Tujuan dan Struktur Teks Recount
Tujuan dan Struktur Teks Recount
1. Orientation
Pada bagian Orientation atau pengenalan berisi tentang pengenalan tokoh dalam cerita serta waktu dan tempat
kejadiannya.
2. Complication
Pada bagian Complication berisi tentang gambaran munculnya krisis atau masalah yang di alami oleh tokoh pada
cerita tersebut yang harus dipecahkan.
3. Resolution
Pada bagian Resolution berisi tentang bagaiman tokoh dari cerita tersebut memecahkan masalah yang ada pada
bagian Complication. Biasanya terdapat lebih dari satu Resolution untuk satu Complication.
Pada beberapa referensi tentang Narrative Text, terdapat tambahan generic structure pada Narrative Text, yaitu
penambahan Coda setelah Resoultion. Jadi susunan Narrative text adalah Orientiation, Complication, Resolution dan
Coda.
Coda adalah bagian terakhir dari structure Narrative Text yang berisi perubahan yang terjadi pada tokoh dan
pelajaran yang dapat dipetik dari cerita tersebut.
Mengunakan Action Verb dalam bentuk Past Tense. Misalnya : Climbed, Turned, Brought, dsb.
Menggunakan Nouns tertentu sebagai kata ganti orang, hewan dan benda tertentu dalam cerita. Misalnya : the king,
the queen, dsb.
Menggunakan Adjectives yang membentuk noun phrase. Misalnya : long black hair, two red apples, dsb.
Menggunakan Time Connectives dan Conjunctions untuk mengurutkan kejadian-kejadian. Misalnya : then, before,
after, soon, dsb.
Menggunakan Adverbs dan Adverbial Phrase untuk menunjukkan lokasi kejadian atau peristiwa. Misalnya : here, in
the mountain, happily ever after, dsb.
E. Contoh Narrative Text
Banyak sudah contoh mengenai Narrative Text yang telah dibuat , anda bisa melihatnya di Cerita Rakyat Bahasa
Inggris Se-Dunia. Tapi untuk lebih afdolnya, penulis hadirkan contoh Narrative Text sebagai berikut beserta
contohnya.
Snow White
Orientation
Once upon a time there lived a little girl named Snow White. She lived with her Aunt and Uncle because her parents
were dead.
(Suatu ketika, hiduplah seorang gadis bernama Snow White. Dia tinggal bersama paman dan bibinya, karena
orangtuanya telah meninggal.)
Complication 1
One day she heard her Uncle and Aunt talking about leaving Snow White in the castle because they both wanted to
go to America and they didn’t have enough money to take Snow White.
Snow White did not want her Uncle and Aunt to do this so she decided it would be best if she ran away. The next
morning she ran away from home when her Aunt and Uncle were having breakfast. She ran away into the woods.
Resolution 1
Then she saw this little cottage. She knocked but no one answered so she went inside and fell asleep.
Meanwhile, the seven dwarfs were coming home from work. They went inside. There they found Snow White
sleeping. Then Snow White woke up. She saw the dwarfs. The dwarfs said, “what is your name?” Snow White said,
“My name is Snow White.”
Doc, one of the dwarfs, said, “If you wish, you may live here with us.” Snow White said, “Oh could I? Thank you.”
Then Snow White told the dwarfs the whole story and finally Snow White and the 7 dwarfs lived happily ever after.
Teks Recount (Recount Text)
Teks Recount adalah salah satu dari jenis teks bahasa Inggris yang
menceritakan kembali kejadian-kejadian atau penglaman-pengalaman di
masa lampau. Tujuan dari teks recount adalah untuk memberikan informasi
atau untuk menghibur pembaca. Di dalam teks recount tidak terdapat
komplikasi (complication) seprtihalnya di teks narrative.
Events
Events merupakan rekaman peristiwa yang terjadi, yang biasanya
disampaikan dalam urutan kronologis, seperti "In the first day, I ... . And in
the next day ... . And In the last day ..." . Di bagian events ini juga biasanya
terdapat komentar pribadi tentang peristiwa atau kejadian yang diceritakan.
Reorientation
Pada bagian reorientation, terdapat pengulangan pengenalan yang ada di
orientation, pengulangan yang merangkum rentetan peristiwa, kejadian atau
kegiatan yang diceritakan.
Events
On Saturday we saw the Three Sisters and went on the scenic railway. It was
scary. Then, Mummy and I went shopping with Della. We went to some
antique shops and I tried on some old hats. On Sunday we went on the
Scenic Skyway and it rocked. We saw cockatoos having a shower.
Reorientation
In the afternoon we went home.
Procedure Text
Pengertian Procedure Text
Apa itu Procedure Text? Procedure Text adalah salah satu jenis teks bahasa
Inggris atau yang biasa disebut genre yang menunjukan sebuah proses
dalam membuat atau mengoprasikan sesuatu yang berfungsi untuk
menggambarkan bagaimana sesuatu dikerjakan melalui langkah-langkah
yang teratur.
1. Aim/ Goal
Pada generic sturcture bagian pertama dari Procdeure Text ini berisi
informasi mengenai tujuan dalam pembuatan atau pengoprasian sesuatu.
2. Materials
Pada bagian ke-dua, Materials teridiri dari bahan-bahan yang digunakan
dalam membuat sesuatu. Tapi tidak semua Procedure Text menyertakan
bagian materials, adakalanya sebuah Procedure text tidak memiliki bagian
materials.
Ada tiga jenis procedural text yang tidak menggunakan bagian materials,
yaitu:
Procedural text yang menjelasakan bagiamana sesuatu bekerja atau
bagaimana cara melakukan instruksi secara manual. Contohnya : How to use
the video game, the computer, the tape recorder, the fax, etc.
Procedural text yang menginsturksikan bagaimana melakukan aktivitas-
aktivitas tertentu dengan peraturanya. Contohnya : raod safety rules, video
game rules, etc.
Procedural text yang berhubungan dengan sifat atau kebaiasaan manusia.
Contohnya How to live happily, How to secceed.
3. Steps
Pada bagian steps, berisi tentang langkah-langkah atau urutan-urutan yang
harus dilakukan agar tujuan yang diuraikan pada baigan Aim/ Goal bisa
tercapai. Langkah-langkah atau urutan-urutan tersebut haruslah urut dari
yang pertama hingga terakhir.
Ciri Kebahasaan Procedure Text
Terdapat beberapa ciri kebahasaan dalam Procedure Text, diantaranya
yaitu:
1. Mengguanakan pola kalimat imperative (Perintah), misalnya, Cut, Don’t
mix, dsb.
2. Menggunakan action verbs, misalnya turn, put, don’t, mix, dsb.
3. Menggunakan connectives (kata penghubung) untuk mengurutkan
kegiatan, misalnya then, while, dsb.
4. Menggunakan adverbials (kata keterangan) untuk menyatakan rinci
waktu, tempat, cara yang akurat, misalnya for five minutes, 2 hours, dsb.
5. Menggunakan simple present.
1. Planting Chilies
Aim/ Goal
Planting is a nice activity in our spare time. The following is guided
information on how to plant a chili-plant easily. Here are the steps.
Steps
Firstly, dry a handful seeding under the sunlight.
Secondly, put the seeding on the soil. It should be in open area
Next, wait it. There will come out the sprout after that let it be bigger.
Finally, put it in another big pot. It will soon grow bigger and bigger and yield
us some fresh chilies soon.
Aim/ Goal
How to Make a Cheese Omelet
Materials
Ingredients
1 egg, 50 g cheese, ¼ cup milk, 3 tablespoons cooking, oil, a pinch of salt
and pepper.
Utensils
Frying pan, fork, spatula, cheese grater, bowl, plate.
Steps
1. Crack an egg into a bowl
2. Whisk the egg with a fork until it is smooth
3. Add milk and whisk well
4. Grate the cheese into the bowl and stir
5. Heat the oil in a frying pan
6. Pour the mixture into the frying pan
7. Turn the omelet with a spatula when it browns
8. Cook both sides
9. Place on a plate; season with salt and pepper
10. Eat while warm.
Report Text
Terdapat 13 jenis teks dalam bahasa Inggris yang kita ketahui yaitu dimulai
dari Narrative Text,Recount Text, Procedure Text, Report Text, Analyticl
Exposition Text, Hortatory Exposition Text, Explanation Text, Descriptive
Text, Discussion Text, News Item Text, Review Text, Anecdote Text, Spoof
Text.
Tetapi pada dasarnya teks dalam Bahasa Inggris dibagi menjadi 3 jenis teks
utama, yaitu:
Narration
Jenis teks yang termasuk kedalam kelompok Narrative text adalah Narrative
Text, Recount Text, Anecdote Text dan News Items Text. Semua jenis
tersebut di atas tergolong ke dalam Narrative teks yang mana berfungsi
untuk menceritakan sebuah peristiwa dan menginformasikan kepada
pembaca tentang suatu peristiwa.
Description
Jenis teks yang termasuk kedalam kelompok Descriptive text adalah Report
Text, Descriptive Text dan Explanation Text yang mana jenis teks ini lebih
menekankan pada penggambaran sesuatu dan cenderung menggunakan
kata-kata yang mengandung arti mendeskrpsikan.
Argumentation
Jenis teks yang termasuk ke dalam kelompok Argumentative Text adalah
Analytical Exposition Text, Hortatory Exposition Text, dan Descussion Text
yang mana jenis teks ini lebih menekankan kepada alasan untuk mendukung
atau mematahkan suatu anggapan atau fenomena yang terjadi.
1. Thesis
Dalam bagian Thesis, penulis mengenalkan tentang topik atau main idea yang akan dibahas. Thesis selalu berada di
paragraph pertama dalam teks Analytical Exposition.
2. Argument
Dalam bagian ini penulis menghadirkan argumen-argumen atau pendapat-pendapat yang mendukung main idea
penulis, biasanya dalam sebuah teks Analytical Exposition terdapat lebih dari dua argumen. Semakin banyak
argumen yang ditampilkan semakin percaya pembaca bahwa topik yang dibahas oleh penulis adalah topik yang
sangat penting atau membutuhkan perhatian.
3. Reiteration
Bagian ini merupakan bagian penutup dari sebuah teks Analytical Exposition yang selalu terletak di akhir paragraph.
Reiteration berisi penulisan kembali atau penempatan kembali main idea yang terdapat di paragraph pertama.
Reiteration juga biasa disebut dengan conclusion.
Argument 1
Firstly, cars, as we all know, contribution to the most of the pollution in the world. Cars emit a deadly gas that causes
illness such as bronchritis, lung cancer, and ‘triggers’ off asthma. Some of these illnesses are so bad that people can
die from them.
Argument 2
secondly, the city is very busy. Pedestrians wander everywhere and cars commonly hit pedestrains in the city, which
causes them to die. Cars today are our roads biggest killers.
Argument 3
Thirdly, cars are very noisy. If you live in the city, you may find it hard to sleep at night, or concentrate on your
homework, and especially talk to someone.
Reiteration
in conclusion, cars should be benned from the city for the reason listed.
Berbeda dengan Analytical Exposition, Hortatory Exposition menghadirkan Recomendation sebagai paragraph
pentutup dari sebuah teks Hortatory Exposition. Dalam Recommendarion ini, penulis berusaha mengajak dan
membujuk pembaca untuk melakukan sesuatu. Hal ini jauh berbeda dengan Analytical Exposition yang mana
menempatkan Reiteration atau penulisan kembali ide pokok sebuah teks sebagai penutup tanpa adanya ajakan atau
bujuakan kepada pembaca.
1. Thesis
Thesis berisi tentang pengenalan main idea atau ide pokok penulis tentang suatu gejala atau penomena yang akan
diangkat atau dibahas.
2. Arguments
Arguments berisi tentang pendapat-pendapat yang mendukung main idea atau ide pokok penulis. Semakin banyak
pendapat yang penulis tuliskan, semakin menarik sebuah teks Hortatory Exposition itu, karena pembaca cenderung
percaya terhadap suatu peristiwa jika terdapat banyak pendapat yang mendukung di dalamnya.
3. Recommendation
Recommendation berisi tentang rekomendasi atau ajakan penulis terhadap pembaca.
Argument 1
The survey has made me sad, actually, because I stay and earn a living here in the capital. As most people know,
Tanjung Priok port smuggling is not a new thing at all. Entrepreneurs who want to minimize their tax payments tend to
do such a thing more often. They even bribe the officials.
Argument 2
Well, I think the measures taken so far to overcome the problem by punishing the corruptors is still not far enough.
We have to prevent the younger generations from getting a bad mentality caused by corruption.
Recommendation
I believe we should start at the earliest stages in school and I think everyone should be involved in the effort to
eradicate corruption. We must not make any distinction.
1. Identification
Idnetification adalah bagian dari Descriptive Text yang berisi tentang topik
atau "apa" yang akan digambarkan atau dideskripsikan.
2. Description
Description adalah bagian terakhir dari Descriptive Text yang berisi tentang
pembahasan atau penggambaran tentang topik atau "apa" yang ada
di Identification mengenai kenampakan fisik, kualitas, perilaku umum
maupun sifat-sifatnya.
MacQuarie University
Identification
Macquarie University is one of the largest universities in Australia. This year,
in 2004, it celebrates its 40th anniversary.
Description
The university is located at the North Ryde Greenbelt, Sydney, where the
New South Wales government sets aside 135 hectares for the institution. In
1964, Macquarie area was a rural retreat on the city fringe, but today the
campus and its surroundings have evolved beyond recognition. The North
Ryde District has grown into a district of intensive occupation anchored by a
vibrant and growing university.
One of the highlights of the landscape is the Mars Creek zone. It comprises
landscaped creek sides and valley floor, a grass amphitheatre, and artificial
lake surrounded by rocks and pebbles, native plants and eucalypts.
Discussion Text
Teks Discussion (Discussion Text) - Discussion adalah sebuah proses mencari titik temu antara dua pemikiran,
pandangan atau pendapat yang berbeda. Discussion bisa di definisikan sebagai sebuah teks yang berisi tentang
sebuah wacana yang bermasalah. Wacana yang bermasalah ini adalah wacana yang memiliki dua kubu antara Pro
dan Contra, antara pendukung issue dan penentang issue.
Masalah yang dihadirkan dalam teks Discussion nantinya akan didiskusikan berdasarkan dua poin of tersebut, Pro
dan Contra.
1. Issue
Issue terletak di paragraph pertama yang berisi penempatan masalah atau issue yang akan didiskusikan.
2. Supporting Points
Dalam bagian ini, penulis menghadirkan pendapat yang mendukung issue. Di setiap paragraph supporting point
terdiri dari dua komponen dianataranya adalah main idea dan elaborasi atau uraian dari main idea tersebut.
3. Contrasting Points
Dalam bagian ini, penulis menghadirakan pendapat yang menentang issue. Seperti dalam paragraph supportin point,
contrasting points juga menghadirkan dua komponen pembentuk yaitu main idea dan elaborasi atau uraian ari main
idea tersebut.
4. Conclunlusion or Recomendation
dalam bagian ini penulis menghadirakan kesimpulan atau juga bisa rekomendari dari issue yang telah didiskusikan.
Supporting Point
Some military ships and submarines have nuclear power plant for engine. Nuclear power produces around 11% of
the world's energy needed, and produces huge amounts of energy. It cause no pollution as we would get when
burning fossil fuels. The advantages of nuclear plant are as follow:
Contrasting Point
On the other hand, nuclear power is very, very dangerous. It must be sealed up and buried for many years to allow
the radioactivity to die away. Furthermore, although it is reliable, a lot of money has to be spent on safety because if it
does go wrong, a nuclear accident ca be a major accident.
Conclusion or Recomendation
People are increasingly concerned about this matter. In the 1990's nuclear power was the fastest growing source of
power in many parts of the world.
News Item Text
News Item Text - Bagi anda yang akrab dengan salah satu media informasi yang bernama koran, pastinya tidak
begitu asing dengan salah satu dari jenis teks bahasa Inggris (Types of Text), News Item Text. Walaupun anda tidak
tahu tentang istilah News Item Text itu sendiri, tapi penulis yakin anda pasti mengerti tentang apa itu News Item Text
karena sebagian besar informasi yang ditulis dalam koran memiliki ciri-ciri yang sama.
Pada kesempatan yang berbahagia ini, penulis akan menghadirkan penjelasan News Item Text secara lengkap dari
mulai pengertian, tujuan komunikatif, struktur kebahasaan, ciri kebahasaan dan juga contohnya. Semoga
bermanfaat.
1. Newsworthy Event
Bagian pertama dari struktur kebahasaan News Item Text yang sering disebut Main Event adalah bagian yang
menceritakan atau berisi berita tentang peristiwa atau kejadian inti yang biasanya dalam bentuk ringkasan atau
Summary.
2. Backgroud Event
Bagian kedua dari struktur kebahasaan News Item Text atau yang sering disebut juga dengan Elaboration adalah
bagian yang menceritakan atau berisi tentang latar belakang peristiwa atau kejadian, siapa yang terlibat dan di mana
tempat kejadiannya.
3. Source
Bagian terakhir dari struktur kebahasaan News Item Text adalah bagian yang menceritakan atau berisi tentang
komentar, saksi kejadian, pendapat para ahli, dsb. mengenai peristiwa atau kejadian yang diberitakan.
Backgroud Event
The dead were all passengers in the car. Police believe the car may have been trying to overtake the bus when it was
struck by a truck coming from the opposite direction. The driver of the car may not have been using his lights, as the
truck driver said he did not see the car approaching.
Sources
The police said the car should not have been trying to pass the bus, since overtaking is not allowed on Jalan Sultan.
In addition, the police reported that the car–a small Japanese car–should not have been carrying more than five
people. The names of the victims are not yet known.
Review Text
Review Text - Pernahkah kalian mereview benda, film atau sebagainya? kalau belum pernah, pernahkah anda
melihat sebuah resensi film atau buku? Anda bisa lihat contoh Review Text pada koran-koran yang menampilkan
resensi film atau buku, sebagai gambaran apa sih Review Text itu.
2. Evaluation
Pada Generic Structure yang kedua, Evaluation, memberikan gambaran tentang detail suatu karya atau benda yang
direview, bisa berupa bagian-bagian dari karya atau benda tersebut, keunikan dan kualitasnya. Tapi jangan terlalu
memberikan banyak deskripsi tentang karya atau benda tersebut, karena teks review kita seakan-akan
"mengajarkan" calon pembeli dan itu tidak bagus. Evaluasi karya atu benda sejauh yang dibutuhkan oleh pembeli
adalah yang paling benar. Istilah yang digunakan dalam sturktur paragraph yang kedua ini tidak jauh dari kata "baik"
atau "tidak" karya atau benda tersebut. Pada bagian evaluasi, biasanya terdiri lebih dari satu evaluasi.
3. Interpretation
Pada bagian ketiga ini, penulis memberikan pandangannya sendiri mengenai karaya atau benda yang direviewnya.
Tentunya phase ini dilakukan setelah melakukan evaluasi yang cukup terhadap karya atau barang tersebut.
Seringkali untuk mendukung dan memperkuat pandangan penulis mengenai karya atau benda yang direviewnya,
penulis tersebut membandingkan karya atau benda tersebut dengan karya atau benda yang mirip. Pada phase ini
juga penulis menuliskan di bagian apa karya atau benda tersebut bernilai atau di bagian apa karya atu benda
tersebut kurang bernilai.
4. Summmary
Pada bagian ini, penulis memberikan kesimpulan kepada pembaca terhadap karya atau benda yang telah
direviewnya. Setelah memberikan penjelasan di evaluasi dan pandangan penlis sendiri di interpretation, tibalah
penulis memberikan komentar apakah karya atau benda yang direviewnya berharga atau tidak untuk calon pembeli.
Evaluasi 1
I have to say that of all of the books, however, this was not my favorite.
Evaluasi 2
When the series began it was as much of a "feel good" experience as a huge mug of hot cocoa. The stories were
bright, fast-paced, intriguing, and ultimately satisfying.
Interpretation
Order of the Phoenix is a different kind of book. In some instances this works...you feel a whole new level of intensity
and excitement by the time you get to the end. I was truly moved by the last page. Other times the book just has a
slightly dreary, depressing feel. The galloping pace of the other books has slowed to a trot here, and parts of it do
seem long, as if we're reading all about Harry "just hanging out" instead of having his usual adventures. Reading in
detail about Harry cleaning up an old house, for example - housekeeping is still housekeeping, magical or no, and I'm
not very interested in doing it or reading about other people doing it.
A few other changes in this book - the "real" world comes much more in to play rather than the fantasy universe of the
previous books, and Harry has apparently been taken off his meds. I know that he had a lot to be grumpy in this
book, especially with being a teenager and all, but the sudden change in his character seemed too drastic. He goes
from being a warm-hearted, considerate person to someone who will bite his best friend's heads off over nothing. It
just seemed like it didn't fit with his character, like he turned into a walking cliché of the "angry teen" overnight.
Summary
The "real" story seemed to happen in the last 1/3 of the book, and this part I loved. I actually liked the ending (and
yes, I cried!) as sad as it was. It packed a punch and it made me care about the story even more. Still a really good
book, with some editing it would have been great.
Anecdote Text
Anecdote Text - Pernahkah mengalami kejadian ganjil atau tidak biasa? Dan pernah menceritakan kejadian ganjil
atau kejadian tidak biasa tersebut ke orang lain. Kalau anda pernah menceritakan kejadian tersebut, pastinya akan
sangat mudah memahami apa itu Anecdote Text. Untuk itu, pada kesempatan kali ini penulis mencoba
menghadirkan penjelasan dan contoh Anecdote Text untuk anda.
1. Abstract
Struktur kebahasaan yang pertama dari Anecdote Text yaitu Abstract. Pada bagian Abstract, biasanya penulis mulai
mengenalkan kejadian ganjil atau tidak biasa apa yang akan diceritakanya. Terdapat beberapa Abstract dari
Anecdote Text diawali dengan penggunaan kalimat tanya, tetapi tidak semua Abstract dari Anecdote Text
menggunakan kalimat tanya.
2. Orienation
Struktur kebahasaan yang kedua dari Anecdote Text yaitu Orientation. Seperti halnya di Narrative Text, Orientation di
Anecdote Text juga menceritakan siapa, kapan, dan di mana kejadian ganjil atau kejadian tidak biasa tersebut terjadi.
3. Crisis
Struktur kebahasaan yang ketiga dari Anecdote Text yaitu Crisis. Pada bagian ini menceritakan kejadian ganjil atau
kejadian tidak biasa tersebut terjadi. Penulis menceritakan kejadian tersebut dengan detail.
4. Reaction/ Incident
Struktur kebahasaan yang terakhir dari Anecdote Text yaitu Coda. Pada bagian Coda, penulis menceritakan
bagaimana subjek cerita (pelaku) memecahkan masalahnya dan akhir dari kejadian ganjil atau tidak biasa tersebut.
Orientation
We had just moved into a new house, which had been empty for so long that everything was in a terrible mess. Anna
and I decided we would clean the bath first, so we set to, and turned on the tap.
Crisis
Suddenly to my horror, a snake’s head appeared in the plug-hole. Then out slithered the rest of his long thin body. He
twisted and turned on the slippery bottom of the bath, spitting and hissing at us.
Reaction/Incident
For an instant I stood there quite paralysed. Then I yelled for my husband, who luckily came running and killed the
snake with the handle of a broom. Anna, who was only three at the time, was quite interested in the whole business.
Indeed I had to pull her out of the way or she’d probably have leant over the bath to get a better look!
Coda
Ever since then I’ve always put the plug in firmly before running the bath water.
Spoof Text
Spoof Text - Pernahkah kalian melihat salah satu program komedi, Seketsa? Pastinya kalian tidak asing kan. Jalan
cerita di Seketsa itu lah yang dinamakan Spoof Text. Awal cerita dimulai dengan adegan atau kejadian yang biasa
kemudian menjelang akhir ada adegan atau kejadian yang tidak dikira yang membuat cerita tersebut lucu.
Untuk melengkapi penjelasan mengenai Jenis Teks Bahasa Inggris (Types of Text), pada kesempatan kali ini penulis
hadirkan penjelasan dan contoh Spoof Text lengkap.
1. Orientation
Seperti halnya jenis teks Narration yang lain, selalu diawali dengan orientation. Orientation adalah bagian di mana
penulis memulai memperkenalkan cerita.
2. Events
Sedangkan pada bagian Events yaitu bagian di mana penulis menceritakan kejadian-kejadian dalam cerita tersebut
tetapi kejadian yang diceritakan masih kejadian yang wajar.
3. Twist
Dan bagian dari Spoof Text yang terakhir adalah Twist. Twist merupakan bagian teks yang mana menceritakan
kebalikan dari kejadian-kejadian wajar di bagian Events. Twist merupakan bagian akhir dari Spoof Text yang
menceritakan kejadian akhir lucu dan tidak disangka-sangka sebelumnya.
2. Menggunakan kata kerja aksi (action verb); did, went, walked, etc.
(Suatu ketika ada seorang pria sedang berjalan di sebuah taman ketika dia melihat seekor pinguin melintas.)
2. Event
He took him to a policeman and said, "I have just found this penguin. What should I do?" The policeman replied,
"take him to the zoo".
The next day the policeman saw the same man in the same park and the man still carrying the penguin with him. The
policeman was rather supriseed and walked up to the man and asked "why are you still carrying that penguin about?
Didn't you take it to the zoo?"
(Dia membawanya ke seorang polisi dan berkata, "saya baru saja menemukan pinguin ini. Apa yang harus saya
lakukan?" Polisi tersebut menjawab, "bawa ke kebun binatang".)
(Hari berikutnya polisi tersebut melihat pria yang sama di taman yang sama dan pria tersebut masih membawa
pinguin bersamanya. Polisi tersebut terkejut dan menghampirinya serta bertanya "mengapa kamu masih membawa
pinguin itu? Bukannya kamu membanya ke kebun binatang?")
3. Twist
"And it was a great idea because he really enjoyed it, so today I am taking him to the moviest, and the next day I'll
take it to the beach. It'll be so much fun" said the man.
Sesuai dengan namanya, explanation text adalah sebuah tulisan yang memberikan penjelasan terperinci
tentang beragam hal yang ada di sekitar kita, mulai dari bencana alam, budaya, seni, ilmu pengetahuan
dan hal-hal menarik lainnya. Untuk membedakan explanation text dengan tulisan lainnya adalah bahwa
biasanya explanation text digunakan untuk menjawab pertanyaan "how" dan "why". Pertanyaan-
pertanyaan tersebut misalnya : "How Rainbow is Formed", "How Volcano Eruption is Occur" dan
beberapa pertanyaan lainnya.
Sebenarnya tidak sulit untuk membuat explanation text selama kita benar-benar menguasai bahan yang
akan ditulis. Hal ini tidak terlepas dari tujuan utama pembuatan tulisan ini yang dimaksudkan untuk
memberikan penjelasan rinci tentang apa dan bagaimana sesuatu bisa terjadi. Nah, sebelum kita
membuat tulisan ini, ada baiknya kita mengenal dulu tentang generic struktur of explanation text. Ada 3
bagian yang harus dipenuhi untuk membuat explanation text, yaitu :
1. General Statement (biasa disebut juga dengan Intro) - Pada bagian ini sebenarnya merupakan
kalimat pembuka untuk memperkenalkan pokok masalah yang akan dibahas. Biasanya
merupakan informasi yang sifatnya sangat umum namun masih terkait erat dengan pokok
bahasan.
2. Sequenced of Explanation - Bagian ini merupakan inti dari tulisan explanation text yang
memiliki fungsi untuk menjawab permasalahan terkait dengan pertanyaan "Why" dan "How".
Biasanya bagian merupakan bagian terpanjang dari tulisan yang bisa terdiri dari satu paragraf
atau lebih.
3. Closing - Sebenarnya tanpa closing pun sebuah tulisan masih bisa dikategorikan sebagai
explanation text. Namun, beberapa pendapat menyatakan bahwa closing juga diperlukan untuk
membuat tulisan lebih terstruktur. Biasanya dalam closing diutarakan tentang kesimpulan atau
bahkan ide dan pemilikiran yang ingin disampaikan penulis terkait dengan tulisan tersebut.