0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
4 tayangan4 halaman

Hasil Tes PAPI Kostick

Hasil tes PAPI Kostick menunjukkan berbagai faktor motivasi dan perilaku individu dalam konteks kerja. Individu ini memiliki skor tinggi dalam ketekunan dan tanggung jawab, serta kemauan untuk bekerja keras, tetapi menunjukkan ketidakpastian dalam pencapaian tujuan dan kurangnya minat dalam detail. Selain itu, individu ini cenderung membutuhkan penerimaan sosial dan memiliki pendekatan emosional yang seimbang, meskipun kurang fleksibel dalam gaya kerja.

Diunggah oleh

Muhammad Ary
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
4 tayangan4 halaman

Hasil Tes PAPI Kostick

Hasil tes PAPI Kostick menunjukkan berbagai faktor motivasi dan perilaku individu dalam konteks kerja. Individu ini memiliki skor tinggi dalam ketekunan dan tanggung jawab, serta kemauan untuk bekerja keras, tetapi menunjukkan ketidakpastian dalam pencapaian tujuan dan kurangnya minat dalam detail. Selain itu, individu ini cenderung membutuhkan penerimaan sosial dan memiliki pendekatan emosional yang seimbang, meskipun kurang fleksibel dalam gaya kerja.

Diunggah oleh

Muhammad Ary
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

PAPI Kostick Test Result

Work Direction Arah Kerja


Need to finish task (N) Kebutuhan menyelesaikan tugas secara mandiri
Faktor ini menunjukkan seberapa jauh dorongan dari dalam diri seseorang untuk
menangani sendiri suatu tugas sampai benar-benar selesai. Faktor ini mencerminkan
ketekunan, pada titik "single mindedness" pada ekstrim tinggi, dan kurangnya
tanggung jawab untuk menyelesaikan tugas, bahkan mengabaikannya pada ekstrim
yang lain.
SCORE : 7 : tekun , tanggung jawab tinggi
Hard intense worked (G) Peran pekerja keras
Faktor ini menunjukkan seberapa jauh seseorang mengidentifikasikan dirinya dengan
kerja keras. Faktor ini menunjukkan penerimaan seseorang terhadap bekerja secara
intensif dengan upaya yang sesuai, dalam pandangan seseorang yang melihat kerja
sebagai sesuatu yang menarik, bahkan menyenangkan atau dalam pandangan
seseorang yang lebih suka menghindari beban kerja bila hal tersebut dimungkinkan.
SCORE : 6 : kemauan bekerja keras tinggi
Need to achieve (A) Kebutuhan berprestasi
Faktor ini menunjukkan seberapa besar daya dorong pribadi dan dalam diri seseorang,
seberapa jauh keinginannya untuk mencapai sukses, dan seberapa besar ambisinya.
Faktor ini mencerminkan derajat keyakinan dan komitmen dalam dirinya untuk
mendapatkan hasil dan untuk mencapai tujuan kerja yang ditentukannya bagi dirinya
sendiri.
SCORE : 4 : ketidakpastian tujuan , kepuasan dalam suatu pekerjaan , tidak ada usaha
lebih
Leadership Kepemimpinan
Leadership role (L) Peran kepemimpinan
Faktor ini menunjukkan seberapa jauh keyakinan diri seseorang untuk
memproyeksikan dirinya dalam posisi pemimpin, seberapa jauh kenyamanan yang
dirasakannya dalam sikap kepemimpinan, dan seberapa jauh ia menerima dirinya
dalam peran tersebut
SCORE : 5 : memproyeksikan dirinya sebagai pemimpin, suatu tingkat dimana ia
mencoba menggunakan orang lain untuk mencapai tujuannya.
Need to control others (P) Kebutuhan mengatur orang lain
Faktor ini menunjukkan seberapa besar keinginan seseorang untuk memegang
kendali/kontrol, untuk menggerakkan kekuatan dan dominasi terhadap orang lain.
Faktor ini menunjukkan derajat kemauan seseorang untuk melaksanakan tanggung
jawab yang timbul dari peran kepemimpinan untuk "bekerja melalui orang lain dalam
menyelesaikan tugas".
SCORE : 6 : tingkat kebutuhan untuk menerima tanggung jawab orang lain, menjadi
orang yang bertanggung jawab.
Ease in decision making (I) Peran membuat keputusan
Faktor ini menunjukkan seberapa besar kemampuan seseorang dalam kaitan dengan
tugas untuk mengambil keputusan, menerima tanggung jawab dari keputusan yang
diambilnya dan menerima konsekuensi dari keputusannya tersebut. Faktor ini juga
menunjukkan derajat rasa tidak senang atau rasa tertekan bila menghadapi situasi
dimana harus mengambil keputusan
SCORE : 5 : berhati hati - lancar dan mudah mengambil keputusan
Activity Aktivitas Kerja
Pace (T) Peran sibuk
Faktor ini menunjukkan kecepatan dimana seseorang suka (secara mental bekerja).
Faktor ini menunjukkan kecepatan atau kesigapan mentalnya untuk bekerja, bukan
dalam arti kepandaian atau inteligensinya, tetapi dalam arti kesigapannya untuk
langsung bekerja (on-the go), dan kepekaannya terhadap "urgensi".
SCORE : 3 : melakukan segala sesuatu menurut kemauannya sendiri
Vigorous type (V) Peran penuh semangat
Faktor ini menunjukkan derajat seberapa jauh seseorang dapat dihubungkan dengan
penampilan, aktivitas dan gerakan fisik. Faktor ini menunjukkan energi fisik yang
dimiliki seseorang dan kemauannya untuk menunjukkan hal tersebut dalam
kegiatannya.
SCORE : 3 : cenderung pasif
Social Nature Relasi Sosial
Need for closeness and affection (O) Kebutuhan kedekatan dan kasih sayang
Faktor ini menunjukkan kebutuhan seseorang akan keakraban, kehangatan dan
hubungan perseorangan yang sesuai/cocok. Faktor ini juga menunjukkan derajat
seberapa jauh arti penerimaan dan persetujuan orang lain bagi dirinya. Di lain pihak,
faktor ini juga menunjukkan derajat seberapa besar seseorang merasa kurang senang
atau merasa terluka akibat penolakan, isolasi atau ketidaksetujuan dari orang lain.
SCORE : 6 : sangat tergantung , butuh penerimaan diri
Need to belong to groups (B) Kebutuhan diterima dalam kelompok
Faktor ini menunjukkan seberapa jauh kebutuhan seseorang untuk berada dalam
kaitan dengan kelompok, untuk dapat diterima dan menjadi bagian dari kelompok.
SCORE : 2 : selektif
Social extension (S) Peran hubungan sosial
Faktor ini menunjukkan kemampuan seseorang dalam melakukan hubungan/interaksi
dengan orang lain secara hangat atau menyenangkan. Faktor ini mencerminkan
derajat keyakinan diri seseorang dalam berhubungan dengan orang lain, memahami
arti jalinan sosial dan benar-benar menyukai hubungan dengan orang.
SCORE : 4 : perhatian rendah terhadap hubungan social , kurang percaya pada orang
lain
Need to be noticed (X) Kebutuhan untuk diperhatikan
Faktor ini menunjukkan seberapa jauh keinginan seseorang untuk dikenali, untuk
mencari perhatian yang dilakukan secara nyata dan terbuka. Faktor ini mencerminkn
dorongan untuk "tampil", menjadi "sorotan" dan dikenal.
SCORE : 6 : membutuhkan perhatian nyata
Work Style Gaya Kerja
Organized type (C) Peran mengatur
Faktor ini menunjukkan tingkat seberapa jauh seseorang menempatkan keteraturan,
sistem dan prosedur pada diri sendiri dan pada lingkungan kerjanya. Faktor ini
menunjukkan derajat atau tingkat pentingnya berada dalam situasi kerja yang
terstruktur, terorganisasi, dan rapi serta mempunyai metode sebagai pembeda
terhadap pendekatan apa adanya dari orang-orang yang cenderung "seadanya saja".
SCORE : 4 : teratur tetapi tidak tergolong fleksibel
Interest in working with details (D) Peran bekerja dengan hal-hal rinci
Faktor ini menyatakan kesigapan seseorang untuk menggunakan waktunya dalam
mempertim-bangkan/pemikiran detail dari setiap aspek dalam suatu tugas atau
pekerjaan. Faktor ini menunjukkan kesukaan seseorang terhadap hal-hal detail.
SCORE : 3 : menyadari kebutuhan akan kecermatan , tetapi tidak berminat bekerja
detail
Theoretical type (R) Peran orang yag teoritis
Faktor ini menunjukkan kesukaan seseorang terhadap pemikiran-pemikiran analitis dan
konseptual, kemampuannya untuk menangani pandangan/pemikiran abstrak. Faktor ini
menunjukkan cara yang lebih disukainya dalam bekerja secara mental, dan bukan
petunjuk terhadap kecepatannya bereaksi secara mental atau terhadap inteligensinya.
SCORE : 6 : nilai nilai penalaran tergolong tinggi
Temperament Sifat Temperamen
Need for change (Z) Kebutuhan untuk berubah
Faktor ini menunjukkan seberapa jauh keinginan seseorang terhadap adanya variasi,
stimulasi dan inovasi dalam pekerjaannya. Kondisi ekstrimnya adalah keinginan
seseorang untuk berada pada lingkungannya yang rutin, aman dan dapat diperkirakan
perubahannya Di lain pihak kebutuhan terhadap adanya perubahan yang terus
menerus tanpa henti di lingkungan kerjanya.
SCORE : 3 : tidak suka perubahan jika dipaksakan
Emotional resistant (E) Peran mengendalikan emosi
Faktor ini menunjukkan seberapa jauh kemampuan seseorang untuk menahan atau
melakukan kontrol terhadap keluarnya atau terekspresikannya perasaannya atau
emosinya. Faktor ini menunjukkan tingkat sikap seseorang terhadap disiplin, terhadap
kemampuan seseorang untuk tidak menunjukkan emosinya atau sebaliknya terhadap
mereka yang bersikap sangat terbuka dalam menampilkan/memperlihatkan
perasaan/emosinya
SCORE : 6 : punya pendekatan emosional seimbang ,mampu mengendalikan
Need to be forceful (K) Kebutuhan untuk Agresif
Faktor ini menunjukkan seberapa jauh seseorang memiliki kekuatan emosi dan sikap
asertif, yaitu dorongan emosi yang kuat, bahkan yang agresi, dari dalam dirinya. Di lain
pihak, faktor ini juga menunjukkan tingkat ketidaksukaan seseorang terhadap
sikap/perasaan yang keras dan keinginannya untuk berada dalam keadaan yang
harmonis dan tidak asertif.
SCORE : 4 : suka lingkungan tanang , menghindari konflik
Followership Posisi Atasan-bawahan
Need to support authority (F) Kebutuhan membantu atasan
Faktor ini menunjukkan seberapa jauh kekuatan dorongan dalam diri seseorang untuk
dihubungkan dengan otoritas atau kekuatan pimpinan, kesesuaian dengan petunjuk
atau saran, dan "kemapanan" dalam struktur hierarki, sebagai pembeda terhadap
mereka yang mandiri dan percaya diri.
SCORE : 5 : setia terhadap perusahaan
Need for rules and supervision (W) Kebutuhan mengikuti aturan dan pengawasan
Faktor ini menunjukkan seberapa jauh seseorang memerlukan dukungan, arahan atau
tuntunan dari lingkungan kerja yang teratur/terstruktur, sebagai lawan dari situasi
dimana seseorang dapat menampilkan sikapnya yang otonom, berinisiatif dan dapat
mengarahkan dirinya [Link] adalah orang terlalu tergantung pada
organisasi pada satu sisi dan orang lain bersifat "self starter" pada sisi yang lain
SCORE : 2 : berorientasi pada tujuan, mandiri

Anda mungkin juga menyukai