0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
5 tayangan11 halaman

Analisis Data Kuantitatif SPSS untuk Pengeluaran

Dokumen ini membahas teknik analisis data penelitian kuantitatif menggunakan SPSS, dengan fokus pada pengaruh pendapatan dan gaya hidup terhadap pengeluaran pegawai kantoran swasta di Sumatera Barat. Penelitian ini mencakup pengujian validitas, reliabilitas, asumsi klasik, dan hipotesis dengan menggunakan berbagai uji statistik. Hasil analisis menunjukkan bahwa semua variabel yang diuji valid dan reliabel, serta tidak terjadi masalah multikolinieritas dan heteroskedastisitas.

Diunggah oleh

Muhammad Candra
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
5 tayangan11 halaman

Analisis Data Kuantitatif SPSS untuk Pengeluaran

Dokumen ini membahas teknik analisis data penelitian kuantitatif menggunakan SPSS, dengan fokus pada pengaruh pendapatan dan gaya hidup terhadap pengeluaran pegawai kantoran swasta di Sumatera Barat. Penelitian ini mencakup pengujian validitas, reliabilitas, asumsi klasik, dan hipotesis dengan menggunakan berbagai uji statistik. Hasil analisis menunjukkan bahwa semua variabel yang diuji valid dan reliabel, serta tidak terjadi masalah multikolinieritas dan heteroskedastisitas.

Diunggah oleh

Muhammad Candra
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Konsultasi (Wa : 082386291037)

TEKNIK ANALISIS DATA PENELITIAN KUANTITATIF


DENGAN SPSS

 Menurut Sugiyono penelitian kuantitatif yakni penelitian dimana datanya berupa angka-
angka serta perhitungannya dengan statistik.
 Judul Skripsi yaitu Pengaruh Pendapatan dan Gaya Hidup terhadap pengeluaran
pegawai kantoran swasta di sumatera barat
 Teknik Pengumpulan data angket
 Variabel
1. Variabel Terikat = Pengeluaran (Y)
2. Variabel Bebas = Pendapatan (X1) dan Gaya Hidup (X2)
 Jumlah Sampel = 100 pegawai kantoran swasta di sumatera barat
 Teknik analisis yang digunakan
1. Uji validitas
2. Uji reliabilitas
3. Uji asumsi klasik
a. Uji normalitas
b. Uji heterokedastisitas
c. Uji multikolinieritas
4. Uji Hipotesis
a. Uji Koefisien determinasi
b. Uji F
c. Uji regresi linear berganda
d. Uji T

1
Konsultasi (Wa : 082386291037)
1. Tentukan Hipotesis
Menurut Sugiyono, hipotesis merupakan jawaban sementara terhadap rumusan masalah,
karena sifatnya masih sementara maka perlu dibuktikan kebenarannya melalui data
empirik yang terkumpul.
H1 = Dugaan Pendapatan berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengeluaran
pegawai kantoran swasta di sumatera barat
H2 = Dugaan Gaya Hidup berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengeluaran
pegawai kantoran swasta di sumatera barat
H3 = Dugaan Pendapatan dan Gaya Hidup berpengaruh positif dan signifikan terhadap
pengeluaran pegawai kantoran swasta di sumatera barat

2. Variabel Bebas dan Variabel Terikat


 Variabel Bebas adalah variabel yg nilainya mempengaruhi nilai variabel
terikat. Variabel Bebas = Pendapatan (X1) dan Gaya Hidup (X2)
 Variabel Terikat adalah variabel yg nilainya dipengaruhi nilai variabel bebas.
Variabel Terikat = Pengeluaran (Y)

3. Uji Validitas
 Menurut Ghozali Uji validitas dipergunakan mengukur kevaliditasn kuesioner.
Kuesioner dikatakan valid jika pernyataan - pertanyaan didalamnya dapat
mendefinisikan apa yang ingin diukur dalam kuesioner tersebut.
 Dasar Pengambilan Keputusan
a. Bila rhitung > rtabel dimana pertanyaan dikatakan valid
b. Bila rhitung < rtabel dimana pertanyaan dikatakan tidak valid

Analyze → corrilate → bivarite → pindahkan data → ok


 Langkah-langkah Uji Validitas di SPSS

Kesimpulan
a. Pengeluaran
No R hitung R tabel Keterangan
1 0.587 0.1966 Valid
2 0.762 0.1966 Valid
3 0.707 0.1966 Valid
4 0.745 0.1966 Valid

b. Gaya Hidup (X2)


No R hitung R tabel Keterangan
1 0.537 0.1966 Valid
2 0.631 0.1966 Valid
3 0.762 0.1966 Valid
4 0.782 0.1966 Valid
5 0.604 0.1966 Valid
6 0.672 0.1966 Valid
7 0.600 0.1966 Valid

2
Konsultasi (Wa : 082386291037)

c. Pendapatan (X1)
No R hitung R tabel Keterangan
1 0.524 0.1966 Valid
2 0.563 0.1966 Valid
3 0.483 0.1966 Valid
4 0.711 0.1966 Valid
5 0.589 0.1966 Valid
6 0.507 0.1966 Valid
7 0.665 0.1966 Valid
8 0.515 0.1966 Valid
9 0.650 0.1966 Valid
10 0.571 0.1966 Valid
11 0.595 0.1966 Valid
12 0.657 0.1966 Valid

Solusi data tidak Valid


a. Perbaiki pertanyaan
b. Tambah atau kurangi responden
c. Buang pertanyaan yang tidak valid dan ganti dengan pertanyaan baru

4. Uji Reliabilitas
 Menurut Jogiyanto Instrumen yang reliabel termasuk instrumen dimana jika dipakai
berulang kali dalam pengukuran objek yang serupa, nantinya dapat menciptakan data
yang serupa (reliabel) pada tiap ukuran. Berikut ini adalah kriteria pengujian:
a. Bila nilai Cronbach’s Alpha > 0,60, instrumen dikatakan reliabel
b. Bila nilai Cronbach’s Alpha < 0,60 , instrumen dikatakan invariabel

Analyze → scale → relibilitas → pindahkan data semuanya → statistik → centang


 Langkah-langkahnya

scale if item deleted → oke

Variabel Cronbach Alpha R tabel Keterangan


Pengeluaran (Y) 0.648 0.60 Reliabel
Gaya Hidup (X2) 0.754 0.60 Reliabel
Pendapatan (X1) 0.812 0.60 Reliabel

3
Konsultasi (Wa : 082386291037)

5. Uji asumsi klasik


a. Uji Normalitas
 Menurut Ghozali Uji normalitas dilakukan guna menguji apakah data penelitian
dari masing-masing variabel terdistribusi normal ataupun tidak.
Cara 1
 Langkah-langkahnya.
Analyz > Descriptive Statistics > Explore >Klik Plots > centang normality plots
with test > continue >ok
 Dasar pengambilan keputusan
1. Jika nilai signifikansi > 0,05, maka nilai residual berdistribusi normal
2. Jika nilai signifikansi < 0,05 maka nilai residual tidak berdistribusi normal

Tests of Normality
Kolmogorov-Smirnova Shapiro-Wilk
Statistic df Sig. Statistic df Sig.
Pengeluaran (Y) .179 100 .000 .928 100 .000
Pendapatan (X1) .107 100 .007 .954 100 .001
Gaya Hidup (X2) .128 100 .000 .961 100 .005

a. Lilliefors Significance Correction

 Kesimpulan
Berdasarkan hasil analisis tabel diatas diperoleh nilai sig Y (0.000), X1 (0.001),
X2 (0.005) < 0.05, maka disimpulkan tidak berdistribusi normal

Cara 2 (Jika data tidak normal pada cara 1, lakukan cara 2)


 Langkah-langkahnya
1. Analyz > Regression > Linear
2. klik Save centang unstandardized kemudian klik kontinu dan tekan ok
3. Abaikan analisis data yang muncul, Kembali ke data view kemudian
akan muncul tabel RES_1
4. Ambil analyze > Nonpaametric Test > legacy dialogs > 1-sample k-S
5. Pindahkan variabel unstandardizer R ke kotak tes variable list
kemudian centang Normal dan klik Ok
 Dasar pengambilan keputusan
1. Jika nilai signifikansi > 0,05, maka nilai residual berdistribusi normal
2. Jika nilai signifikansi < 0,05 maka nilai residual tidak berdistribusi normal

4
Konsultasi (Wa : 082386291037)

One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test

Unstandardized
Residual

N 100
a,b
Normal Parameters Mean ,0000000
Std. Deviation 1,68616370
Most Extreme Differences Absolute ,073
Positive ,034
Negative -,073
Test Statistic ,073
Asymp. Sig. (2-tailed) ,200c,d

a. Test distribution is Normal.


b. Calculated from data.
c. Lilliefors Significance Correction.
d. This is a lower bound of the true significance.

5
Konsultasi (Wa : 082386291037)
One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test
Unstandardize
d Residual

100
a,b
Normal Parameters Mean .0000000
Std. Deviation 1.72336266
Most Extreme Differences Absolute .086
Positive .045
Negative -.086
Test Statistic .086
Asymp. Sig. (2-tailed) .067c

a. Test distribution is Normal.


b. Calculated from data.
c. Lilliefors Significance Correction.
 Kesimpulan
Berdasarkan hasil analisis tabel diatas, diperoleh nilai sig (2-tailed) 0,067 Lebih besar 0,05
maka data berdistribusi normal

b. Uji Heterokedastisitas
 Menurut Ghozali Uji Heteroskedastisitas bermaksud guna menguji apakah model regresi
mengalami pertidaksamaan varians dari variabel-variabelnya
Cara 1
 Langkah-langkahnya
Analyz > Regression > Linear > Plots (masukkan ZPRED pada kota X dan SRESID
kekotak Y) > ok
 Dasar pengambilan keputusan
1) Apabila grafik plot menunjukan titik-titik yang membentuk suatu polatertentu
(bergelombang melebar kemudian menyempit) maka di indikasiakan terjadi
heteroskedastisitas.
2) Apabila grafik plot tidak menunjukkan pola yang jelas, seperti titik-titikmenyebar
diatas dan di bawah angka 0 pada sumbu Y, maka tidak terjadiheteroskedastisitas.
Regresi yang baik tidak terjadi heteroskedastisitas.

6
Konsultasi (Wa : 082386291037)

 Kesimpulan
Berdasarkan hasil analisis Grafik diatas menunjukkan tidak terdapat pola yang jelas,
seperti titik-titikmenyebar diatas dan di bawah angka 0 pada sumbu Y, maka tidak
terjadiheteroskedastisitas

Cara 2 Uji Glejser (Jika ragu jawaban cara 1, lakukan cara 2)


 Langkah-langkahnya
1) Analyz > Regression > Linear
2) Klik Save centang unstandardized kemudian klik kontinu dan tekan ok
3) Abaikan analisis data yang muncul, Kembali ke data view kemudian akan
muncul tabel Res_1
4) Klik Transform > Compute Variable
Langkahnya
a. Ketik Abs_Res di kotak target Variable
b. Klik All di kotak function Group
c. Klik Abs di kotak Function dan special variabel
d. Ketik ABS dan Input Unstandardized R ke kotak numeric Expression
e. Klik Ok
5) Abaikan data analisis yang muncuk, perhatikan data view maka akan muncul tabel
Abs_Res
6) Pilih Regression > Linear
7) Input variabel Abs_Res ke kotak dependent kemudian Pengeluaran dan Gaya
hiduo ke kotak independen klik Ok
 Dasar pengambilan keputusan
1) Jika nilai signifikansi > 0,05, maka tidak terjadi masalah heteroskedastisitas
2) Jika nilai signifikansi < 0,05, maka terjadi masalah heteroskedastisitas

7
Konsultasi (Wa : 082386291037)
a
Coefficients
Standardized
Unstandardized Coefficients Coefficients

Model B Std. Error Beta t Sig.


(Constant) 1.681 1.262 1.332 .186
Pendapatan (X1) -.004 .029 -.020 -.154 .878
Gaya Hidup (X2) -.005 .041 -.014 -.113 .910

a. Dependent Variable: Abs_Res

 Kesimpulan
Berdasarkan hasil analis tabel diatas diperoleh nilai sig X1 (0.878) dan X2 (0.910) > 0.05 maka
disimpulkan tidak terjadi masalah heterekedastisitas

c. Uji Multikolinieritas
 Menurut Ghozali Uji Multikolinearitas bertujuan untuk menguji apakah model
regresi menemukan adanya korelasi antar variabel bebas.
 Langkah-langkahnya
1. Analyz > Regression > Linear
2. Klik Statistik > centang Collinearity diagnostics > continue > ok
 Dasar pengambilan keputusan
Menurut Imam Ghozali tidak terjadi gejala Multikolinieritas, jika nilai Tolerance > 0,100
dan nilai Vif < 10,00

Coefficientsa
Unstandardized CoefficientsStandardized Coefficients Collinearity Statistics

Model B Std. Error Beta t Sig. Tolerance VIF

(Constant) 4.330 1.952 2.218.029


Pendapatan (X1) .035 .045 .079 .787.433 .637
1.570
Gaya Hidup (X2) .366 .064 .570 5.710.000 .637
1.570
a. Dependent Variable: Pengeluaran (Y)

 Kesimpulan
Berdasarkan hasil analisis tabel diatas diperoleh nilai tolerance X1 (0.637) dan X2 (0.637) >
0.100 sedangkan nilai VIF X1(1.570) dan X2 (1.570) < 10.00 maka disimpulkan tidak terjadi
gejala multikolinieritas

8
Konsultasi (Wa : 082386291037)

6. Uji Hipotesis

Analyze → regression → linear → pindahkan varibel terikat ke kolom dependent →


Langkah-Langkah

pindahkan variabel bebas ke kolom independet → ok


a. Uji Koefisien Determinasi
 Menurut Ghozali Koefisien ini menunjukkan seberapa besar persentase variasi
variabel independen yang digunakan dalam model mampu menjelaskan variasi
variabel dependen.
1) Apabila hasil R mendekati 0 menunjukkan kontribusi variabel independen
terhadap variabel dependen secara simultan semakin lemah, maka model
dikatakan kurang layak.
2) Apabila hasil R mendekati 1 menunjukkan kontribusi variabel independen
terhadap variabel dependen secara simultan semakin kuat, maka model dikatakan
kuat.

Model Summary
Adjusted R Std. Error of
the
Model R R Square Square
Estimate
a
1 .620 .385 .372 1.741
a. Predictors: (Constant), Gaya Hidup (X2), Pendapatan (X1)

 Kesimpulan
Berdasarkan hasil analisis diatas, diperoleh persentase keragaman Variabel Jumlah
pengeluaran (Y) yang dapat dijelaskan oleh variabel Pendapatan (X1) dan Gaya
Hidup (X2) adalah 38,5% sedangkan 62.5% sisanya dijelaskan variabel lain diluar
model regresi

b. Uji Regresi Linear Berganda


 Menurut Ghozali Analisis regresi berganda adalah penyelidikan dimana bermaksud
untuk membuktikan ada ataupun tidak pengaruh antara variabel bebas terhadap
variabel terikat.
Berikut adalah bentuk pemodelan yang digunakan dalam penelitian ini :
Y = a + b1X1 + b2X2 +.....+bnXn
Keterangan :
Y : Pengeluaran
a : Konstanta (Nilai tetap)
b1,b2 : Koefisien regresi (Nilai pendugaan)
X1 : Pendapatan
X2 : Gaya Hidup

9
Konsultasi (Wa : 082386291037)
a
Coefficients
Unstandardized Standardized
Coefficients Coefficients
Model t Sig.
B Std. Error Beta
1 (Constant) 4.330 1.952 2.21 .029
8
Pendapatan .035 .045 .079 .787 .433
(X1)
Gaya Hidup .366 .064 .570 5.71 .000
(X2) 0
a. Dependent Variable: Pengeluaran (Y)

Y = 4.330 + 0.035X1 + 0.366X2


a. Konstanta sebesar 4.330, hal ini menunjukkan bahwa apabila X1 dan X2
bernilai sebesar 0 maka nilai Y tetap sebesar 4.330
b. Berdasarkan variabel X1 hasil uji regresi yang menunjukkan bahwa variabel X1
memiliki koefisien regresi positif dengan nial b = 0.035. artinya apabila terjadi
kenaikan nilai variabel X1 sebesar 1 point maka akan terjadi pula peningkatan
terhadap variabel Y sebesar 0.035
c. Berdasarkan variabel X2 hasil uji regresi yang menunjukkan bahwa variabel X2
memiliki koefisien regresi positif dengan nial b = 0.366. artinya apabila terjadi
kenaikan nilai variabel X2 sebesar 1 point maka akan terjadi pula peningkatan
terhadap variabel Y sebesar 0.366

c. Uji F (Simultan)
 Uji F menunjukkan apakah dari variabel independen secara bersama-sama dapat
berpengaruh secara signifikan terhadap variabel dependen,
Dasar Pengambilan Keputusan
1) Jika sig < 0,05 atau f hitung > f tabel maka terdapat pengaruh variabel X secara
simultan terhadap varibel Y
2) Jika sig > 0,05 atau f hitung < f tabel maka tidak terdapat pengaruh variabel X
secara simultan terhadap variabel Y
 H3 = Dugaan Pendapatan dan Gaya Hidup berpengaruh positif dan signifikan
terhadap pengeluaran pegawai kantoran swasta di sumatera barat

ANOVAa
Model Sum of Df Mean Square F
Squares
1 Regression 183.812 2 91.906 30.32
0
Residual 294.028 97 3.031
Total 477.840 99
a. Dependent Variable: Pengeluaran (Y)
b. Predictors: (Constant), Gaya Hidup (X2), Pendapatan (X1)

10
Konsultasi (Wa : 082386291037)
 Kesimpulan
Berdasarkan hasil analisis tabel diatas, didapatkan nilai f hitung (30.320) > f tabel (3.939)
dan sig (0.000) < 0.05. maka disimpulkan terdapat pengaruh positif dan signifikan
variabel X1 dan X2 secara simulitan terhadap Y sehingga H3 diterima dan H0 ditolak

d. Uji t (Partial)
 Menurut Ghozali Uji-t (test) digunakan untuk dapat mengetahui pengaruh masing-
masing variabel berdasarkan parsial berdampak signifikan pada variabel dependen
 Dasar Pengambilan keputusan.
1) Bila thitung > ttabel dengan nilai sig ≤ 0,05 dimana H0 ditolak sedangkan Ha diterima.
Hal tersebut menjelaskan adanya keterkaitan secara signifikan dari variabel terikat
2) Bila thitung < ttabel dengan nilai sig ≥ 0,05 dimana H0 diterima sedangkan Ha ditolak.
Hal tersebut menjelaskan tidak terdapat keterkaitan secara signifikan dari variabel
tersebut.
 Hipotesis
H1 = Dugaan Pendapatan berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengeluaran
pegawai kantoran swasta di sumatera barat
H2 = Dugaan Gaya Hidup berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengeluaran
pegawai kantoran swasta di sumatera barat

Coefficientsa
Unstandardized CoefficientsStandardized Coefficients
Model B Std. Error Beta t Sig.
(Constant) 4.330 1.952 2.218 .029
Pendapatan (X1) .035 .045 .079 .787 .433
Gaya Hidup (X2) .366 .064 .5705.710 .000
a. Dependent Variable: Pengeluaran (Y)

Kesimpulan
 Berdasarkan hasil analisis dari tabel diatas diperoleh nilai t hitung (0.787) < t tabel
(1.985) dan sig (0.433) > 0.05, maka disimpulkan Pendapatan berpengaruh positif
dan tidak signifikan terhadap pengeluaran pegawai kantoran swasta di sumatera
barat, H1 ditolak dan H0 diterima
 Berdasarkan hasil analisis dari tabel diatas diperoleh nilai t hitung (0.5710) >t tabel
(1.985) dan sig (0.000) < 0.05, maka disimpulkan gaya hidup berpengaruh positif
dan signifikan terhadap pengeluaran pegawai kantoran swasta di sumatera barat, H2
diterima dan H0 ditolak

11

Anda mungkin juga menyukai