0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
5 tayangan4 halaman

Laporan Patroli Pengamanan Hutan Sikka

Laporan hasil operasi pengamanan hutan di kawasan hutan lindung Egon Ilimedo menunjukkan adanya pelanggaran seperti pembangunan pondok ilegal dan pembukaan lahan secara liar. Banyak tanaman bantuan yang mati dan kurangnya penyulaman oleh kelompok masyarakat. Rencana tindak lanjut mencakup pendampingan untuk pemeliharaan tanaman dan sosialisasi mengenai pelanggaran yang terjadi.

Diunggah oleh

Felintas Djah
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
5 tayangan4 halaman

Laporan Patroli Pengamanan Hutan Sikka

Laporan hasil operasi pengamanan hutan di kawasan hutan lindung Egon Ilimedo menunjukkan adanya pelanggaran seperti pembangunan pondok ilegal dan pembukaan lahan secara liar. Banyak tanaman bantuan yang mati dan kurangnya penyulaman oleh kelompok masyarakat. Rencana tindak lanjut mencakup pendampingan untuk pemeliharaan tanaman dan sosialisasi mengenai pelanggaran yang terjadi.

Diunggah oleh

Felintas Djah
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

LAPORAN HASIL OPERASI

PERLINDUNGAN DAN PENGAMANAN HUTAN

1. Kepada Yth : Kepala UPTD KPH Wilayah Kabupaten Sikka


2. PNS Yang Melaksana
Kan tugas : Risal Muhari / NIP 19790909199903 1 002, Cs

3. Dasar :
SPT, Surat Perintah Tugas Kepala Kesatuan Pengelolaan Hutan Nomor 879/ 655 /
UDLHK3.1/X/2025, tanggal 03 Oktober 2025.
4. Maksud dan Tujuan Pelaksanaan Tugas :
Melaksanakan kegiatan Patroli Penga pengamanan hutan dikawasan hutan lindung Egon
Ilimedo areal kerja perhutanan sosial Gian Nian Luah, Desa Hoder, Kecamatan Waigete,
Kabupaten Sikka.
5. Wilayah :
Kawasan hutan lindung Egon Ilimedo Lokasi Desa Hoder, Kecamatan Waigete, Kabupaten
Sikka.
6. Lamanya Tugas : 1 (satu) hari yakni tanggal 10 Oktober 2025
7. Hasil Pelaksanaan Tugas :
Pelaksanaan Operasi Pengamanan Hutan dan Hasil Hutan di Dalam Kawasan
Hutan Lindung Egon Ilimedo RTK No 107 dilakukan bersama, Pengurus
Kelompok serta Anggota kelompok Perhutanan Sosial KPS Gian Nian Luah
secara langsung sistim pengelolaan yang dilakukan oleh masyarakat pemanfaat
lahan dalam Kawasan Hutan melalui Program Forest Programe V ( FP5),
hasilnya :

 Berdasarkan hasil patroli SMART yang telah dilaksanakan pada tanggal 10 Oktober
2025 didapatkan beberapa tanaman produksi lainnya telah ditanam oleh kelompok PS
Gian Nian Luah Desa Hoder yaitu Alpukat (Persea americana) dan Pala (Myristica
fragrans). Umumnya jenis jenis tanaman yang diobservasi merupakan hasil bantuan
pemerintah kepada kelompok masyarakat tahun 2023. Sampel lokasi pengamatan
bantuan tanaman pada kebun bapak Lulius Saka. Kondisi tanaman dalam keadaan
sehat dan tanaman tersebut dalam masa pertumbuhan. Lokasi peruntukan sebagian
berada di dekat kampung hoder dan sebagian berada di puncak dengan jarak sekitar 3
km dari lokasi kebun pengamatan pertama. Lokasi peruntukan untuk area perhutanan
sosial berada di area terbuka dan masih berada di kelerengan yang ekstrim. Lokasi
pengamatan berada pada koordinat 8.643405⁰S, 122.375522⁰E. Umumnya tanaman
pada lokasi yang diamati lebih banyak yang mati karena panas dan kurang
kelembaban pada lokasi pengamatan. Selain itu, berdasarkan hasil wawancara
dengan anggota masyarakat anggota KPS bantuan bibit yang telah diberikan kepada
masyarakat umumnya mati.
 Pada beberapa titik lokasi penanaman bantuan tanaman yang telah mati dilakukan
swakelola penanaman bibit dengan jenis tanaman buah yaitu mangga.

Berdasarkan data dari aplikasi smart Patroli diperoleh koordinaat yaitu 8.643420 ⁰S,
122,374950⁰E. Kondisi tanaman yang diamati sehat dan masih dalam masa
pertumbuhan. Namun sebagian besar lokasi bantuan yang tanaman mati tidak
dilakukan pergantian atau penyulaman oleh anggota Perhutanan Sosial.

 Telah melaksanakan kegiatan patroli dengan menggunakan aplikasi Smart Mobile


pengamanan hutan di kawasan hutan Egon Ilimedeo RTK 109 dan areal kerja
perhutanan Sosial Gian Nian Luah di Desa Hoder Kecamatan Waigete. Dalam
pelaksanaan operasi ditemukan pelanggaran karena adanya beberapa pondok
anggota kelompok diantaranya

Klemensia Mik. Vinsensius Raja

Laurensius Heor
Lokasi koordinat berdekatan dengan lokasi pondok bapak Vinsensius Raja. Pondok
yang dibangun adalah milik miliksia min. Pembangunan pondok merupakan salah satu
pelanggaran. Jumlah pondok yang dibangun sebanyak 1 unit. Usia pemanfaatan
pondok sampai ditemukan sangat lama diatas 3 bulan. Tindakan yang diambil saat di
lapangan melakukan pembinaan dan didokumentasikan. Lokasi temuan pondok bapak
vinsensius Raja berjumlah 1 unit, dimana pondok tersebut telah dimanfaatkan secara
aktif diatas satu tahun. Pendirian pondok merupakan pelanggaran masyarakat karena
pembangunan pondok secara ilegal. Tindakan tim saat penemuan pndok dilakukan
pembinaan agar tidak boleh membangun rumah permanen dan didokumentasi
sebagai bukti laporan. Karena lokasi pondok yang cukup berdekatan maka diambil
satu koordinat yakni 8.641573⁰S, 122.373878⁰E. Kedua pelaku merupakan anggota
KPS dan berasal dari dusun Kolik Buluk.

 Sepanjang jalur pengamatan terdapat dua pelanggaran pada lokasi yang sama yakni
pembalakan lahan dan pembukaan lahan. Lokasi pelanggaran berada di kebun bapak
Elis Kago yang merupakan salah satu anggota KPS. Pelaku pelanggaran saat di
observasi dilapangan adalah Robert yang merupakan anak dari bapak Elis Kago dan
bukan merupakan anggota KPS. Lokasi pelanggaran pada koordinat 8.642150⁰S,
122.374255⁰E. Pada identifikasi pelanggaran pembukaan lahan hutan secara liar
merupakan kebun campuran dengan luasan pembukaan 0,1 Ha. Usia pelanggaran
lama (2-4 minggu). Keaktifan pemanfaatan lahan yang berkelanjutan dan kayu masih
aktif. Sedangkan aktivitas pelanggaran lainnnya yang telah diidentifikasi yakni
pembalakan lahan. Tipe temuan pelanggaran berupa kayu bulat dengan jumlah
sebanyak 25 batang dengan lama pelanggaran atau temuan yaitu lama (2-4 minggu).
Jenis tanaman yang ditebang adalah Lamtoro. Tindakan tim saat penemuan
pelanggaran di lapangan dilakukan observasi berupa wawancara dan dokumentasi.

8. PERMASALAHAN YANG DIHADAPI TIM DI LAPANGAN


 Kondisi udara yang panas
 Banyak tanaman bantuan seperti Pala dan Alpukat yang mati serta sedikit
dilakukan penyulaman oleh kelompok.
 Sebagian besar anggota kelompok tidak hadir pada saat monitoring tanaman
bantuan sehingga kesulitan mengidentifikasi kebun maupun bantuan yang
diterima.
 Ada pembukaan lahan secara ilegal dalam kawasan.
 Adanya pembangunan pondok dalam kawasan hutan

9. Upaya Penyelesaian dan Rencana Tindak Lanjut dengan bersumber dari


permasalahan yang telah terjadi maka :
 Perlunya pendampingan dari pendamping terkait pemeliharaan tanaman
bantuan yang telah diberikan dan penyulaman bibit yang sudah mati
 Perlunya pendampingan dan pembinaan dalam bentuk patroli maupun
sosialisasi terkait pelanggaran yang telah dilakukan.
 Perlunya mempertegas pendamping KPS untuk selalu mendampingi anggota
dan ikut terlibat secara aktif untuk meningkatkan partisipasi anggota dalam
kegiatan kelompok.
10. Kesimpulan
 Perlunya dilakukan pendampingan yang intensif terkait pemanfaatan bantuan
tanaman.
 Pemanfaatan bantuan tanaman apabila dipelihara dengan baik akan
memberikan nilai ekonomis dan menciptakan tutupan lahan yang dapat
mencegah terjadinya bahaya banjir dan longsor serta meningkatkan debit air.

Mengetahui,
Kepala UPT KPH Wil. Kabupaten Sikka Yang melakukan perjalanan

Risal Muhari
NIP 19790909 199903 1 002
B. Herry Siswadi, [Link]
Pembina
NIP. 19751016 200003 1 005 Fransiskus Petrus Pedo Carvalho
NIP. 19690120 199803 1 004

Heribertus Pedor, [Link]


NIP 1980812 2011011008

Felisitas Dwi Haryanto Djati, [Link]


NIP 19860307 201402 1 003

Elisabeth Narlia Samad, [Link]


NIP. 19840310 201001 2 043

Anda mungkin juga menyukai