0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
105 tayangan11 halaman

Pembelajaran Literasi Finansial Kelas VII

Dokumen ini menjelaskan rencana pembelajaran untuk kelas VII tentang bilangan dan literasi finansial, dengan fokus pada konsep jual beli, cerdas berbelanja, dan investasi sejak dini. Pembelajaran melibatkan diskusi kelompok, asesmen awal, dan penggunaan alat digital seperti video dan spreadsheet untuk memperkuat pemahaman siswa. Tujuan utama adalah agar siswa dapat menerapkan konsep bilangan dalam konteks ekonomi sehari-hari dan meningkatkan literasi finansial mereka.

Diunggah oleh

ANDRI MARBUN
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
105 tayangan11 halaman

Pembelajaran Literasi Finansial Kelas VII

Dokumen ini menjelaskan rencana pembelajaran untuk kelas VII tentang bilangan dan literasi finansial, dengan fokus pada konsep jual beli, cerdas berbelanja, dan investasi sejak dini. Pembelajaran melibatkan diskusi kelompok, asesmen awal, dan penggunaan alat digital seperti video dan spreadsheet untuk memperkuat pemahaman siswa. Tujuan utama adalah agar siswa dapat menerapkan konsep bilangan dalam konteks ekonomi sehari-hari dan meningkatkan literasi finansial mereka.

Diunggah oleh

ANDRI MARBUN
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

0

1
Kelas VII (Tujuh)
Materi Bilangan (Literasi Finansial)
Pertemuan 3 x 2 JP
Identifikasi
Dimensi Profil 1. Penalaran Kritis
Lulusan 2. Kolaborasi
3. Kemandirian
4. Komunikasi
Lintas Disiplin Ilmu IPS (sebagai konteks)
Elemen Pemahaman Konsep : Murid memahami
upaya masyarakat dalam memenuhi
kebutuhannya melalui kegiatan ekonomi, harga,
pasar, lembaga keuangan, perdagangan
internasional, peran masyarakat dan negara
dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di era
digital, serta potensi Indonesia menjadi negara
maju.

Tujuan Pembelajaran Murid menyelesaikan permasalahan


keseharian yang melibatkan konsep
bilangan bulat dan rasional termasuk
berkaitan dengan penguatan literasi
finansial.

Praktik Pedagogis Pembelajaran diawali dengan soal


pemecahan masalah, berbasis kelompok,
dan berdiskusi.

Kemitraan Karyawan bank/kantor pegadaian yang


Pembelajaran menyediakan tabungan emas dan menjelaskan
tentang deposito. Penjelasan dapat melalui
ruang virtual.

Lingkungan Memberikan kesempatan kepada murid


Pembelajaran untuk berkolaborasi, eksplorasi, refleksi
dan
menyampaikan pendapatnya dalam ruang kelas.

Pemanfaatan Digital Youtube, Microsoft Excel, dan kalkulator

Pertemuan Pertama : Jual Beli


Pada pertemuan ini murid sudah mendapatkan penjelasan tentang konsep
bilangan bilangan bulat dan rasional.

● Pendidik menyampaikan tujuan pembelajaran menyelesaikan permasalahan


keseharian yang melibatkan konsep bilangan bulat dan rasional termasuk
berkaitan dengan penguatan literasi finansial dengan tema jual beli.
1. Pendidik melakukan asesmen awal melalui Quizizz dengan memberikan 2 soal
permasalahan bilangan bulat dan rasional dalam kehidupan sehari-hari seperti
diskon dalam bentuk persen maupun pecahan (jika internet tidak
memungkinkan dapat menyajikan di papan tulis) untuk mengetahui
kemampuan awal murid pada operasi bilangan bulat dan rasional.
[Link]

Soal 1

Menjelang tahun baru, terdapat 3 toko online yang menjual baju dengan
bentuk dan ukuran yang sama dengan harga awal Rp300.000,00. Setiap toko
memberikan diskon tertentu seperti gambar di atas. Menurutmu toko mana
yang sebaiknya dipilih?

Soal 2

3
Pertemuan Pertama : Jual Beli
Tiga toko online menjual baju dengan bentuk, ukuran, dan harga yang
sama, tetapi berbeda dalam hal diskon (potongan harga), voucher, dan
ongkos kirim. Berdasarkan permasalahan 2 di atas, untuk membeli baju
dengan pengeluaran uang yang sangat minimal, di toko manakah
sebaiknya Anda berbelanja?

2. Murid akan mendapatkan tindak lanjut sesuai dengan kesiapan awal


masing-masing:
Sudah menunjukkan kesiapan awal:
Ketika sebagian besar murid (lebih dari 60%) mampu menjawab dengan
benar minimal 1 dari 2 permasalahan maka dapat melanjutkan
pembelajaran sesuai dengan tujuan yang akan dicapai.
Belum menunjukkan kesiapan awal:
Ketika sebagian besar murid (kurang dari sama dengan 60%) tidak mampu
menjawab 2 permasalahan yang diberikan dengan benar maka pendidik
mengulang kembali materi operasi bilangan bulat dan rasional serta
membahas dua soal yang disajikan sebagai asesmen awal.
3. Murid dibagi menjadi beberapa kelompok secara heterogen yang terdiri dari
3-4 orang. Setiap kelompok diberikan soal pemecahan masalah dan
menjawab pertanyaan penguatan literasi finansial diantaranya harga beli,
harga jual, untung, rugi, persentase untung, dan persentase rugi .
4. Pendidik meminta murid untuk mengerjakan lembar 1 terlebih dahulu untuk
mengingat kembali konsep jual beli kemudian didiskusikan bersama dan
pendidik memberikan penguatan. Kemudian murid melanjutkan untuk
menyelesaikan lembar berikutnya. (Soal lengkap dapat dilihat di
[Link]

Pertemuan Pertama : Jual Beli


5. Pendidik memantau jalannya diskusi dan memberikan bantuan hanya dengan
kata kunci kepada kelompok yang memerlukan.
6. Murid diminta untuk menyajikan hasil diskusinya secara bergantian (satu
kelompok satu permasalahan soal untuk Lembar Kerja lembar kedua) dan
kelompok yang lain memberikan tanggapan (menganalisis jawaban
benar/salah).
7. Pendidik memberikan klarifikasi dan penjelasan apabila ada jawaban murid
yang belum tepat.
8. Pendidik memberikan pertanyaan tentang untung dan rugi “Bagaimana
menghindari rugi dan mendapatkan untung?”
9. Pendidik memberikan pertanyaan “Apa manfaat dan bagaimana murid
mengimplementasikan harga beli, harga jual, untung, rugi, persentase untung,
dan persentase rugi dari pembelajaran yang sudah dipelajari?”
[Link] meminta kepada murid untuk menuliskan hal-hal apa saja yang
mereka pelajari dan menuliskan pertanyaan hal-hal yang belum diketahui.
[Link] berkeliling sambil membaca tulisan murid kemudian memberikan
penguatan materi aplikasi bilangan bulat dan rasional pada harga jual, harga
beli, untung, rugi, dan diskon.
5
Pertemuan Pertama : Jual Beli
Asesmen Formatif
[Link] memberikan penilaian kualitatif terhadap pemahaman,
pengaplikasian dan refleksi murid pada materi aplikasi bilangan bulat dan
rasional (harga jual, harga beli, untung, rugi, dan diskon). [Link]
[Link] lanjut jika sebagian besar murid berada di kriteria mulai berkembang,
pendidik perlu memberikan latihan soal yang dapat dikerjakan di rumah
dengan tingkat kesulitan yang beragam. Jika sudah berada di kriteria cakap
dan mahir pendidik dapat memberikan latihan soal yang lebih kompleks.
[Link] memberikan umpan balik kepada murid bagaimana mereka berpikir
mandiri, berpikir kritis, berkolaborasi, dan berkomunikasi. [Link]
[Link] menyampaikan pertemuan berikutnya akan belajar dengan tema
Cerdas Berbelanja dengan materi pemecahan masalah kebutuhan sehari-hari
yang berhubungan dengan bilangan bulat dan rasional seperti bonus tahunan,
diskon bertingkat, dan pajak. Untuk persiapan pertemun berikutnya pendidik
dapat menghias kelas menjadi seperti swalayan dengan perlengkapan yang tidak
memberatkan dan melakukan permainan peran sesuai dengan Lembar Kerja
[Link] .

Pertemuan Kedua : Cerdas Berbelanja

1. Pendidik menyampaikan tujuan belajar pertemuan kedua menyelesaikan


permasalahan keseharian yang melibatkan konsep bilangan bulat dan rasional
termasuk berkaitan dengan penguatan literasi finansial tema Cerdas
Berbelanja.
2. Murid diberikan video [Link] tentang literasi
finansial beserta Lembar Kerja Video Literasi Finansial [Link] dan
pendidik memberikan penguatan dari hasil menyimak bersama video tersebut.
3. Murid dibagi menjadi beberapa kelompok secara heterogen yang terdiri dari 3-4
anggota kelompok. Pendidik memberikan soal pemecahan masalah kebutuhan
sehari-hari yang berhubungan dengan bilangan bulat dan rasional seperti
bonus tahunan, diskon bertingkat, pajak yang akan dikerjakan oleh murid
bersama teman kelompoknya.(Selengkapnya klik [Link] )
4. Murid dalam kelompok berdiskusi untuk membahas dan merumuskan
permasalahan yang diberikan dalam Lembar Kerja. Pendidik berkeliling dan
membantu kelompok yang membutuhkan penjelasan.
5. Pendidik memberikan pertanyaan “Mengapa kamu memutuskan untuk membeli
barang tersebut?”, “Bagaimana kalian menerapkan cerdas berbelanja?”
7

Pertemuan Kedua : Cerdas Berbelanja


6. Murid menyimpulkan materi yang telah dipelajari dan pendidik memberikan
penguatan cerdas berbelanja sebagai berikut:
o Belanja Bijak
Belanja bijak merupakan proses membuat keputusan pembelian yang
cerdas dan berlandaskan informasi. Menurut Kotler dan Armstrong (2017),
konsumen membuat keputusan pembelian berdasarkan berbagai faktor,
termasuk kebutuhan produk, harga, dan kredibilitas informasi yang
disediakan. Belanja bijak melibatkan penilaian faktor-faktor ini untuk
memastikan nilai uang yang dikeluarkan dan menghindari pembelian
impulsif. Dengan demikian, konsumen yang berbelanja secara bijak akan
mengevaluasi produk dengan hati-hati, membandingkan berbagai pilihan,
dan menggunakan sumber informasi yang terpercaya. Hal-hal ini
diperlukan untuk memaksimalkan kepuasan konsumen dan meminimalkan
penyesalan.
o Murid diberikan penguatan oleh guru agar tidak mudah memutuskan membeli
barang hanya berdasarkan diskon, cash back, flash sale, pay day, beli 1 gratis
1 dan berbagai jenis potongan harga, namun lebih mengutamakan membeli
barang sesuai dengan kebutuhan. Pendidik juga memberikan penguatan
mencari harga beli dari diskon 30%+20% ≠ 50%.
o Pendidik menjelaskan penggunaan kalkulator untuk menghitung diskon. 7.
Murid merefleksi penguasaan materi yang telah dipelajari dengan membuat
catatan penguasaan materi. [Link]

Asesmen Formatif
8. Pendidik memberikan penilaian kualitatif terhadap pemahaman,
pengaplikasian, dan refleksi murid pada materi aplikasi bilangan bulat dan
rasional (cerdas berbelanja dalam memilih diskon dan membeli barang
sesuai kebutuhan bukan keinginan). [Link]
9. Pendidik memberikan umpan balik kepada murid bagaimana mereka berpikir
mandiri, berpikir kritis, berkomunikasi dan berkolaborasi. [Link]
[Link] menyampaikan dan menyiapkan untuk pertemuan berikutnya murid
akan belajar tentang Investasi Sejak Dini dengan Lembar Kerja [Link]
dengan aplikasi Microsoft Excel (offline) atau Google Spreadshet (online). Murid
juga akan bertemu dengan mitra pembelajaran dari bank atau kantor pegadaian
untuk menjelaskan tentang investasi deposito dan emas.
8

Pertemuan Ketiga : Investasi Sejak Dini


Pendidik menyampaikan tujuan pembelajaran menyelesaikan
permasalahan keseharian yang melibatkan konsep bilangan bulat dan
rasional termasuk berkaitan dengan penguatan literasi finansial tema
investasi sejak dini.
1. Pendidik memulai pembelajaran dengan memberikan pertanyaan kepada
murid. 2. Apakah kalian masih ingat tentang investasi yang telah dipelajari pada
pertemuan pertama sebelumnya?
3. Apakah mereka pernah berlatih di rumah untuk berinvestasi?
4. Pendidik dapat mengundang mitra pembelajaran dari bank atau kantor
pegadaian untuk menjelaskan tentang investasi (deposito dan menabung
emas) melalui ruang virtual. Alternatif kegiatan murid dapat membaca
informasi tentang keuntungan investasi emas dan deposito pada link
berikut [Link]
5. Pendidik bertanya kepada murid mengenai bacaan yang
diberikan: 6. Apa yang dimaksud dengan deposito?
7. Menurut dari bacaan yang telah kalian baca, manakah yang
lebih menguntungkan investasi emas atau deposito?
8. Murid diberikan soal pemecahan masalah Investasi Emas Sejak Dini dan
berdiskusi dengan teman . Murid menyelesaikan masalah pada
spreadsheet [Link]
9. Murid diberikan kesempatan untuk menyampaikan hasil perhitungannya (2-3
murid). Murid yang tidak memaparkan hasilnya bersama-sama mencermati
jawaban dan menganalisis jawaban dari teman.
9

Pertemuan Ketiga : Investasi Sejak Dini


[Link] diberikan kesempatan untuk menyampaikan pendapat dari hasil kerja
kelompok.
[Link] memberikan pertanyaan “Apa manfaat dan bagaimana murid
mengimplementasikan konsep bilangan bulat dan rasional pada investasi
yang sudah dipelajari?”
[Link] menyimpulkan materi yang telah dipelajari dengan merespon
pertanyaan pendidik yang sifatnya menuntun dan menggali.

Asesmen Formatif
[Link] melakukan asesmen formatif ketika murid
menyelesaikan permasalahan keseharian yang melibatkan literasi
finansial tentang berinvestasi dengan alat bantu microsoft excel.
[Link]
[Link] lanjut jika sebagian besar murid berada pada kriteria mulai
berkembang dan berkembang, pendidik perlu memberikan latihan soal yang
dapat dikerjakan di rumah dengan tingkat kesukaran yang beragam dan jika
sudah pada cakap dan mahir pendidik dapat memberikan latihan soal yang
lebih kompleks.
Asesmen Sumatif
[Link] akan mengerjakan tiga soal permasalahan keseharian yang
melibatkan konsep bilangan bulat dan rasional termasuk berkaitan dengan
penguatan literasi finansial. [Link] .

Anda mungkin juga menyukai