0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
10 tayangan4 halaman

Peningkatan Pelayanan Maternal 2025

Dokumen ini membahas upaya peningkatan mutu pelayanan maternal dan neonatal di Rumah Sakit Griya Husada Madiun untuk menurunkan angka kematian ibu dan bayi. Tujuan utama adalah melaksanakan manajemen pelayanan dan sistem rujukan yang efektif, serta meningkatkan kompetensi tenaga kesehatan. Kegiatan yang direncanakan mencakup pelatihan, pencatatan data pasien, dan evaluasi berkala untuk memastikan keberhasilan program.

Diunggah oleh

humasinta
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
10 tayangan4 halaman

Peningkatan Pelayanan Maternal 2025

Dokumen ini membahas upaya peningkatan mutu pelayanan maternal dan neonatal di Rumah Sakit Griya Husada Madiun untuk menurunkan angka kematian ibu dan bayi. Tujuan utama adalah melaksanakan manajemen pelayanan dan sistem rujukan yang efektif, serta meningkatkan kompetensi tenaga kesehatan. Kegiatan yang direncanakan mencakup pelatihan, pencatatan data pasien, dan evaluasi berkala untuk memastikan keberhasilan program.

Diunggah oleh

humasinta
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd

PANDUAN

RSSIB
TAHUN 2025
A. PENDAHULUAN

Kita semua mengetahui angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB) di Indonesia
masih tinggi yaitu AKI yang menurut Survey Demografi Kesehatan Indonesia (SDKI) 2007 adalah 228
per 100.000 kelahiran hidup mengalami peningkatan menjadi 359 per 100.000 kelahiran hidup (SDKI
2012). Sedangkan AKB di Indonesia berdasarkan SDKI 2007 adalah 34 per 1000 kelahiran hidup
menurun menjadi 32 per 1000 kelahiran hidup (SDKI 2012). Dalam konferensi tingkat tinggi PBB
tahun 2000 telah disepakati berbagai komitmen tentang tujuan pembangunan millennium
(Millenium development goals) pada tahun 2015, ada dua sasaran dan indicator yang secara khusus
terkaitdengan kesehatan ibu, bayi, dan anak yaitu :
- Mengurangi agka kematian bayi dan balita sebesar 2/3
- Menguangi angka kematian ibu sebesar ¾ dari AKI
Kematian bayi baru lahir umumnya dapat dihindari penyebabnya seperti BBLR (40,4%),
asfiksia (24,6%), dan infeksi (10%), hal tersebut kemungkinan disebabkan oleh keterlambatan
pengambilan keputusan, merujuk dan mengobati. Sedangkan kematian ibu umumnya disebabkan
oleh perdarahan (25%), infeksi (15%),pre eklampsi-eklampsi (15%), persalinan macet dan abortus.
Mengingat kematian bayi berhubungan erat dengan mutu penanganan ibu, maka proses persalinan
dan perawatan bayi harus dilakukan dalam system terpadu dalam bentuk PONEK di rumah sakit.
Rumah sakit PONEK 24 jam merupakan bagian dari system rujukan dalam pelayanan
kedaruratan maternal dan neonatal yang sangat berperan dalam menurunkan AKI dan AKB. Kunci
keberhasilan PONEK adalah tersedianya tenaga kesehatan yang sesuai kompetensi, sarana dan
prasarana serta manajemen yang handal.
Untuk mencapai kompetensi di bidang tertentu, tenaga kesehatan memerlukan pelatihan-
pelatihan untuk meningkatkan pengetahuan, ketrampilan, dan perubahan perilaku dalam
pelayanan kepada pasien.

B. LATAR BELAKANG
Pada tahun 2024 tidak ada kematian ibu di rumah sakit griya husada madiun, namun
demikian masih memerlukan upaya yang maksimal agar pelayanan maternal dan neonatal semakin
bermutu dari tahun ke tahun.

C. TUJUAN
1. Umum
Meningkatkan mutu pelayanan Maternal Perinatal dalam rangka menurunkan Angka Kematian
Ibu dan Bayi.

1
2. Khusus
a. Terlaksananya manajemen pelayanan Maternal Perinatal dari aspek administrasi dan
manajemen, kompetensi SDM, fasilitas dan sarana serta prosedur pelayanan di Rumah Sakit.
b. Terlaksananya sistem rujukan Maternal Perinatal.
c. Pembinaan dan pengawasan pelayanan Maternal dan Perinatal.

D. KEGIATAN
1. Peningkatan sarana dan prasarana pelayanan PONEK RS
2. Peningkatan pengetahuan dan ketrampilan SDM PONEK
3. Pencatatan jumlah pasien melahirkan dan bayi baru lahir
4. Pencatatan pasien yang dirujuk
5. Membuat laporan kejadian kematian maternal nonatal
6. Penatalaksanaan IMD dan ASI eksklusif
7. Pencatatan penatalaksanaan Metode Kanguru

E. CARA MELAKSANAKAN KEGIATAN


1. Melakukan pertemuan untuk membahas rencana penambahan sarana prasarana PONEK.
2. Mengikuti pelatihan PONEK atau pelatihan penanganan kegawatdaruratan Maternal Neonatal.
1. Melakukan pencatatan Ibu melahirkan dan bayi baru lahir di Buku Register.
3. Pembuatan form pencatatan dan edukasi penatalaksanaan IMD.
4. Pembuatan form pencatatan dan edukasi ASI Eksklusif.
5. Pembuatan form pencatatatan pelaksanaan Perawatan Metode Kanguru.
6. Pencatatan pasien rujukan Maternal dan Perinatal.
F. SASARAN
Sasaran kegiatan ini adalah seluruh petugas kesehatan di Rumah Sakit Griya Husada Madiun.

G. JADWAL KEGIATAN
No KEGIATAN B U L A N

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12

1 Rapat Tim PONEK √ √ √ √

2 Pelatihan Tim √

3 Pencatatan jumlah pasien √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √


melahirkan dan bayi baru lahir

2
4. Pencatatan pasien yang dirujuk √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √

5. Pencatatan penatalaksanaan √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √
IMD

6. Pencatatan penatalaksanaan √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √
Perawatan Metode Kanguru
bagi BBL < 2500gr

7. Pencatatan pelaksanaan dan √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √


ASI eksklusif

H. PENCATATAN DAN EVALUASI PELAKSANAAN KEGIATAN


1. Laporan bulanan
Laporan Kematian ibu dan bayi yang masuk dalam kasus PONEK
Laporan persalinan
2. Laporan tahunan
Laporan hasil evaluasi kegiatan baik pelayanan dan pelatihan

Mengetahui,
Direktur Ketua Tim PONEK

dr. Dewi Surya Atini,[Link] dr. Tanti Mariana W, SpOG


NIP DR. 08.00.01

Anda mungkin juga menyukai