PERENCANAAN
PEMBELAJARAN IPAS SD
KELAS 4
BAB 1 : Tumbuhan, Sumber Kehidupan di
Bumi
TOPIK A : Bagian Tubuh Tumbuhan
TOPIK B : Fotosintesis, Proses Paling Penting di
Bumi Topik C : Perkembangbiakan Tumbuhan
NAMA GURU : RETNO ARDIANTI, [Link].
NAMA SEKOLAH : SD NEGERI KETAJEN 2
KEC. GEDANGAN
IPAS SD KELAS 4 SD
PEMBELAJARAN
MENDALAM
BAB 1 : Tumbuhan, Sumber Kehidupan
di Bumi
TOPIK A : Bagian Tubuh
Tumbuhan
NAMA GURU : RETNO ARDIANTI, [Link].
NAMA SEKOLAH : SD NEGERI KETAJEN 2
KEC. GEDANGAN
INFORMASI UMUM
1. Nama Guru : RETNO ARDIANTI, [Link].
Instansi : SD NEGERI KETAJEN 2 KEC. GEDANGAN
Tahun
: 2025/2026
2. Jenjang Sekolah
: SD
3. Kelas/Fase
: 4 (Empat) / B
4. Semester
: I (Ganjil)
5. Alokasi Waktu
: 2 JP (2 X 35 Menit)
6. Materi : TOPIK A : Bagian Tubuh Tumbuhan
IDENTIFIKASI
[Link] Peserta didik
Peserta didik kelas 4 berada pada fase perkembangan operasional konkret.
Mereka belajar paling baik melalui pengalaman langsung, observasi, dan interaksi
dengan objek nyata. Minat mereka tinggi pada kegiatan eksplorasi di luar kelas.
Pengetahuan awal mengenai nama-nama tumbuhan cukup baik, namun pemahaman
konseptual tentang fungsi spesifik setiap bagian tubuh tumbuhan dan keterkaitannya
sebagai satu sistem kehidupan masih perlu dibangun dan diperdalam.
[Link] Materi Pelajaran
Materi ini dirancang untuk mengembangkan pemahaman dari pengetahuan faktual
(nama bagian tumbuhan) menuju konseptual (fungsi dan hubungan antar bagian), prosedural
(cara mengamati dan mencatat data), hingga metakognitif (merefleksikan proses
belajar). Relevansi ditekankan dengan menghubungkan fungsi tumbuhan dengan
kehidupan sehari- hari (sumber makanan, oksigen, keindahan) untuk menciptakan
pengalaman belajar yang bermakna Pembelajaran ini juga mengintegrasikan nilai karakter
seperti rasa syukur kepada Tuhan, kepedulian terhadap lingkungan, dan rasa ingin tahu.
pada lembar kerja dan
[Link] Profil Lulusan
jurnal belajar.
DPL1 - Keimanan dan Ketakwaan terhadap
Tuhan YME:
Menghayati bahwa tumbuhan adalah ciptaan Tuhan
yang kompleks dan bermanfaat, sehingga
menumbuhkan rasa syukur.
DPL3 - Penalaran Kritis: Mampu berpikir logis dan
analitis saat mengidentifikasi, mengevaluasi, dan
memproses informasi
mengenai fungsi bagian tumbuhan untuk memahami
sistem kehidupan.
DPL5 - Kolaborasi: Mampu bekerja sama secara efektif
dalam
kelompok untuk mencapai tujuan bersama, melalui pembagian
peran saat observasi dan diskusi.
DPL8 - Komunikasi: Memiliki kemampuan
menyampaikan ide
dan informasi baik secara lisan saat presentasi maupun tulisan
Gambar 1.1 : Kerangka Pembelajaran Mendalam
DESAIN PEMBELAJARAN
CAPAIAN PEMBELAJARAN
Pada Fase B peserta didik mengidentifikasi keterkaitan antara pengetahuan- pengetahuan yang
baru saja diperoleh serta mencari tahu bagaimana konsep- konsep Ilmu Pengetahuan Alam dan
Sosial berkaitan satu sama lain yang ada di lingkungan sekitar dalam kehidupan sehari-hari.
Penguasaan peserta didik terhadap materi yang sedang dipelajari ditunjukkan dengan
menyelesaikan tantangan yang dihadapi dalam kehidupan sehari-hari. Selanjutnya peserta didik
mengusulkan ide/ menalar, melakukan investigasi/ penyelidikan/ percobaan,
mengomunikasikan, menyimpulkan, merefleksikan, mengaplikasikan dan melakukan tindak
lanjut dari proses inkuiri yang sudah dilakukannya.
CAPAIAN PER ELEMEN
Pemahan IPAS
Peserta didik dapat membuat simulasi menggunakan bagan/alat bantu sederhana tentang siklus
hidup makhluk hidup.
Keterampilan Proses
1. Mengamati. Di akhir fase ini, peserta didik mengamati fenomena dan peristiwa secara sederhana
dengan menggunakan pancaindra dan dapat mencatat hasil pengamatannya.
2. Mempertanyakan dan memprediksi Dengan menggunakan panduan, peserta didik
mengidentifikasi pertanyaan yang dapat diselidiki secara ilmiah dan membuat prediksi
berdasarkan pengetahuan yang dimiliki sebelumnya.
3. Merencanakan dan melakukan penyelidikan Dengan panduan, peserta didik membuat
rencana dan melakukan langkah-langkah operasional untuk menjawab pertanyaan yang
diajukan. Menggunakan alat dan bahan yang sesuai dengan mengutamakan keselamatan.
Peserta didik menggunakan alat bantu pengukuran untuk mendapatkan data yang akurat.
4. Memproses, menganalisis data dan informasi Mengorganisasikan data dalam bentuk tabel
dan grafik sederhana untuk menyajikan data dan mengidentifikasi pola. Peserta didik
membandingkan antara hasil pengamatan dengan prediksi dan memberikan alasan yang bersifat
ilmiah.
5. Mengevaluasi dan refleksi Mengevaluasi kesimpulan melalui perbandingan dengan teori yang
ada. Menunjukkan kelebihan dan kekurangan proses penyelidikan.
6. Mengomunikasikan hasil. Mengomunikasikan hasil penyelidikan secara Lisan dan tertulis dalam
berbagai format.
LINTAS DISIPLIN ILMU :
Bahasa Indonesia: Peserta didik mengembangkan keterampilan komunikasi dengan
mendeskripsikan hasil pengamatan secara lisan, menulis laporan sederhana pada lembar kerja,
dan menyampaikan gagasan saat berdiskusi.
Matematika: Peserta didik dapat melakukan pengukuran sederhana (misalnya, memperkirakan
tinggi batang atau panjang daun) dan mengorganisasi data hasil pengamatan kelompok.
Seni Budaya dan Prakarya (SBdP): Peserta didik mengembangkan kreativitas
dengan menggambar hasil observasi tumbuhan secara detail dan estetis, serta saat
membuat model
tumbuhan 3D dari bahan plastisin atau bahan daur ulang.
Pendidikan Pancasila: Nilai gotong royong (Kolaborasi) diterapkan saat kerja kelompok.
Nilai
kepedulian terhadap lingkungan sebagai wujud cinta tanah air (Kewargaan) ditanamkan melalui
pemahaman pentingnya menjaga tumbuhan.
DESAIN PEMBELAJARAN
TUJUAN PEMBELAJARAN
[Link] pengamatan di lingkungan sekitar, peserta didik dapat mengidentifikasi minimal
5 bagian tubuh tumbuhan (akar, batang, daun, bunga, buah) dengan benar.
[Link] diskusi kelompok dan eksplorasi informasi, peserta didik dapat menjelaskan fungsi
utama dari setiap bagian tubuh tumbuhan dengan tepat.
TOPIK PEMBELAJARAN
Peran dan Fungsi Bagian Tubuh Tumbuhan.
KERANGKA PEMBELAJARAN
Praktik Pedagogis : Menggunakan Pembelajaran Berbasis Inkuiri yang diadaptasi
untuk memandu peserta didik dari observasi, bertanya, mengumpulkan data, hingga menarik
kesimpulan. Pendekatan ini mendorong keterampilan berpikir tingkat tinggi dan partisipasi aktif.
KEMITRAAN PEMBELAJARAN
Melibatkan petugas kebun sekolah (jika ada) sebagai narasumber singkat tentang cara merawat
tumbuhan, dan orang tua sebagai mitra di rumah untuk membantu peserta didik melakukan tindak
lanjut pengamatan
LINGKUNGAN PEMBELAJARAN
Ruang Fisik: Optimalisasi taman sekolah sebagai laboratorium alam dan ruang
kelas yang ditata fleksibel untuk kerja kelompok.
Ruang Virtual: Pemanfaatan proyektor,File PPT dan LMS jika tersedia untuk sumber
belajar tambahan.
Budaya Belajar: Mengembangkan iklim belajar yang aman, nyaman, dan saling memuliakan,
di mana peserta didik termotivasi untuk bereksplorasi, berekspresi, dan berkolaborasi
PEMANFAATAN DIGITAL
Pelaksanaan: Menayangkan video edukasi dari perpustakaan digital (contoh: YouTube
Edukasi).
Asesmen: Menggunakan aplikasi kuis interaktif (seperti Kahoot!, Quizziz) untuk tes
formatif yang menggembirakan , dan portofolio digital untuk mengumpulkan foto hasil
karya siswa.
PENGALAMAN BELAJAR
AWAL (10 MENIT)
Menciptakan suasana Berkesadaran, bermakna,
menggembirakan Pembukaan Positif:
Peserta didik menjawab salam, berdoa bersama, dan menjawab sapaan guru dengan ramah
untuk membangun suasana kelas yang nyaman dan positif.
Pemusatan Konsentrasi:
Guru dapat menerapkan permainan singkat seperti "Tebak Gerakan" (misalnya,
menirukan gerakan pohon tertiup angin) untuk memusatkan konsentrasi dan energi
peserta didik.
Stimulasi Rasa Ingin Tahu:
Guru menayangkan video singkat atau gambar sebuah pohon besar yang berbuah lebat.
Guru memberikan pertanyaan pemantik untuk merangsang rasa ingin tahu:
"Menurut kalian, apa yang membuat tumbuhan bisa berdiri kokoh, memiliki daun yang hijau,
dan menghasilkan buah yang bisa kita nikmati?"
Menyampaikan Tujuan:
Guru menjelaskan tujuan pembelajaran hari ini dengan bahasa yang mudah dipahami oleh
peserta didik: "Hari ini kita akan menjadi detektif tumbuhan! Kita akan menyelidiki bagian-
bagian tubuh tumbuhan di sekitar kita dan mencari tahu tugas penting dari setiap bagian itu."
PENGALAMAN BELAJAR
Pada tahap ini, siswa aktif terlibat dalam pengalaman belajar memahami, mengaplikasi, dan merefleksi.
Guru menerapkan prinsip pembelajaran berkesadaran, bermakna, menyenangkan untuk mencapai
tujuan pembelajaran
INTI ( 50
MENIT) AWAL (MENGGEMBIRAKAN,
BERMAKNA) MEMAHAMI
Guru menampilkan materi melalui media presentasi PPT
Setelah mengidentifikasi bagian tumbuhan, peserta didik berdiskusi dan mencari
informasi tambahan dari berbagai sumber (buku, poster, artikel) untuk menemukan fungsi
dari setiap bagian tersebut. Ini adalah proses membangun pemahaman.
Guru secara aktif menyiapkan dan menawarkan berbagai sumber informasi yang relevan dan
mudah diakses oleh peserta didik, seperti buku paket, poster, dan artikel sederhana yang
sudah dicetak.
Guru berkeliling ke setiap kelompok untuk memantau jalannya diskusi. Guru tidak
mendominasi, melainkan mendengarkan dan sesekali melontarkan pertanyaan pemantik
untuk memperdalam diskusi, misalnya, "Menurut kalian, mengapa akar adanya di bawah
tanah? Apa yang dicarinya di sana?"
Peserta didik menuangkan informasi yang mereka dapatkan ke dalam peta konsep. Aktivitas
ini membantu mereka menghubungkan dan menyusun pengetahuan baru tentang bagian
tumbuhan dan fungsinya secara terstruktur.
Jika menemukan ada peserta didik atau kelompok yang salah dalam memahami fungsi
sebuah bagian tumbuhan, guru memberikan arahan atau pertanyaan yang menuntun mereka
untuk menemukan konsep yang benar, bukan langsung menyalahkan atau memberi jawaban.
MENGAPPLIKASI
Guru membagi kelompok, membagikan lembar pengamatan, dan memberikan instruksi
yang jelas mengenai "Misi Pengamatan". Guru juga memastikan keamanan dan ketertiban
selama peserta didik berada di luar kelas.
Peserta didik melakukan kunjungan lapangan ke taman sekolah untuk mengamati
tumbuhan secara langsung.
Peserta didik secara aktif mengidentifikasi, menggambar, dan melabeli bagian-bagian tubuh
tumbuhan. Ini adalah penerapan langsung dari instruksi yang diberikan.
Peserta didik membuat "Kartu Cerdas Tumbuhan". Ini adalah bentuk pengembangan
proyek di mana mereka menciptakan sebuah produk fisik (kartu) sebagai hasil dari pemahaman
yang telah mereka bangun.
PENGALAMAN BELAJAR
Pada tahap ini, siswa aktif terlibat dalam pengalaman belajar memahami, mengaplikasi, dan merefleksi.
Guru menerapkan prinsip pembelajaran berkesadaran, bermakna, menyenangkan untuk mencapai
tujuan pembelajaran
INTI ( 50 MENIT)
Selama proses observasi dan pembuatan "Kartu Cerdas", guru berperan sebagai
pendamping yang siap membantu jika ada kesulitan. Guru memberikan semangat,
bertanya tentang kemajuan mereka, dan membantu mengatasi kendala teknis (misalnya
kesulitan menggambar).
Guru secara eksplisit mendorong setiap kelompok untuk membuat kartu seunik mungkin dan
menghargai setiap ide yang muncul, sesuai dengan prinsip diferensiasi produk.
Kembali di kelas, setiap kelompok mendapatkan kartu informasi tentang fungsi satu bagian
tumbuhan. Mereka mendiskusikan dan memahami fungsi bagian tersebut
MEREFLEKSI
Peserta didik mempresentasikan hasil kerja mereka (gambar dan kartu cerdas) dan
mendapatkan umpan balik dari teman serta guru.
Guru mengatur jalannya presentasi setiap kelompok, memberikan kesempatan yang
sama, dan mengelola sesi umpan balik agar tetap positif dan membangun. Guru juga
turut memberikan umpan balik yang menguatkan pencapaian peserta didik.
Peserta didik melakukan evaluasi diri dan refleksi melalui pertanyaan- pertanyaan pemantik
yang diberikan guru seperti, "Bagian tumbuhan mana yang paling menarik?" atau "Apa hal baru
yang kamu pelajari?".
Peserta didik bersama guru menyimpulkan poin-poin kunci pembelajaran. Yang terpenting,
guru secara tulus "memuliakan" peserta didik dengan menghargai semua usaha dan hasil
kerja mereka, sekecil apa pun itu, untuk membangun rasa percaya diri mereka.
PENGALAMAN BELAJAR
PENUTUP ( 10 MENIT)
Tahap akhir dalam proses pembelajaran yang bertujuan memberikan umpan balik yang konstruktif
kepada siswa atas pengalaman belajar yang telah dilakukan, menyimpulkan pembelajaran, dan
siswa terlibat dalam perencanaan pembelajaran selanjutnya.
BERKESADARAN
Refleksi dan Diskusi
Siswa merefleksikan pembelajaran dengan membagikan lembar refleksi di bawah
bimbingan guru.
Penguatan dan Apresiasi
Guru memberikan penguatan tambahan terkait kesimpulan materi hari ini dan
meluruskan miskonsepsi jika ada. Guru melaksanakan asesmen individu dengan tes
tertulis singkat untuk mengukur pemahaman konsep.
Tindak Lanjut Kreatif
Guru menginformasikan materi untuk pertemuan berikutnya,
Guru dapat memberikan tantangan berpikir lanjutan, seperti menemukan satu jenis
tumbuhan di rumah dan menjelaskan fungsi salah satu bagiannya kepada orang tua.
Guru menutup pelajaran dengan doa dan salam. (Bermakna).
Refleksi
ASESMEN
Asesmen sebagai Pembelajaran (Assessment as Learning)
Pertanyaan lisan saat kegiatan apersepsi untuk mengetahui pengetahuan awal peserta didik
Asesmen untuk Pembelajaran (Assessment for Learning)
Observasi: Penilaian sikap (rasa ingin tahu, kolaborasi) selama kerja kelompok.
Penilaian Kinerja: Menilai keakuratan gambar kartu Cerdas
Asesmen Hasil Pembelajaran (Assessment of Learning)
Tes Tertulis Singkat: Lembar kerja menjodohkan gambar bagian tumbuhan dengan
fungsinya.
Penilaian Jurnal Belajar: Melihat kedalaman pemahaman dan refleksi personal peserta
didik.
LAMPIRAN-LAMPIRAN
Bahan Ajar (Media presentasi,buku,Video pembelajaran)
Alat Evaluasi
GLOSARIUM
Akar: Bagian tumbuhan yang umumnya tumbuh ke dalam tanah, berfungsi untuk
menyerap air dan mineral serta menopang tumbuhan.
Batang: Bagian tumbuhan yang berada di atas tanah, berfungsi sebagai tempat
tumbuhnya daun, bunga, dan buah, serta mengedarkan air dan makanan.
Bunga: Bagian tumbuhan yang berfungsi sebagai alat
perkembangbiakan. Buah: Bagian tumbuhan yang berfungsi untuk
melindungi biji.
Daun: Bagian tumbuhan yang umumnya berwarna hijau dan berfungsi sebagai tempat
terjadinya fotosintesis atau proses "memasak" makanan.
Inkuiri: Salah satu praktik pedagogis yang menekankan pada proses pencarian dan
penemuan jawaban atas suatu pertanyaan melalui penyelidikan dan eksplorasi.
DAFTAR PUSTAKA
Kemendikbudristek. (2021). Buku Panduan Guru IPAS Kelas IV SD. Jakarta: Pusat
Kurikulum dan Perbukuan.
Kemendikbudristek. (2021). Buku Siswa IPAS Kelas IV SD. Jakarta: Pusat Kurikulum dan
Perbukuan.
Mengetahui, Ketajen, 19 Juli 2025
Kepala SDN Ketajen 2 Guru Kelas IV
MAMIK ARIFAH,[Link] RETNO ARDIANTI,[Link]
NIP.197907112011012007 NIP. 199103012020122012
Rubrik Penilaian Asesmen sebagai Pembelajaran (Assessment as Learning)
Tujuan: Untuk mendiagnosis pengetahuan awal peserta didik sebagai dasar bagi guru dalam
menyesuaikan pembelajaran.
Aktivitas: Pertanyaan lisan saat kegiatan apersepsi (pembuka).
Bentuk Penilaian: Ceklis Observasi Diagnostik (Tidak untuk dinilai/skoring, hanya untuk
pemetaan).
Panduan Pengisian: Guru memberikan tanda centang (✓) pada kolom yang
sesuai saat
interaksi berlangsung. Kolom catatan diisi dengan temuan kualitatif yang
relevan.
Rubrik Penilaian Asesmen untuk Pembelajaran (Assessment for
Learning)
Tujuan: Untuk memantau perkembangan sikap dan keterampilan peserta didik selama
proses pembelajaran dan memberikan umpan balik formatif.
Aktivitas: Observasi kerja kelompok dan penilaian hasil gambar.
[Link] Penilaian Sikap (Observasi)
Kriteria Perlu Bimbingan Cukup (2) Baik (3) Sangat Baik (4)
(1)
Secara proaktif
Menunjukkan
Peserta didik Menunjukkan dan mandiri
minat dan
pasif dan tidak minat jika menunjukkan
Rasa Ingin Tahu antusiasme.
menunjukkan dipancing oleh antusiasme
Mengajukan
minat. Tidak guru atau tinggi. Aktif
pertanyaan
mengajukan teman. mengeksplorasi
yang relevan
pertanyaan. Mengajukan 1 dan
dengan topik.
pertanyaan mengajukan
dasar. pertanyaan
pendalaman.
Mampu
Mampu Berpartisipasi memotivasi
Cenderung bekerja dalam aktif dalam teman,
bekerja sendiri kelompok diskusi, mengambil
dan sulit namun masih berbagi ide, inisiatif dalam
Kolaborasi
menerima mendominasi dan pembagian
atau terlalu mendengarka tugas,
masukan dari pasif. Mau n pendapat dan bekerja sama
teman. menerima teman secara harmonis
masukan. dengan baik. untuk mencapai
tujuan kelompok.
Rubrik Penilaian Asesmen untuk Pembelajaran (Assessment for
Learning)
Tujuan: Untuk memantau perkembangan sikap dan keterampilan peserta didik selama
proses pembelajaran dan memberikan umpan balik formatif.
Aktivitas: Observasi kerja kelompok dan penilaian hasil gambar.
[Link] Penilaian Kinerja (Gambar Kartu Cerdas/Lembar Kerja)
(1)
Gambar
Rubrik Penilaian Asesmen Hasil Pembelajaran (Assessment of
Learning)
Tujuan: Untuk mengukur ketercapaian tujuan pembelajaran di akhir sesi.
Aktivitas: Tes tertulis singkat dan penilaian jurnal belajar.
[Link] Penskoran Tes Tertulis (Menjodohkan Gambar dan Fungsi)
[Link] Penilaian Jurnal
Belajar
Cukup (2) Baik (3) Sangat Baik (4)
Kriteria Perlu Bimbingan
(1) Mampu
Mampu Mampu menjelaskan
Hanya menulis menjelaskan menjelaskan konsep secara
Kedalaman kembali konsep yang detail,
ulang fakta
Pemahaman konsep dipelajari dan menghubungkan
Konsep secara singkat
tanpa dengan memberikan n ya dengan
penjelasan. bahasa contoh yang konsep lain, dan
sendiri relevan. menggunakan
namun masih istilah yang
sangat tepat.
sederhana.
Mampu
Mampu
menghubungkan
menghubungk
materi dengan
Kedalaman an materi
Refleksi Personal kehidupan
Tulisan tidak dengan
Menyebutkan sehari- hari,
menunjukkan perasaan atau
perasaan mengungkapkan
adanya refleksi pengalamanny
(misal: "saya perubahan cara
personal a, serta
senang") pandang, dan
(hanya mengidentifika
tanpa memunculkan
mencatat si hal yang
penjelasan pertanyaan baru
materi). paling menarik
lebih lanjut sebagai hasil
baginya.
atau kaitan dari proses
dengan belajar.
pengalaman
belajar.
LKPD
IPAS
SD KELAS
4
TOPIK A : BAGIAN TUBUH TUMBUHAN
NAMA KELOMPOK :
.....................................................
.....................................................
.....................................................
.....................................................
Tumbuhan Tomat
Struktur Bagian
Akar
Batang
Bunga
Putik Bunga
Daun
Gunting dan bagikan kepada tiap kelompok di
gambar sesuai yang didapat, ada yang dapat
Akar dll.
Batang Daun
Struktur
Bagian
Tumbuhan
Tomat
bagian belakang peserta didik menuliskan
Akar Bunga Putik Bunga
fungsinya.
Struktur Bagian
Tumbuhan
Batang Daun
Tomat
jawaban
contoh
Akar Bunga Putik Bunga
Batang Daun
Struktur Membawa air dan Fotosintesis
Bagian nutrisi dari akar adalah proses di
Tumbuhan ke seluruh mana daun
tanaman, mengubah sinar
Tomat menyokong setiap matahari menjadi
bagiannya. Duri energi untuk
halus merupakan pertumbuhan.
fitur pelindung
lain pada batang
tomat.
jawaban
contoh
Akar Bunga Putik Bunga
Menempelkan Sebagai organ Tangkai putik dan
tanaman ke reproduksi yang kepala putik, yang
tanah dengan akan tumbuh mengarah ke
menyerap air menjadi tomat ovarium tempat biji
dan mineral setelah tomat akan
darinya. penyerbukan. berkembang,
membentuk putik.
Akar Batang Daun
Bagian-Bagian
Tumbuhan
Bunga Buah Biji