Pada gambar di atas, transducer bertindak seperti piston yang bergerak maju-mundur pada
frekuensi (f) tertentu. Saat transducer bergetar, energi diinjeksikan ke dalam air dan energi ini
merambat melalui air sebagai getaran ultrasonik. Cepat rambat (V) gelombang ultrasonik
ditentukan oleh kerapatan dan elastisitas air. Ingat bahwa kecepatan suara di dalam suatu
media adalah konstan
Perlu waktu yang lebih lama bagi gelombang suara untuk merambat di air ketimbang di dalam
baja. Cepat rambat suara di dalam baja kurang lebih empat kali lebih besar ketimbang di dalam
air. PANJANG GELOMBANG adalah jarak antara dua titik yang sama pada dua gelombang
yang berurutan.
Gambar A di bawah memperlihatkan tiga perpindahan yang sama dalam sebuah benda padat.
Jarak antara dua perpindahan yang sama pada gelombang yang berdekatan disebut panjang
gelombang.
7
Panjang gelombang juga dapat didefinisikan sebagai jarak yang ditempuh sebuah gelombang
dalam satu siklus.
Simbol λ digunakan untuk menunjukkan panjang gelombang dan disebut sebagai “LAMBDA”.
Gambar di bawah ini memperlihatkan sebuah transducer yang bergetar pada frekuensi tetap (f)
dan memancarkan gelombang suara ke dalam spesimen.
Gelombang suara tersebut merambat dengan kecepatan tetap (V) di dalam spesimen. Panjang
gelombang dapat berubah jika frekuensi getaran transducer diubah.
Contoh: anda dapat memendekkan panjang gelombang dengan cara menambah frekuensinya.
PANJANG GELOMBANG adalah perbandingan dari harga tetap (kecepatan) dibagi dengan
variabel (frekuensi). Dalam prakteknya, ukuran diskontinuitas terkecil yang dapat ditemukan
dengan pengujian ultrasonik adalah ½ (panjang gelombang). Oleh karena itu, untuk mendeteksi
cacat yang berukuran kecil, diperlukan transducer yang menghasilkan frekuensi lebih besar.
Contoh: berapakah ukuran diskontinuitas terkecil yang dapat ditemukan dalam sebuah
spesimen baja dengan kecepatan 6 km/det menggunakan sebuah transducer dengan frekuensi
3 MHz?
Jika ukuran cacat terkecil yang terdeteksi adalah ½ λ, maka jawabannya adalah sebesar 1 mm
atau 0.04 inchi.
8
Hingga saat ini, anda telah mempelajari bahwa:
Getaran adalah energi yang bergerak majumundur.
Jarak pergeseran dari posisi awal dinamakan displasemen.
Energi merambat di dalam benda padat melalui serangkaian pergerakan partikel kecil di
dalam benda tersebut.
Perambatan getaran ultrasonik di dalam benda berhubungan dengan kerapatan dan sifat
elastisitas benda tersebut.
Sebuah getaran memiliki tiga sifat: perioda, siklus, dan frekuensi.
Satu siklus adalah satu pergerakan penuh maju-mundur.
Satu siklus memiliki dua perpindahan pada tiap arah dari posisi pusat (atau posisi istirahat).
Jumlah siklus yang terjadi dalam tiap detik dinamakan frekuensi.
Waktu yang diperlukan untuk terjadinya satu siklus penuh dinamakan perioda.
9
BAB III
PERALATAN ULTRASONIK
Peralatan ultrasonik PULSE ECHO membangkitkan pulsa listrik tegangan tinggi berdurasi
singkat. Pulsa ini diaplikasikan pada transducer yang mengubahnya menjadi getaran mekanis
yang dirambatkan ke dalam material yang diperiksa.
Persentase terbesar gelombang suara dipantulkan kembali dari permukaan bagian depan
benda uji ke transducer. Sisanya dipantulkan oleh permukaan bagian belakang benda uji atau
diskontinuitas.
Gelombang suara yang diterima kembali oleh transducer akan diubah menjadi pulsa-pulsa
listrik yang diperkuat dan ditampilkan pada layar sebagai pulsa-pulsa vertikal. Tampilan scan-A
menunjukkan kedalaman dan amplitudo gelombang suara yang dipantulkan dari sebuah
diskontinuitas. Amplitudo adalah ukuran relatip dari banyaknya energi suara yang dipantulkan.
Ada dua sistem dasar pengujian ultrasonik:
10
PULSE ECHO adalah sistem ultrasonik yang paling banyak digunakan. Pulsa-pulsa gelombang
ultrasonik putus-putus berdurasi singkat secara teratur dirambatkan ke dalam material yang
diuji.
Pulsa-pulsa ini dipantulkan kembali oleh diskontinuitas sepanjang lintasannya, atau oleh
perbatasan yang mereka temui. Pantulan yang diterima kemudian ditampilkan pada layar.
Transducer yang sama dapat dipakai untuk memancarkan dan menerima gelombang.
Teknik ini menyatakan diskontinuitas yang ada di dalam material dengan menunjukkan variasi
amplitudo energi yang diterima.
THROUGH TRANSMISSION, merupakan teknik yang jarang dipakai, memerlukan dua buah
transducer, satu untuk mengirim dan yang lain untuk menerima. Indikasi langsung dari adanya
diskontinuitas tidak akan diperlihatkan.
Gelombang suara, baik berupa pulsa-pulsa singkat putus-putus atau menerus dirambatkan ke
dalam material. Kualitas material yang diuji diukur berdasarkan hilangnya energi gelombang
suara selama perambatannya di dalam material.
Teknik ini menyatakan diskontinuitas yang ada di dalam material dengan menunjukkan
perbedaan antara energi yang dipancarkan dan yang diterima.
Ada dua metoda yang umumnya digunakan dalam pengujian ultrasonik.
“PENGUJIAN KONTAK” – dimana transducer dihubungkan dengan material melalui lapisan
tipis kuplan, biasanya berupa cairan, semi cairan, atau pasta.
Metoda pengujian kontak paling banyak digunakan di lapangan dan di pabrik-pabrik. Peralatan
biasanya portabel dan dapat dibawabawa ke lokasi pekerjaan.
“PENGUJIAN IMMERSION” – pada metoda ini, benda uji dan transducer dicelupkan ke dalam
cairan kuplan, dan getaran ultrasonik diaplikasikan ke dalam spesimen melalui cairan tersebut.
Transducer tidak menyentuh material yang sedang diuji. Kuplan biasanya memakai air yang
ditambahi zat pembasah. (zat pembasah adalah zat kimia yang mengurangi tegangan
permukaan cairan, sehingga akan mudah membasahi spesimen.) Penyangga khusus
diperlukan untuk menopang spesimen, dan manipulator digunakan untuk menggerakkan
perangkat pemegang dan pengatur sudut transducer.
11
Untuk menentukan lokasi diskontinuitas di dalam benda uji, layar horizontal scan-A dibagi
menjadi divisi-divisi yang letaknya di bawah garis horizontal. Umumnya terdapat 10 divisi utama
dan masingmasing dibagi lagi menjadi 5 divisi kecil.
Pada gambar di bawah, perhatikan posisi indikasi yang tampak di layar dalam hubungannya
dengan posisi sebenarnya dari permukaan depan test piece, diskontinuitas, dan permukaan
belakang.
12