KEY PERFORMANCE INDICATOR
Bagus Dewanata
Bagus Dewanata
management@[Link]
bdewanata@[Link]
+62 818 977 033
2021
• Co-Founder Boksman-Bokscube, Logistics Start up
• Founder & President Director PT SBI, Industrial Painting Services
• Member of Dewan Pakar Asosiasi Logistics Indonesia
• Quality Manager, Lembaga Sertifikasi Profesi Logistics Indonesia
• Lecturer in School of Logistics & Supply Chain, Sembada Pratama
School of Supply Chain and Logistics | Where you learn hands-on • Mentor in SIB Ecommerce Kampus Merdeka
Tujuan Pembelajaran
▪ Memberikan pemahaman kepada peserta program tentang konsep KPI.
▪ Memberikan beberapa contoh penerapan KPI di bidang logistic.
▪ Memberikan pengetahuan kepada peserta program bahwa KPI merupakan bagian
penting dalam mendukung terlaksananya manajemen logistik yang baik.
School of Supply Chain and Logistics | Where you learn hands-on 3
Topik Bahasan
A. Apa yang dimaksud dengan KPI?
B. Menggunakan KPI Sebagai Bagian dari Kerangka Manajemen Kinerja
C. KPI dalam SCM dan Logistik
D. Pengukuran Kinerja Operasional Dan Keuangan Dalam SCM dan Logistik
School of Supply Chain and Logistics | Where you learn hands-on 4
A. Apa Definisi KPI menurut beberapa sumber?
• Oxford Dictionary: Ukuran yang digunakan untuk mengevaluasi
keberhasilan organisasi, karyawan, dll. Dalam pencapaian tujuan kinerja.
• Investopedia: Serangkaian ukuran yang digunakan perusahaan untuk
mengukur kinerjanya dari waktu ke waktu.
• Macmillan Dictionary: Sebuah cara untuk mengukur efektivitas organisasi
dan kemajuannya dalam mencapai tujuannya
School of Supply Chain and Logistics | Where you learn hands-on 5
Apa Definisi KPI ?
• Indikator Kinerja Utama (KPI) : adalah nilai ukur utama yang
dipergunakan oleh organisasi untuk menunjukkan tingkat efektifitas
perusahaan dalam mencapai tujuan bisnis.
• KPI di pergunakan di berbagai tingkat organisasi untuk mengevaluasi
keberhasilan mereka dalam mencapai target. KPI di tingkat tinggi dapat
berfokus pada kinerja bisnis secara keseluruhan, sedangkan KPI di tingkat
rendah dapat berfokus pada proses di masing2 departemen seperti
penjualan, pemasaran, rantai pasok, produksi, finance, human capital,
dan lainnya.
School of Supply Chain and Logistics | Where you learn hands-on 6
Apa Yang Membuat KPI Efektif?
• Salah satu aspek KPI yang paling penting, tetapi sering diabaikan, bahwa KPI
adalah bentuk komunikasi.
• KPI hanya bernilai dan efektif bila tindakan dan implementasinya memberikan
inspirasi dan memotivasi.
• Terlalu sering, organisasi secara membabi buta mengadopsi KPI yang diakui
industri dan kemudian bertanya-tanya mengapa KPI tersebut tidak mencerminkan
bisnis mereka sendiri dan gagal memengaruhi perubahan positif apa pun.
School of Supply Chain and Logistics | Where you learn hands-on 7
B. Menggunakan KPI Sebagai Bagian Dari Kerangka
Manajemen Kinerja
Lima alasan utama mengapa KPI penting Untuk mendapatkan impact yang terbaik, KPI perlu
untuk dikelola : dikelola dengan pendekatan yang sistematis, salah satu
❖ menggambarkan tingkat kesehatan metodologi yang ada adalah MPRA framework yang
sebuah Organisasi dikembangkan oleh Balance Scorecard Institute:
❖ menggambarkan sejauh mana
progress/ kemajuan yang sudah dicapai
❖ mendorong terjadinya penyesuaian dan
atau menjamin organisasi dalam track
yang dikehendaki
❖ membantu organisasi untuk focus
terhadap problem dan atau opportunity
yang dihadapi
❖ menggambarkan pattern/ pola yang
terjadi dan korelasinya dengan waktu
Source: [Link]
School of Supply Chain and Logistics | Where you learn hands-on 8
Apa yang dimaksud SMARTER KPI?
• Salah satu cara untuk mengevaluasi relevansi indikator kinerja adalah dengan menggunakan
kriteria SMARTER. Huruf-huruf tersebut biasanya diartikan sebagai Specific, Measurable,
Attainable, Relevant, Time-bound, Evaluate, dan Re-Evaluate. Dengan kata lain:
• Apakah tujuan Anda Spesifik (Specific)?
• Bisakah Anda Mengukur (Measure) kemajuan menuju tujuan itu?
• Apakah tujuan tersebut dapat dicapai (Attainable) secara realistis?
• Seberapa Relevan (Relevant) tujuannya dengan Organisasi Anda?
• Apa Kerangka Waktu (Time-bound) untuk mencapai tujuan ini?
• Kapan Anda Mengevaluasi (Evaluate) tujuan ini?
• Sebagai bagian dari Evaluasi Ulang (Re-evaluate) Perbaikan Berkesinambungan (Continuous
Improvement) tujuan ini. Evaluasi ulang secara bulanan atau triwulanan.
School of Supply Chain and Logistics | Where you learn hands-on 9
Tahapan Penyusunan KPI menggunakan metode
Balance Score Cards
1. Menyelaraskan Strategy Bisnis
2. Memetakan Aktivitas Utama Bisnis berdasarkan 4 perspektif:
a. Perspektif Financial
b. Perspektif Customer
c. Perspektif Internal Bisnis Process
d. Perspektif Learning & Growth
3. Menetapkan Inisiatif & Objective Key Result
4. Memantau KPI dengan menggunakan Dashboard
School of Supply Chain and Logistics | Where you learn hands-on 10
Langkah 1: Menyelaraskan Strategy Bisnis
Vision
CSF's
Strategic Goals
Key Business Objectives
(Business Plans)
Fin. $$
Balanced Balanced Key
Business Cust. Business Learning Performance
Scorecard Scorecard
Indicators
(BBS) (KPI's)
Process
Key Business Processes
School of Supply Chain and Logistics | Where you learn hands-on 11
Langkah 2: Memetakan Aktivitas Utama Bisnis
berdasarkan 4 perspektif
• Kerangka kerja klasik yang membantu menavigasi hal ini adalah The
Balanced Scorecard (BSC) yang membantu memahami 4 Bidang
Utama Bisnis Anda (Perspektif) di mana aktivitas perlu dipantau.
• Empat Perspektif yang perlu seimbang adalah:
1. Perspektif Keuangan
2. Perspektif Pelanggan
3. Perspektif Proses Bisnis Internal
4. Perspektif Pembelajaran dan Pertumbuhan
• Empat Bidang Utama Bisnis Anda ini saling terkait dan semuanya
harus selaras. Ketika satu terkena dampak, ada dampak pada yang
lain, dengan kata lain akan ada trade off
School of Supply Chain and Logistics | Where you learn hands-on 12
Langkah 3: Menetapkan Inisiatif & OKR
LEAD LAG
School of Supply Chain and Logistics | Where you learn hands-on 13
Langkah 4: Memantau KPI dengan menggunakan Dash board
• Dasbor KPI memberi Anda tampilan menyeluruh tentang kinerja bisnis secara real-time sehingga bisa
didapatkan gambaran yang lebih baik tentang bagaimana kinerja seluruh organisasi.
• Dashboard diperlukan dalam mengkomunikasikan beberapa pencapaian performance kinerja sebagai
sebuah kesatuan yang utuh kepada seluruh pihak terkait.
• Dashboard umumnya mampu menggambarkan performance kinerja sesaat ataupun trend yang sedang
ataupun sudah terjadi dengan lebih mudah dan cepat
School of Supply Chain and Logistics | Where you learn hands-on 14
School of Supply Chain and Logistics | Where you learn hands-on 15
C. KPI dalam SCM dan Logistik
• Scor Framework dalam pengukuran performance SCM
• Beberapa bagian SCM yang memerlukan KPI yang
terintegrasi
• Facility dan Transport
• Inventory
• Sourcing
• Warehouse
School of Supply Chain and Logistics | Where you learn hands-on 16
Selaraskan SCM dengan BSC
Operation
Financial
School of Supply Chain and Logistics | Where you learn hands-on 17
Alignment SCM with SCOR
Operation
Financial
School of Supply Chain and Logistics | Where you learn hands-on 18
KPI in Facility and Transport
School of Supply Chain and Logistics | Where you learn hands-on 19
KPI in Inventory and Sourcing
School of Supply Chain and Logistics | Where you learn hands-on 20
Warehouse KPI from several perspectives:
School of Supply Chain and Logistics | Where you learn hands-on 21
KPI in Warehouse
School of Supply Chain and Logistics | Where you learn hands-on 22
KPI in Information and Pricing
School of Supply Chain and Logistics | Where you learn hands-on 23
D. Pengukuran Kinerja Operasional Dan
Keuangan Dalam SCM dan Logistik
1. Tujuan Sistem Pengukuran
2. Penilaian Operasional (Operational Assesment – OA)
3. Penilaian Keuangan (Financial Assesment – FA)
School of Supply Chain and Logistics | Where you learn hands-on 24
1. Tujuan Sistem Pengukuran Dalam Logistik
• Memantau Kinerja Sistem dengan menetapkan metrik yang sesuai untuk dilacak
dan dilaporkan
• Mengontrol Kinerja Sistem dengan memiliki standar kinerja yang sesuai relatif
terhadap metrik yang dipantau
• Mengarahkan Fokus Karyawan pada kinerja sistem melalui motivasi dan
penghargaan
• Meningkatkan Nilai Pemegang Saham melalui kinerja logistik yang unggul
School of Supply Chain and Logistics | Where you learn hands-on 25
2. Operational Assessment (OA)
• Functional perspectives Functional Perspective dapat
• Measuring customer accommodation dikelompokan ke dalam kategori
berikut:
• Determining appropriate metrics
A. Cost
• Supply chain comprehensive metrics B. Customer service
C. Quality
• Benchmarking D. Productivity
E. Asset management
School of Supply Chain and Logistics | Where you learn hands-on 26
Contoh Metrics untuk setiap Kategori
School of Supply Chain and Logistics | Where you learn hands-on 27
3. Financial Assessment (FA)
School of Supply Chain and Logistics | Where you learn hands-on 28
Financial Assessment, diperlukan untuk menghubungkan antara Supply
Chain Performance dengan Financial Results
• Critical tools for financial assessment
A. Segmentation of data
B. Cost-revenue analysis
C. Strategic profit model
School of Supply Chain and Logistics | Where you learn hands-on 29
3A. Segmentation Data
• Segmentation of data ❖ Massive data, tidak hanya transaksi
• By channel, territory, customer, operasional, tetapi juga meliputi
product, and supplier financial, internal process, customer,
segment, supplier dan lain2.
❖ Pengelolaan KPI mensyaratkan data
yang valid, reliable, relevant dan juga
sesuai dengan waktu
❖ Diperlukan system dan teknology yang
tepat untuk bisa mengelola hal ini
dengan baik
School of Supply Chain and Logistics | Where you learn hands-on 30
3B. Cost-revenue Analysis, diperlukan untuk menyajikan Financial View
dari Operasional Logistics secara integratif
• Accounting deficiencies make this difficult
• 3 approaches are available to identify and control logistics
expenses
• Contribution
Example Of Contribution Analysis
• Net profit
Contribution Margin Income Statement for Two
• Activity based costing Customers
School of Supply Chain and Logistics | Where you learn hands-on 31
Activity-based Costing Is A Partial Solution To Arbitrary
Allocations
• Activity-based costing (ABC) suggests costs be traced
to activities
• Activities are then related to product, process or
customer segments
• Biggest challenge with the ABC approach is identifying
the activities, related expenses and drivers of expense
School of Supply Chain and Logistics | Where you learn hands-on 32
3C. Strategic profit model menunjukan hubungan antara
pendapatan dan balance sheet dengan ROA
• Return On Investment (ROI) is critical measure of financial success
• Return On Net Worth (RONW) measures profitability of funds
invested by owners
• Return On Assets (ROA) measures profitability generated by
managing operational assets
School of Supply Chain and Logistics | Where you learn hands-on 33
Contoh ilustrasi dan data dari Strategic Profit Model
dengan data
Strategic Profit Model
School of Supply Chain and Logistics | Where you learn hands-on 34
Kesimpulan
• Untuk menjamin setiap kegiatan logistics/ supply chain berjalan
dengan baik maka diperlukan pengukuran atas setiap kinerja
dari kegiatan tersebut
• Komunikasi secara berkeinambungan dan konsisten menjadi
prasyarat agar KPI bisa dipergunakan secara efektif
• Pengukuran dalam SCM/ Logistik harus terintegrasi dan juga
meliputi tidak saja operasional melainkan juga financial
• Alat ukur yang tertuang dalam sebuah KPI, harus relevan dan
sesuai dengan kondisi dan situasi perusahaan
• BSC dan SCOR hanya tools, yang efektifitas penggunaannya
sangat tergantung kepada bagaimana tools tersebut
direncanakan, diimplementasikan dan dievaluasi secara
berkesinambungan
School of Supply Chain and Logistics | Where you learn hands-on 35
Sumber Pustaka
• Antonio Calado, Lisa Jack, 2015, Balance Score Cards Metrics and Specific
Supply Chain Roles, International Journal of Productivity and Performance
Management
• David Parmenter, Key Performance Indicator – Developing, Impelementing
and Using Winning KPIs, 3rd Edition, Wiley
• Niclas Gamme, Martin Johansen, 2015, Measuring Supply Chain
Performance Through KPI Identification And Evaluation Master’s thesis in
“Supply Chain Management” and "Quality and Operations Management”
Department of Technology Management and Economics Division of
Operations Management Report No E2015:109 Chalmers University Of
Technology Gothenburg, Sweden
• Sunil, Chopra, 2013, Supply Chain Management – Strategy, Planning and
Operation, 5th Edition, Pearson
School of Supply Chain and Logistics | Where you learn hands-on 36
School of Supply Chain and Logistics | Where you learn hands-on 37