EDISI 159 | 11 SEPTEMBER 2025
OVERVIEW Critical Urgent Important
General News 0 1 0
Breachs/Hacks/Leaks 1 1 0
Vulnerabilities 1 0 0
Malwares 2 0 0
General News
Siswa Dapat Menjadi Ancaman Siber bagi Sistem Keamanan Sekolah
Saat ini, selain serangan eksternal seperti ransomware, sekolah juga menghadapi risiko dari insider
threat yang berasal dari siswa sendiri. Banyak siswa yang memiliki kemampuan meretas yang cukup
tinggi untuk membuka blokir jaringan, mengubah nilai, atau mengakses catatan siswa lainnya, meski
niatnya tidak jahat. Hal ini menjadi beban berat bagi tim keamanan siber yang sering kekurangan
sumber daya. Sekolah dengan anggaran TI terbatas kesulitan untuk menangani aktivitas semacam
ini sambil mempertahankan keamanan infrastruktur mereka. Hal ini terjadi karena siswa terus
berkembang keahliannya, terlebih dengan adanya teknologi AI sebagai alat bantu. Sekolah perlu
memperkuat kebijakan keamanan, seperti pemisahan jaringan antara siswa dan administratif, serta
pengelolaan akses yang ketat. Bahkan meskipun sebagian besar siswa hanya bereksperimen,
aktivitas semacam itu bisa mengalihkan waktu dan energi tim TI dari ancaman lain yang lebih serius.
Terlebih ketika akun lama tidak segera dinonaktifkan saat siswa lulus, hal ini membuka peluang bagi
kelompok kriminal untuk memanfaatkan akses tersebut
Prioritas : 2. Urgent
Sumber : [Link]
Breachs/Hacks/Leaks
Penyedia Mitigasi di Eropa Menjadi Target Serangan DDoS
Sebuah penyedia layanan mitigasi DDoS di Eropa menjadi korban serangan denial-of-service dalam
jumlah yang sangat besar, yaitu mencapai 1,5 miliar paket per detik (1,5 Bpps). Serangan ini
terutama dilancarkan dengan flood UDP dari perangkat Internet of Things (IoT) dan router MikroTik
yang telah terkompromi (termasuk perangkat milik pelanggan (CPE)).
01
Trafik berbahaya datang dari lebih dari 11.000 jaringan unik di seluruh dunia. Serangan tersebut
berhasil ditangani secara real-time menggunakan fasilitas scrubbing DDoS dari klien yang
terdampak, termasuk penggunaan access control lists (ACL) pada router edge, serta inspeksi paket,
pembatasan laju (rate limiting), dan deteksi anomali. Pihak FastNetMon, yang mengungkap laporan
ini, menyebut bahwa serangan dengan skala seperti ini sangat berbahaya dan mendorong perlunya
intervensi proteksi di tingkat penyedia layanan internet (ISP) agar perangkat konsumen yang
terinfeksi tidak bisa digunakan untuk serangan yang masif.
Prioritas : 2. Urgent
Sumber : [Link]
attack/
Jaguar Land Rover Konfirmasi Data Dicuri dalam Serangan Siber Terbaru
Jaguar Land Rover mengakui bahwa serangan siber yang terjadi baru-baru ini telah membuat
peretas berhasil mencuri “beberapa data” dari sistem mereka. Serangan ini sempat memaksa JLR
menghentikan sistem dan menginstruksikan karyawan untuk tidak masuk kerja, karena aktivitas
produksi dan operasional sangat terganggu. Perusahaan kini tengah menyelidiki insiden ini bersama
pihak berwenang dan spesialis keamanan, serta telah memberitahu regulator terkait potensi dampak
kebocoran data. Sebuah kelompok yang menyebut diri “Scattered Lapsus$ Hunters” mengaku
bertanggung jawab atas kebocoran ini, mengunggah tangkapan layer dari sistem internal SAP milik
JLR dan menyatakan bahwa ransomware juga telah di-deploy di beberapa sistem yang disusupi.
Namun, hingga kini JLR belum memastikan apakah ransomware aktif menyebabkan enkripsi data,
dan belum ada kelompok ransomware resmi yang mengaku bertindak dalam insiden ini.
Prioritas : 1. Critical
Sumber : [Link]
cyberattack/
Vulnerabilities
Dua Kerentanan Serius pada Sunshine for Windows Bisa Dieksploitasi oleh
Penyerang Lokal
Pada versi Sunshine for Windows v2025.122.141614 (dan kemungkinan versi sebelumnya),
terdapat dua celah keamanan signifikan, yaitu CVE-2025-10198 (unquoted service path) dan CVE-
2025-10199 (DLL search-order hijacking). Kerentanan pertama memungkinkan penyerang lokal
menempatkan berkas berbahaya di jalur layanan yang belum diberi tanda kutip. Ketika layanan
dijalankan atau dimulai ulang (restart), sistem bisa secara tidak sengaja mengeksekusi berkas jahat
tersebut dengan hak istimewa dan berpotensi mengambil alih total sistem. Sementara kerentanan
kedua memungkinkan eksekusi kode arbitrer jika aplikasi memuat DLL dari direktori yang dapat
ditulis oleh pengguna.
02
Pengembang Sunshine diharapkan segera merilis patch terbaru untuk menutup celah ini. Sementara
menunggu patch tersedia, langkah mitigasi yang dapat dilakukan yaitu memastikan direktori yang
dapat ditulis oleh pengguna tidak dimasukkan dalam PATH, memberi tanda kutip pada jalur layanan
Windows agar tidak bisa disalahartikan, serta membatasi akses (permissions) pada direktori layanan
untuk mencegah penempatan file tidak sah.
Prioritas : 1. Critical
Sumber : [Link]
Malwares
AsyncRAT Manfaatkan ConnectWise ScreenConnect untuk Mencuri Data
Peneliti keamanan di LevelBlue menemukan sebuah kampanye serangan siber yang menggunakan
platform Remote Monitoring and Management (RMM) resmi yaitu ConnectWise ScreenConnect
untuk menyebarkan trojan akses jarak jauh (RAT) bernama AsyncRAT. Penyerang mengirim
installer yang dimodifikasi lewat email phishing, termasuk mengaku mengirimkan dokumen bisnis
atau keuangan, kemudian menggunakan sesi Remote Connect untuk menjalankan skrip VBScript
dan PowerShell yang mengambil komponen obfuskasi dari server eksternal. Payload utama
kemudian aktif lewat sebuah task terjadwal bernama “Skype Updater” untuk menjaga persistensi.
Setelah terinfeksi, AsyncRAT melakukan berbagai aksi jahat seperti mencuri kredensial dari
browser, mengambil fingerprint sistem, memindai aplikasi dompet kripto desktop dan ekstensi
browser di Chrome, Edge, Firefox, Brave, dan Opera, serta mengirim semua data ke server
Command-and-Control (C2). Tekniknya juga termasuk malware fileless yang artinya sebagian besar
berjalan di memori atau menggunakan tools sistem resmi agar sulit dideteksi. Para pakar menyebut
ini sebagai tantangan besar bagi pertahanan siber modern.
Prioritas : 1. Critical
Sumber : [Link]
Malware “EggStreme” Serang Perusahaan Militer di Filipina
Peneliti dari Bitdefender mengidentifikasi kampanye siber yang memakai malware canggih bernama
EggStreme, yang dianggap sebagai karya kelompok APT (Advanced Persistent Threat) yang terkait
dengan China. Targetnya adalah sebuah perusahaan di sektor militer Filipina, dan modus
serangannya dirancang untuk pengintaian jangka panjang dan pengumpulan data intelijen secara
diam-diam.
03
Attack chain diawali dengan EggStremeFuel, lalu diikuti oleh EggStremeLoader,
EggStremeReflectiveLoader, hingga akhirnya EggStremeAgent. Setiap tahap memiliki tugas spesifik
seperti membuat reverse shell, fingerprinting system, menyisipkan payload ke proses legal (seperti
[Link] atau [Link]), hingga menjalankan backdoor tambahan melalui
EggStremeWizard. Infrastruktur Command-and-Control (C2) menggunakan komunikasi terenkripsi
(mTLS) dan sertifikat khusus untuk menjaga konektivitas. Karena sifatnya yang stealth, atau berjalan
hanya di memori dan menggunakan tool sistem bawaan, EggStreme menjadi ancaman serius dan
sulit diantisipasi, memaksa organisasi untuk menerapkan pendekatan "defense-in-depth"
Prioritas : 1. Critical
Sumber : [Link]
(+62) 811 1065 2018
04