisipasi gejala putus nikotin waspadai efek samping seperti sakit
kepala, gelisah, batuk, atau emosi, yang biasanya hilang dalam 2–4
minggu.
6. Lakukan terapi relaksasi kurangi stres dengan pijat, musik, pernapasan
dalam, yoga, atau jogging.
7. Cobalah hipnoterapi sebagai alternatif terapi, meski efektivitasnya
berbeda pada tiap orang.
LEFLET

LAPORAN SATUAN ACARA PENYULUHAN (SAP)


“BAHAYA MEROKOK”


Oleh :
1)​ Revina Yunita Agustin​
2)​ Chantika Amelia
3)​ Frananda Arla Putra R​

Konsentrasi Keahlian Layanan Penunjang Keperawatan dan Caregiving

SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN


BAKTI INDONESIA MEDIKA
TAHUN AJARAN 2025 / 2026
LEMBAR PENGESAHAN

Oleh:

Revina Yunita Agustin 1619/538.076


Chantika Amelia 1585/504.076
Frananda Arla Putra R
Konsentrasi Keahlian Layanan Penunjang Keperawatan dan Caregiving

Telah disetujui,

Pembimbing Sekolah,

Desy Indahsari, [Link],Ns


NIK 01.22.988
LAPORAN KEGIATAN PENYULUHAN

Telah dilaksanakan penyuluhan Bahaya Merokok di SMPN 2 Jombang, dengan


rincian :

Hari/tanggal​ : Kamis, 8 Mei 2025


Pukul​ ​ : 11.20 – 11.40 WIB
Tempat​ ​ : SMPN 2 Jombang

A.​Peserta
Jumlah undangan siswa​ ​ : 23 orang
Jumlah siswa hadir ​ ​ : 23 orang
Keterangan Evaluasi:
1.​ Siswa hadir di acara penyuluhan kesehatan di SMPN 2 Jombang pukul
11.20 WIB.

B.​Proses Acara
Keterangan Evaluasi:
1.​ Siswa antusias terhadap materi penyuluhan.
2.​ Siswa konsentrasi mendengarkan penyuluhan.
3.​ Siswa mengajukan pertanyaan dan narasumber menjawab pertanyaan
secara lengkap dan benar. Susunan pertanyaan beserta jawaban sebagai
berikut :

1.​
Pertanyaan :


Jawaban :

2.
Pertanyaan :

Jawaban :

3.
Pertanyaan :

Jawaban :
​ ​

C. Foto Acara

Anda mungkin juga menyukai