0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
11 tayangan2 halaman

SOP Imunisasi Polio untuk Bayi dan Balita

Dokumen ini adalah SOP untuk pelayanan imunisasi polio yang menjelaskan pengertian, tujuan, kebijakan, dan prosedur pemberian vaksin polio kepada bayi dan balita. Prosedur mencakup persiapan alat, pemberian vaksin, pencatatan, dan interaksi dengan orang tua. Dokumen juga merujuk pada peraturan terkait dan mencakup hal-hal yang perlu diperhatikan serta unit terkait dalam pelaksanaan imunisasi.

Diunggah oleh

Anang Ariyanto
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
11 tayangan2 halaman

SOP Imunisasi Polio untuk Bayi dan Balita

Dokumen ini adalah SOP untuk pelayanan imunisasi polio yang menjelaskan pengertian, tujuan, kebijakan, dan prosedur pemberian vaksin polio kepada bayi dan balita. Prosedur mencakup persiapan alat, pemberian vaksin, pencatatan, dan interaksi dengan orang tua. Dokumen juga merujuk pada peraturan terkait dan mencakup hal-hal yang perlu diperhatikan serta unit terkait dalam pelaksanaan imunisasi.

Diunggah oleh

Anang Ariyanto
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd

PELAYANAN IMUNISASI POLIO

Nomor : 440/03.F
SOP Terbit ke :1
[Link] :-
[Link] : 2 Januari 2023
Halaman :1-2

1. Pengertian Imunisasi Polio adalah vaksin yang diberikan pada bayi usia 0-11
bulan dalam ruang lingkup KIA dan balita usia 0-59 bulan dalam
ruang lingkup Pekan Imunisasi Nasional (PIN).
2. Tujuan Sebagai acuan dalam pemberian imunisasi polio agar anak
mendapatkan kekebalan pasif terhadap penyakit polio.

3. Kebijakan
4. Referensi Permenkes Republik Indonesia no.12 tahun 2017 Tentang
Penyelenggaraan Imunisasi.
5. Prosedur 1. Petugas Koordinator imunisasi menyiapkan tas posyandu
berisi alat suntik disposible, obat penurun panas
(Parasetamol), vaksin dan pelarut vaksin, formulir, kapas dan
wadah, sarung tangan medis, kantong kresek, safety box,
termostat, alat tulis, kertas bantu hasil imunisasi.
2. Pastikan mencuci tangan
3. Petugas mamastikan vaksin polio dalam keadaan baik,
perhatikan nomor, kadaluarsa dan vvm/vaksin vial monitor.
4. Petugas membuka vaksin polio dengan gunting/pincet cirrugis.
5. Petugas meletakkan anak pada posisi senyaman mungkin.
6. Petugas membuka mulut anak dan teteskan vaksin polio
sebanyak 2 tetesan.
7. Petugas memastikan vaksin yang telah diberikan telah
tertelan oleh anak yang diimunisasi.
8. Petugas mencatat tanggal penetesan di buku pencatatan/KMS.
9. Petugas memberi kesempatan kepada orang tua/ibu untuk
bertanya
10. Petugas merapikan anak
11. Petugas mencuci tangan.
6. Hal-hal yang SOP setiap Poli
perlu
diperhatikan
7. Dokumen Terkait 1. Buku register imunisasi
8. Unit Terkait 1. UKM
2. UKP

9. Rekanan historis perubahan

No Isi perubahan Tgl. Mulai Berlaku

Anda mungkin juga menyukai