SIMPLE RANDOM SAMPLING
Presented By : Dwi Asih Septi Wahyuni
PENGERTIAN
Simple random sampling adalah metode pengambilan sampel di mana
setiap anggota populasi memiliki peluang yang sama untuk dipilih sebagai
sampel. Dalam teknik ini, pemilihan dilakukan secara acak, sehingga
setiap anggota populasi memiliki kesempatan yang adil untuk masuk
dalam sampel, tanpa dipengaruhi oleh faktor lain. Misalnya, jika Anda
memiliki daftar 100 orang dan ingin memilih 10 orang, Anda bisa
memilihnya secara acak dengan undian atau menggunakan tabel angka
acak.
Sumber: Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
02
LANGKAH PENARIKAN SAMPEL SRS
MENENTUKAN POPULASI MENETAPKAN ALAT
Populasi adalah keseluruhan subjek
PEMILIHAN ACAK
atau individu yang menjadi objek
Tabel acak angka acak, undian
penelitian.
MELAKUKAN PEMILIHAN
MENENTUKAN UKURAN SAMPEL SAMPEL SECARA ACAK
MEMBUAT KERANGKA SAMPEL MENGUMPULKAN DATA
DARI SAMPEL
Kerangka sampel adalah daftar lengkap anggota populasi.
Misalnya, jika populasi adalah mahasiswa di sebuah universitas,
maka kerangka sampel adalah daftar semua mahasiswa tersebut.
03 Sumber: Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
UKURAN SAMPEL
RUMUS SLOVIN
TABEL KREJCIE DAN MORGAN
RUMUS PROPORSI UNTUK POPULASI TAK
TERHINGGA
04
RUMUS SLOVIN Rumus Slovin digunakan untuk menentukan ukuran sampel (n) dari populasi (N) dengan margin
of error (e) tertentu. Rumus ini sering digunakan dalam penelitian statistik untuk menghitung
jumlah sampel yang representatif dari suatu populasi.
Berikut adalah rumus Slovin:
08
TABEL KREJCIE Tabel Krejcie dan Morgan digunakan untuk menentukan ukuran sampel dari
populasi yang besar dengan mudah tanpa perlu menghitung secara manual. Tabel
DAN MORGAN ini didasarkan pada formula statistik dan memungkinkan peneliti untuk mengetahui
ukuran sampel yang diperlukan dengan tingkat kepercayaan tertentu (biasanya
95%) dan margin of error yang ditetapkan (biasanya 5%).
Cara Penggunaan Tabel Krejcie:
Langkah 1: Cari tahu ukuran populasi (N) yang Anda miliki.
Langkah 2: Cari ukuran populasi tersebut dalam tabel Krejcie dan Morgan.
Langkah 3: Di kolom sampingnya, Anda akan menemukan ukuran sampel (n) yang
sesuai untuk populasi tersebut.
Contoh Penggunaan Tabel Krejcie:
Jika Anda memiliki populasi sebanyak 1.000 orang,
berdasarkan tabel Krejcie dan Morgan, ukuran sampel yang
diperlukan adalah 278 orang.
Tabel ini dirancang untuk membantu peneliti yang bekerja
dengan populasi besar, agar tidak perlu menghitung ukuran
sampel secara manual menggunakan rumus.
08
TABEL KREJCIE DAN MORGAN
07 Sumber: Krejcie, R. V., & Morgan, D. W. (1970). Determining Sample Size for
Research Activities. Educational and Psychological Measurement, 30(3), 607-610.
Rumus proporsi untuk menghitung ukuran sampel dari populasi tak terhingga (atau
RUMUS PROPORSI UNTUK sangat besar) digunakan ketika ukuran populasi tidak diketahui atau sangat besar
POPULASI TAK TERHINGGA sehingga diasumsikan tak terbatas. Dalam kasus ini, rumus yang digunakan
didasarkan pada distribusi normal dan perkiraan proporsi populasi.
Berikut rumus untuk menentukan ukuran sampel (n) dari populasi tak terhingga:
Keterangan: Contoh Penghitungan:
n = ukuran sampel yang dibutuhkan Jika Anda ingin menentukan ukuran sampel dengan:
Z = skor Z dari distribusi normal untuk tingkat kepercayaan yang diinginkan (contoh: Tingkat kepercayaan 95% (Z = 1,96),
Proporsi populasi 50% (P = 0,5), dan
untuk 95% tingkat kepercayaan, Z = 1,96)
Margin of error 5% (d = 0,05),
P = proporsi populasi (diasumsikan 0,5 jika tidak diketahui, karena 0,5 memberikan Maka rumusnya adalah:
ukuran sampel terbesar dan dianggap paling konservatif)
d = margin of error yang diinginkan (biasanya 0,05 untuk 5%)
Langkah Penghitungan:
Tentukan tingkat kepercayaan yang diinginkan, dan dari situ, dapatkan nilai Z.
Untuk tingkat kepercayaan 90%, Z = 1,645
Untuk tingkat kepercayaan 95%, Z = 1,96 Jadi, ukuran sampel yang diperlukan adalah 384.
Untuk tingkat kepercayaan 99%, Z = 2,576 Rumus ini sering digunakan dalam survei besar di mana
populasi sebenarnya tidak diketahui atau sangat besar, seperti
Tentukan nilai P. Jika tidak ada informasi tentang proporsi populasi, gunakan P = 0,5.
survei populasi global atau studi di mana cakupan populasi
Tentukan margin of error d (biasanya 0,05 atau 5%).
sangat luas.
PENDEKATAN TABEL ACAK
(TABEL ANGKA RANDOM/TAR)
REMINDER APPROACH QUOTIENT APPROACH INDEPENDENT CHOICE OF DIGITS
05
REMINDER APPROACH
Misalkan ada N unit populasi dan jumlah digits dari N Contoh Remainder Approach
adalah sebanyak r digit. Berikut adalah langkah- Misalkan kita ingin mengambil sampel SRS WOR sebanyak
langkah pemilihan unit sampel menurut Remainder n = 3 dari populasi N = 36 dengan metode remainder
Approach: approach. Untuk tujuan keseragaman dan mempermudah
Tentukan nilai N’ yaitu kelipatan terbesar dari N penjelasan, pembacaan TAR di sini dimulai dari halaman 1,
dengan jumlah digit yang sama. N’ adalah batas atas baris 1, dan kolom 2.
dari angka random yang akan terpilih. Sebagai contoh, Karena N = 36, maka r = 2 dan N’=72. Dengan demikian,
angka random yang diperoleh beserta apakah angka
misalkan diketahui N = 32 maka r = 2, sehingga N’ = 96.
random tersebut ditolak atau digunakan, diberikan sebagai
Jika AR ≤ N, maka unit yang nomor urutnya sama
berikut:
dengan AR tersebut terpilih sebagai sampel.
83 → Tolak, karena lebih dari N’
Jika AR = 0, maka unit ke-N (terakhir) terpilih sebagai
71 → 71/36 = 1 → sisa 35 (unit ke-35 terpilih sebagai
sampel.
sampel)
Jika N < AR ≤ N', maka lakukan operasi pembagian: 46 → 46/36 = 1 → sisa 10 (unit ke-10 terpilih sebagai
ARN=k (sisa s) sampel)
Unit dengan nomor urut = s akan terpilih sebagai 80 → Tolak, karena lebih dari N’
sampel. Jika s = 0, unit ke-N (terakhir) terpilih sampel. 74 → Tolak, karena lebih dari N’
Jika AR > N’, maka lanjutkan penelusuran ke angka 91 → Tolak, karena lebih dari N’
random di baris selanjutnya pada kolom yang sama. 65 → 65/36 = 1 → sisa 29 (unit ke-29 terpilih sebagai
Lakukan pengambilan AR sampai jumlah sampel sampel)
terpenuhi. Jika sudah sampai kolom terakhir dan Jadi, sampel yang terpilih adalah sampel dengan nomor
belum mendapatkan AR sebanyak sampel, lanjutkan urut 35, 10 dan 29
ke kolom berikutnya pada baris pertama.
QUOTIENT APPROACH
Contoh : Quotient Approach
Misalkan terdapat N unit populasi dan jumlah digits dan N
Misalkan kita ingin mengambil sampel SRS WOR di mana n
adalah sebanyak r digit. Berikut adalah langkah-langkah
pengambilan unit sampel menurut Quotient Approach: = 3 dari populasi N = 36 dengan quotient approach. Untuk
Tentukan nilai N’ yaitu kelipatan terbesar dari N dengan tujuan keseragaman, pembacaan TAR dimulai dari
jumlah digit yang sama. Misalkan N = 32, maka r = 2 dan halaman 1, baris 1, dan kolom 2.
N’=96. Karena N = 36, maka r = 2 dan N’= 72; N’-1 = 71; q = 72/36
Angka random (AR) yang diambil adalah mulai dari 0 = 2. Angka random terpilih beserta apakah angka random
sampai (N’-1). tersebut ditolak atau dipakai ditunjukkan berikut ini:
Hitung nilai q = N’/N dan t = AR/q (pembulatan ke bawah). 83 → Tolak, karena lebih dari N’ - 1
Sampel terpilih = unit dengan nomor urut (t-1). 71 → t = 71/q = 71/2 = 35 (unit ke-34 terpilih sebagai
Lakukan pengambilan AR sampai jumlah sampel sampel)
terpenuhi. Jika sudah sampai baris terakhir di kolom 46 → t = 46/q = 46/2 = 23 (unit ke-22 terpilih sebagai
tersebut dan belum mendapatkan AR sebanyak sampel, sampel)
lanjutkan ke kolom berikutnya baris pertama. 80 → Tolak, karena lebih dari N’ - 1
74 → Tolak, karena lebih dari N’ - 1
91 → Tolak, karena lebih dari N’ - 1
65 → 65/q = 65/2 = 32 (unit ke-31 terpilih sebagai sampel)
Jadi, sampel terpilih adalah sampel dengan nomor urut 34,
22, 31.
INDEPENDENT CHOICE OF DIGITS
Berikut adalah langkah-langkah pemilihan unit sampel
mengunakan pendekatan independent choice of digits:
Contoh : Independent Choice of
Tentukan halaman tabel angka random (TAR) yang akan
Digits
digunakan, kemudian pilih baris dan kolom dari halaman TAR
Misalkan kita ingin mengambil
yang terpilih untuk memulai penelurusan angka random (AR).
sampel SRS sebanyak n = 6 dari
Anda dapat gunakan hari, tanggal, dan bulan untuk melakukan ini.
populasi N = 60. Untuk tujuan
Misalnya, untuk hari ganjil (senin, rabu, jumat, minggu) maka
keseragaman dan mempermudah
halaman 1 TAR yang terpilih, dan untuk hari genap (selasa, kamis,
penjelasan, pembacaan TAR di sini
sabtu), maka halaman 2 TAR yang terpilih. Lalu, tanggal dapat
akan dimulai dari halaman 1, baris
dijadikan sebagai baris dan bulan sebagai kolom.
1, dan kolom 1.
Jika jumlah populasi sebanyak N unit dan jumlah digits dari N
Diketahui N = 60, maka jumlah
adalah sebanyak r digits, maka telusuri r digit angka dari baris dan
digit populasi adalah 2 (r = 2)
kolom permulaan.
sehingga kita mengambil 2 kolom
Jika angka random (AR) ≤ N, maka unit yang nomor urutnya sama
dimulai dari baris pertama,
dengan AR tersebut terpilih sebagai sampel.
kemudian dilanjutkan ke baris
Jika angka random (AR) = 0, maka unit ke-N (terakhir) terpilih
berikutnya pada kolom yang sama
sampel
sampai sampel yang diinginkan
Jika angka random (AR) > N, maka lanjutkan penelusuran ke angka
terpilih.
random di baris selanjutnya pada kolom yang sama. Apabila
Sampel yang terpilih yaitu sebagai
sudah sampai pada kolom terakhir dan belum juga mendapatkan
berikut:
angka random sebanyak sampel, lanjutkan ke kolom berikutnya
untuk WR: 57, 57, 26, 48, 22, 19
pada baris pertama.
untuk WOR: 57, 26, 48, 22, 19, 46
Lakukan pengambilan AR sampai jumlah sampel yang diinginkan
terpenuhi.
TABEL ANGKA RANDOM (TAR)
ANGKA ACAK
CONTOH SIMPEL RANDOM SAMPLING
CONTOH PENERAPAN
SURVEI OPINI PUBLIK RISET PASAR PENELITIAN
Suatu lembaga survei Perusahaan ingin Badan kesehatan masyarakat
ingin mengetahui mengetahui preferensi ingin mengetahui prevalensi
pendapat masyarakat konsumen terhadap produk penyakit tertentu dalam
tentang sebuah isu baru mereka. Mereka populasi kota. Mereka
kebijakan terbaru. Mereka menggunakan simple menggunakan simple random
menggunakan simple random sampling untuk sampling untuk memilih 1.000
random sampling untuk memilih sekelompok penduduk secara acak dari
memilih individu yang konsumen dari database daftar penduduk untuk
akan diwawancarai, pelanggan mereka. diikutsertakan dalam
sehingga setiap individu di Tujuannya adalah untuk pemeriksaan kesehatan
kota tersebut memiliki mengirimkan sampel produk
peluang yang sama untuk ke konsumen dan membuat
memberikan pendapatnya mereka mengisi survei
tentang pengalaman yang
dirasakan
KELEBIHAN DAN KEKURANGAN
KELEBIHAN KEKURANGAN
Representatif: Hasil dari sampel biasanya Mahal: Biaya untuk mendapatkan sampel
dapat dianggap representatif dari populasi bisa tinggi jika unit-unit tersebut tersebar
secara keseluruhan. secara geografis.
Kesederhanaan: Proses pengambilan Presisi Lebih Rendah: Kesalahan standar
sampel ini relatif sederhana dan mudah penduga bisa tinggi, terutama jika ukuran
dipahami. sampel relatif kecil
Tanpa Bias: Meminimalkan risiko bias
dalam pemilihan sampel karena tidak ada
intervensi dalam pemilihan individU
Dengan demikian, simple random sampling merupakan metode yang efektif dan
representatif dalam pengambilan sampel, tetapi perlu dipertimbangkan juga potensi
kekurangannya dalam implementasi nyata.
THANK YOU