Benda-benda yang ada disekitar digolongkan menjadi tiga, yaitu benda padat, cair dan gas.
Benda padat dapat diubah ke bentuk lain dengan beberapa perlakuan sperti diberi panas, diberi
tekanan tinggi, atau diberi perlakuan Fisik seperti menggunting, menekan, melipat atau
menyobek.
Wujud benda cair. Benda-benda cair dapat ditemui dengan mudah di sekitarmu. Air merupakan
zat penting dalam kehidupan makhluk hidup yang berwujud cair. Benda cair yang ada di
rumahmu biasanya berada dalam sebuah wadah seperi bak kamar mandi, baskom, gelas, atau
ketel air. Perhatikanlah bahwa ketika benda cair itu dipindahkan, ia akan berubah mengikuti
wadahnya. Jika wadahnya berlubang, benda cair itu akan segera mengalir ke luar dari
wadahnya. Jika kamu melihat sungai atau air terjun, air yang ada di dalam badan sungai akan
mengalir dari tepat yang lebih tinggi ke tempat yang lebih rendah. Benda cair juga dapat
merambat melalui serat-serat halus dari bahan seperti bahan kain. Benda cair mengisi rongga
kecil atau pori-pori bahan tersebut.
Wujud benda gas. Manusia dapat memasukkan dan mengeluarkan gas dari dalam tubuhnya pada
saat bernapas. Manusia menghirup gas oksigen dan mengeluarkan gas karbon dioksida. Dengan
cara meniup, kamu dapat membuat sebuah balon mengembang. Dengan meniup, kamu juga
dapat menggerakkan selembar kertas di tanganmu. Kamu dapat mencium bau napasmu sendiri.
Kamu pun dapat mencium bau-bau lainnya yang berupa gas. Dengan memahami sifat gas,
manusia menciptakan parfum atau minyak wangi untuk menyebarkan bau dari gas yang
dikeluarkan dari wadah parfum tersebut.
Perubahan wujud suatu benda yang terjadi antara lain adalah peristiwa membeku, mencair,
menguap, mengembun, atau menyublim.
Membeku merupakan perubahan wujud benda cair menjadi benda padat. Perubahan ini terjadi
karena suhu di lingkungan menjadi dingin. Benda cair akan membeku jika suhunya di bawah
0°C. Perubahan air menjadi es merupakan salah satu peristiwa yang sering dijumpai sehari-hari.
Mencair merupakan perubahan wujud benda padat menjadi benda cair akibat suhu yang panas.
Beberapa peristiwa di sekitarmu mudah kamu temui untuk menunjukkan peristiwa ini. Salah
satunya ialah es mencair.
Menguap merupakan perubahan wujud benda cair menjadi benda gas. Peristiwa ini mudah
dijumpai ketika ada kegiatan masak-memasak. Pada saat air dipanaskan di atas api kompor,
dalam beberapa saat, air akan mendidih. Peristiwa mendidih adalah contoh terjadinya penguapan
atau perubahan dari benda cair ke gas dan pada saat yang sama, terjadi pengurangan volume air.
Mengembun dalah peristiwa perubahan wujud gas menajdi cair. Peristiwa ini merupakan
kebalikan dari peristiwa [Link] waktu gas mengembun, gas melepaskan kalor karena
terjadi penurunan suhu
di sekitarnya. Peristiwa sehari-hari yang mudah kamu jumpai antara lain peristiwa pengembunan
yang terjadi di pagi hari. Meskipun pada malam sebelumnya tidak terjadi hujan, tetapi pada pagi
hari, terdapat tetesan air pada tanaman yang berada di luar. Kamu juga dapat menjumpai
beberapa tempat terasa lembap oleh air. Peristiwa mengembun ini terjadi karena uap air dalam
udara menyentuh permukaan seperti permukaan daun atau permukaan yang lainnya.
Menyublim merupakan peristiwa berubahnya wujud zat padat menjadi gas. Mengkristal adalah
perubahan wujud gas menjadi padat. Peristiwa “lenyapnya” kapur barus yang diletakkan di
dalam lemari sering dijadikan contoh peristiwa menyublim. Contoh peristiwa ini terjadi pada
saat uap
iodium yang mengkristal menjadi padatan pada saat didinginkan pada suhu tertentu.
Rangkuman materi tematik kelas 5 tema 7 Subtema 1 Muatan pelajaran PPkn
Keragaman Sosial Budaya di Indonesia
Budaya merupakan segala sesuatu yang dihasilkan oleh akal budi manusia.
Adapun wujud budaya, yaitu:
• gagasan atau ide, misalnya kepercayaan;
• tindakan, misalnya upacara adat dan seni pertunjukan; serta
• benda, misalnya pakaian adat dan senjata tradisional.
Selain sebagai identitas, kebudayaan juga sebagai kepribadian suatu
bangsa. Negara kita mengembangkan kebudayaan daerah dalam rmemperkaya kebudayan
nasional. Hubungan antara keduanya serat karena kebudayaan nasional bersumber dari
kebudayaan daerKebudayaan nasional lahir sebagai hasil usaha akal budi atau pikirseluruh
bangsa Indonesia yang terdiri atas beragam ras dan suku.
Faktor Penyebab Keragaman Bangsa Indonesia
Indonesia merupakan negara kesatuan yang masyarakatnya majemuk.
Bangsa Indonesia terdiri atas beberapa suku bangsa yang menyebar darSabang (ujung Sumatra
Utara) sampai Merauke (ujung Papua).
Syukur adalah ucapan yang tepat atas keberagaman sosial budaya bangsa kita.
Melestarikan adalah tindakan yang tepat ketika menyaksikan kebudayaankebudayaan dari
berbagai Suku bangsa di Indonesia. Adapun Kerukunan merupakan cita-cita yang harus
diwujudkan ketika melihat berbagai perbedaan suku bangsa yang ada di Indonesia.
Dalam sikap saling menghargai keberagaman sosial budaya, kita dilarang membeda-bedakan.
Kita dilarang menganggap bahwa suku bangsa kita sendiri lebih tinggi dibandingkan dengan
suku bangsa lain. Kita juga dilarang merendahkan budaya dari suku bangsa lain. Pada dasarnya,
kebudayaan daerah menyumbang bagi kekayaan budaya nasional. Akan lebih membanggakan
lagi jika kita tidak hanya mengenal budaya dari suku bangsa lain, tetapi juga mengerti maknanya
dan turut melestarikannya.
Rangkuman materi tematik kelas 5 tema 7 Subtema 1 Muatan pelajaran IPS
Bangsa kita mengalami penjajahan cukup lama. Selama masa penjajahan, bangsa kita
mengalami penderitaan akibat adanya penindasan. Pada masa pemerintahan kerajaan-kerajaan
Islam di Indonesia, datanglah orang-orang Eropa yang mengadakan pelayaran samudra.
Kedatangan orang orang Eropa di Nusantara mula-mula disambut baik oleh bangsa Indonesia.
Namun, ketika orang-orang Eropa itu berusaha menguasai Nusantara, mereka mendapatreaksi
kerasberupa perlawanan perlawanan di berbagai daerah.
Peristiwa Kedatangan Bangsa Barat
Mulai akhir abad XV, bangsa Eropa berusaha melakukan penjelajahan samudra. Bangsa Eropa
yang pernah melakukan penjelajahan dan penjajahan di Indonesia dimulai oleh bangsa Portugis.
Kapal mereka pertama kali mendarat di Malaka pada tahun 1511. Berikutnya ialah bangsa
Spanyol yang mendarat di Tidore, Maluku pada tahun 1521. Kemudian, disusul oleh bangsa
Inggris dan Belanda. Kapal-kapal Belanda pertama kali mendarat di Pelabuhan Banten pada
tahun 1596.
Faktor-faktor pendorong penjelajahan samudra antara lain sebagai berikut.
a. Adanya keinginan mencari kekayaan (gold)
Kekayaan yang mereka cari terutama adalah rempah-rempah. Sekitar abad XV di Eropa, harga
rempah-rempah sangat mahal. Harga rempah-rempah semahal emas (gold). Mereka sangat
membutuhkan rempah-rempah untuk industri obat-obatan dan bumbu masak.
b. Adanya keinginan menyebarkan agama (gospel)
Selain mencari kekayaan dan tanah jajahan, bangsa Eropa juga membawa
misi khusus. Misi khusus tersebut adalah menyebarkan agama kepada penduduk daerah yang
dikuasainya. Tugas mereka ini dianggap sebagai tugas suci yang harus dilaksanakan ke seluruh
dunia dan dipelopori oleh bangsa Portugis.
c. Adanya keinginan mencari kejayaan (glory)
Di Eropa, ada suatu anggapan bahwa apabila suatu negara mempunyai banyak tanah jajahan,
negara
Tersebut termasuk negara yang jaya (glory). Dengan adanya anggapan ini, negaranegara Eropa
berlomba-lomba untuk mencari tanah jajahan sebanyakbanyak nya.
d. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi
Ilmu pengetahuan dan teknologi berkembang pesat.
Contohnya seperti berikut.
1) Dikembangkannya teknik pembuatan kapal yang dapat digunakan untuk mengarungi samudra
luas.
2) Ditemukannya mesiu untuk persenjataan. Senjata dapat digunakan untuk melindungi
pelayaran
Dari ancaman bajak laut dan sebagainya.
3) Ditemukannya kompas.
Kompas digunakan sebagai penunjuk arah sehingga para penjelajah tidak lagi bergantung pada
kebiasaan alam. Untuk menentukan arah, biasanya mereka berpedoman pada bintang sehingga
jika angkasa tertutup awan, mereka tidak dapat meneruskan pelayarannya. Dengan kompas,
mereka bebas berlayar ke arah mana pun tanpa gangguan, baik siang maupun malam.
Sistem tanam paksa adalah menanam tanaman tertentu untuk diserahkan ke kolonial beanda.
Sistem ini terjadi pada masa kepemimpinan johanes van den bosch. Sistem tanam pakasa
mendapatkan banyak penentangan dari beerbagai pihak diantaranya adalah Douwes dekker atau
multatuli.
Berdasarkan ciri-ciri fisiknya, masyarakat Indonesia dapat dibedakan
menjadi 4 (empat) kelompok ras sebagai berikut.
1) Kelompok ras Papua Melanezoid, terdapat di Papua, Pulau Aru, Pulau Kai.
2) Kelompok ras Negroid, antara lain orang Semang di Semenanjung
Malaka, orang Mikopsi di Kepulauan Andaman.
3) Kelompok ras Weddoid, antara lain orang Sakai di Siak Riau, orang Kubu di Sumatra Selatan
dan Jambi, orang Tomuna di Pulau Muna, orang Enggano di Pulau Enggano, dan orang
Mentawai di Kepulauan Mentawai.
4) Kelompok ras Melayu Mongoloid, yang dibedakan menjadi 2 (dua) golongan.
a) Ras Proto Melayu (Melayu Tua) antara lain Suku Batak, Suku Toraja, Suku Dayak.
b) Di samping kelompok ras di atas, masyarakat Indonesia juga terdiri atas kelompok warga
keturunan China (ras Mongoloid), warga keturunan Arab, Pakistan, India, ras Kaukasoid, dan
sebagainya yang hidup berdampingan membaur menjadi warga negara Indonesia. Masyarakat
Indonesia tidak mengenal superioritas suatu ras dan tidak menganut paham rasialisme.
Rangkuman materi tematik kelas 5 tema 7 Subtema 1 Muatan pelajaran SBDP
Lagu wajib adalah lagu yang wajib dipelajari oleh siswa dalam rangka menanamkan rasa cinta
tanah air, menghargai jasa pahlawan, dan membakar semangat perjuangan agar selalu menyala.
Ciri-ciri lagu wajib antara lain sebagai berikut.
1. Lirik lagu wajib bertujuan untuk menanamkan sikap cinta tanah air, kepahlawanan,
nasionalisme, serta rela berkorban demi bangsa dan negara.
2. Biasanya, lagu wajib menggunakan irama yang penuh semangat dan atau berupa himne.
3. Lagu-lagu wajib diajarkan, dipelajari, dan dihayati sesuai dengan maksud dan tujuan yang
terkandung di dalamnya