Materi Ancaman Digital dan Jenis-Jenisnya
Keamanan Digital: “Perlindungan sistem komputer dan jaringan dari serangan oleh pelaku jahat
yang dapat mengakibatkan pengungkapan informasi yang tidak sah, pencurian, atau kerusakan
pada perangkat keras, perangkat lunak, atau data, serta dari gangguan atau salah arah pada
layanan yang mereka sediakan”
Ancaman digital adalah segala tindakan yang berpotensi terjadi yang memanfaatkan teknologi
untuk mencuri, merusak, mengganggu ataupun mengakses data-data dan sistem yang merugikan
individu maupun organisasi.
Serangan digital Tindakan atau intervensi oleh pelaku jahat untuk membatasi atau mempengaruhi
secara negatif pekerjaan, kesejahteraan fisik atau psikologis orang lain melalui teknologi digital. Ini
bisa mencakup intimidasi baik di ruang luring maupun daring terkait pekerjaan seseorang,
kekerasan berbasis gender online, akses tidak sah ke email, situs web, dan media sosial, serta
sensor yang ditargetkan, serangan phishing dan malware; penyitaan atau penghancuran perangkat
selama protes atau razia; penipuan atau pencurian identitas; dan pemadaman internet.
Jenis-jenis ancaman digital:
1. Phishing
Adalah salah satu kejahatan siber dengan teknik menghubungi target melalui email, telepon,
atau pesan teks oleh seseorang yang menyamar sebagai lembaga yang sah. Tujuannya
untuk memanipulasi individu agar memberikan data sensitif seperti informasi pribadi, rincian
kartu kredit dan perbankan, serta kata sandi. Hal itu digunakan untuk mengakses akun-akun
penting dan dapat mengakibatkan pencurian identitas dan kerugian finansial
Contoh: dikirimi formulir pendaftaran kegiatan palsu yang meminta file copy KTP, CV, atau
dikirimi tautan palsu yang tampilan laman-nya menyerupai situs resmi yang membutuhkan
informasi login berupa username dan kata sandi.
Contoh: Saat ini musim undangan pernikahan. Ada nomor baru yang tidak dikenal mengaku
sebagai teman saya. Dia meminta saya untuk mengklik dokumen yang dia kirimkan. Karena
saya menganggap “oh paling memang dia sedang ganti nomor baru” saya langsung klik
dokumen tersebut. Saat saya klik saya malah masuk ke situs web yang meminta saya
memasukan email dan kata sandi. Saya yang tidak curiga apapun, memasukkannya.
Akhirnya, setelah saya memasukan email dan sandi semua data-data saya di ambil oleh
pelaku.
Contoh kasus yang pernah saya bantu tangani. Dia seorang mahasiswa dan dia terkejut
semua file yang ada di HP nya hilang, dia juga kehilangan akses pada WA, IG, email dan
akun lainnya. Setelah ditelusuri, ternyata dia mendapatkan pesan dari orang yang tidak
dikenal berupa link, karena dia penasaran dan kepo, maka dia buka lah link tersebut dan
masuk ke situs yang meminta untuk memasukan email dan kata sandi. Akhirnya, bank dia
pun tidak bisa di akses lagi dan kehilangan sejumlah uang.
Contoh lagi: Pelaku menyamar menjadi tokopedia atau pihak shoppie dan menghubungi
saya menyampaikan bahwa pesanan saya tidak dapat dikirim karena ada kendala
pengiriman. Pelaku lalu meminta saya untuk mengklik link/ tautan dan meminta saya mengisi
data pribadi agar pesanan saya dapat di proses. Dikarenakan saya mereka memang
memesan barang dan barang tersebut memang belum tiba sehingga saya mengikuti arahan
dari pelaku.
2. Doxing
Adalah upaya mengumpulkan dan mengumbar informasi pribadi seseorang di internet
dengan tujuan mempermalukan atau mengundang pelecehan kedalamnya. Informasi pribadi
yang diumbar seperti foto, NO telepon,alamat rumah, dan informasi pribadi lainnya. Pelaku
doxing menggunakan informasi pribadi kita yang tersebar di internet untuk menyerang balik
dengan narasi yang mengandung fitnah dan kebencian.
Doxxing merupakan tindakan mempublikasi informasi yang bisa mengidentifikasi seseorang
secara pribadi atau mengungkap aspek kehidupan pribadi yang telah orang tersebut pilih
untuk dirahasiakan, bukan publik.
Kasus:
Peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW) Diky Anandya yang menjadi korban doxing. Data
pribadinya seperti nomor telepon, alamat tempat tinggal, dan disebarkan ke publik. Kejadian
itu terjadi pada awal Januari lalu setelah ICW menyebut Presiden ke-7 Joko Widodo atau
Jokowi yang terdaftar sebagai nominasi tokoh terkorup versi Organize Crime and Corruption
Reporting Project (OCCRP).
Contoh: Nana adalah aktivis T, dia sangat vocal menyuarakan hak-hak T khususnya di
Kalimantan Selatan. Pada suatu waktu, Nana dikejutkan dengan beredarnya foto dirinya
yang diambil dari instagram, nama aslinya, alamat rumah, tempat tanggal lahir. Beredarnya
data-data tersebut dengan narasi negatif “Musnahkan kelompok ini”.
3. Peretasan
Adalah mengakses perangkat seperti laptop atau ponsel dan akun tanpa diketahui
pemiliknya. Tujuan nya untuk mencari keuntungan finansial, memperburuk citra, hingga teror
Kasus:
Bivitri Susanti Pakar hukum sekaligus pengajar di Sekolah Tinggi Hukum (STH) Indonesia
Jentera. Akun media sosial Bivitri diretas, jelang aksi demonstrasi mahasiswa dan buruh
pada Kamis. Saat diretas, akun Instagram Bivitri membuat unggahan yang menuding Partai
Keadilan Sosial (PKS) hingga Partai Demokrat sebagai dalang demo. Selain Instagram,
WhatsApp pribadi Bivitri pun turut menjadi korban.
Contoh: Bella ada di komunitas A, secara aktif menyuarakan isu hak-hak T dan menuliskan
ancaman-ancaman yang dihadapi komunitas dan bukti tidak ada perlindungan di Kalimantan
Selatan. Beberapa hari setelahnya, Bella tidak bisa mengakses akun instagramnya. Namun,
anggota komunitas A menyampaikan dan menanyakan kenapa Bella malah memposting
kata-kata kebencian terhadap kelompok T.
4. Pemalsuan Akun (Impersonating)
Adalah pihak tertentu membuat profil palsu bisa melalui situs web, email, maupun akun
media sosial. Yang menggunakan nama atau identitas korban sehingga mirip seperti akun
asli korban. Tujuannya untuk membuat kampanye kotor, informasi yang menyesatkan, yang
berdampak pada pelanggaran privasi dan merusak reputasi.
Kemudian, bisa berupa manipulasi foto dan video sebagai pemalsuan. Kasus yang sering
terjadi adalah pemasangan wajah wajah ke gambar tubuh orang lain yang mengandung
unsur seksual dan menyebarkannya ke berbagai platform online.
Contohnya:
Ana memiliki banyak followers di instagram. Semua followers Ana mengetahui bahwa dia
seorang T dan aktif menyuarakan hak-hak T. Suatu waktu, terdapat akun yang sangat mirip
dengan akun instagram Ana. Akun tersebut menggunakan identitas dan foto Ana.
Postingan-postingan di akun instagram tersebut justru menggiring opini negatif terhadap
kelompok T. Akun ini juga memberikan komentar negatif kepada akun-akun lain dan
menyampaikan bahwa “Menyesal menjadi T, lebih baik bertobat sebelum terlambat”. Hal ini
justru memberikan citra negatif kepada Ana yang sebelumnya dia dikenal vocal
memperjuangkan hak-hak kelompok T.
Contoh lagi:
5. Malware "Malicious Software"
Adalah jenis perangkat lunak berbahaya yang sengaja dirancang untuk merusak,
mengganggu, atau mengambil alih sistem komputer atau perangkat lainnya tanpa izin atau
pengetahuan pengguna.
Ada beberapa jenis malware yang dapat menyebabkan kerugian yang berbeda:
- Virus: Virus adalah program yang dapat menggandakan dirinya sendiri dan
menyebar ke komputer atau perangkat lain. Virus Cenderung melekat pada file atau
program dan akan aktif saat file atau program tersebut dijalankan. Virus dapat
merusak data,menghapus file, atau bahkan mengambil alih kendali sistem.
Virus ini menempel pada file/program dan kemudian menyebar saat virus itu
dijalankan. Namun, ini perlu campur tangan manusia seperti
Saat mendapatkan email yang mencurigakan, namun saat kita klik lampiran email
tersebut virus akhirnya menyebar ke file lainnya yang mengakibatkan data jadi rusak,
sistem melambat, bahkan perangkat tidak bisa digunakan.
Kasus yang sempat ramai virus I LOVE YOU, dengan tautan bernama “Love-Letter-
[Link]”. Yang dapat mengambil semua informasi dari perangkat hp
ataupun laptop
- Spyware: Spyware adalah jenis malware yang dirancang untuk memata-matai
aktivitas pengguna dan mengumpulkan informasi pribadi tanpa izin. Spyware
melacak aktivitas browsing, mencuri informasi login, atau mengakses data sensitif
lainnya. Kita bahkan tidak tau dia terinstal sehingga ini sangat canggih.
Cara kerja spyware adalah mengintip kita diam-diam, tidak mengambil alih komputer
tapi mencatat semua aktivitas, seperti histori browsing, lokasi bahkan apa yang kita
tonton. Bahayanya semua data kita bisa dikumpulkan dan dijual.
Contoh spyware: Tasya dan Riko berpacaran sudah 3 tahun, hubungan mereka
terkenal dengan toxic relationship. Riko selalu marah kepada Tasya jika Tasya
berbicara dengan rekan kerja nya atau bahkan chatan perihal kerjaan. Tasya
menegaskan kepada Riko untuk tidak melakukan hal seperti itu karena membuat
hubungan mereka tidak sehat, jika Riko seperti itu lagi Tasya akan memutuskannya.
Riko yang tidak ingin diputuskan, mengiyakan hal tersebut. Namun, Riko hanya
berbohong dia tetap merasa harus memantau Tasya, dengan diam-diam menginstal
aplikasi yang dapat memantau aktivitas tasya seperti dengan siapa dia chatan, lokasi
dan hal lainnya.
Stalkerware adalah spyware yang beroperasi secara rahasia dan menimbulkan
ancaman nyata terhadap privasi digital.
Aplikasi stalkerware yang di instal diam-diam di HP pasangan.
Beberapa metode yang dilakukan untuk meretas seperti;
- Rekayasa sosial adalah teknik manipulasi psikologis yang digunakan untuk mempengaruhi
perilaku individu atau kelompok dalam rangka mencapai tujuan tertentu. Dengan identitas
palsu dan berbagai trik psikologis, peretas bisa mengakali korbannya supaya membocorkan
data pribadi atau keuangan
- Serangan brute force (peretasan kata sandi) adalah metode yang digunakan oleh
peretas untuk mencoba menebak kata sandi atau kode dengan mencoba kombinasi
berbeda hingga menemukan sandi yang tepat. Serangan ini sering kali dilakukan secara
otomatis dan memakan waktu lama, namun bisa sangat efektif jika kata sandinya lemah
atau mudah ditebak.
Definisi:
Hacker: Seorang hacker adalah individu yang memiliki kemampuan pemrograman tinggi untuk
mampu mendobrak sistem keamanan jaringan komputer. Hacker biasanya diwajibkan memiliki
pemahaman mendalam mengenai komputer, perangkat keras dan perangkat lunak, pemrograman,
serta jaringan.
Referensi di website:
[Link]
[Link]
[Link]
[Link]
[Link]
pribadi-peneliti-icw-disebar-ke-publik-1194270
[Link]
gay-di-layanan-pijat-online/
[Link]
medsos-aktivis-pengkritik-pemerintah/2
[Link]
Anda-memiliki-stalkerware./
[Link]
[Link]