.
Informasi Umum
1. Identitas Modul
Nama Penyusun: [Nama Guru]
Institusi: [Nama Sekolah]
Tahun Pelajaran: [Tahun Pelajaran]
Jenjang Sekolah: SMP
Mata Pelajaran: Koding dan Kecerdasan Artifisial (KA)
Fase / Kelas: D / VII
Alokasi Waktu: 2 JP (2 x 40 Menit)
2. Kompetensi Awal Peserta didik diharapkan telah memiliki pemahaman dasar tentang
konsep kecerdasan artifisial (AI) dan cara berpikir komputasional.
3. Profil Pelajar Pancasila
Beriman, Bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan Berakhlak Mulia:
Peserta didik memahami potensi AI sebagai alat untuk kebaikan umat manusia.
Mandiri: Peserta didik mampu mencari informasi dan menganalisis berbagai
pemanfaatan AI secara mandiri.
Bernalar Kritis: Peserta didik mampu menganalisis permasalahan dan
mengidentifikasi bagaimana AI dapat menjadi solusi.
Kreatif: Peserta didik mampu mengidentifikasi peluang pemanfaatan AI dalam
kehidupan sehari-hari.
Bergotong Royong: Peserta didik berkolaborasi dalam mengidentifikasi masalah dan
merumuskan ide pemanfaatan AI.
4. Sarana dan Prasarana
Komputer/Laptop/Tablet dengan akses internet
Proyektor
Papan tulis/Whiteboard
Spidol/Alat tulis
Akses ke platform atau video demo AI yang relevan (contoh: Google Lens, Google
Translate, chatbot sederhana, AI untuk pengenalan gambar atau suara)
Lembar kerja peserta didik
B. Komponen Inti
1. Capaian Pembelajaran Pada akhir fase D, peserta didik mampu mengidentifikasi
berbagai permasalahan di lingkungan sekitar yang berpotensi diselesaikan dengan
pemanfaatan kecerdasan artifisial serta menjelaskan contoh-contoh implementasinya.
2. Tujuan Pembelajaran Setelah mengikuti pembelajaran ini, peserta didik diharapkan
mampu:
Mengidentifikasi berbagai contoh pemanfaatan kecerdasan artifisial dalam berbagai
bidang kehidupan.
Menganalisis permasalahan sehari-hari yang dapat diatasi dengan bantuan kecerdasan
artifisial.
Merumuskan ide pemanfaatan kecerdasan artifisial sederhana sebagai solusi atas
masalah yang teridentifikasi.
Mempresentasikan ide pemanfaatan AI sederhana tersebut.
3. Pemahaman Bermakna Peserta didik akan memahami bahwa kecerdasan artifisial (AI)
bukanlah sekadar teknologi canggih, melainkan alat praktis yang bisa membantu kita
memecahkan masalah sehari-hari dan membuat hidup lebih mudah. Dengan memahami
cara kerjanya, kita bisa menjadi lebih cerdas dalam menggunakannya.
4. Pertanyaan Pemantik
"Kalian pakai Google Maps, kan? Itu pintar, ya? Kira-kira, bagaimana caranya
Google Maps tahu jalan tercepat atau rute macet?"
"Pernahkah kalian berbicara dengan asisten suara di HP, seperti Google Assistant?
Apa saja yang bisa dia bantu?"
"Menurut kalian, di sekolah kita ini, ada masalah apa yang bisa dibantu diselesaikan
oleh teknologi yang pintar?"
5. Model Pembelajaran
Pendekatan: Saintifik
Model: Problem-Based Learning (PBL)
Metode: Diskusi Kelompok, Tanya Jawab, Brainstorming, Presentasi
C. Kegiatan Pembelajaran
Pertemuan 1 (2 x 40 Menit)
Sintaks PBL:
1. Orientasi Peserta Didik pada Masalah (15 menit)
Pembukaan: Guru memberi salam, berdoa, dan mengecek kehadiran peserta didik.
Apersepsi: Guru memantik diskusi dengan pertanyaan-pertanyaan pemantik. Guru
bisa menampilkan video atau gambar demonstrasi AI yang dekat dengan
keseharian peserta didik (misalnya, aplikasi penerjemah foto, fitur pencarian gambar
di Google, atau rekomendasi produk di e-commerce). Guru meminta peserta didik
berbagi pengalaman mereka menggunakan aplikasi atau fitur 'pintar' ini.
Penyampaian Masalah: Guru menyajikan masalah otentik atau tantangan yang
ada di lingkungan sekitar peserta didik (rumah, sekolah, atau masyarakat di
Palembang) yang dapat diselesaikan dengan pemanfaatan AI. Guru juga bisa
meminta peserta didik untuk mengidentifikasi masalah dari pengalaman mereka
sendiri. Contoh masalah:
o "Banyak siswa di kelas kita sering lupa membawa atau menaruh barang
pribadi (buku, alat tulis, botol minum) dan sulit ditemukan saat hilang.
Bagaimana teknologi kecerdasan artifisial bisa membantu mengatasi masalah
barang hilang di sekolah?"
o "Wali kelas kita kesulitan mendata kehadiran siswa setiap hari dan harus
mencatat manual. Bisakah kita memikirkan cara AI untuk mempermudah
proses pendataan kehadiran?"
Tujuan Pembelajaran: Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini, yaitu
mencari ide solusi berbasis pemanfaatan AI untuk masalah yang teridentifikasi.
2. Mengorganisasi Peserta Didik untuk Belajar (15 menit)
Pembentukan Kelompok: Peserta didik dibagi menjadi kelompok-kelompok kecil
(4-5 orang).
Pembagian Tugas: Setiap kelompok menerima lembar kerja yang berisi
masalah/tantangan dan panduan untuk menganalisis masalah serta merumuskan ide
pemanfaatan AI.
Peran Kelompok: Guru menjelaskan bahwa setiap kelompok akan berkolaborasi
untuk mengidentifikasi aspek masalah, mencari tahu bagaimana AI dapat membantu,
dan merancang ide pemanfaatan AI sederhana.
3. Membimbing Penyelidikan Individu maupun Kelompok (25 menit)
Fase Pemanfaatan AI dalam Berbagai Bidang:
o Guru memfasilitasi diskusi tentang berbagai contoh pemanfaatan AI yang
lebih luas (kesehatan, transportasi, lingkungan, hiburan, keamanan, dll.). Guru
dapat memberikan contoh spesifik dari masing-masing bidang.
o Guru menekankan bahwa AI dapat dimanfaatkan untuk otomatisasi tugas,
analisis data, pengenalan pola, prediksi, dan pengambilan keputusan
secara lebih cepat dan akurat.
Fase Identifikasi Masalah dan Ide Pemanfaatan AI:
o Peserta didik dalam kelompok mendiskusikan masalah/tantangan yang
diberikan (atau yang mereka pilih).
o Guru membimbing diskusi dengan pertanyaan: "Apa saja penyebab masalah
ini? Bagian mana dari masalah ini yang bisa diotomatisasi atau dipermudah
oleh AI? Data apa yang diperlukan AI untuk menyelesaikan masalah ini? Jenis
AI apa yang cocok digunakan untuk masalah ini (misal: pengenalan suara,
pengenalan gambar, analisis data)?"
o Kelompok mulai menganalisis masalah dan melakukan brainstorming ide
pemanfaatan AI yang relevan.
4. Mengembangkan dan Menyajikan Hasil Karya (15 menit)
Perumusan Ide Pemanfaatan AI: Setiap kelompok merumuskan ide pemanfaatan
AI mereka sebagai solusi atas masalah yang telah dianalisis. Ide ini harus mencakup:
o Nama proyek/solusi AI.
o Deskripsi singkat masalah yang ingin dipecahkan.
o Bagaimana AI akan dimanfaatkan atau bekerja (langkah-langkah umum).
o Data apa yang dibutuhkan AI agar bisa bekerja.
o Manfaat yang diharapkan dari pemanfaatan AI ini.
Persiapan Presentasi: Setiap kelompok menyiapkan presentasi singkat (bisa dalam
bentuk mind map, diagram sederhana, atau poin-poin ide) untuk memaparkan ide
pemanfaatan AI mereka.
5. Menganalisis dan Mengevaluasi Proses Pemecahan Masalah (10 menit)
Presentasi Kelompok: Perwakilan setiap kelompok mempresentasikan ide
pemanfaatan AI mereka.
Tanya Jawab dan Diskusi Kelas: Guru memfasilitasi sesi tanya jawab dan diskusi
antar kelompok. Peserta didik dapat memberikan masukan atau pertanyaan konstruktif
terkait ide-ide yang dipresentasikan.
Refleksi Bersama: Guru memimpin refleksi tentang pentingnya kreativitas dan
berpikir kritis dalam mengidentifikasi peluang pemanfaatan AI untuk masalah nyata
di sekitar mereka.
Penguatan Konsep: Guru merangkum berbagai ide yang muncul dan memperkuat
pemahaman tentang potensi AI dalam memecahkan masalah, serta dampaknya pada
kehidupan sehari-hari.
Kegiatan Penutup (5 menit)
Evaluasi Singkat: Guru memberikan pertanyaan lisan singkat untuk mengecek
pemahaman akhir peserta didik tentang pemanfaatan AI.
Tindak Lanjut: Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif peserta didik dan
memotivasi mereka untuk terus mengamati masalah di sekitar dan memikirkan solusi
berbasis teknologi.
Doa dan Salam Penutup.
D. Asesmen (Penilaian)
1. Diagnostik (Sebelum Pembelajaran)
Pertanyaan lisan singkat di awal pembelajaran untuk mengetahui pemahaman awal
peserta didik tentang aplikasi "pintar" yang mereka gunakan. Contoh: "Aplikasi apa di
HP kalian yang menurut kalian paling 'pintar'? Kenapa?"
2. Formatif (Selama Pembelajaran)
Observasi Partisipasi: Guru mengamati keaktifan dan kolaborasi peserta didik dalam
diskusi kelompok dan brainstorming. (Rubrik: Sangat Aktif, Cukup Aktif, Kurang
Aktif).
Penilaian Lembar Kerja Kelompok: Penilaian berdasarkan kelengkapan analisis
masalah, orisinalitas ide pemanfaatan AI, dan kelengkapan deskripsi ide.
Penilaian Presentasi Kelompok: Aspek yang dinilai meliputi kejelasan penyampaian
ide, pemahaman konsep AI dalam solusi, dan kemampuan menjawab pertanyaan.
(Rubrik: Sangat Baik, Baik, Cukup, Kurang).
3. Sumatif (Opsional, Jika Diperlukan di Pertemuan Lanjutan)
Tes Tulis Singkat: Uraian singkat tentang contoh pemanfaatan AI dalam berbagai
bidang dan identifikasi potensi masalah yang dapat diselesaikan dengan AI.
Proyek Mini (Jika Ada Waktu Tambahan): Peserta didik diminta untuk
mengembangkan ide mereka lebih lanjut menjadi presentasi visual (poster digital,
slideshow) yang lebih detail, atau membuat sketsa/alur kerja sederhana dari ide
pemanfaatan AI mereka.
o Rubrik Penilaian Proyek Mini:
Kejelasan ide dan relevansi solusi (40%)
Inovasi dan kreativitas (30%)
Penyajian visual dan komunikasi (30%)
E. Pengayaan dan Remedial
1. Pengayaan
Bagi peserta didik yang telah menguasai materi, dapat diminta untuk:
o Mencari tahu tentang implementasi AI di kota Palembang atau daerah lain di
Indonesia.
o Meneliti lebih dalam tentang satu bidang penerapan AI yang menarik minat
mereka (misalnya, AI di bidang seni, musik, atau game).
o Mengidentifikasi potensi tantangan atau isu etika dari ide pemanfaatan AI
yang mereka kembangkan.
2. Remedial
Bagi peserta didik yang belum mencapai tujuan pembelajaran, dapat diberikan:
o Penjelasan ulang konsep pemanfaatan AI dengan contoh yang lebih konkret
dan mudah dicerna.
o Bimbingan intensif dalam kelompok kecil untuk membantu mereka
mengidentifikasi masalah dan merumuskan ide pemanfaatan AI.
o Menyediakan contoh-contoh ide pemanfaatan AI yang sudah jadi untuk
dianalisis dan dipelajari.
F. Refleksi Guru
Apakah masalah/tantangan yang disajikan relevan dan mampu memicu ide kreatif
peserta didik?
Bagaimana tingkat partisipasi dan kolaborasi peserta didik dalam merumuskan ide
pemanfaatan AI?
Apakah peserta didik menunjukkan pemahaman yang mendalam tentang berbagai
pemanfaatan AI?
Apa kesulitan yang dihadapi peserta didik selama proses identifikasi masalah dan
perumusan ide?
Perubahan apa yang akan dilakukan pada model pembelajaran PBL ini di masa
mendatang?
Apakah alokasi waktu sudah efektif untuk setiap sintaks PBL?
G. Lampiran
1. Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD)
LKPD Kelompok: Ide Pemanfaatan AI untuk Masalah Sehari-hari
Nama Kelompok: Anggota:
Bagian 1: Identifikasi Masalah
1. Masalah yang Kami Amati: Jelaskan satu masalah nyata yang kalian amati di
lingkungan sekitar kalian (di rumah, sekolah, atau di Palembang) yang menurut kalian
bisa dipermudah atau diselesaikan dengan bantuan teknologi kecerdasan artifisial.
o Contoh: Antrean kantin yang panjang, kesulitan mencari barang hilang,
sampah yang tidak terpilah.
o Masalah Pilihan Kelompok Kami:
2. Dampak Masalah: Apa saja dampak negatif dari masalah ini bagi kalian atau orang
lain?
Bagian 2: Merumuskan Ide Pemanfaatan AI
3. Nama Ide Pemanfaatan AI Kami: (Berikan nama yang menarik untuk ide AI kalian,
contoh: "Pencari Barang Hilang Otomatis", "Sistem Absensi Cerdas")
4. Bagaimana AI Akan Dimanfaatkan?
o Jelaskan secara singkat bagaimana AI yang kalian bayangkan akan membantu
menyelesaikan masalah tersebut. Fokus pada bagaimana AI akan digunakan.
o Contoh (jika masalah antrean kantin): "AI akan menggunakan kamera untuk
mendeteksi jumlah antrean dan memberikan informasi real-time ke aplikasi
siswa agar mereka tahu kapan kantin tidak terlalu ramai."
o Deskripsi Pemanfaatan AI:
5. Data Apa yang Dibutuhkan AI?
o Informasi atau data apa saja yang perlu "dipelajari" oleh AI kalian agar bisa
bekerja secara efektif?
o Contoh: Gambar wajah siswa, data jam makan siswa, data barang yang sering
hilang.
o Data yang Dibutuhkan:
6. Manfaat yang Diharapkan:
o Apa saja manfaat positif yang akan didapat jika ide pemanfaatan AI kalian ini
diterapkan?
2. Glosarium
Kecerdasan Artifisial (AI): Program komputer yang dirancang untuk meniru
kecerdasan manusia, seperti belajar, memecahkan masalah, mengenali pola, dan
membuat keputusan.
Pemanfaatan AI: Penggunaan teknologi AI untuk tujuan tertentu dalam berbagai
bidang kehidupan.
Otomatisasi: Penggunaan teknologi untuk melakukan tugas tanpa campur tangan
manusia secara langsung.
Analisis Data: Proses memeriksa, membersihkan, mengubah, dan memodelkan data
dengan tujuan menemukan informasi yang berguna.
Pengenalan Pola: Kemampuan AI untuk mengidentifikasi kesamaan atau tren dalam
data.
Prediksi: Kemampuan AI untuk memperkirakan kejadian atau hasil di masa depan
berdasarkan data masa lalu.
Problem-Based Learning (PBL): Model pembelajaran yang menggunakan masalah
dunia nyata sebagai konteks bagi peserta didik untuk belajar berpikir kritis dan
keterampilan memecahkan masalah.
Chatbot: Program komputer yang mensimulasikan percakapan manusia melalui teks
atau suara.
H. Daftar Pustaka
[Sebutkan sumber referensi yang digunakan, contoh: buku teks, website edukasi,
jurnal, dll.]
o Contoh: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (Tahun). Buku Panduan
Guru Informatika SMP Kelas VII. Jakarta: Pusat Kurikulum dan Perbukuan.
o Contoh: Google AI. (Berbagai Tahun). AI Principles and Applications.
Diakses dari [link].
o Contoh: Artikel-artikel edukasi online tentang aplikasi AI dalam kehidupan
sehari-hari dari sumber terpercaya (misalnya, Kominfo, World Economic
Forum, situs berita teknologi).